06/06/2026
NTT Mart kini hadir sebagai solusi pemasaran UMKM lokal di Provinsi NTT. Outlet modern ini sudah hadir di 22 kabupaten/kota.
NTT Mart pertama diluncurkan pada 12 Agustus 2025 dan berada di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan bahwa NTT Mart merupakan hasil dari gagasan untuk memberikan ruang khusus bagi produk lokal agar lebih dikenal dan dipasarkan secara luas.
Melki menjelaskan bahwa NTT Mart lahir sebagai jawaban atas besarnya defisit perdagangan di NTT yang mencapai Rp51 triliun dengan kontribusi terbesar dari sektor UMKM.
"Produk-produk yang bisa dibuat di NTT tapi ternyata masih banyak sekali kita beli dari luar NTT. Dan juga kami melihat sendiri masih banyak sekali produk UMKM/IKM di seluruh NTT yang ternyata kesulitan sekali untuk dijual. Mereka biasanya menjual dari orang per orang, atau kelompok ke kelompok, dan jarang bisa mendapatkan tempat di pasar konvensional, toko, kios, dan sebagainya," ujarnya dalam wawancara Kompas TV, Maret lalu.
Melki mengeklaim bahwa dengan modal awal Rp160 juta, perputaran uang di NTT Mart sudah hampir dua kali lipat dan menyumbang PAD bagi Provinsi NTT.
Yang paling membanggakan, pelaku IKM dan UMKM kini berani berproduksi secara rutin karena kepastian pasar di NTT Mart.
Hal itu tercermin dari data pertumbuhan ekonomi NTT yang melonjak dari 3,73% menjadi 5,14%. Sektor industri pengolahan mengalami peningkatan di atas 20%, yang dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan.
Untuk menjaga keberlanjutan pasokan produk, Pemprov NTT menerapkan strategi “Tiga Kaki” melalui program:
1. One Village One Product
2. One School One Product
3. One Community One Product, dan akan ditambah
4. One Campus One Product
Saat ini Pemprov NTT tengah menyiapkan langkah ekspansi ke ranah digital melalui e-commerce bekerja sama dengan Bank NTT.
Permintaan pembukaan gerai NTT Mart pun mulai berdatangan dari komunitas diaspora NTT di Jakarta, Surabaya, Bali, hingga luar negeri seperti Malaysia, Taiwan, dan Eropa.
Masyarakat NTT diajak untuk mendukung gerakan ini.