08/06/2016
•Ibu Pertiwi Menagis Lagi •
Jika Guru sudah tak lagi dihargai dan dihormati, akan jadi apa bangsa ini?
Seorang guru honorer di Kalimantan Barat bernama Jamilah (39) mendapat perbuatan tidak menyenangkan dari orang tua murid di sekolah tempatnya mengajar. Orang tua murid tersebut mencukur rambut Jamilah karena merasa tidak terima rambut anaknya dipotong oleh si guru.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (19/5) lalu di rumah Jamilah di Desa Radak Baru Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Dua orang tua murid bernama Eko Sutarko didampingi oleh Suparno tiba-tiba mendatangi Jamilah.
"Suparno langsung mengangkat rambut korban dan pelaku Eko Sutarko langsung memotong rambut korban dengan gunting," kata Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono kepada wartawan, Kamis (2/6/2016).
"Alasan pelaku melakukan perbuatan tersebut karena tidak terima kepada korban, yang sudah memotong rambut anak pelaku," jelasnya.
Insiden itu bermula saat ia menertibkan dua siswa laki-lakinya yang melanggar aturan karena berambut panjang. Jamilah tidak serta merta menindak tegas, teguran lewat kata-kata disampaikan berulang kali pada kedua siswa kelas V SD berinisial PR dan DJ.
Guru SDN 20 Sungai Radak itu pun kaget. Ternyata, dua orangtua murid itu mencukur rambut Jamilah karena sakit hati.
"Informasi yang saya dapat, orangtuanya ke guru tersebut, dan langsung memegang dua tangannya. Jilbab dibuka kemudian dipotong rambutnya seperti guru memotong rambut anaknya," tutur Yanuari, pengurus PGRI Sungai Raya.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan memanggil kedua pelaku yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan tersebut.
Sumber: