01/08/2026
Buah Pembinaan Generasi Muda Muba: Neshya dan Daffa Sabet Gelar di Putra Putri Sriwijaya 2026
SEKAYU, 31 Agustus 2026 — Keberhasilan tak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik gemerlap panggung Grand Final Putra Putri Sriwijaya (PPS) 2026, tersimpan cerita tentang dedikasi, kerja keras, dan kecintaan mendalam generasi muda Musi Banyuasin (Muba) terhadap tanah kelahirannya.
Melalui proses panjang—mulai dari masa karantina yang intensif, pembinaan wawasan budaya, hingga uji ketangkasan public speaking—dua perwakilan terbaik Muba, Kupek Neshya Florence Sevani dan Kuyung Daffa Al Dzakwaan, sukses mencuri perhatian dewan juri dan masyarakat Sumatera Selatan. Peserta PPS Muba ini merupakan Kuyung Kupek Muba 2025 berprestasi asal daerah Kecamatan Babat Toman dan Sungai Keruh.
Dalam malam puncak tersebut, Neshya berhasil menorehkan prestasi gemilang sebagai Wakil I (Juara 2) Putri Sriwijaya 2026, sedangkan Daffa dianugerahi gelar Putra Favorit PPS 2026.
Ajang Putra Putri Sriwijaya merupakan wadah tertinggi pemilihan duta wisata dan budaya di Sumatera Selatan yang diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota. Lebih dari sekadar ajang unjuk bakat, ajang ini mencari sosok muda yang siap menjadi wajah representatif Bumi Sriwijaya.
Sejak hari pertama pembekalan, Neshya dan Daffa konsisten menunjukkan kesungguhan hati. Karakter pemuda Muba yang santun, cerdas, dan hangat begitu melekat dalam setiap penampilan mereka. Dalam mengikuti kegiatan ini, mereka mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di tengah efisiensi anggaran daerah, di bawah pembinaan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Muba.
Atas pencapaian membanggakan tersebut, Bupati Musi Banyuasin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua putra-putri daerah terbaik Muba ini.
"Selamat untuk Neshya dan Daffa. Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda Musi Banyuasin memiliki kualitas, daya saing, dan karakter yang luar biasa. Kerja keras dan ketulusan mereka menunjukkan bahwa pemuda Muba tak hanya unggul dalam wawasan, tetapi juga memiliki kedalaman empati untuk memajukan daerahnya," ungkap Bupati Muba.
"Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan terus berkomitmen mendukung tumbuh kembang potensi generasi muda. Kita ingin pemuda Muba siap menjadi garda terdepan dalam mempromosikan potensi pariwisata, merawat kebudayaan, serta membawa nama harum daerah di tingkat provinsi maupun nasional," tambahnya.
Gelar yang diraih bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. Sebagai duta terpilih, Kupek Neshya dan Kuyung Daffa mengemban misi penting untuk membawa perubahan positif:
- Merawat dan Mengenalkan Budaya: Merawat serta mengenalkan kembali seni, tradisi, dan nilai kearifan lokal khususnya Musi Banyuasin agar tak pudar ditelan zaman.
- Promosi Pariwisata: Mengangkat keindahan dan potensi pariwisata Sumatera Selatan ke tingkat regional maupun nasional.
- Pengembangan Daerah: Mengedukasi publik mengenai kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), menggandeng UMKM lokal, serta membuka ruang promosi investasi bagi kemajuan daerah.
Ajang Kuyung Kupek Muba sendiri menjadi langkah awal menuju proses pengembangan diri yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya alumni Kuyung Kupek Muba yang telah berhasil meraih karier cemerlang di berbagai bidang, mulai dari Kepolisian, TNI, perbankan, pilot, hingga ASN instansi pemerintah maupun swasta.
Pencapaian Neshya dan Daffa menjadi cermin bahwa pembinaan kepemudaan di Kabupaten Musi Banyuasin terus berbuah manis. Keberhasilan ini diharapkan dapat menyulut semangat anak-anak muda Muba lainnya untuk berani bermimpi, berkarya dengan integritas, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selamat kepada Kupek Neshya Florence Sevani dan Kuyung Daffa Al Dzakwaan. Teruslah melangkah, mengabdi, dan menjadi pelita inspirasi bagi sesama!