RIDHA ILAHI

RIDHA ILAHI HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIL,,,

ABU Ibrahim Woyla berasal dari Pasi Aceh, Woyla Aceh Barat. Beliau diperkirakan lahir tahun 1919. Dalam pengembaraan kes...
18/01/2026

ABU Ibrahim Woyla berasal dari Pasi Aceh, Woyla Aceh Barat. Beliau diperkirakan lahir tahun 1919. Dalam pengembaraan kesufiannya, Ia mengawali masa belajarnya kepada salah seorang ulama besar Blangpidie yang berasal dari Lhoknga yaitu Abu Syech T. Mahmud bin T. Ahmad Lhoknga atau yang dikenal dengan Abu Syech Mud Blangpidie.

Kepada Abu Syech Mud, Abu Ibrahim Woyla belajar lebih kurang dua belas tahun. Selain Abu Ibrahim Woyla, murid Abu Syech Mud lainnya seperti Abuya Syekh Muda Waly al-Khalidy, Abu Calang Muhammad Arsyad, Abu Adnan Mahmud Bakongan, Abuya Jailani Kota Fajar, Syekh Muhammad Bilal Yatim, Abu Jakfar Lailon, Abu Imam Syamsuddin, Abu Ghafar Lhoknga dan para ulama lainnya. Abu Syech Mud sendiri, selain dikenal dengan kealimannya, beliau juga seorang ulama yang memaknai kehidupannya dengan pengamalan ilmu tasauf.

Setelah menyelesaikan pengajian kepada Abu Syech Mud, Abu Ibrahim Woyla juga pernah belajar kepada beberapa ulama lainnya seperti kepada Abu Muhammad Arsyad yang dikenal dengan Abu Calang murid dari Abu Kruengkalee dan Abu Syech Mud. Sedangkan ilmu Tarekat, Abu Ibrahim Woyla memperdalam kepada Abuya Syekh Muda Waly al-Khalidy setelah pulang beliau belajar dari Padang pada era empat puluhan. Setelah belajar kepada beberapa ulama, Abu Ibrahim kemudian mendalami kajian tasauf secara mendalam.

Setelah menjadi seorang yang alim, beliau diberikan anugerah kewalian. Tidak terhitung cerita-cerita yang beredar di masyarakat tentang kelebihan dari ulama sufi Abu Ibrahim Woyla.

Berjalan sederhana, berbicara menyejukkan,
Abu Ibrahim Woyla mengajarkan bahwa kemuliaan tidak lahir dari kemewahan, tetapi dari hati yang ikhlas dan amal yang istiqamah.
Kini beliau telah wafat, namun kesederhanaannya tetap hidup sebagai pelita bagi generasi setelahnya. Al-Fatihah ๐Ÿคฒ

*Abu Ibrahim Woyla; Ulama Sufi Aceh dan Sanad Keilmuannya*
Wallahu a'lam






Sayyidah Fatimah Az Zahra , putri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam (SAW), menghembuskan nafas terakhir pada tanggal...
18/01/2026

Sayyidah Fatimah Az Zahra , putri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam (SAW), menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 3 Ramadhan 11 Hijriah. "Tidakkah engkau ridha, menjadi penghulu wanita di surga?" tanya Rasulullah SAW kepada putrinya itu suatu ketika.

Sayyidah Fatimah ra wafat menyusul ibunda (Khadijah) dan ayahanda (Rasulullah). Imam Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa an-Nihayah mengatakan, Rasulullah mengabarkan pada Fatimah, bahwa ia adalah orang pertama dari keluarganya yang akan menyusulnya. Beliau berkata kepada Fatimah :
"Tidakkah engkau ridha, menjadi penghulu wanita di surga?" Beliau adalah putri bungsu Nabi. Tidak ada lagi anak Rasulullah yang masih hidup kecuali Sayyidah Fatimah. Karena itu, Allah besarkan pahala untuknya. Dialah (satu-satunya anak Nabi yang merasakan kehilangan Rasulullah.โ€

Diriwayatkan, setelah mandi, Sayyidah Fatimah mengenakan pakaian yang bagus lalu pergi tidur. Ia berbaring di sebelah sang suami dan berpesan bahwa kematiannya sudah dekat dan tidak ingin dimakamkan dengan upacara pemakaman. Sayidina Ali bin Abi Thalib , sang suami, hanya bisa menangis mendengar istrinya mengatakan hal tersebut. Namun waktu sholat sudah tiba, Sayidina Ali pun bergegas pergi ke masjid.

Pada saat Sayyidina Ali berada di masjid itulah Sayyidah Fatimah meninggal. Kedua anaknya Hasan dan Husein segera bergegas menyusul sang ayah. Sayyidina Ali pun kembali dengan penuh duka. Ia kemudian memakamkan istrinya sesuai dengan permintaan terakhir sang istri. Tidak ada pelayat atau kerabat dekat dalam pemakaman tersebut.

Di saat Sayyidina Ali memasukkan jenazah istri tercintanya ke liang lahat, beliau menangis terisak-isak sehingga putranya Sayyidina Hasan berkata:
"Wahai ayahku, gerangan apakah yang membuat dirimu menangis sedemikian rupa?"
Sayyidina Ali menjawab:
"Wahai putraku Hasan, aku teringat pesan kakekmu Rasulullah SAW, beliau bersabda: "Kelak jika putriku Fatimah telah tiada wahai Ali, maka akulah yang akan pertama kali menerima jasadnya di liang lahat. Dan demi Allah wahai Hasan putraku, aku melihat tangan kakekmu Rasulullah SAW menerima jasad ibumu Fatimah. Aku melihat kakekmu Rasulullah SAW menciumi wajah ibumu Fatimah".

Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata:
"Wahai Rasulullah SAW, kini aku kembalikan amanah yang telah engkau berikan kepadaku. Aku kembalikan belahan jiwamu, yang dimana setiap engkau rindu akan surga, engkau cium wajah suci putrimu Fatimah Az-Zahra". "Ya Allah, Kumpulkan kami Bersama Keluarga Suci Rasulullah kelak di Hari Kiamat Nanti"

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersada:

, ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ู†ูุณูŽุงุกู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู: ุฎูŽุฏููŠุฌูŽุฉู ุจูู†ู’ุชู ุฎููˆูŽูŠู’ู„ูุฏู ูˆูŽููŽุงุทูู…ูŽุฉู ุจูู†ู’ุชู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ู ุงุจู’ู†ูŽุฉู ุนูู…ู’ุฑูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุขุณููŠูŽุฉู ุจูู†ู’ุชู ู…ูุฒูŽุงุญูู…ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ
โ€œWanita-wanita terbaik di surga yaitu; Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Muzahim istri Firaun.โ€ (HR. Ibnu Abdil Bar, al-Istiโ€™ab 2/113).

Silahkan Dibagikan Agar Jadi Pahala Dakwah Menyebarkan Ilmu๐Ÿ™

Mereka tidak lahir sebagai ulama,mereka ditempa oleh lapar, sabar, dan perjalanan panjang.Menyusuri malam dengan kitab d...
18/01/2026

Mereka tidak lahir sebagai ulama,
mereka ditempa oleh lapar, sabar, dan perjalanan panjang.
Menyusuri malam dengan kitab di dada,
menukar lelah dengan doa,
menukar dunia dengan khidmat kepada umat.
Dari surau ke surau, dari dayah ke dayah,
mereka berdiri sebagai pelitaโ€”
menjaga iman Aceh dengan ilmu dan akhlak.
Kini langkah itu terhenti di dunia,
namun perjuangan mereka abadi di setiap ayat yang kami amalkan.
Wahai para guru, jasadmu telah kembali kepada tanah,
namun namamu hidup di langit dan di hati kami.
Al-Fatihah untuk tiga ulama kharismatik Aceh. ๐Ÿค






Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'un. Ka neu woe bak Allah Ummi di Blang Blahdeh(Hj. Mujahidah binti Husen) istri Alm...
18/01/2026

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'un.
Ka neu woe bak Allah Ummi di Blang Blahdeh
(Hj. Mujahidah binti Husen) istri Alm Abu Tumin Blang Blahdeh di Kabupaten Bireuen Aceh.
Doa bak geu tanyoe mandum ๐Ÿ˜ข๐Ÿฅบ๐Ÿ˜ญ.

Alfatihah ๐Ÿคฒ ummi Blang bladeh istri Allah yarham abu tumin Blang bladeh semoga Allah tempatkan Dalam Surga Aamin,,, ๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ

Ummi blang blahdeh meninggal dunia pada hari Minggu tanggal 18 Januari 2026.
Ummi blang blahdeh menghembuskan nafas terakhir pada pukul jam 16:10 Wib







Bagikan Postingan Poto Ulama Aceh๐Ÿคฒ๐ŸปBeliau Keduanya Sudah Alm, Namun Dalam Batin kita Semua Seolah" Beliau Masih Adaโ™ฅ๏ธDi ...
14/11/2025

Bagikan Postingan Poto Ulama Aceh๐Ÿคฒ๐Ÿป
Beliau Keduanya Sudah Alm, Namun Dalam Batin kita Semua Seolah" Beliau Masih Adaโ™ฅ๏ธ
Di Dalam Kehidupan Memikat kenangan yang Sangat erat Bagi kami Bangsa Aceh.๐Ÿ™‚

04/10/2025

Saya mendapatkan 91 pengikut dalam 90 hari terakhir! Terima kasih atas dukungan berkelanjutan Anda. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda. ๐Ÿ™๐Ÿค—๐ŸŽ‰

Cukuplah kematian sebagai pengingat. Jika kematian orang lain tidak bisa menjadi pelajaran bagi diri kita, mungkin kemat...
13/03/2025

Cukuplah kematian sebagai pengingat.

Jika kematian orang lain tidak bisa menjadi pelajaran bagi diri kita, mungkin kematian kita yang akan menjadi pelajaran bagi orang lain.

"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kemudian, hanya kepada Kami kamu dikembalikan." (Al-Ankabut: 57)

*Pengingat diri sendiri sebelum orang lain

Yang masih punya kalender tahun 1975 , SELAMAT โ€ผ๏ธkalender itu bisa dipakai kembali di tahun 2025 ๐Ÿ˜
01/01/2025

Yang masih punya kalender tahun 1975 , SELAMAT โ€ผ๏ธkalender itu bisa dipakai kembali di tahun 2025 ๐Ÿ˜

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅSYARAH HADITS :ORANG KAFIR DI NERAKA MENJADI RAKSASA๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅTerkadang sebagian ...
31/12/2024

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ
SYARAH HADITS :
ORANG KAFIR DI NERAKA MENJADI RAKSASA
๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ

Terkadang sebagian diantara kita masih kurang faham tentang dimana keadilan Allah terhadap orang orang kafir yang berbuat baik, mengapa mereka tetap masuk neraka?
Iya tentu saja bagi mereka layak mendapatkan neraka.
Bagaimana bisa seorang pekerja melakukan pekerjaan tanpa mengikuti instruksi pimpinan bisa dikatakan sebagai pekerja yang baik. Tentu saja bukan gaji yang ia dapat , tapi dia memang layak mendapatkan sanksi.

Meskipun sama sama masuk neraka apakah kafir jahat dan kafir baik siksanya sama?
Tentu saja tidak.
Kafir jahat siksanya lebih pedih dan lebih dahsyat, mereka dijadikan ukuran Fisiknya yang berbeda beda ukuran. Semakin besar ukurannya , semakin luas dan semakin banyak fisiknya merasakan siksa.
Jika seorang tubuhnya berukuran 1.6 meter x sekian cm disiksa , maka seukuran itulah yang merasakan sakit.
Begitupun jika fisik diperbesar menjadi ratusan kmยฒ maka juga akan seluas itulah tubuhnya merasakan sakit.
Demikianlah Allah tetap bersifat adil meskipun terhadap orang kafir.

Nabi ๏ทบ bersabda:

ู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู…ูŽู†ู’ูƒูุจูŽูŠู’ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑู ู…ูŽุณููŠุฑูŽุฉู ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ู„ู„ุฑู‘ูŽุงูƒูุจู ุงู„ู’ู…ูุณู’ุฑูุนู

(Di neraka) jarak antara kedua pundak orang kafir sejauh perjalanan tiga hari bagi pengendara yang memacu kendaraannya dengan cepat
(HR Bukhari nomor 6551)

Rasulullah ๏ทบ bersabda :

ุถูุฑู’ุณู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑู ุฃูŽูˆู’ ู†ูŽุงุจู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูุญูุฏู ูˆูŽุบูู„ูŽุธู ุฌูู„ู’ุฏูู‡ู ู…ูŽุณููŠุฑูŽุฉู ุซูŽู„ูŽุงุซู

Gigi geraham orang kafir atau gigi taring orang kafir seperti gunung Uhud dan tebalnya kulit orang kafir sejauh perjalanan tiga hari
(HR Muslim nomor 2851)

Nabi ๏ทบ bersabda:

ุถูุฑู’ุณู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูุญูุฏู ูˆูŽููŽุฎูุฐูู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุถูŽุงุกู ูˆูŽู…ูŽู‚ู’ุนูŽุฏูู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูุฏูŽูŠู’ุฏู ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽูƒู‘ูŽุฉูŽ ูˆูŽูƒูŽุซูŽุงููŽุฉู ุฌูู„ู’ุฏูู‡ู ุงุซู’ู†ูŽุงู†ู ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููˆู†ูŽ ุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ุจูุฐูุฑูŽุงุนู ุงู„ู’ุฌูŽุจู‘ูŽุงุฑู

Gigi geraham orang kafir seperti gunung Uhud dan pahanya seperti telur, tempat duduknya di neraka sejauh antara Qudaid hingga Makkah (ยฑ 150km) sedang ketebalan kulitnya setebal empat puluh dua hasta dengan hasta (ukuran) Allah.
(HR Ahmad)

Alhafidz Ibnu Hajar menjelaskan :

ู‚ูˆู„ู‡ ( ู…ู†ูƒุจูŠ ุงู„ูƒุงูุฑ) ุจูƒุณุฑ ุงู„ูƒุงู ุชุซู†ูŠุฉ ู…ู†ูƒุจ ูˆู‡ูˆ ู…ุฌุชู…ุน ุงู„ุนุถุฏ ูˆุงู„ูƒุชู ู‚ูˆู„ู‡ (ู…ุณูŠุฑุฉ ุซู„ุงุซุฉ ุฃูŠุงู… ู„ู„ุฑุงูƒุจ ุงู„ู…ุณุฑุน ) ููŠ ุฑูˆุงูŠุฉ ูŠูˆุณู ุจู† ุนูŠุณู‰ ุนู† ุงู„ูุถู„ ุจู† ู…ูˆุณู‰ ุจุณู†ุฏ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ููŠู‡ " ุฎู…ุณุฉ ุฃูŠุงู… " ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุญุณู† ุจู† ุณููŠุงู† ููŠ ู…ุณู†ุฏู‡ ุนู†ู‡ ูˆููŠ ุญุฏูŠุซ ุงุจู† ุนู…ุฑ ุนู†ุฏ ุฃุญู…ุฏ ู…ู† ุฑูˆุงูŠุฉ ู…ุฌุงู‡ุฏ ุนู†ู‡ ู…ุฑููˆุนุง ูŠุนุธู… ุฃู‡ู„ ุงู„ู†ุงุฑ ููŠ ุงู„ู†ุงุฑ ุญุชู‰ ุฅู† ุจูŠู† ุดุญู…ุฉ ุฃุฐู† ุฃุญุฏู‡ู… ุฅู„ู‰ ุนุงุชู‚ู‡ ู…ุณูŠุฑุฉ ุณุจุนู…ุงุฆุฉ ุนุงู… ูˆู„ู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ ููŠ ุงู„ุจุนุซ ู…ู† ูˆุฌู‡ ุขุฎุฑ ุนู† ู…ุฌุงู‡ุฏ ุนู† ุงุจู† ุนุจุงุณ " ู…ุณูŠุฑุฉ ุณุจุนูŠู† ุฎุฑูŠูุง " ูˆู„ุงุจู† ุงู„ู…ุจุงุฑูƒ ููŠ ุงู„ุฒู‡ุฏ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ู‚ุงู„ ุถุฑุณ ุงู„ูƒุงูุฑ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุฃุนุธู… ู…ู† ุฃุญุฏ ูŠุนุธู…ูˆู† ู„ุชู…ุชู„ุฆ ู…ู†ู‡ู… ูˆู„ูŠุฐูˆู‚ูˆุง ุงู„ุนุฐุงุจ ูˆุณู†ุฏู‡ ุตุญูŠุญ ูˆู„ู… ูŠุตุฑุญ ุจุฑูุนู‡ ู„ูƒู† ู„ู‡ ุญูƒู… ุงู„ุฑูุน ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ู…ุฌุงู„ ู„ู„ุฑุฃูŠ ููŠู‡ ูˆู‚ุฏ ุฃุฎุฑุฌ ุฃูˆู„ู‡ ู…ุณู„ู… ู…ู† ูˆุฌู‡ ุขุฎุฑ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ู…ุฑููˆุนุง ูˆุฒุงุฏ ูˆุบู„ุธ ุฌู„ุฏู‡ ู…ุณูŠุฑุฉ ุซู„ุงุซุฉ ุฃูŠุงู… ูˆุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุจุฒุงุฑ ู…ู† ูˆุฌู‡ ุซุงู„ุซ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุจุณู†ุฏ ุตุญูŠุญ ุจู„ูุธ ุบู„ุธ ุฌู„ุฏ ุงู„ูƒุงูุฑ ูˆูƒุซุงูุฉ ุฌู„ุฏู‡ ุงุซู†ุงู† ูˆุฃุฑุจุนูˆู† ุฐุฑุงุนุง ุจุฐุฑุงุน ุงู„ุฌุจุงุฑ ูˆุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ ูˆู‚ุงู„ " ุฃุฑุงุฏ ุจุฐู„ูƒ ุงู„ุชู‡ูˆูŠู„ ูŠุนู†ูŠ ุจู„ูุธ ุงู„ุฌุจุงุฑ ู‚ุงู„ ูˆูŠุญุชู…ู„ ุฃู† ูŠุฑูŠุฏ ุฌุจุงุฑุง ู…ู† ุงู„ุฌุจุงุจุฑุฉ ุฅุดุงุฑุฉ ุฅู„ู‰ ุนุฒู… ุงู„ุฐุฑุงุน " ูˆุฌุฒู… ุงุจู† ุญุจุงู† ู„ู…ุง ุฃุฎุฑุฌู‡ ููŠ ุตุญูŠุญู‡ ุจุฃู† ุงู„ุฌุจุงุฑ ู…ู„ูƒ ูƒุงู† ุจุงู„ูŠู…ู† ูˆููŠ ู…ุฑุณู„ ุนุจูŠุฏ ุจู† ุนู…ูŠุฑ ุนู†ุฏ ุงุจู† ุงู„ู…ุจุงุฑูƒ ููŠ ุงู„ุฒู‡ุฏ ุจุณู†ุฏ ุตุญูŠุญ ูˆูƒุซุงูุฉ ุฌู„ุฏู‡ ุณุจุนูˆู† ุฐุฑุงุนุง ูˆู‡ุฐุง ูŠุคูŠุฏ ุงู„ุงุญุชู…ุงู„ ุงู„ุฃูˆู„ ู„ุฃู† ุงู„ุณุจุนูŠู† ุชุทู„ู‚ ู„ู„ู…ุจุงู„ุบุฉ ูˆู„ู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ ู…ู† ุทุฑูŠู‚ ุนุทุงุก ุจู† ูŠุณุงุฑ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ูˆูุฎุฐู‡ ู…ุซู„ ูˆุฑู‚ุงู† ูˆู…ู‚ุนุฏู‡ ู…ุซู„ ู…ุง ุจูŠู† ุงู„ู…ุฏูŠู†ุฉ ูˆุงู„ุฑุจุฐุฉ ูˆุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ ูˆู„ูุธู‡ " ุจูŠู† ู…ูƒุฉ ูˆุงู„ู…ุฏูŠู†ุฉ " ูˆูˆุฑู‚ุงู† ุจูุชุญ ุงู„ูˆุงูˆ ูˆุณูƒูˆู† ุงู„ุฑุงุก ุจุนุฏู‡ุง ู‚ุงู ุฌุจู„ ู…ุนุฑูˆู ุจุงู„ุญุฌุงุฒ ูˆุงู„ุฑุจุฐุฉ ุชู‚ุฏู… ุถุจุทู‡ุง ู‚ุฑูŠุจุง ููŠ ุญุฏูŠุซ ุฃุจูŠ ุฐุฑ ูˆูƒุฃู† ุงุฎุชู„ุงู ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ู‚ุงุฏูŠุฑ ู…ุญู…ูˆู„ ุนู„ู‰ ุงุฎุชู„ุงู ุชุนุฐูŠุจ ุงู„ูƒูุงุฑ ููŠ ุงู„ู†ุงุฑ ูˆู‚ุงู„ ุงู„ู‚ุฑุทุจูŠ ููŠ " ุงู„ู…ูู‡ู… : ุฅู†ู…ุง ุนุธู… ุฎู„ู‚ ุงู„ูƒุงูุฑ ููŠ ุงู„ู†ุงุฑ ู„ูŠุนุธู… ุนุฐุงุจู‡ ูˆูŠุถุงุนู ุฃู„ู…ู‡ ุซู… ู‚ุงู„ ูˆู‡ุฐุง ุฅู†ู…ุง ู‡ูˆ ููŠ ุญู‚ ุงู„ุจุนุถ ุจุฏู„ูŠู„ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ุขุฎุฑ ุฅู† ุงู„ู…ุชูƒุจุฑูŠู† ูŠุญุดุฑูˆู† ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุฃู…ุซุงู„ ุงู„ุฐุฑ ููŠ ุตูˆุฑ ุงู„ุฑุฌุงู„ ูŠุณุงู‚ูˆู† ุฅู„ู‰ ุณุฌู† ููŠ ุฌู‡ู†ู… ูŠู‚ุงู„ ู„ู‡ ุจูˆู„ุณ ู‚ุงู„ ูˆู„ุง ุดูƒ ููŠ ุฃู† ุงู„ูƒูุงุฑ ู…ุชูุงูˆุชูˆู† ููŠ ุงู„ุนุฐุงุจ ุนู„ู… ู…ู† ุงู„ูƒุชุงุจ ูˆุงู„ุณู†ุฉ ูˆู„ุฃู†ุง ู†ุนู„ู… ุนู„ู‰ ุงู„ู‚ุทุน ุฃู† ุนุฐุงุจ ู…ู† ู‚ุชู„ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก ูˆูุชูƒ ููŠ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุฃูุณุฏ ููŠ ุงู„ุฃุฑุถ ู„ูŠุณ ู…ุณุงูˆูŠุง ู„ุนุฐุงุจ ู…ู† ูƒูุฑ ูู‚ุท ูˆุฃุญุณู† ู…ุนุงู…ู„ุฉ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ู…ุซู„ุง .

Sabda Nabi
(Kedua bahu orang kafir)
Kata ู…ู†ูƒุจูŠ adalah bentuk mutsanna yang dibentuk dari kata ู…ู†ูƒุจ yang artinya
adalah tempat bertemunya lengan atas dan pundak.

Sabda Nabi :
(Sejauh 3 hari perjalanan tiga hari bagi
pengendara yang cepat).
Dalam riwayat Yusuf bin Isa dari Al Fadhl
bin Musa dengan sanad lmam Bukhari ini disebutkan :
ุฎู…ุณุฉ ุฃูŠุงู…
(5 hari).

Diriwayatkan oleh Al Hasan bin sufyan dalam kitab Musnad Abu Hurairah. sedangkan dalam hadits Ibnu umar yang diriwayatkan Ahmad dari riwayat Mujahid dari Abu Hurairah secara marfu' :

ูŠุนุธู… ุฃู‡ู„ ุงู„ู†ุงุฑ ููŠ ุงู„ู†ุงุฑ ุญุชู‰ ุฅู† ุจูŠู† ุดุญู…ุฉ ุฃุฐู† ุฃุญุฏู‡ู… ุฅู„ู‰ ุนุงุชู‚ู‡ ู…ุณูŠุฑุฉ ุณุจุนู…ุงุฆุฉ ุนุงู…

Ahli Neraka akan membesar di dalam neraka, hingga jarak antara daun telinga salah seorang mereka hingga pundaknya adalah sejauh perjalanan tujuh ratus tahun

Selain itu, dalam riwayat Al Baihaqi dalam kitab Al Ba'ts dari jalur lainnya, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas disebutkan:
ู…ุณูŠุฑุฉ ุณุจุนูŠู† ุฎุฑูŠูุง
(sejauh perjalanan tujuh puluh tahun).

Disebutkan juga dalam riwayat Ibnu Al Mubarak dalam kitab Az-Zuhd, dari Abu Hurairah, dia berkata:

ุถุฑุณ ุงู„ูƒุงูุฑ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุฃุนุธู… ู…ู† ุฃุญุฏ ูŠุนุธู…ูˆู† ู„ุชู…ุชู„ุฆ ู…ู†ู‡ู… ูˆู„ูŠุฐูˆู‚ูˆุง ุงู„ุนุฐุงุจ

(Gigi geraham orang kafir pada Hari Kiamat lebih besar daripada gunung uhud, mereka membesar agar dipenuhi, dan agar mereka merasakan adzab).
Sanad hadits ini shahih.

Dia tidak menyatakan hadits ini marfu' tapi dihukumi marfu', karena tidak ada peluang untuk mengemukakan pendapat dalam hal ini.

Bagian awalnya diriwayatkan oleh Imam Muslim dari jalur lainnya, dari Abu Hurairah secara marfu' dengan tambahan:
ูˆุบู„ุธ ุฌู„ุฏู‡ ู…ุณูŠุฑุฉ ุซู„ุงุซุฉ ุฃูŠุงู…
Kulitnya menjadi tebal sejauh perjalanan tiga hari
---
Tampaknya, perbedaan keterangan tentang kadar ini berdasarkan beragamnya siksaan yang diterima orang-orang kafir di
neraka.
Al Qurthubi dalam kitab Al Mufhim berkata, "Tubuh orang kafir di neraka menjadi besar karena besarnya adzab dan rasa sakit yang berlipat ganda.
Kondisi yang terjadi pada sebagian mereka iniberdasarkan dalil hadits lainnya :
(sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri akan dikumpulkan pada Hari Kiamat seperti debu dalam bentuk manusia, mereka digiring ke
sebuah penjara di dalam Jahanam yang disebut Bulas).

Tidak diragukan lagi, bahwa kondisi orang-orang kafir berbeda-beda dalam
menerima adzab sebagaimana yang diketahui dari Al Qur'an dan Sunnah. Selain itu, kita juga mengetahui dengan pasti, bahwa adzab bagi yang membunuh para nabi, yang membunuh kaum muslimin dan yang melakukan kerusakan di bumi, tidaklah sama dengan adzab bagi orang yang hanya kafir namun tetap bersikap baik terhadap kaum muslimin.
(Fathul bari Syarah shahih bukhari Xl /431)

Imam Nawawi menjelaskan :

ู‚ูŽูˆู’ู„ู‡ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ : ( ุถูุฑู’ุณู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูุญูุฏู ูˆูŽููŽุฎูุฐูู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุถูŽุงุกู ูˆูŽู…ูŽู‚ู’ุนูŽุฏูู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูุฏูŽูŠู’ุฏู ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽูƒู‘ูŽุฉูŽ ูˆูŽูƒูŽุซูŽุงููŽุฉู ุฌูู„ู’ุฏูู‡ู ุงุซู’ู†ูŽุงู†ู ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููˆู†ูŽ ุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ุจูุฐูุฑูŽุงุนู ุงู„ู’ุฌูŽุจู‘ูŽุงุฑู)
ู‡ูŽุฐูŽุง ูƒูู„ูู‘ู‡ู ู„ููƒูŽูˆู’ู†ูู‡ู ุฃูŽุจู’ู„ูŽุบูŽ ูููŠ ุฅููŠู„ูŽุงู…ูู‡ู ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูŽู‚ู’ุฏููˆุฑูŒ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูŠูŽุฌูุจู ุงู„ู’ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ุจูู‡ู ู„ูุฅูุฎู’ุจูŽุงุฑู ุงู„ุตูŽู‘ุงุฏูู‚ู ุจูู‡ู

Sabda Nabi:
(Gigi geraham orang kafir atau gigi taring orang kafir seperti gunung Uhud dan tebalnya kulit orang kafir sejauh perjalanan tiga hari)
Ini semua bertujuan agar lebih maksimal dalam menyiksanya.
Dan ini semua di bawah kekuasaan Allah Taโ€™ala, yang wajib kita imani, mengingat adanya berita dari ash-Shodiq ๏ทบ tentang hal ini.
(Minhaj Syarh Shahih Muslim XVII /186).

20/10/2024

Address

Teupin Raya
Sigli
24183

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RIDHA ILAHI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share