Ulfa Nurlatifah

Ulfa Nurlatifah IRT | ex pekerja
Belajar ikhlas, belajar cukup 🤍
Sharing mindset • rezeki • parenting
Ibu tenang, rumah ikut terang ✨
Join kelas GRATIS DM yaa

25/02/2026

“Aku resign ya…”

Kalimat itu terdengar sederhana.
Tapi ga ada ibu pekerja yang mengucapkannya dengan hati yang ringan.
Mereka bukan tiba-tiba menyerah.
Bukan karena lemah,
Bukan karena tidak kuat bersaing.
Mereka hanya sampai di satu titik…

Dimana bertahan terasa lebih menyakitkan
daripada melepaskan.
Berangkat dengan senyum, pulang dengan sisa tenaga.
Tubuh di rumah, tapi pikiran masih di kantor.
Anak manggil, tapi hati terasa penuh rasa bersalah..

Dan suatu hari, dia sadar…
yang dia perjuangkan selama ini,
ternyata menggerus dirinya pelan-pelan.
Resign bukan akhir..
Kadang itu cara seorang ibu menyelamatkan dirinya…
agar bisa kembali utuh untuk keluarganya 🤍

Kalau kamu sedang di fase itu,
ingat… ibu berhak bahagia.
Dan selalu ada jalan lain untuk tetap berkarya dan membuka rezeki, tanpa harus kehilangan diri sendiri.
Pelan-pelan ya, kita cari jalannya bareng 🌿

💬 Komen AKU MAU buat kamu yang mau buka pintu rezeki dari rumah, bukan jalan instan tapi proses agar lebih tenang
📌 Jangan lupa follow akun ini biar selalu dapet insight sesama perempuan dan DM langsung terkirim
📌 Save jika kamu mau baca nanti
📌 Share kesesama perempuan untuk saling menguatkan dan belajar bersama 🤍

24/02/2026

Sejak kecil, banyak anak laki-laki mendengar kata-kata seperti:

👉 “Laki-laki gaboleh nangis!”
👉 “Jangan cengeng, malu ah!”

Awalnya terlihat sepele.
Tapi sesungguhnya, itu adalah benih trauma.

Karena anak belajar bahwa:
❌ Perasaan mereka tidak valid
❌ Menangis adalah kelemahan
❌ Emosi harus disembunyikan

Masalahnya… perasaan yang ditekan tidak pernah hilang.
Mereka hanya “ditimbun” sampai akhirnya meledak jadi:
💥 Kemarahan
💥 Kebisuan
💥 Atau bahkan kekerasan pada orang terdekatnya.

Inilah yang kemudian kita sebut toxic relationship atau KDRT 💔

✨ Lalu, apa yang bisa kita lakukan?
Kita bisa memutus siklus ini.
Dimulai dari rumah, dari cara kita merespons anak.

Alih-alih teriak atau memaksa mereka diam, kita bisa belajar:
✔️ Mengelola emosi kita dulu sebagai orang tua
✔️ Mengajarkan anak bahwa semua perasaan itu boleh hadir
✔️ Menjadi role model: bahwa masalah bisa selesai tanpa teriakan

Inilah alasan kenapa aku mau rekomendasikan Ebook "Mendidik Anak Tanpa Teriak" 📖

Karena di dalamnya ada panduan praktis buat Bunda yang ingin:
✅ Lebih tenang menghadapi anak rewel
✅ Anak lebih nurut tanpa harus drama
✅ Hubungan lebih dekat, hangat, dan penuh cinta

Kalau Bunda mau ikut bergerak menghentikan rantai trauma ini, komen "MAU" ya, nanti aku share aksesnya via DM ✨
📌 Jangan lupa follow akun ini biar selalu dapet insight sesama perempuan
📌 share dan save ke sesama perempuan agar bisa belajar bersama

Address

Jalan Ahmad Yani Gang Creme 2
Sukabumi
43112

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ulfa Nurlatifah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share