Pamanukan Pantura Istimewa

Call Website Contact the business

Pamanukan Pantura Istimewa Informasi Pamanukan Pantura,Jawabarat,dan Indonesia

ANTUSIAS DAPAT JOB BADUT LAGIPESULAP LANSIA INI DATANG JAM 1 SIANG, SEDANGKAN ACARA JAM 4 SOREKisah menyentuh datang dar...
21/10/2026

ANTUSIAS DAPAT JOB BADUT LAGI
PESULAP LANSIA INI DATANG JAM 1
SIANG, SEDANGKAN ACARA JAM 4 SORE

Kisah menyentuh datang dari Pak Harno, pria berusia 65 tahun yang sehari-hari mencari nafkah sebagai driver ojol akibat makin sepinya peminat pertunjukan sulap. Meski begitu, kecintaannya pada dunia hiburan anak-anak tak pernah luntur. 🥹

Semangat itu dibuktikannya saat mendapat panggilan tampil sebagai badut. Meski acara baru dimulai pukul 16.30 sore, Pak Harno sudah tiba di lokasi sejak pukul 12.00 siang sembari membawa dua koper besar perlengkapannya.

Sikap profesional dan antusiasme tinggi dari pesulap senior ini langsung memicu rasa haru serta simpati dari netizen yang ramai mendoakan kesehatan dan kelancaran rezekinya.

Sumber Berita Pojokjabar

"AKSI HEROIK BOCAH SELAMATKAN IBUNYA"ANAK RELA JALAN KAKI 2KM KE KANTOR POLISI, DEMI SELAMATKAN IBUNYA YANG DI SEKAP DAN...
21/10/2026

"AKSI HEROIK BOCAH SELAMATKAN IBUNYA"
ANAK RELA JALAN KAKI 2KM KE KANTOR
POLISI, DEMI SELAMATKAN IBUNYA YANG
DI SEKAP DAN DI ANIAYA OLEH AYAHNYA

Keberanian luar biasa ditunjukkan oleh seorang anak laki-laki di Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Demi menyelamatkan ibu kandungnya dari jerat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bocah tersebut nekat berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju kantor polisi terdekat pada Senin (19/10/2026).

Aksi nekat sang anak dipicu oleh rasa trauma dan ketakutan usai menyaksikan secara langsung perlakuan kasar sang ayah terhadap ibunya.

Tak tinggal diam melihat orang tuanya menderita, bocah tersebut mengajak seorang sahabatnya untuk menemani langkahnya menyusuri jalanan hingga sampai di markas kepolisian setempat guna meminta pertolongan.

Menerima laporan darurat dari sang bocah, jajaran kepolisian bergerak cepat menuju kediaman korban.

Setibanya di lokasi kejadian, petugas mendapati kondisi ibu korban yang sangat memprihatinkan dengan luka memar di bagian wajah.

Korban mengaku telah menjadi sasaran penganiayaan brutal hingga disekap di dalam rumah selama semalaman oleh suaminya sendiri.

Petugas kepolisian langsung mengamankan korban dari lokasi untuk diberikan penanganan medis serta perlindungan hukum lebih lanjut.

Sementara itu, keteguhan hati dan keberanian sang anak yang tak gentar menempuh jarak jauh demi menyuarakan keadilan bagi ibunya seketika menuai pujian hangat dari masyarakat luas.

Sumber Kata-kata kota kita

"HASIL KERINGAT SAAT MERANTAU LENYAP"ISTRI SELINGKUH DENGAN TETANGGA SAATDI TINGGAL SUAMI KERJA KE LUAR NEGERI, BERUJUNG...
21/10/2026

"HASIL KERINGAT SAAT MERANTAU LENYAP"
ISTRI SELINGKUH DENGAN TETANGGA SAAT
DI TINGGAL SUAMI KERJA KE LUAR NEGERI, BERUJUNG
RUMAH DI RATAKAN MENGGUNAKAN EXCAVATOR

Perjuangan bertahun-tahun mengadu nasib di negeri orang demi membelikan hunian layak bagi keluarga berakhir dengan kekecewaan mendalam.

Kisah pilu menyelimuti seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo bernama Sar, yang terpaksa merelakan rumah impian hasil kerja kerasnya dirobohkan hingga rata dengan tanah.

Rumah berukuran 6 x 10 meter yang berdiri di Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, tersebut dihancurkan menggunakan alat berat pada Minggu (18/10/2026).

Padahal, bangunan yang ditaksir menelan biaya lebih dari Rp250 juta itu didirikan dari rupiah demi rupiah yang dikumpulkan Sar sejak memeras keringat di Malaysia pada tahun 2022 lalu.

Keputusan drastis untuk meratakan bangunan tersebut dipicu oleh konflik rumah tangga yang tak lagi menemukan titik terang.

Keretakan hubungan suami istri ini meledak setelah mencuatnya dugaan perselingkuhan yang melibatkan sang istri dengan seorang pria yang tak lain merupakan tetangganya sendiri, sewaktu Sar berjuang mencari nafkah di luar negeri.

Aksi pengerusakan rumah impian menggunakan ekskavator itu seketika viral di media sosial dan menyita perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung di lokasi.

Meski memicu gelombang empati serta rasa prihatin dari publik atas nasib yang menimpa sang pekerja migran, persoalan ini tetap dipandang sebagai ranah pribadi keluarga yang perlu disikapi secara bijak oleh masyarakat.

Sumber Kata-kata kota kita

"MODUS PENGANTIN PESANAN INCAR GADIS MUDA"SEORANG GADIS TERNYATA DI RAYU WNA CHINADENGAN TAWARAN MENARIK HINGGA DI SEMBU...
21/10/2026

"MODUS PENGANTIN PESANAN INCAR GADIS MUDA"
SEORANG GADIS TERNYATA DI RAYU WNA CHINA
DENGAN TAWARAN MENARIK HINGGA
DI SEMBUNYIKAN DI KAWASAN APARTEMEN P*K 2

Praktik perdagangan orang dengan modus penyamaran yang kian lihai kembali dibongkar jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya.

Seorang remaja perempuan di bawah umur asal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi korban dugaan eksploitasi anak berkedok pengantin pesanan (mail-order bride) yang didalangi oleh seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (China).

Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas kepolisian berhasil melacak dan menemukan keberadaan korban pada Minggu (11/10/2026).

Korban ditemukan seorang diri di area Apartemen Tokyo Tower, kawasan P*K 2, Tangerang, Banten.

Tempat tersebut disinyalir sengaja disewa sebagai lokasi penampungan sementara sembari menunggu kedatangan pelaku yang berencana membawa korban lebih jauh.

Hasil penyelidikan membeberkan bahwa kontrol penuh atas keberadaan korban di apartemen tersebut dipegang oleh seorang pria WNA asal Guangxi, China, berinisial XM alias MJ (35).

Hubungan serba terselubung ini berawal dari perkenalan di dunia maya melalui aplikasi percakapan HelloTalk pada Agustus 2025.

Memasuki Desember 2025, pelaku yang memakai nama akun MAOJUNKAI mulai merayu korban hingga bersedia menjalin hubungan asmara secara daring.

Demi memuluskan rencananya memboyong korban keluar dari Tasikmalaya, XM rutin mengirimkan bantuan finansial guna mencukupi kebutuhan sehari-hari korban.

Jejak transaksi keuangan inilah yang kemudian dipakai korban untuk membiayai seluruh ongkos perjalanannya dari rumah hingga sampai di apartemen transit P*K 2.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi bersama Kasat Reskrim AKP Heru Samsul Bahri menegaskan bahwa seluruh proses pengondisian dan pemindahan tempat tinggal korban dilakukan tanpa sepengetahuan maupun persetujuan dari orang tua.

Pihak kepolisian menekankan, karena status korban yang masih di bawah usia 18 tahun, segala bentuk kesepakatan atau persetujuan (consent) yang diberikan korban dianggap tidak sah secara hukum.

Polisi kini terus mendalami kasus ini untuk mengusut tuntas jaringan eksploitasi anak terselubung tersebut.

Sumber Kata-kata kota kita

"PENERTIBAN SISWA BERUJUNG DI ANIAYA"OKNUM TNI ANIAYA KEPALA SEKOLAH USAI TIDAK TERIMA ANAKNYA DI TEGURTIDAK PAKAI KAOS ...
21/10/2026

"PENERTIBAN SISWA BERUJUNG DI ANIAYA"
OKNUM TNI ANIAYA KEPALA SEKOLAH
USAI TIDAK TERIMA ANAKNYA DI TEGUR
TIDAK PAKAI KAOS KAKI DI SEKOLAH

Aksi emosional di lingkungan sekolah kembali berujung ke proses hukum.

Kali ini, dugaan penganiayaan menimpa seorang Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) sekaligus tokoh agama, KH M Munir Thowil.

Beliau diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh oknum anggota TNI berinisial Serma MS di lingkungan MI Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan.

Insiden memprihatinkan ini bermula dari hal sepele pada Jumat pagi (16/10/2026).

Saat sekolah menggelar penertiban kedisiplinan rutin, pihak pengajar mendapati beberapa murid mengenakan sepatu tanpa memakai kaos kaki.

Pihak sekolah lantas meminta para murid tersebut, termasuk anak dari Serma MS, untuk pulang sejenak ke rumah guna mengambil kaos kaki mereka.

Namun, anak Serma MS kembali ke rumah dalam kondisi menangis.

Hal itu diduga memicu emosi sang ayah tanpa mencari tahu lebih dulu duduk perkara penertiban di sekolah.

Serma MS lantas mendatangi lokasi sekolah hingga terjadi adu mulut dan percekcokan sengit dengan KH M Munir Thowil.

Ketegangan tersebut berujung pada aksi kekerasan yang membuat KH M Munir Thowil menderita luka memar di area dekat mata.

Korban pun langsung menjalani pemeriksaan medis berupa CT Scan serta visum mandiri untuk mengamankan bukti-bukti kekerasan fisik.

Meski sempat digelar upaya mediasi di balai desa setempat, musyawarah tersebut berakhir tanpa titik terang.

Mengingat terduga pelaku merupakan prajurit aktif, penanganan perkara sepenuhnya dilimpahkan ke ranah penegak hukum militer.

Didampingi Lembaga Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBH NU), pihak korban resmi mengadukan kasus ini ke Subdenpom V/2-3 Lamongan guna menuntut keadilan atas dugaan tindak pidana tersebut.

Sumber Kata-kata kota kita

"DAPAT 50 JAHITAN GARA-GARA UBAH FOTO PROFIL" GARA-GARA TAK PASANG FOTO PROFIL BERSAMA DI SOSIAL MEDIA, SEORANG ISTRI CE...
21/10/2026

"DAPAT 50 JAHITAN GARA-GARA UBAH FOTO PROFIL"
GARA-GARA TAK PASANG FOTO PROFIL
BERSAMA DI SOSIAL MEDIA, SEORANG ISTRI
CEKCOK DAN NEKAT BACOK SUAMI PAKAI PARANG

Perselisihan rumah tangga yang dipicu persoalan sepele kembali berujung pada aksi kekerasan berdarah.

Suasana tenang di Desa Mampu Baru, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jambi, mendadak gempar usai seorang wanita berinisial M nekat membac*k suami kandungnya sendiri, H, menggunakan sebilah parang pada Jumat (9/10/2026) malam.

Cekcok mulut di antara pasangan suami istri tersebut bermula dari persoalan yang terbilang sepele, yakni perselisihan terkait penggunaan foto profil bersama di media sosial.

Tensi emosi yang semula berupa perdebatan biasa mendadak memuncak hingga membuat sang istri gelap mata dan nekat mengambil parang di dalam rumah.

Pihak kepolisian membeberkan bahwa emosi pelaku tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh tumpukan kekesalan akibat konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama.

Kepada penyidik, pelaku M mengaku bahwa selama ini dirinya kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga serta berulang kali mendapat makian dan kata-kata kasar dari sang suami.

Akibat sabetan senjata tajam tersebut, korban menderita luka robek mendalam di bagian leher sebelah kiri hingga harus menerima 50 jahitan dari tim medis.

Tak hanya itu, korban juga mengalami luka sabetan pada tangan kanan ketika mencoba membela diri dari serangan tersebut.

Saat ini, pelaku M telah berada di sel tahanan Polres Merangin untuk menjalani pemeriksaan hukum intensif.

Pihak kepolisian masih terus mendalami pengakuan pelaku terkait riwayat kekerasan rumah tangga sebelumnya, sembari menjerat pelaku dengan Pasal 466 ayat (2) KUHP yang membawa ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

Sumber Kata-kata kota kita

GAJI CUMA DI BAYAR RP 750 RIBU DAN TIDAKDAPAT BONUS, MANTAN KARYAWAN NEKATBAKAR SALON KERUGIAN CAPAI RP 1,5 MILIAR Rasa ...
21/10/2026

GAJI CUMA DI BAYAR RP 750 RIBU DAN TIDAK
DAPAT BONUS, MANTAN KARYAWAN NEKAT
BAKAR SALON KERUGIAN CAPAI RP 1,5 MILIAR

Rasa sakit hati akibat merasa diperlakukan tidak adil saat bekerja diduga menjadi pemicu seorang perempuan berinisial RR (27) nekat membakar bangunan bekas tempatnya bekerja di Samarinda, Kalimantan Timur. Niat yang disebut awalnya hanya untuk memberi pelajaran kepada pemilik usaha justru berujung petaka setelah api merembet dan menghanguskan sejumlah bangunan.

Kasus tersebut diungkap Polsek Sungai Kunjang dalam konferensi pers di markas kepolisian setempat pada Senin (19/10/2026) sore. Polisi menyebut kebakaran terjadi pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 07.30 WITA di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Samarinda.

Akibat kejadian itu, satu rumah pribadi dan tiga rumah toko (ruko) terdampak kebakaran. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Kapolsek Sungai Kunjang, AKP Abdillah Dalimunte, menjelaskan bahwa dugaan pembakaran tersebut dilatarbelakangi kekecewaan RR terhadap keluarga pemilik usaha salon tempatnya pernah bekerja.

Menurut hasil pemeriksaan awal, RR merasa menerima gaji yang tidak sesuai dengan kesepakatan dan berbeda dari karyawan lainnya. Ia disebut seharusnya memperoleh gaji Rp2 juta per bulan, tetapi hanya menerima Rp750 ribu.

Selain persoalan gaji, RR juga disebut kecewa karena belum menerima bonus dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI pada Agustus lalu. Perempuan tersebut diketahui telah bekerja di salon itu selama sekitar tiga tahun sebelum memutuskan berhenti pada akhir September 2026.

Rasa kesal yang dipendamnya diduga memuncak hingga muncul niat untuk membakar bangunan bekas tempat kerjanya. Namun, tindakan yang diduga dimaksudkan untuk memberi pelajaran kepada pemilik usaha itu justru menyebabkan kebakaran besar.

Pengungkapan kasus ini turut dibantu rekaman kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan masuk melalui pintu depan, melewati lorong samping, dan mondar-mandir selama beberapa saat. Tak lama setelah perempuan itu meninggalkan lokasi, percikan api terlihat muncul dari salah satu sudut samping bangunan.

Berdasarkan rekaman CCTV dan penelusuran bukti lainnya, polisi berhasil mengidentifikasi serta mengamankan RR dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kebakaran. Saat menjalani pemeriksaan awal, RR mengakui perbuatannya kepada penyidik.

Polisi juga mengungkap bahwa RR diduga berangkat ke lokasi menggunakan jasa ojek online dan sempat membeli bahan bakar minyak sebelum kejadian. Pengemudi ojek online tersebut telah diperiksa sebagai saksi.

Setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama relawan, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dalam flashdisk, satu set pakaian, serta sepasang sandal yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.

Kini RR telah ditahan di Rumah Tahanan Polsek Sungai Kunjang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas dugaan perbuatannya, RR dijerat Pasal 308 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait perbuatan yang menyebabkan kebakaran, ledakan, atau banjir yang membahayakan keamanan umum. Ia terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan ketenagakerjaan dan kekecewaan seharusnya diselesaikan melalui jalur yang tepat. Tindakan main hakim sendiri justru dapat berujung pada kerugian besar dan konsekuensi hukum yang serius.

Sumber Berita: MataS

"NIAT BAIK UTANGI KELUARGA MALAH APES"NIAT PINJAMKAN RP 10 JUTA, KE KELUARGA TAPI TAK KUNJUNG DI BAYAR, PADAHAL PUNYA MO...
21/10/2026

"NIAT BAIK UTANGI KELUARGA MALAH APES"

NIAT PINJAMKAN RP 10 JUTA, KE KELUARGA
TAPI TAK KUNJUNG DI BAYAR, PADAHAL PUNYA
MOBIL BRIO DAN MOTOR PCX

Niat tulus menolong kerabat saat membutuhkan bantuan finansial tak selamanya berbuah manis.

Sebuah kisah dilematis utang piutang antar-keluarga kembali menyita perhatian publik di media sosial setelah sang penolong justru harus mengelus dada menanggung kerugian hingga Rp10 juta.

Melalui unggahannya di dunia maya, warganet tersebut menceritakan rasa kecewanya lantaran uang pinjaman yang ia berikan tak kunjung dikembalikan.

Ironisnya, di tengah polemik utang yang macet tersebut, pihak yang meminjam uang rupanya hidup dalam kondisi yang jauh dari kata kurang.

Pasangan yang berutang itu diketahui memiliki aset kendaraan yang terbilang lumayan, yakni satu unit mobil Honda Brio dan sepeda motor Honda PCX.

Melihat iktikad tidak baik dari yang bersangkutan, pihak keluarga sebenarnya sempat turun tangan memberi solusi.

Mereka menawarkan bantuan penyelesaian dengan menjadikan aset kendaraan tersebut sebagai jaminan agar utang bisa segera dilunasi.

Namun, niat baik keluarga itu justru membentur tembok tebal karena pasangan yang berutang dikabarkan menolak mentah-mentah tawaran jaminan tersebut.

Kisah penolong yang malah dibuat sengsara oleh orang yang dibantunya ini seketika memancing gelombang reaksi dari warga net.

Kolom komentar pun ramai dipenuhi perdebatan warganet yang merasa relate, di mana menyewakan atau meminjamkan uang kepada keluarga sering kali berujung serba salah, bahkan tak jarang pihak yang menagih justru diperlakukan lebih dingin dibanding pihak yang berutang.

Sumber Kata-kata kota kita

"MALING YATIM PIATU, LOLOS DARI AMUK MASSA"BUKANNYA DI HAKIMI MASSA, TERDUGA SEORANG MALING MALAH DI BERIMAKANAN USAI ME...
21/10/2026

"MALING YATIM PIATU, LOLOS DARI AMUK MASSA"

BUKANNYA DI HAKIMI MASSA, TERDUGA
SEORANG MALING MALAH DI BERI
MAKANAN USAI MENGAKU YATIM-PIATU

Kejadian unik yang menyentuh hati sekaligus menyita perhatian publik terjadi di kawasan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (17/10/2026).

Seorang pemuda yang tertangkap warga karena diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah rumah permukiman justru mendapatkan respons yang tak disangka-sangka dari massa.

Pada umumnya, terduga pelaku kejahatan yang tertangkap tangan kerap menjadi sasaran amarah dan aksi main hakim sendiri dari warga yang geram.

Namun, situasi di lokasi kejadian mendadak berubah drastis saat pemuda tersebut diajak bicara dan diinterogasi oleh warga sekitar.

Di tengah kepungan massa, pemuda tersebut dengan polos mengaku bahwa dirinya merupakan seorang anak yatim piatu yang terdesak rasa lapar.

Mendengar pengakuan dan melihat kondisi pemuda tersebut, emosi warga yang semula menyala seketika mereda.

Bukannya dilayangkan pukulan, warga setempat malah mengambilkan sepiring makanan hangat dan memberikannya kepada pemuda tersebut untuk disantap.

Aksi kemanusiaan warga Medan Marelan ini seketika memancing simpati dan apresiasi luas dari publik.

Banyak yang memuji kedewasaan serta tingginya rasa empati warga sekitar yang memilih untuk mengedepankan rasa kepedulian ketimbang melampiaskan amarah melalui aksi kekerasan.

Sumber Kata-kata kota kita

"GEGER BENDA LANGIT JATUH DI KEBUN SAWIT"KUBAH MISTERIUS MIRIP LOGAM RAKSASA JATUH DI KEBUN SAWIT, DIDUGA PUING-PUING SI...
21/10/2026

"GEGER BENDA LANGIT JATUH DI KEBUN SAWIT"
KUBAH MISTERIUS MIRIP LOGAM RAKSASA
JATUH DI KEBUN SAWIT, DIDUGA PUING-PUING
SISA ROCKET MILIK CHINA

Warga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali dibuat geger oleh penemuan benda asing berukuran raksasa di area perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit pada Selasa (20/10/2026).

Benda misterius kedua ini memiliki wujud mencolok menyerupai kubah raksasa yang masih ditempeli berbagai komponen logam dan untaian kabel.

Penemuan kubah raksasa ini hanya berselang satu hari setelah warga sekitar menemukan serpihan logam lain di kawasan perkebunan yang sama.

Rentetan temuan benda tak dikenal ini makin menguatkan ingatan masyarakat yang sempat dihebohkan oleh suara dentuman keras dari udara pada Minggu (18/10/2026).

Berdasarkan analisis awal, benda-benda logam tersebut diduga kuat merupakan puing-puing sisa dari roket ZhuQue-2E milik China yang jatuh hancur saat memotong lapisan atmosfer Bumi.

Guna mengantisipasi potensi bahaya radiasi maupun bahan kimia berbahaya, petugas kepolisian bergerak cepat memagari lokasi penemuan dengan garis polisi.

Pihak Bandara H Asan Sampit juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meneliti benda misterius tersebut.

Pihak berwenang mengimbau keras warga setempat agar tidak nekat mendekat, memegang, atau berusaha membongkar material tersebut demi keselamatan bersama.

Sumber Kata-kata kota kita

Address

Subang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pamanukan Pantura Istimewa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pamanukan Pantura Istimewa:

Shortcuts

Share