17/04/2026
Banyak jalan rusak di Kalimantan Timur, menjadikannya salah satu wilayah dengan kerusakan jalan terpanjang di Indonesia, utamanya disebabkan oleh kendaraan angkutan tambang dan sawit dengan muatan berlebih (overtonase).
Faktor pendukung lainnya meliputi drainase yang buruk, kondisi tanah, dan lambatnya perbaikan, meskipun APBD yang dimiliki sangat besar.
Berikut adalah penyebab utama kerusakan jalan di Kalimantan Timur secara lebih mendetail:
Kendaraan Overtonase (Beban Berlebih): Kendaraan angkutan sawit dan tambang yang melintas tidak sesuai kapasitas jalan.
Drainase Kurang Baik: Genangan air memicu pelemahan ikatan aspal.
Kondisi Tanah: Struktur tanah yang bergelombang dan rawan pergerakan di beberapa wilayah.
Kualitas Pengerjaan: Mutu aspal dan metode pengerjaan yang tidak optimal.
Koordinasi Kewenangan: Banyaknya jalan rusak yang merupakan kewenangan pusat sehingga memerlukan sinkronisasi perbaikan dengan Pemerintah Daerah.
Kondisi ini seringkali menimbulkan masalah logistik dan ketidaknyamanan, terutama pada jalur-jalur krusial seperti penghubung Samarinda-Kutai.