22/04/2026
Seorang wanita di Kota Medan menjadi sorotan setelah mengaku kehilangan handphone miliknya usai diservis di sebuah tempat perbaikan di Kecamatan Medan Area.
Awalnya, wanita tersebut datang untuk memperbaiki perangkatnya yang rusak dan telah membayar biaya servis sesuai kesepakatan. Namun setelah proses perbaikan dinyatakan selesai, ia justru tidak menerima kembali handphone miliknya. Tukang servis disebut mengaku tidak mengetahui keberadaan perangkat tersebut.
Merasa dirugikan, wanita itu kemudian mengadu kepada kerabatnya. Tak ingin berlarut-larut, mereka mendatangi kantor MPC Pemuda Pancasila Kota Medan untuk meminta bantuan.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Saudara Taufik, anggota KOTI MPC Pemuda Pancasila Kota Medan yang sedang bertugas. Ia kemudian berkoordinasi dengan Ketua Ranting di wilayah lokasi usaha servis tersebut.
Tak lama kemudian, tim bergerak menuju lokasi untuk melakukan penelusuran. Dalam proses tersebut, tukang servis yang bersangkutan berhasil ditemukan. Setelah dilakukan pendalaman, keberadaan handphone milik wanita itu akhirnya terungkap dan perangkat tersebut pun berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan jasa servis, terutama untuk barang berharga seperti handphone.