HELLO FOLKS

HELLO FOLKS Menyajikan berita update setiap hari
(3)

11/05/2026
Merasa Terganggu Sirine Ambulans Pria Ini Marah dan Sempat Tendang Ambulans 🙄Ketegangan antara seorang warga dan relawan...
11/05/2026

Merasa Terganggu Sirine Ambulans Pria Ini Marah dan Sempat Tendang Ambulans 🙄

Ketegangan antara seorang warga dan relawan ambulans terjadi di Jalan Adi Karya, Sukmajaya, Kota Depok. Insiden ini bermula saat ambulans Al Baarif Foundation yang hendak menjemput pasien melintas di area permukiman dengan hanya menyalakan lampu isyarat tanpa sirine demi menghormati ketenangan warga.

Namun, seorang pria dilaporkan keberatan dengan lampu tersebut hingga melakukan aksi protes dan diduga merusak kendaraan.

Untuk membuktikan urgensi tugas mereka, petugas membawa pria tersebut ikut serta ke lokasi penjemputan. Meski begitu, gesekan kembali berlanjut di jalan ketika pria itu diduga melakukan aksi penghadangan yang menghambat perjalanan medis tersebut.

Merespons insiden ini, Al Baari Foundation juga telah melaporkan pelaku ke Polres Depok. Atas insiden yang telah dialaminya

📌::Yuk cerdas guys, kita wajib tahu bahwa ada hal-hal yang urgent dan harus kita beri akses.

Aksi Ras Paling Ngeyel Sedunia 🙄seorang wanita terekam tengah memangku motor listrik sambil dibonceng pengendara lain di...
10/05/2026

Aksi Ras Paling Ngeyel Sedunia 🙄

seorang wanita terekam tengah memangku motor listrik sambil dibonceng pengendara lain di sulawesi selatan jadi sorotan warganet.

motor listrik tersebut diletakkan di tengah,diapit antara pengemudi dan penumpang wanita itu.

wanita tersebut tampak santai dan tak kesulitan menahan bobot motor listrik itu, sementara kendaraan yang ditumpanginya melaju menembus keramaian lalu lintas.

Netizen: Susah juga mau negur ntar salah 😁

09/05/2026

Satu orang pelapor yang konsisten melawan 50 korban yang bungkam, adalah pahlawan sebenarnya.
Dari 50 korban, hanya sisa 1 korban yang tidak mau mencabut laporan 😭.

Mari kita kawal terus kasus ini, jangan biarkan predator ini lepas lagi dengan dalih damai. Mari terus bersuara, sampai pelaku memakai baju oranye!

Sudah terlalu banyak hati yang patah dan hancur karena ulahnya, sudah terlalu banyak masa depan anak-anak kita (korban) yang hancur karena perilaku biad4bnya.

🎥: Video lanjutan bisa lihat dikolom komentar

Rayakan Kelulusan dengan Seragam hasil "Kreativitas Sendiri", Siswi-Siswi Ini Tuai Pro-Kontra Netizen‼️Momen kelulusan y...
07/05/2026

Rayakan Kelulusan dengan Seragam hasil "Kreativitas Sendiri", Siswi-Siswi Ini Tuai Pro-Kontra Netizen‼️

Momen kelulusan yang seharusnya penuh haru dan bahagia, justru berubah jadi perdebatan sengit. Video unggahan akun sarangeditor mendadak viral memperlihatkan sejumlah siswi mengenakan seragam sekolah yang dimodifikasi menjadi super mini saat merayakan kelulusan (4/5/26).

Netizen pun terbelah! Ada yang menyebut ini "ekspresi kebebasan generasi muda", tapi gak sedikit yang menilai aksi ini nggak pantas dan melanggar norma kesopanan sekolah.

Kalau menurut kalian, ini bentuk kreativitas atau sudah kelewat batas? Ditunggu ya pendapat kalian di kolom komentar 👇

🚨Masalah Sepele Berujung Ribut‼️Aksi perslisihan di warung madura jln raya kodam,kel sumur batu,kec kemayoran,cempaka pu...
05/05/2026

🚨Masalah Sepele Berujung Ribut‼️

Aksi perslisihan di warung madura jln raya kodam,kel sumur batu,kec kemayoran,cempaka putih,jakarta pusat.ahad (3/5) sore,dekat dengan kompleks perumahan angkatan darat.

seorang pria dengan pelindung kepala putih (mengaku petugas),terlibat adu mulut dengan pemilik warung madura (pria dan wanita),diduga karena biaya admin pembayaran qris.dari masalah itu berkembang menjadi perdebatan yang sangat sengit.

pria berpelindung kepala putih mencoba melakukan tindakan fisik kepada perempuan pemilik warung,lalu dihalangi suaminya dan kemudian suaminya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.

tak lama kemudian pria tersebut kembali dan merusak fasilitas warung dengan benda tumpul, serta menantang untuk melaporkannya.

tak berhenti sampai di situ,diduga rekan-rekan dari pria tersebut tidak terima dan mendatangi warung secara beramai-ramai untuk melakukan penekanan serta mengacak-acak isi warung.

📌: Dari kejadian ini kita sama² belajar pentingnya kesabaran dan komunikasi, yang baik terhadap siapa pun dan dimanapun kita berinteraksi. Agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan kita sendiri dan orang lain.

Video 🎥 dikolom komentar

Like || Share || Follow kami untuk menambah asupan wawasan anda.

03/05/2026

Sebuah minibus (kijang Innova) mengalami laka lantas tunggal, saat hendak menuju wisata gunung Bromo. Info sementara, tidak ada korban hanya rumah warga yang tertimpa mobil yang mengalami kerusakan, Dugaan sementara, sopir mobil membawa wisatawan tersebut kelelahan/ngantuk setelah menempuh perjalanan jauh. Dugaan lain kemungkinan supir kurang menguasai medan. Sabtu (2/5/26) dini hari.

📍: Puspo Pasuruan

📌 Tips aman: Saat melakukan perjalanan jauh dan merasa lelah/ngantuk, istirahatlah sejenak atau saling ngobrol antara penumpang dan supir. Hal ini bisa mencegah supir jenuh dan ngantuk. Kurangi laju kendaraan ketika baru pertama melewati lintasan atau medan.

02/05/2026

Terima kasih untuk semua tim yang sudah bekerja dengan tulus untuk menggalang dana, berbelanja dan berkunjung ke kediaman Pak Slamet.

Sekedar info, beliau saat ini dalam kondisi kurang fit karena mungkin faktor usia dan hanya bisa menggunakan kursi roda. Beliau (Pak Slamet) adalah masinis KAI tragedi Bintaro 1987. Beliau pernah di wawancara sebuah Chanel youtube, dari wawancara tersebut beliau terlihat orang sabar, baik dan pintar.

Terima kasih, orang-orang baik yang berdonasi, sehat selalu dan murah rezeki buat semua. Tuhan yang akan membalas, amin🙏🏻❤️

🎥: zoomart___

Insiden berdarah menggemparkan warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya...
02/05/2026

Insiden berdarah menggemparkan warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) pagi. Seorang kuli bangunan berinisial HN alias Hasan (37), tewas setelah menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK).

Hasan, yang merupakan warga Dusun Tekap, Kelurahan Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan luka parah di bagian perut di depan pintu belakang rumah warga.

🚨 Kronologi Kejadian, Berawal dari Sapaan "Amit"

Peristiwa tragis ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban sedang berjalan kaki seorang diri menuju tempat kerjanya untuk membantu renovasi rumah sang kakak di Jalan Sidotopo Sekolahan Gang VIII.

Berdasarkan keterangan kakak korban, Hotimah (43), Hasan sempat berpapasan dengan seorang pria misterius yang sedang duduk di pinggiran rel kereta api dekat Jalan Sidotopo Sekolahan Gang XII. Sebagai pribadi yang dikenal sopan, Hasan sempat menyapa pria tersebut.

"Pelaku awalnya duduk-duduk di rel. Korban bilang 'amit mas' (permisi mas). Tapi langsung dibacok," ujar Hotimah saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/4/2026).

Mendapat serangan mendadak tersebut, korban sempat berteriak kaget dan menanyakan alasan pelaku menyerangnya.

"Salahku opo mas? (Salahku apa mas?)," tutur Hotimah menirukan ucapan terakhir adiknya berdasarkan kesaksian warga di lokasi.

Setelah terbacok, korban sempat berlari masuk ke dalam gang permukiman untuk menyelamatkan diri, namun akhirnya ambruk bersimbah darah karena luka sabetan senjata tajam jenis celurit yang mengenai perutnya.

🥲 Sosok Korban: Pendiam dan Rajin Mengaji

Hasan diketahui baru tinggal di Surabaya selama kurang lebih tiga bulan terakhir, tepatnya sejak Hari Raya Idul Fitri 2026. Sebelum bekerja sebagai kuli bangunan di Surabaya, Hasan memiliki riwayat sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia selama tujuh tahun.

Di mata keluarga dan tetangga kontrakan, Hasan dikenal sebagai pribadi yang baik, pendiam, namun humoris. Hotimah juga mengenang adiknya sebagai sosok yang religius.

"Dia biasa ngaji habis salat. Tadi subuh dia juga habis mengaji. Pokoknya setiap habis salat Subuh dan Maghrib selalu mengaji di kamar," ungkap Hotimah dengan nada sedih.

🔍 Penyelidikan Kepolisian dan Barang Bukti

Pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek Semampir telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Inafis menemukan kulit pembungkus celurit berwarna cokelat di dekat jasad korban yang kini telah diamankan sebagai barang bukti.

Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam penanganan intensif

"Masih dalam proses lidik. Personel sedang melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi untuk mencari petunjuk ciri-ciri pelaku," tegas Herry.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Surabaya menggunakan ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya untuk dilakukan otopsi.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik penyerangan brutal tersebut, mengingat pihak keluarga menyatakan korban tidak memiliki musuh atau masalah pribadi sebelumnya.

Source: kompas

01/05/2026

Momen sederhana di SPBU ini sukses menyentuh hati banyak orang.

Seorang sopir angkot tampak kaget saat operator SPBU memberi tahu bahwa pengisian BBM angkotnya telah dibayari penuh oleh pengemudi mobil yang mengantre di belakangnya.

Tak menyangka mendapat bantuan tersebut, sang sopir langsung menghampiri pengendara mobil itu untuk mengucapkan terima kasih.

Aksi kecil penuh kepedulian ini pun menuai banyak pujian dari netizen.

Namun seringkali ada pertanyaan: "Kenapa sih harus direkam??" Jawabannya sederhana,
Agar setiap perbuatan baik bisa jadi contoh bagi kita semua. Dan satu hal lagi kita sebagai netizen mendapat kebaikan dengan mendoakan hal baik.

Source:
[Amah Gold]

🚨Kisah Perjuangan Pemuda Dis4bilit4s Meraih Impian 🔥Rendi Arif Pratama, seorang pemuda yang hanya memiliki satu tangan, ...
30/04/2026

🚨Kisah Perjuangan Pemuda Dis4bilit4s Meraih Impian 🔥

Rendi Arif Pratama, seorang pemuda yang hanya memiliki satu tangan, berhasil mewujudkan impiannya untuk bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia sebagai Brigadir Dua (Bripda). Ia dilantik secara resmi setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut dan bahkan pernah meraih prestasi di bidang atletik tingkat provinsi.

Pada acara pelantikan, kedua orang tuanya hadir dengan penuh kebanggaan. Ayahnya, Serka Hendri Saputra, adalah prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di Kodim 0204/Deli Serdang, sementara ibunya mengenakan seragam Persit Kartika Chandra Kirana.

Momen haru pecah ketika sang ayah memeluknya sambil meneteskan air mata, dan Rendi pun tidak dapat menahan haru. Ia bahkan memakaikan topi kepolisian kepada ibunya dan berpose di depannya. “Tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata,” ungkap ibunya dengan penuh emosi.

Selamat bertugas Rendi, semoga menjadi abdi negara yang berbakti pada negara, orang tua dan rakyat.

Address

Jalan Drive Sutomo 65
Surabaya
6037

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when HELLO FOLKS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share