Sumedang Talk

Sumedang Talk ᮕᮌᮥᮔᮨᮙᮔ᮪ ᮞᮥᮙᮦᮓᮀ
Paguneman Sumedang
talk about sumedang to the world

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons BEM Seluruh Indonesia (SI) yang mengultimatum pemerintah a...
10/06/2026

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons BEM Seluruh Indonesia (SI) yang mengultimatum pemerintah agar memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia dalam waktu 18 hari.

Prasetyo menyampaikan, Istana menerima aspirasi dari mahasiswa tersebut.

"Ya tentunya kami menerima aspirasi tersebut ya, sebagai sebuah masukan tentunya kepada pemerintah," ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Prasetyo mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, publik melihat pemerintah betul-betul bekerja sama dan bekerja keras untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian.

Hanya saja, Prasetyo mengakui bahwa mengatasi masalah ekonomi tidak mudah, mengingat dipengaruhi oleh banyak faktor.

"Tapi sekali lagi, kita yakin bahwa langkah-langkah yang kita ambil, dengan koordinasi yang erat, dengan koordinasi yang intens, dengan kebijakan yang saling memperkuat satu sama lain, juga yang hari ini memberi kepastian juga kepada para pelaku usaha, kami yakin kita akan dapat mengatasi permasalahan ini," jelasnya.

Sementara itu, terkait ultimatum 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan tidak semua hal bisa dikerjakan sesuai tenggat waktu.

"Ya, kan mohon maaf ya, tidak semua atau tidak segala sesuatu itu bisa dicapai dengan sebuah tenggat waktu yang sudah ditetapkan. Kan begitu. Tidak, tidak semuanya bisa seperti itu," tegas Prasetyo.

Indonesia dan Filipina menjadi dua negara di Asia Tenggara yang dipilih Swiss untuk mengisi kekosongan tenaga kerja di b...
10/06/2026

Indonesia dan Filipina menjadi dua negara di Asia Tenggara yang dipilih Swiss untuk mengisi kekosongan tenaga kerja di berbagai bidang melalui program Young Professionals, sebuah program yang memungkinkan anak muda memperoleh pengalaman kerja profesional berdurasi 18 bulan langsung di Swiss secara legal.

Persyaratan umumnya:
✅ Warga Negara Indonesia
✅ Usia 18–35 tahun
✅ Lulusan D3, S1, atau memiliki kualifikasi yang relevan
✅ Mendapat kontrak kerja dari perusahaan di Swiss
✅ Pekerjaan harus sesuai dengan latar belakang pendidikan atau bidang yang ditekuni

Benefit:
💰 Gaji sesuai standar Swiss
🇨🇭 Tinggal dan bekerja langsung di Swiss
📈 Pengalaman kerja internasional yang bernilai tinggi
🤝 Memperluas jaringan profesional global
📄 Jalur resmi melalui kerja sama pemerintah

Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi. Harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RO...
10/06/2026

Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi. Harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95) naik mulai hari ini, Rabu (10/6/2026).

Harga Pertamax naik dari sebelumnya Rp 12.300/liter menjadi Rp 16.250/liter. Pertamax Green 95 dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 17.000/liter.

Sementara, harga BBM bersubsidi tetap. Harga Pertalite Rp 10.000/liter dan Biosolar Rp. 6.800/liter.

Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ujar Roberth dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (10/6/2026).

sc: detikFinance

DPR RI resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Polri menjadi undang-undang dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Se...
09/06/2026

DPR RI resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Polri menjadi undang-undang dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6). Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah ketentuan yang memungkinkan anggota Polri aktif menduduki jabatan sipil tertentu di kementerian maupun lembaga negara. Pengesahan dilakukan setelah seluruh fraksi menyatakan persetujuan dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Setelah mendapat persetujuan peserta rapat, rancangan tersebut resmi disahkan menjadi undang-undang. Gimana menurut kalian?🤔

Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang, berhasil mengungkap kasus perampokan dan pemerasan terhadap pemilik warung di w...
09/06/2026

Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang, berhasil mengungkap kasus perampokan dan pemerasan terhadap pemilik warung di wilayah Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga telah berhasil meringkus tiga tersangka, yakni inisial ASP (46), SL (43), dan AL (40). Ketiga tersangka berhasil ditangkap petugas tanpa perlawanan, pada 7 Juni 2026. Informasi soal pengungkapan kasus perampokan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, saat menggelar press conference, bersama Kasat Reskrim AKP Tanwin Nopiansah, di Halaman Mako Polres Sumedang, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurut Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, pengungkapan perkara ini bermula dari adanya laporan masyarakat, yang mengaku telah menjadi korban perampokan dan pemerasan, di Jalan Raya Conggeang, Dusun Kawung Luwuk, Desa Conggeang Kulon, Sumedang, pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Selain mengalami luka akibat penganiayaan yang dilakukan para pelaku, korban juga dilaporkan telah mengalami kerugian material hingga Rp 45 juta.

Atas adanya laporan tersebut, Satreskrim Polres Sumedang langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi akhirnya berhasil mengungkap adanya keterlibatan 5 tersangka dalam kasus perampokan dan pemerasan terhadap pemilik warung asal Conggeang itu.

"Korban yang membuat laporan Polisi dalam perkara ini, diketahui berinisial MFR (20). Korban merupakan seorang mahasiswa yang berjualan rokok dan kopi di wilayah Conggeang. Dari hasil pengungkapan perkara ini, kami telah berhasil mengamankan tiga tersangka, sedang 2 tersangka lainnya yakni A dan D, sampai sekarang masih buron dan telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata Kapolres Tyo. Kapolres Sumedang menyebutkan, kasus ini bermula dari adanya pesanan rokok terhadap korban. Kala itu, korban diminta untuk mengantarkan rokok pesanan tersebut ke wilayah Conggeang. Namun setibanya di lokasi yang telah ditentukan, korban ternyata malah menjadi sasaran aksi kejahatan.

sc: kabar-sumedang

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polres Sumedang memanfaatkan kegiatan olahraga sebagai sarana memper...
09/06/2026

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polres Sumedang memanfaatkan kegiatan olahraga sebagai sarana memperkuat soliditas dan kebersamaan antarpersonel. Salah satunya melalui Tournament Bola Voli Piala Kapolres Sumedang yang resmi dibuka di Lapangan Asrama Polisi (Aspol) Polres Sumedang, Jalan Angkrek Nomor 29, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Senin (8/6).

Pembukaan turnamen dipimpin langsung Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara yang difokuskan pada kegiatan olahraga dan kebersamaan.

Kapolres mengatakan, turnamen bola voli bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk mempererat hubungan antarpersonel sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

"Kami harapkan semuanya dapat bermain, berkolaborasi, dan memperkuat kebersamaan melalui olahraga bersama. Bertandinglah dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan menjaga kekompakan," ujarnya.

Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan bukanlah tujuan utama dalam turnamen tersebut. Yang lebih penting adalah terbangunnya rasa persaudaraan, solidaritas, dan kekompakan di lingkungan internal kepolisian.

Selain melibatkan jajaran Polres Sumedang, panitia juga mengundang rekan-rekan media serta pengemudi ojek online untuk ikut berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

"Selain jajaran Polres, kami juga mengundang rekan-rekan media dan ojol untuk menjadi bagian dari peserta turnamen bola voli ini. Untuk turnamen bola voli ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan," katanya.

Tidak hanya cabang olahraga bola voli, Polres Sumedang juga menggelar sejumlah kegiatan olahraga lainnya seperti bola basket dan fun run yang melibatkan personel dari berbagai satuan kerja.

"Kami memilih berfokus mengadakan kegiatan keolahragaan yang sifatnya bisa diikuti banyak orang, karena untuk meramaikan HUT Bhayangkara," imbuhnya.

sc: radarsumedang

Masyarakat Kecamatan Tanjungsari diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Kapolsek T...
09/06/2026

Masyarakat Kecamatan Tanjungsari diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Kapolsek Tanjungsari. Modus yang digunakan pelaku dengan menghubungi warga maupun aparatur desa melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp untuk menawarkan berbagai kepentingan atau meminta bantuan tertentu.

Kapolsek Tanjungsari, AKP Asep Kusmana, mengungkapkan praktik pencatutan nama pejabat kepolisian seperti ini kerap terjadi, terutama pada saat terjadi pergantian pimpinan di tingkat polsek.

"Beberapa kepala desa telah menerima telepon maupun pesan WhatsApp dari pihak yang mengatasnamakan Kapolsek Tanjungsari. Masyarakat harus waspada dan jangan mudah percaya," ujar AKP Asep Kusmana, Senin (8/6).

Menurutnya, pelaku memanfaatkan nama dan jabatan Kapolsek untuk memperoleh keuntungan tertentu. Berbagai cara dilakukan, mulai dari meminta bantuan hingga menawarkan kepentingan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

AKP Asep menegaskan bahwa setiap informasi maupun permintaan yang mengatasnamakan dirinya harus dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. la meminta masyarakat tidak langsung menanggapi atau memenuhi permintaan yang datang dari nomor tidak dikenal.

"Jika ada yang mengatasnamakan Kapolsek, jangan mudah percaya. Silakan konfirmasi langsung melalui Bhabinkamtibmas atau anggota Polsek Tanjungsari yang dikenal," tegasnya.

sc: radarsumedang

SMAN 1 Sumedang (Smansa) sebagai pelaksana Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) di Kabupaten Sumedang memastikan seban...
09/06/2026

SMAN 1 Sumedang (Smansa) sebagai pelaksana Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) di Kabupaten Sumedang memastikan sebanyak 384 calon siswa dinyatakan memenuhi syarat dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Sekolah Maung. Jumlah tersebut berasal dari total 624 pendaftar yang mengikuti proses seleksi penerimaan.

Petugas PPID SMAN 1 Sumedang, Taryat Sudrajat, mengatakan hasil seleksi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan secara objektif berdasarkan prestasi masing-masing calon siswa.

"Adapun pada jalur Kompetensi Akademik Kejuaraan, seluruh 5 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat sesuai kuota yang tersedia. Sedangkan pada jalur Kompetensi Non Akademik, sebanyak 77 siswa dinyatakan memenuhi syarat dari total 99 pendaftar dengan kuota 77 siswa," kata Taryat saat ditemui Radar Sumedang, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan hasil seleksi, pada jalur Potensi Akademik sebanyak 9 siswa dinyatakan memenuhi syarat sesuai kuota yang tersedia. Sementara pada jalur Kompetensi Akademik berdasarkan nilai rapor, sebanyak 293 siswa dinyatakan memenuhi syarat dari 502 pendaftar dengan kuota yang tersedia sebanyak 293 siswa.

Taryat menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara murni berdasarkan prestasi calon peserta didik, baik dari aspek akademik maupun nonakademik.

"Seleksi penerimaan peserta didik baru untuk Sekolah Maung ini betul-betul murni dari prestasi calon siswa itu sendiri. Baik akademik, nilai rapor maupun non akademik," ujarnya.

la juga memastikan tidak ada praktik suap, gratifikasi, maupun intervensi dari pihak mana pun dalam proses penerimaan peserta didik baru tersebut.

sc: radarsumedang

Mau dipermainkan atau tidak, aku hanya ingin menjadi orang baik, yang tidak ingin melukai perasaan orang lain.
08/06/2026

Mau dipermainkan atau tidak, aku hanya ingin menjadi orang baik, yang tidak ingin melukai perasaan orang lain.

Sumedang dimana titik kumpulnya kita?Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyebut masyarakat Jepang kini menilai pekerja In...
08/06/2026

Sumedang dimana titik kumpulnya kita?

Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyebut masyarakat Jepang kini menilai pekerja Indonesia sebagai sosok yang rajin, jujur, dan baik hati. Hal itu disampaikan Myochin Mitsuru yang melihat jumlah pekerja Indonesia di Jepang meningkat pesat hingga sekitar 180.000 orang. la menyebut penerimaan terhadap pekerja Indonesia terus membesar, termasuk di wilayah pedesaan Jepang. Para pekerja Indonesia di sana dilaporkan dapat memperoleh gaji sekitar Rp25 juta hingga Rp55 juta per bulan, tergantung bidang pekerjaan dan pengalaman. Gimana menurut kalian?

Address

Jalan Prabu Geusan Ulun
Sumedang
45311

Telephone

+628121454041

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sumedang Talk posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sumedang Talk:

Share

Category