Badut WNI

Badut WNI Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Badut WNI, Digital creator, Sukabumi.

15/03/2026
kenapa aku harus wni 😭😭😭
07/02/2026

kenapa aku harus wni 😭😭😭

nunggu panen hahaha
10/01/2026

nunggu panen hahaha

kapan yah bisaa dapat dolar,semogaa aja cepet dapet dolar 🤲🤲🤲🤲
05/01/2026

kapan yah bisaa dapat dolar,semogaa aja cepet dapet dolar 🤲🤲🤲🤲

dulu waktu kecil pengen banget punya rumah pohon sama kawan eh sampe sekarang belummm kesampaian,malah pada buat rumah b...
04/01/2026

dulu waktu kecil pengen banget punya rumah pohon sama kawan eh sampe sekarang belummm kesampaian,malah pada buat rumah buat keluarga 🥺

apaa??.
04/01/2026

apaa??.

lagi ngurek ikan guys 😁sumber:ai
01/01/2026

lagi ngurek ikan guys 😁

sumber:ai

kalo di daerah kalian namanya apa?saya:arben
30/12/2025

kalo di daerah kalian namanya apa?

saya:arben

29/12/2025

Kenapa penglihatan saat kecil terasa lebih buram? Ini penjelasan ilmiahnya.
Saat masih anak-anak, sistem penglihatan manusia belum berkembang sempurna. Bola mata, lensa, dan saraf penglihatan masih mengalami pertumbuhan. Karena itu, kemampuan mata untuk memfokuskan cahaya ke retina belum setajam orang dewasa.
Selain itu, otak anak juga masih belajar memproses informasi visual. Penglihatan bukan hanya soal mata, tetapi kerja sama antara mata dan otak. Pada usia dini, otak belum sepenuhnya terlatih untuk menerjemahkan detail, jarak, dan ketajaman gambar.
Anak-anak juga lebih sering menggunakan penglihatan jarak dekat (melihat mainan, wajah, benda di sekitar). Sementara kemampuan melihat jarak jauh berkembang bertahap seiring usia.
Seiring pertumbuhan, koneksi saraf semakin matang, fokus mata membaik, dan penglihatan menjadi lebih tajam. Itulah sebabnya banyak orang merasa dunia saat kecil terlihat sedikit buram, dan baru terasa jelas ketika beranjak dewasa.
Kondisi ini normal selama tidak disertai gangguan seperti sering menyipitkan mata, sakit kepala, atau kesulitan melihat terus-menerus.

Ini ada foto bersejarah dari kota Makassar, terekam pada masa Hindia Belanda, saat waktu masih bergerak lambat dan suara...
26/07/2025

Ini ada foto bersejarah dari kota Makassar, terekam pada masa Hindia Belanda, saat waktu masih bergerak lambat dan suara rakyat terdengar lewat tawa serta sorak sorai di jalanan.

> Dalam foto ini, kita melihat tradisi panjat pinang—sebuah permainan rakyat yang hingga kini masih hidup di banyak sudut Indonesia. Di tengah keramaian, para pria bergantian memanjat tiang tinggi yang licin oleh minyak, demi meraih hadiah di puncaknya. Tapi lebih dari sekadar permainan, ini adalah lambang kerja sama, keberanian, dan semangat pantang menyerah.

> Di latar belakang, berdiri bangunan-bangunan tua bergaya kolonial, berdampingan dengan toko-toko milik warga Tionghoa. Nama-nama seperti “Kum Sun” dan “Lay Kim Sun” terpampang jelas, menjadi saksi bahwa Makassar kala itu adalah kota pelabuhan yang ramai, penuh warna, dan multikultural.

> Tradisi ini bukan sekadar hiburan, tapi juga cara rakyat mempertahankan identitas di tengah tekanan zaman. Mereka mungkin hidup di bawah bayang-bayang kekuasaan kolonial, tapi lewat perayaan sederhana seperti ini, mereka menunjukkan bahwa kebahagiaan dan harapan tetap punya tempat.

> Foto ini bukan hanya gambar diam. Ia adalah potongan waktu, suara masa lalu yang masih berbicara hari ini—tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan nilai-nilai yang tak pernah hilang: kebersamaan, perjuangan, dan kearifan lokal.

Address

Sukabumi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Badut WNI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share