Lakon Urip

Lakon Urip "Lakon Urip"
Catatan History
misteri
fakta
sejarah
dan kisah kisah hidup yang
Inspiratif &edukatif
🙏semoga bermanfaat

11/01/2026

3 hari di Rinjani turun bawa sampah 1,6 ton

11/01/2026

kemiskinan bukan akhir cerita, selama ada keberanian untuk terus melangkah dan bekerja tanpa menyerah.

Pak Harto tidak mengenakan atribut pangkat dan bintang ramai di pakaian dinasnya karena ia ingin menegaskan bahwa jabata...
11/01/2026

Pak Harto tidak mengenakan atribut pangkat dan bintang ramai di pakaian dinasnya karena ia ingin menegaskan bahwa jabatan Presiden secara konstitusi sudah otomatis menjadi Panglima Tertinggi TNI, sehingga kekuatan dan otoritasnya tidak bergantung pada atribut seragam, melainkan pada konstitusi, dan ia ingin menunjukkan bahwa kekuasaan tertinggi datang dari jabatan itu sendiri, bukan dari hiasan, serta memberikan pesan bahwa seorang presiden dari sipil pun memiliki wewenang yang sama.

Alasan-alasan utamanya adalah:

🔹Kekuatan Konstitusional: Pak Harto meyakini bahwa Presiden sudah otomatis Panglima Tertinggi, jadi tidak perlu atribut tambahan.

🔹Pernyataan Politik: Ini adalah pernyataan bahwa kekuatan Presiden berasal dari konstitusi, bukan dari lambang atau seragam.

🔹Menghindari Kesan Militeristik Berlebihan: cara untuk meluruskan bahwa kekuatan sejati tidak perlu ditampilkan secara berlebihan.

🔹Pesan Kesetaraan: menekankan pesan bahwa presiden dari kalangan sipil pun memegang komando tertinggi, menunjukkan wewenang presiden tidak terikat pada latar belakang militer.

11/01/2026

Anak-anak Hijau dari Woolpit adalah legenda abad pertengahan Inggris yang terkenal dari abad ke-12 tentang dua anak berkulit hijau, seorang laki-laki dan seorang perempuan, yang ditemukan di dekat Woolpit, Suffolk. Mereka berbicara dalam bahasa yang tidak dikenal dan hanya bisa bertahan hidup dengan memakan kacang-kacangan.

Anak laki-laki tersebut akhirnya meninggal, namun anak perempuan itu selamat, belajar bahasa Inggris, dan menceritakan bahwa mereka berasal dari negeri senja bernama St. Martin's Land. Ia mengaku masuk ke Inggris melalui sebuah gua setelah mengikuti suara musik atau lonceng yang misterius.

Kisah ini dicatat oleh sejarawan seperti William of Newburgh dan tetap menjadi misteri hingga kini. Beberapa teori menunjukkan bahwa ini adalah cerita rakyat tentang imigran Flemish yang telantar, alegori tentang makhluk dunia lain (peri/alien), atau bahkan penggambaran dari malnutrisi parah (klorosis).

10/01/2026

Dari penju gorengan hingga menguasai bisnis satu negara

10/01/2026

KOTA DI BAWAH TANAH YANG MEMBUAT
AMERIKA KEWALAHAN

Peristiwa sejarah Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946 adalah momen mengharukan di Jawa Barat saat rakyat ...
10/01/2026

Peristiwa sejarah Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946 adalah momen mengharukan di Jawa Barat saat rakyat Bandung rela membakar kota mereka sendiri demi mencegah jatuh ke tangan Sekutu/Belanda setelah ultimatum mengosongkan Bandung.

Ribuan warga mengungsi sambil membakar rumah dan bangunan, menunjukkan pengorbanan besar demi kemerdekaan, diiringi semangat heroik laskar pejuang seperti aksi gugurnya Muhammad Toha & Ramdan di gudang mesiu Dayeuhkolot, menjadikan Bandung sebagai lautan api dan simbol perlawanan heroik.

🔹Latar Belakang
✓ Kedatangan Sekutu: Pasca-kemerdekaan, Sekutu (Inggris) datang ke Bandung membonceng NICA (Belanda) untuk melucuti tentara Jepang dan membebaskan tawanan, namun situasi memanas.
✓ Bentrokan dan Ultimatum: Terjadi pertempuran sporadis. Sekutu mengeluarkan ultimatum agar pasukan Indonesia mengosongkan Bandung Utara (di luar rel kereta api), yang memicu perlawanan dan pembentukan pos gerilya.
✓ Keputusan Strategis: Setelah ultimatum Sekutu pada Maret 1946 agar seluruh pasukan Indonesia mundur, pimpinan TNI (Nasution) dan pemerintah mengambil keputusan untuk tidak menyerahkan Bandung secara utuh, melainkan membumihanguskannya.

🔹 Kronologi & Momen Mengharukan
✓ 24 Maret 1946: Pukul 14.00, perintah membumihanguskan kota dikeluarkan. Rakyat dan pejuang mulai mengungsi sambil membakar rumah, toko, dan bangunan penting.

✓ Pengorbanan Rakyat: Ribuan warga mengungsi ke selatan Bandung (Majalaya, Soreang) dengan membawa sedikit barang, rela meninggalkan rumah yang mereka bangun, menunjukkan semangat rela berkorban demi kemerdekaan.

✓ Aksi Heroik Pahlawan: Salah satu momen paling mengharukan adalah aksi heroik Mohammad Toha dan Mohammad Ramdan yang gugur meledakkan gudang amunisi Sekutu di Dayeuhkolot pada malam yang sama, menciptakan ledakan besar.

✓ Bandung Terbakar: Kota Bandung berubah menjadi lautan api yang membakar bangunan-bangunan strategis, membuat Sekutu hanya bisa mengambil puing-puing.

🔹 Dampak & Arti Penting
✓ Simbol Perjuangan: Bandung Lautan Api menjadi simbol perjuangan heroik, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah rakyat Jawa Barat dalam mempertahankan kemerdekaan.

✓ Taktik Gerilya: Pembakaran ini memungkinkan TNI dan laskar rakyat untuk melanjutkan perang gerilya secara efektif.

✓"Halo-Halo Bandung": Lagu ini menjadi semangat perjuangan dan mengabadikan peristiwa tersebut, membangkitkan patriotisme.

.

10/01/2026

Cuma karena malas pulqng satu negara jadi kebanjiran

Lapas Cebongan merujuk pada peristiwa penyerbuan dan penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sl...
09/01/2026

Lapas Cebongan merujuk pada peristiwa penyerbuan dan penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang terjadi pada dini hari tanggal 23 Maret 2013.
Berikut adalah ringkasan peristiwa tersebut:
Penyebab Utama: Aksi ini dilatarbelakangi oleh motif balas dendam atas tewasnya seorang anggota Kopassus, Serka Heru Santosa, yang dikeroyok di Hugo's Cafe pada 19 Maret 2013.

Kronologi Penyerbuan: Sekitar 11 hingga 17 orang (yang kemudian diketahui sebagai oknum anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan) memaksa masuk ke lapas dengan mengaku sebagai aparat Polda DIY. Mereka mengintimidasi sipir, merusak CCTV, dan mencari empat tahanan tersangka pengeroyok Serka Heru Santosa.

Korban: Empat tahanan titipan Polda DIY—Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaja, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yeredianto—tew4s ditembak di dalam sel 5A.

Persidangan dan Hukuman: Kasus ini diselesaikan di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta pada tahun 2013. Terdakwa utama, Serda Ucok Tigor Simbolon, dijatuhi hukuman 11 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer.

Gunung merapi merapi merupakan gunung berapi aktif yg berada di ketinggian 2986 mdpl . secara administratif Berada di 4 ...
09/01/2026

Gunung merapi merapi merupakan gunung berapi aktif yg berada di ketinggian 2986 mdpl . secara administratif Berada di 4 wilayah yg berbeda .yaitu di kabupaten sleman. Kab. Magelang, Kab. Klaten dan Kab. Boyolali.

Menurut ahli vulkanologi gunung merapi ini sudah ada sejak 400 ribu tahun yang lalu.dan tergolong sebagai salah satu gunung paling aktif di dunia. Karna selalu meletus setiap beberapa periode tertentu.letusan dahsyat pertama kali terjadi pada abad ke 10 tepatnya pada tahun 1006. Dan pada tahun 1930 pada masa pemerintahan kolonial Belanda terjadi lagi erupsi dahsyat hingga meluluh lantakkan 14 desa dan menew4skan kurang lebih 1370 korb4n jiwa. Banyaknya korb4n jiwa kala itu di sebabkan oleh muntahan magma yg datang secara tiba2 dan menghantam pemukiman warga.

Selain memuntahkan magma berupa lahar panas gunung merapi mengeluarkan awan panas ( wedus gembel) yg besuhu 700°C ke udara beserta abu vulkanik . Berangkat dari kejadian itu pemerintah Belanda pun mencetuskan sebuah ide pembangunan bunker atau ruang bawah tanah disekitaran lereng gunung merapi .yg nantinya akan digunakan untuk tempat evakuasi sementara apabila gunung merapi kembali erupsi dimasa yg akan datang.

dan akhirnya dibangunlah bunker ini tepatnya di lereng gunung Merapi di desa KinahRejo, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diperkirakan mampu menampung hingga 100 orang. Dan jadilah bunker ini dan kita kenal dengan sebutan bunker kali adem .

Tapi setelah bangunan ini jadi pemerintah belanda tidak jadi memfungsikan bangunan ini sesuai tujuan awal tanpa sebab yg jelas dan dibiarkan terbengkalai hingga berpuluh-puluh tahun lamanya hingga Indonesia merdeka

Hingga akhirnya ditahun 2001 pemerintah Kab. Sleman
Merenovasi total bangunan ini agar bisa di fungsikan kembali
Seperti fungsi awal yaitu sebagai tempat evakuasi/tempat perlindungan darurat untuk warga sekitar bila Gunung Merapi mengalami aktivitas erupsi berbahaya — terutama dari awan panas (wedhus gembel) yang mengalir cepat dari puncak gunung .

Karna bangunan ini terbengkalai selama berpuluh ouluh tahun pemerintahpun merenofasi total agar bangunan ini lebih layak lagi .
bangunan beton kokoh sepanjang sekitar 7 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 2,5 meter; dilengkapi pintu besi dan ventilasi untuk udara masuk.

Harapannya, saat letusan terjadi, warga atau tim penanggulangan bencana bisa berlindung sementara di dalam bunker dari ancaman material panas.

Tapi sebuah bangunan kecil yang awalnya diyakini mampu menahan panas ekstrem, abu pekat, dan tekanan awan panas. Keyakinan itu hancur pada erupsi tahun 2006, ketika Merapi mengeluarkan aliran mem4tikan yang jauh lebih besar, lebih panas, dan lebih cepat daripada perkiraan para ahli.

Pada tanggal 14 Juni 2006, Merapi melepaskan awan panas yang meluncur deras, disertai luncuran material vulkanik yang menuruni lereng. Gunung Merapi meletus sangat dahsyat, mengeluarkan serangkaian awan panas (pyroclastic flow) yang memiliki suhu ekstrem (diperkirakan bisa mencapai 700 derajat Celsius) dan bergerak dengan kecepatan tinggi.

Di kawasan Kaliadem, dua relawan yaitu Sarjono dan Sudarwanto ( Kenteng) bertugas memastikan seluruh warga meninggalkan rumah. Mereka menyisir permukiman, mengetuk pintu, dan memastikan tidak ada satu pun penduduk yang tertinggal. Setelah warga bergerak turun menjauhi zona bahaya, dua relawan ini menjadi orang terakhir yang meninggalkan area itu. Namun awan panas sudah terlanjur mendekat dengan kecepatan tinggi, membuat mereka kehilangan waktu untuk menyusul warga

Dalam situasi genting itu, Sarjono dan Sudarwanto (Kenteng) memilih menuju Bunker Kaliadem, satu satunya tempat perlindungan paling dekat. Mereka berharap kotak beton tebal itu cukup kuat untuk menahan suhu ekstrem dan memberi kesempatan untuk selamat.

Namun erupsi hari itu tidak hanya melepaskan awan panas, tetapi juga membawa lahar bersuhu tinggi dan tekanan material yang sangat besar, yang menghantam kawasan Kaliadem, menutup pintu bunker dengan cepat, menyumbat ventilasi, dan menaikkan suhu di dalam ruangan sempit itu hingga mencapai tingkat yang tidak mungkin ditahan oleh siapa pun.

Tim penyelamat baru dapat memasuki lokasi setelah dua hari, ketika suhu mulai mereda, meski tanah di sekitarnya masih cukup panas untuk melelehkan sepatu. Material vulkanik yang mengeras menutup seluruh pintu, sehingga area harus disemprot air terus menerus agar dapat dibuka. Ketika bunker akhirnya berhasil dibuka, kondisi di dalamnya membuat para petugas terpaku. Sarjono ditemukan meringkup dekat pintu, seakan masih berusaha keluar, sedangkan Sudarwanto berada di dalam bak air yang masih panas, menunjukkan upaya terakhir untuk bertahan hidup. Luka bakar yang mereka alami menembus hingga organ dalam, menggambarkan betapa dahsyatnya panas yang terjebak di dalam ruang itu.

Meskipun Bunker Kaliadem dibangun sebagai tempat berlindung, bunker ini tidak dirancang secara teknis untuk tahan terhadap aliran piroklastik bersuhu sangat tinggi, terutama ketika material panas luar biasa masuk ke dalam ruangannya.

Dengan kondisi tersebut, bukannya memberi perlindungan, bunker justru menjadi tempat yang sangat berbahaya saat awan panas besar melintas . sehingga korban yang berlindung di dalamnya justru tertutup panas ekstrem dan kehilangan nyawa.

Setelah tragedi 2006 Bunker Kaliadem tidak lagi digunakan untuk perlindungan darurat.Kini, lokasi ini sering dikunjungi wisatawan sebagai bagian dari lava tour Merapi — sebagai monumen sejarah dan saksi bisu keganasan Gunung Merapi, sekaligus penghormatan atas keberanian relawan yang gugur.

Tragedi ini menjadi pelajaran penting tentang batas kemampuan struktur perlindungan di kawasan gunung berapi. Bunker yang awalnya dianggap aman ternyata tidak dirancang untuk menghadapi kombinasi awan panas, tekanan abu, dan lahar bersuhu ekstrem seperti yang terjadi pada hari itu. Kini Bunker Kaliadem berdiri sebagai lokasi edukasi, mengingatkan bahwa keselamatan di Merapi hanya dapat tercapai melalui evakuasi cepat dan tepat waktu. Warjono dan Sudarwanto dikenang sebagai relawan yang mengorbankan diri karena memilih memastikan warga selamat lebih dulu, sebuah tindakan mulia yang menjadikan kisah mereka terus hidup dalam ingatan banyak orang.

Suasana ruang kelas sekolah rakyat di Jawa pada tahun 1928, masa Hindia Belanda.98 tahun yang lalu.  Anak-anak pribumi b...
09/01/2026

Suasana ruang kelas sekolah rakyat di Jawa pada tahun 1928, masa Hindia Belanda.98 tahun yang lalu. Anak-anak pribumi belajar di bangku kayu sederhana dengan sistem pendidikan yang masih terbatas dan disiplin kolonial yang ketat.
Murid-murid pribumi duduk berjejer di bangku kayu panjang tanpa alas kaki, mengenakan pakaian sederhana. Ruang kelas terlihat polos dengan perlengkapan belajar seadanya, mencerminkan kondisi sosial masyarakat saat itu.

Seorang guru mengajar di depan kelas menggunakan papan tulis hitam dengan catatan beraksara Jawa serta keterangan tanggal 12 Juli 1928. Sekolah rakyat pada masa kolonial umumnya memberikan pendidikan dasar seperti membaca, menulis, berhitung, dan pembentukan disiplin, yang kemudian menjadi fondasi lahirnya generasi terdidik di Jawa dan berperan dalam kebangkitan nasional.

09/01/2026

Tidak smua balas dend4m perlu suara

Address

Serang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lakon Urip posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share