RANA CREATOR
(1)

23/12/2025

Psikologi

Hati - hati dengan Trik Manipulasi

22/12/2025

Ikan Bulungan

Serbeb dalam suku pakpak

Untuk tradisi menerbeb (memberi hormat/makan bersama) dalam Suku Pakpak, ikan yang digunakan adalah Ikan Batang Lae (disebut juga Ikan Jurung/Hampala), yang dimasak dengan cara unik yaitu dipanggang berasap (diasap dengan garam dalam daun oncim) selama berhari-hari hingga lunak dan bisa awet, melambangkan keteguhan hati dan semangat melawan arus.

Detail Ikan Batang Lae untuk Menerbeb:

Nama Lain:
Ikan Jurung atau Hampala.

Filosofi:
Melambangkan semangat untuk menghadapi tantangan, keberanian, dan keteguhan hati karena ikan ini hidup di air deras dan melawan arus.

Cara Pengolahan (Tradisional):

Ikan dibungkus daun oncim (sejenis daun aren) setelah diberi garam.

Dipanggang perlahan menggunakan asap dari perapian selama beberapa hari hingga dagingnya lunak.

Cara ini membuat ikan awet berminggu-minggu.

Penyajian:
Disajikan di atas nasi, kadang dibuat berdiri tegak, bukan dipotong-potong.

Konteks Penggunaan:

Digunakan dalam acara sakral seperti menerbeb, merre nakan peddas, meneppuh babah, dan acara adat penting lainnya sebagai bentuk penghormatan dan syukur.

22/12/2025

Psikologi

Ciri-ciri orang gila ringan

Ciri-ciri gangguan jiwa ringan seringkali mirip masalah emosi biasa, tapi lebih intens dan mengganggu, seperti perubahan mood drastis, menarik diri dari sosial, gangguan tidur/nafsu makan, sulit konsentrasi, kehilangan minat & motivasi, energi rendah, mudah lelah, pikiran negatif/bersalah, perilaku tidak biasa, hingga munculnya pikiran menyakiti diri sendiri yang bisa jadi tanda awal depresi atau gangguan lain yang butuh perhatian profesional sebelum memburuk.

Ciri-ciri Emosional dan Pikiran:

Perubahan Suasana Hati:
Mudah berubah drastis, dari sedih ke gembira tiba-tiba, atau perasaan putus asa/bersalah terus-menerus.

Pikiran Negatif:
Sering merasa tidak berguna, menyalahkan diri sendiri, atau punya ide menyakiti diri.

Sulit Berkonsentrasi:
Susah fokus, berpikir logis, atau membuat keputusan.

Kehilangan Minat:
Tidak lagi menikmati hal-hal yang dulu dis**ai.

Ciri-ciri Perilaku dan Fisik:

Perubahan Pola Tidur & Makan:
Tidur berlebihan atau insomnia; nafsu makan naik atau turun drastis.

Menarik Diri:
Enggan bersosialisasi, ingin menyendiri, atau menghindari orang lain.

Energi Rendah & Lelah:
Merasa lelah meski aktivitas sedikit, kurang motivasi.

Perilaku Tidak Biasa:
Menjadi pemarah, mudah tersinggung, atau bahkan menunjukkan perilaku berisiko.

Masalah Kebersihan:
Tidak memperhatikan kebersihan diri atau penampilan.

Kapan Harus Waspada?

Jika gejala ini menetap lebih dari dua minggu dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari (pekerjaan, sekolah, hubungan), segera cari bantuan psikolog atau psikiater untuk diagnosis dan penanganan dini.

21/12/2025

🎶 TELAH TAYANG! 🎶

Lagu Pakpak berjudul “Ikan Bulungen” kini resmi tayang di channel Cinta Pakpak Production.
Sebuah karya etnik modern yang mengangkat cerita, budaya, dan kearifan lokal tanah Pakpak, dipersembahkan oleh Sanggar Kayu Wara, band karya anak-anak muda Subulussalam.

“Ikan Bulungen” bukan sekadar lagu, tetapi gambaran kehidupan nelayan tradisional, keindahan alam, serta nilai adat Pakpak yang sarat doa dan harapan. Dikemas dengan sentuhan musik modern tanpa meninggalkan akar budaya.

Mari dukung karya anak daerah dan bersama-sama melestarikan budaya Pakpak melalui musik.
Tonton & dengarkan sekarang di Cinta Pakpak Production.

Like, komentar, bagikan




Facebook for Creators
Facebook
berat

https://youtu.be/tLyn06WA3Og?si=08RS9VTemUAUsYtm

PsikologiKepribadian Orang yang Sering dan S**a Posting - Posting di MedsosOrang yang sering posting di medsos punya kep...
20/12/2025

Psikologi

Kepribadian Orang yang Sering dan S**a
Posting - Posting di Medsos

Orang yang sering posting di medsos punya kepribadian beragam, bisa jadi termotivasi diri tinggi, ekspresif, kreatif, butuh validasi, atau bahkan narsistik; mereka mungkin ingin terhubung, membangun personal brand, membagikan kebahagiaan, atau sekadar tidak ingin ketinggalan zaman, tapi juga bisa menunjukkan kebutuhan akan perhatian dan pengakuan eksternal, bahkan kecanduan jika berlebihan (selfitis).

Ciri Kepribadian Positif & Netral:

Ekspresif & Kreatif:
Menggunakan media sosial sebagai kanvas untuk mengekspresikan diri dan kreativitasnya.

Termotivasi & Gigih:
Terus memposting karena gairah atau untuk membangun citra diri/karier (seniman, profesional).

Membutuhkan Koneksi:
Ingin terhubung dengan orang lain, berbagi pengalaman hidup (baik s**a maupun duka) untuk merasa memiliki komunitas.

Percaya Diri (atau Ingin Terlihat Percaya Diri):
Berani menghadapi kritik dan membagikan momen hidupnya sebagai bentuk menerima diri.

Antusias:
Postingan yang sering memancarkan kepositifan dan kegembiraan menular.

Terbuka: S**a berbagi informasi dan hal baru.

Ciri Kepribadian yang Membutuhkan Perhatian:

Haus Validasi/Perhatian:
Sangat bergantung pada likes dan komentar, yang memengaruhi harga diri dan suasana hati mereka.

S**a Pamer:
Sering memposting pencapaian, barang mewah, atau momen luar biasa untuk mendapatkan kekaguman atau iri dari orang lain.

Narsistik:
Kebiasaan selfie berlebihan atau memamerkan diri bisa jadi indikasi Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau perilaku narsisme yang berkembang.

Takut Ketinggalan/FOMO:
Khawatir dianggap tidak relevan atau ketinggalan zaman oleh teman.

Penting untuk Diingat:

Tidak Semua Negatif:
Sering posting bisa jadi tanda kebahagiaan atau cara untuk menjaga hubungan.

Konteks itu Penting:
Motivasi di baliknya bisa beragam, dari ingin terhubung hingga butuh validasi, dan kadang bisa mengarah ke kecanduan (selfitis) jika tidak terkontro

PsikologiKepribadian dari orang yang jarang posting di medsosOrang yang jarang mengunggah konten atau membagikan kehidup...
19/12/2025

Psikologi

Kepribadian dari orang yang jarang posting di medsos

Orang yang jarang mengunggah konten atau membagikan kehidupan pribadinya di media sosial sering kali dikaitkan dengan beberapa ciri kepribadian dan kondisi psikologis tertentu menurut penelitian terbaru tahun 2025:

Memiliki Validasi Internal yang Kuat:
Mereka tidak membutuhkan pengakuan, pujian, atau konfirmasi dari orang lain untuk merasa bahagia atau berharga. Kepercayaan diri mereka dibangun di atas nilai-nilai pribadi, bukan jumlah "like" atau komentar.

Menghargai Privasi dan Batasan:
Individu ini cenderung memiliki batasan (boundaries) yang sangat jelas antara kehidupan pribadi dan konsumsi publik. Mereka memahami bahwa tidak semua momen dalam hidup perlu menjadi pertunjukan.

Kepribadian Low Profile:
Mereka umumnya lebih tenang, tidak s**a pamer, dan menghindari sorotan berlebihan. Fokus mereka lebih tertuju pada substansi pengalaman hidup daripada sekadar penampilan luar di dunia maya.

Lebih Fokus pada Momen Saat Ini (Present):
Mereka cenderung menikmati momen yang sedang dialami secara penuh tanpa merasa perlu terdistraksi untuk mengambil foto atau video demi konten.

Mandiri dan Otonom:
Mereka tidak mudah terpengaruh oleh tren sosial atau tekanan untuk mengikuti arus gaya hidup digital tertentu. Keputusan mereka lebih didasarkan pada penalaran pribadi daripada opini massa.

Lebih Menyukai Interaksi Langsung:
Orang dengan profil ini sering kali lebih memprioritaskan komunikasi tatap muka atau hubungan interpersonal yang lebih dalam dan bermakna di dunia nyata.

Cenderung Introspektif:
Mereka sering kali lebih s**a merenung, membaca, atau melakukan kegiatan refleksi diri daripada mencari stimulus atau mas**an eksternal yang terus-menerus dari media sosial.

17/12/2025

Sejarah Islam

Siapakah Yang di Juluki Sebagai Bapak Tassawuf

16/12/2025

Psikologi

Bahasa Tubuh

Psikologi bahasa tubuh kesedihan melibatkan postur membungkuk (merasa terbebani), menghindari kontak mata (merasa terputus/harga diri rendah), menunduk, mengusap kepala atau wajah (tanda kegundahan), serta gerakan tangan yang gelisah atau menutup diri (melipat tangan), yang semuanya mencerminkan rasa kehilangan, kekecewaan, dan isolasi batin, seringkali disertai dengan ekspresi wajah murung.

Bahasa tubuh utama orang sedih

Postur tubuh:
Membungkuk, seolah memikul beban, atau mengecilkan diri secara fisik.

Gerakan kepala dan wajah:

- Menunduk atau mengusap belakang kepala/jidat karena kegelisahan.

- Menghindari kontak mata sebagai tanda menarik diri atau perjuangan batin.

- Ekspresi wajah murung atau sedih (alis menurun, bibir melengkung ke bawah, p**i kendur).

Gerakan tangan:

- Melipat lengan di dada (pertahanan diri, tidak nyaman).

- Mengusap wajah atau menggaruk kepala.

- Tangan yang bergerak gelisah atau meraih ke arah orang lain sebagai permohonan dukungan (saat sangat lemah).

Isolasi:
Cenderung menjauh secara fisik untuk menyendiri dan menyembunyikan penderitaan.

Perubahan fisik:
Saat menangis, sistem saraf parasimpatis aktif, memberikan rasa lega setelahnya, tetapi prosesnya sendiri menunjukkan pelepasan emosi negatif.

Mengapa ini terjadi ?

Mekanisme pertahanan:
Tubuh bereaksi terhadap rasa sakit emosional seperti kehilangan, kegagalan, atau kekecewaan dengan cara mundur atau melindungi diri.

Permintaan bantuan nonverbal:
Menghindari kontak mata atau gerakan mencari sentuhan adalah cara diam-diam meminta pengertian dan dukungan.

Respons fisiologis:
Tubuh mencoba mengembalikan keseimbangan setelah stres, yang diwujudkan dalam gerakan tertentu.

PsikologiAnak Yang introvertPsikologi anak introvert berfokus pada individu yang mendapatkan energi dari dalam diri, leb...
15/12/2025

Psikologi
Anak Yang introvert

Psikologi anak introvert berfokus pada individu yang mendapatkan energi dari dalam diri, lebih nyaman dalam interaksi satu-satu atau kelompok kecil, s**a mengamati, butuh waktu untuk memproses, dan cepat lelah dalam keramaian, namun mereka adalah pendengar baik, penuh empati, dan bisa fokus mendalam, berbeda dengan anak pemalu, karena mereka punya dunia internal yang kaya dan bisa bersosialisasi dengan nyaman di lingkungan yang tepat.

Ciri-ciri Anak Introvert

Sumber Energi:
Mengisi ulang energi saat sendiri atau di lingkungan tenang, bukan dari keramaian.

Interaksi Sosial:
Menyukai obrolan mendalam (satu-satu) daripada basa-basi, lebih s**a mengamati daripada jadi pusat perhatian, dan selektif memilih teman.

Pemrosesan:
Berpikir sebelum bicara, butuh waktu merenung, dan belajar lewat observasi.

Kemandirian:
Nyaman bermain atau melakukan aktivitas sendiri, seperti membaca, melukis, atau meneliti.

Emosi:
Cenderung menyimpan emosi, tapi sangat empati dan pendengar yang baik.

Perbedaan dengan Anak Pemalu

- Introvert bukan selalu pemalu atau cemas; mereka hanya punya kebutuhan sosial yang berbeda dan bisa percaya diri di lingkungan yang nyaman.

- Anak pemalu mungkin ingin bersosialisasi tapi takut, sedangkan anak introvert memilih untuk menyendiri untuk memulihkan energi.

Cara Mendukung Anak Introvert

Berikan Ruang:
Sediakan waktu dan tempat tenang untuk mereka memulihkan energi.

Dorong Ekspresi:
Ajak bicara tentang perasaan dan pikiran mereka secara perlahan, jangan paksa banyak bicara.

Pujian Spesifik:
Beri pujian untuk usaha atau keahlian spesifik mereka (misal: "Kamu teliti sekali dalam menggambar").

Libatkan Bertahap:
Ajak bersosialisasi perlahan, bisa dengan teman dekat atau aktivitas kelompok kecil.

Hargai Keunikan:
Pahami bahwa mereka bahagia dengan cara mereka sendiri, bukan berarti kurang ceria.

14/12/2025

Psikologi

Tanda - Tanda Kesehatan Mental Pada Anak - anak

PsikologiPsikotis Pada Anak-anakPsikosis pada anak adalah kondisi gangguan mental serius di mana anak sulit membedakan a...
14/12/2025

Psikologi

Psikotis Pada Anak-anak

Psikosis pada anak adalah kondisi gangguan mental serius di mana anak sulit membedakan antara imajinasi dan kenyataan, ditandai gejala seperti halusinasi (melihat/mendengar hal tak nyata) dan delusi (keyakinan palsu), serta perubahan perilaku drastis seperti bicara tidak teratur atau menarik diri. Gejala ini muncul karena gangguan keseimbangan kimia di otak, dapat dipicu oleh faktor genetik, penyakit, atau trauma, dan memerlukan penanganan profesional seperti obat antipsikotik dan psikoterapi.

Gejala Utama

Halusinasi:
Melihat bayangan, mendengar bisikan, atau merasakan sensasi yang tidak nyata.

Delusi:
Keyakinan kuat yang tidak sesuai fakta, seperti merasa dianiaya atau memiliki kekuatan khusus.

Pikiran & Perilaku Tidak Teratur:
Bicara melantur, tertawa/menangis tidak pantas, atau perilaku aneh.

Masalah Emosional:
Depresi, kecemasan, suasana hati tertekan, atau ketakutan yang berlebihan.

Penarikan Diri:
Menjauh dari teman dan keluarga.

Penyebab

Faktor Genetik:
Riwayat keluarga dengan gangguan jiwa.
Gangguan Otak: Cedera kepala, tumor, infeksi (seperti ensefalitis).

Penyakit Lain:
Gangguan metabolik atau neurologis tertentu.
Stres & Trauma: Kejadian traumatis signifikan dapat memicu gejala.

Yang Perlu Dilakukan Orang Tua

Jangan Diabaikan: Ini bukan buatan atau kelemahan, tetapi kondisi medis yang butuh bantuan.

Cari Bantuan Profesional: Segera konsultasi ke dokter atau psikolog untuk diagnosis dan penanganan dini.

Kurangi Stres: Ciptakan lingkungan yang stabil dan kurangi pemicu stres.

Dengarkan Anak: Beri perhatian dan dengarkan apa yang dirasakan anak tanpa menghakimi.

Penting untuk diingat

Meskipun memiliki teman imajinasi wajar pada anak kecil, gejala psikosis akan disertai perubahan perilaku lain yang signifikan dan mengganggu.

Penanganan dini sangat penting untuk men
cegah kondisi memburuk dan meningkatkan kualitas hidup anak.

Belajar islamTasawuf adalah cabang ilmu dalam Islam yang fokus pada penyucian jiwa, pembersihan hati dari sifat tercela,...
12/12/2025

Belajar islam

Tasawuf adalah cabang ilmu dalam Islam yang fokus pada penyucian jiwa, pembersihan hati dari sifat tercela, dan peningkatan akhlak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sering disebut juga Sufisme. Tujuannya adalah mencapai kebahagiaan abadi dengan memurnikan diri dari godaan duniawi, mengamalkan ajaran Al-Qur'an dan Hadis, serta mencapai hubungan batin yang mendalam dengan Tuhan. Praktiknya melibatkan latihan spiritual, membersihkan diri (takhalli), menghias diri dengan sifat baik (tahalli), dan mengalami penyingkapan ilahi (tajalli).

Inti dan Tujuan Tasawuf

Penyucian Jiwa:
Membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti keserakahan, iri hati, dan kesombongan.

Mendekatkan Diri ke Allah:
Menempuh jalan spiritual untuk meraih ridha dan kedekatan dengan Tuhan.

Kehidupan Spiritual:
Membangun dimensi batiniah, membangun lahir dan batin untuk meraih kebahagiaan abadi.

Menjauhi Duniawi:
Mengambil pelajaran dari kesederhanaan kaum sufi awal yang memakai wol kasar sebagai simbol kezuhudan, bukan kemewahan.

Ajaran dan Praktik

Maqamat (Tahapan):
Tingkatan spiritual yang dilalui seperti taubat, zuhud, sabar, tawakkal, dan ridha.

Tarekat:
Aliran atau jalan spiritual dalam sufisme dengan metode dan pembimbingan tertentu.

Dasar Hukum:
Berlandaskan Al-Qur'an dan Hadis, bukan bid'ah atau kesesatan.

Jenis-jenis Tasawuf

Tasawuf Akhlaki:
Menekankan pada amalan dan perbaikan akhlak.

Tasawuf Falsafi:
Lebih fokus pada pemikiran dan pemahaman filosofis tentang Tuhan dan alam semesta.

Secara ringkas, tasawuf adalah perjalanan spiritual internal untuk mencapai kesalehan dan kedekatan dengan Allah, dengan membersihkan diri dari halangan duniawi dan menghiasinya dengan akhlak terpuji.

Address

Subulusalam
24782

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RANA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share