03/02/2025
cerpen "Sarjana Miskin":
Aku masih ingat hari itu, saat aku pertama kali memegang ijazah sarjana aku. Aku merasa sangat bangga dan percaya diri, karena aku telah berhasil menyelesaikan pendidikan aku dengan baik.
Tapi, kebanggaan aku tidak berlangsung lama. Setelah aku mencari pekerjaan, aku menyadari bahwa dunia kerja tidaklah semudah yang aku pikirkan. Aku ditolak oleh beberapa perusahaan, dan aku mulai merasa putus asa.
Aku tinggal di sebuah rumah kecil di pinggiran kota, bersama dengan ibu aku yang sudah tua. Aku merasa bahwa aku telah gagal dalam hidup, karena aku tidak bisa memberikan yang terbaik untuk ibu aku.
Suatu hari, aku memutuskan untuk menjadi tukang ojek online. Aku merasa bahwa itu adalah pekerjaan yang bisa aku lakukan, meskipun aku tidak memiliki pengalaman.
Aku bekerja keras setiap hari, mengantar penumpang ke berbagai tempat di kota. A