30/07/2026
Siapa bilang anak kelas 1 SD belum bisa jadi pahlawan lingkungan?
"Us Mia, lihat! Ada botol minuman menangis di halaman sekolah!"🥹
Kalimat polos itu keluar dari salah satu anak kelas 1 di SD Islam Tunas Harapan Semarang pagi ini. Bagi anak-anak usia 6-7 tahun, melihat dunia dengan cara yang sederhana adalah kunci. Tugas kami sebagai guru bukan hanya mengajarkan mereka membaca dan berhitung, tapi juga menanamkan akhlak terhadap lingkungan sejak dini.
Menuju sekolah Adiwiyata, langkah terbesar justru dimulai dari hal-hal paling kecil di dalam kelas.
Kami membiasakan anak-anak untuk tidak lagi 'cuek' saat melihat sampah berserakan.
Ketika habis makan, aturan mainnya jelas: bungkus jajan tidak boleh beterbangan atau disembunyikan di kolong meja, melainkan harus langsung 'pulang' ke rumahnya, yaitu tempat sampah.
Menjaga kebersihan sekolah bukanlah tugas petugas kebersihan semata. Kebersihan adalah tanggung jawab setiap warga sekolah, termasuk jemari-jemari kecil anak-anak kelas 1 ini. Jika kesadaran ini sudah dipupuk sejak mereka masih belia, insya Allah akan menjadi karakter yang melekat hingga mereka dewasa nanti.
Yuk, dukung terus langkah kecil anak-anak hebat kelas 1 SD Islam Tunas Harapan Semarang untuk jadi generasi peduli lingkungan! Kalau anak kelas 1 saja bisa, kita pasti bisa, kan? 💚
Bagaimana kebiasaan membuang sampah di rumah Ayah dan Bunda? Tulis di kolom komentar, ya!