Berita Terkini Jatim

Berita Terkini Jatim media dan informasi
(2)

Operating as usual

#Banyuwangi - Diduga selewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) senilai Rp 1,4 Miliar, salah seorang okn...
29/05/2021
Diduga Selewengkan APBDes Rp 1,4 Miliar, Oknum Kades di Banyuwangi Ditahan

#Banyuwangi - Diduga selewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) senilai Rp 1,4 Miliar, salah seorang oknum kepala desa di Banyuwangi dijebloskan ke tahanan di Lapas Kelas IIA oleh kejaksaan negeri (Kejari).

Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto mengatakan kades berinisial M itu masuk ke tahanan pada Kamis (27/5) malam.

"Kita mendapatkan titipan tahanan dari Kejari Banyuwangi," katanya, Sabtu (29/5/2021).

Ia menyebut, M menempati sel masa pengenalan lingkungan (mapenaling), sebelum dimasukkan ke dalam lapas guna mengantisipasi penularan Virus Covid-19 dan sebagai adaptasi lingkungan.

"Sebelum masuk kita rapid test antigen. Hasilnya non reaktif. Kalau reaktif, kami tidak mau menerima," ujar dia.

Sebelumnya, oknum kades itu menjalani pemeriksaan di Kejari Banyuwangi terkait adanya kerugian uang negara Rp 1,4 miliar yang bersumber dari APBDes Tahun 2017 hingga 2020.

Diduga, uang negara yang semestinya digunakan untuk masyarakat miskin melalui program 'Kanggo Riko' ini telah dikorupsi.

Dugaan tindak pidana korupsi ini pertama kali mencuat dari laporan Forum Masyarakat Desa Tegalharjo yang melaporkan salah satu kepala desanya ke Kejari Banyuwangi.

Dalam laporannya, mereka menyebutkan seharusnya setiap penerima program 'Kanggo Riko' menerima bantuan senilai Rp 2,5 juta untuk 40 warga. Namun diketahui jika hanya Rp 1 juta saja yang diberikan ke warga. Bahkan juga ditemukan jika masyarakat ada yang menerima Rp 600 ribu.

Diduga selewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) senilai Rp 1,4 Miliar, salah seorang oknum kepala desa di Banyuwangi dijebloskan ke

#Maluku- Kapal penumpang KM Karya Indah tujuan Ternate, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan berpenumpang 118 orang ...
29/05/2021
KM Karya Indah Terbakar di Perairan Maluku Utara, Ratusan Penumpang Selamat

#Maluku- Kapal penumpang KM Karya Indah tujuan Ternate, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan berpenumpang 118 orang pada Sabtu (29/5/2021), terbakar di perairan Pulau Mangoli, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Beruntung kapal yang terbakar diselamatkan tim gabungan Rescue Unit Siaga SAR Sanana.

Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Ternate, Affan Tabona menyatakan, KM Karya Indah berangkat dari Ternate tujuan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

Di tengah perjalanan, kapal mengalami insiden kebakaran di perairan Pulau Mangoli. Dari informasi yang diperoleh, diketahui penyebab kebakaran diduga berasal dari ruang kamar mesin.

"Kapal penumpang KM Karya Indah rute Ternate tujuan Sanana mengalami insiden kebakaran di perairan Pulau Lifamatola atau jarak 5 mil arah timur Pulau Mangoli kabupaten kepulauan Sula Sabtu pagi sekitar pukul 07.15 WIT dan seluruh penumpang berjumlah 181 orang bersama 14 ABK KM Karya Indah berhasil diselamatkan," kata Affan di Kota Ternate.

Affan menjelaskan, kapal membawa sebanyak 181 penumpang terdiri orang dewasa dan anak-anak. Affan menambahkan, saat ini penumpang sudah dievakuasi oleh tim SAR Gabungan ke Sanana ibu kota Kabupaten Kepulauan Sula.

"Kebakaran diduga berasal dari ruang kamar mesin kapal, sehingga api merambat badan kapal beserta penumpang sebagian panik langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," katanya.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, Hendra Umabaihi mengatakan, saat ini, pihaknya masih fokus untuk menyelamatkan penumpang. Menurut dia, petugas mendapat informasi kebakaran KM Karya Indah dari salah satu nelayan di desa sekitar pukul 07.00 WIT.

Dia pun dengan instansi terkait langsung menginstruksikan petugas menuju tempat kejadian.

"Untuk kondisi penumpang semuanya selamat dan telah dievakuasi di pulau Lifmatola oleh nelayan dan warga setempat dan dibantu tim SAR gabungan," ujar Hendra.

jatimnow.com - Kapal penumpang KM Karya Indah tujuan Ternate, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan berpenumpang 118 orang pada Sabtu (29/5/2021),

#Banyuwangi - Puluhan warga Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi melakukan protes terhadap kenaika...
29/05/2021
Warga di Banyuwangi Protes Rencana Kenaikan Tarif Air yang Dikelola HIPPAM

#Banyuwangi - Puluhan warga Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi melakukan protes terhadap kenaikan tarif air dari sumur yang dikelola oleh Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM) Tirto Suci. Tarif air yang semula Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu per meter kubik.

Diketahui, Tirto Suci mempunyai 5 tandon air dari 3 sumur yang disalurkan ke 1400 titik. Dari 1.400, untuk 110 titik tidak ditarik biaya pendaftaran karena terdiri dari warga yang tidak mampu dan tempat ibadah.

Sedangkan bagi penyalur awal mendaftar, dikenakan biaya Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu dan biaya beban per bulan Rp 3 ribu serta biaya per meter kubik Rp 2 ribu.

Salah satu perwakilan warga, Anggi Yolanda meminta selain rencana kenaikan biaya air ditiadakan juga menuntut trasparansi dalam pengelolaan uang sejak 10 tahun terakhir.

"Kami menolak kenaikan iuran, kami juga meminta pertanggungjawaban laporan secara akuntabel selama 1 dekade terakhir," katanya, Sabtu (29/5/2021).

"Kami anggap pengurus Tirta Suci ini gagal. Saya meminta restrukturisasi pengurus dengan orang-orang baru lewat rakyat yang diambil dari 3 dusun," ujar dia.

Mereka juga mengeluhkan jika pengadaan air bersih bukan milik pribadi atau kelompok melainkan bantuan dari pemerintah.

“Ini kan bantuan pemerintah, kenapa memberatkan masyarakat. Saya pasang awal bayar Rp 600 ribu, beban per bulan Rp 3 ribu dan dikenakan biaya Rp 2 ribu per meter kubik. Ini akan dinaikkan lagi oleh pengurusnya," keluhnya.

Perwakilan pengelola Tirta Suci, Parnoto menjelaskan saat dalam musyawarah dari mulai awal dilaksanakan penarikan telah disampaikan ke warga.

"Kenapa kita naikkan, karena dalam kurun waktu yang lama ini kami masih mengalami defisit disebabkan banyaknya perawatan sejak 2 tahun terakhir. Biaya itu penggantian p**a dan pengeboran lagi sebab sumur jebol. Sehingga dana yang kita kumpulkan selama ini untuk mencukupi biaya operasional kurang. Mangkannya rencana kita naikkan seribu per meter kubik," kata dia.

Puluhan warga Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi melakukan protes terhadap kenaikan tarif air yang dikelola

#Banyuwangi #Para teman netra di Banyuwangi kini bisa mengakses layanan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) sep...
29/05/2021
Teman Netra di Banyuwangi Kini Mendapat Dokumen Kependudukan Braille

#Banyuwangi #Para teman netra di Banyuwangi kini bisa mengakses layanan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran dengan huruf braille.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, layanan ini dilakukan sejak awal 2021. Tujuannya, agar para teman netra bisa membaca identitasnya sendiri dengan mudah. Misalnya saat ditanya nomor induk kependudukan (NIK) maupun identitas detail lainnya.

"Kita ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk para teman netra. Semoga ini membantu teman netra, membuat teman netra bisa semakin mudah mengaktualisasikan diri dan berkiprah di ruang publik," kata Bupati Ipuk dalam siaran pers ke redaksi, Jumat (28/5/2021).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banyuwangi, Juang Pribadi menambahkan untuk mengakses layanan ini syaratnya cukup mudah.

Bagi teman netra yang sudah memiliki KTP, KK, dan akta kelahiran, cukup membawa dokumennya ke kantor Dispendukcapil, Mal Pelayanan Publik, atau layanan on the spot di kantor-kantor desa selama Bupati Banyuwangi berkantor di desa. Nanti akan langsung dibuatkan salinan dokumennya dengan huruf braille.

"Bagi yang belum punya KTP dan dokumen lainnya, ya tentu mengajukan pembuatan KTP, KK dan akta kelahiran baru. Nanti secara otomatis akan dibuatkan dua, yakni yang biasa dan braille," kata Juang.

Dijelaskannya, pihaknya akan membangun komunikasi dengan berbagai komunitas yang fokus terhadap penyandang disabilitas untuk ikut mensosialisasikan program ini.

"Kita minta komunitas untuk membantu. Misalnya ada disabilitas, khususnya teman netra, yang belum melakukan perekaman identitas diri, bisa segera menghubungi kami atau bisa melalui desa. Nanti akan kita bantu cek datanya," cetusnya.

Program ini disambut baik para teman netra. Salah seorang di antaranya adalah Siswanto. Dia senang kini telah memiliki KTP, KK, dan Akta Kelahiran dalam huruf braille.

Para teman netra di Banyuwangi kini bisa mengakses layanan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) dengan huruf

#NGANJUK, – Tim Bareskrim Mabes Polri kembali mendatangi beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupa...
29/05/2021
Tim Bareskrim Mabes Polri Kembali Geledah Rumah Dinas Bupati Nganjuk, Ruang Sekda dan BKD - FaktualNews.co

#NGANJUK, – Tim Bareskrim Mabes Polri kembali mendatangi beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nganjuk, Kamis (27/05/2021).

Beberapa ruangan yang di masuki oleh tim Bareskrim, yakni Rumah Dinas Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat di Pringgitan, ruang kerja Bupati Nganjuk, ruangan Sekertaris Daerah (Sekda) Nganjuk dan ruang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nganjuk, Asti Widyartini membenarkan adanya rombongan tim Bareskrim yang mendatangi lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nganjuk.

Asti mengaku tidak mengetahui secara pasti ruangan mana saja yang digeledah.

“Tadi ke Pemda, kebetulan saya tidak mendampingi. Jadi saya tidak tahu mana saja yang sudah digeledah,” kata Asti Widyartini saat ditemui ke ruang kerjanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nganjuk, Samsul Huda mengatakan, penggeledahan dilakukan di ruang kerja Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat di Pringgitan.

“Tadi saya mengantar itu (rombongan tim Bareskrim) di ruang kerja di Pringgitan (ruangan Bupati Novi Rahman Hidayat),” kata Samsul.

Tim Bareskrim, menurut Samsul, juga melakukan penggeledahan ke ruang kerja Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang berdekatan dengan ruangan Sekda Nganjuk.

Kemudian, tim Bareskrim melanjutkan penggeledahannya ke ruangan Sekda Nganjuk dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Ya sempat dimasuki, tapi tadi saya ke sana sudah selesai kayaknya. Kemudian sama BKD pak,” lanjut Samsul.

Namun, belum diketahui secara pasti, apa berkas yang dibawa oleh tim Bareskrim. Saat penggeledahan berlangsung, Samsul tidak sampai mengikuti sampai selesai. Ia mendampingi penggeledahan itu dari sekitar pukul 09.30 hingga pukul 12.00 WIB.

Disinggung terkait apakah ada beberapa pertanyaan dari tim Bareskrim, Samsul menyebut hanya mendampingi rombongan Bareskrim. Dia tidak ditanyai oleh Tim Bareskrim. “Mendampingi aja,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan media ini, dua rombongan tim Bareskrim kembali mendatangi Kantor Dinas Bupati Nganjuk di Pringgitan pukul 13.20 WIB dan keluar ruangan pukul 13.29 WIB.

NGANJUK, FaktualNews.co - Tim Bareskrim Mabes Polri kembali mendatangi beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nganjuk, Kamis

#SURABAYA, – Sebanyak 97 orang pengunjung dan karyawan karaoke di Surabaya terjaring operasi tempat hiburan, Jumat (28/5...
29/05/2021
Nekat Berkaraoke di Surabaya Lewat Batas Waktu, 97 Orang Diamankan - FaktualNews.co

#SURABAYA, – Sebanyak 97 orang pengunjung dan karyawan karaoke di Surabaya terjaring operasi tempat hiburan, Jumat (28/5/2021) malam. Tempat karaoke itu didapati masih membuka layanan melebihi batas ketentuan yakni pukul 22.00 WIB.

Dari 97 orang yang kemudian dibawa ke Mapolrestabes Surabaya tersebut, 61 di antaranya pria dan 36 lainnya perempuan.

Di Mapolresta Surabaya mereka menjalani tes swab PCR. Jika ditemukan ada yang positif maka langsung dilakukan dikarantina.

Kapolrestabes Surabaya Kombes pol Johnny Eddizon Isir mengaskan pihaknya akan menindak tegas bagi pemilik atau pengusaha yang melanggar aturan aturan PPKM.

“Kami akan bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk memberi sanksi bagi pemilik atau pengusaha RHU yang masih saja tidak menghiraukan aturan yang berlaku,” jelas Kapolrestabes Surabaya Kombes pol Johnny Eddizon Isir, Sabtu (29/5/2021).

Pada kesempatan sebelumnya, Kasatpol-PP Kota Surabaya Eddy Christijanto melakukan penandatanganan pakta integritas dengan pengusaha RHU. Para pengusaha itu diizinkan membuka usahanya di masa pandemi Covid-19 dengan ketentuan.

“Jika mereka melanggar, maka kami (Pemkot) akan berikan sanksi. Sehingga bersama-sama menjaga komitmen bersama,” ungkap Eddy, usai penandatanganan, Senin (17/5/2021) lalu.

“Kalau diketahui mengabaikan prokes, pasti kita akan langsung memberikan sanksi. Makanya, kita berharap pengusaha harus tegas dan tidak kalah dengan pengunjung, daripada nanti kena sanksi dari Satgas,” tegasnya.

Eddy Christijanto menambahkan, isi pakta integritas yang sudah ditandatangani oleh 61 pengusaha RHU yang lolos asesmen.

Isinya adalah pihak pengusaha berjanji akan bersungguh-sungguh mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku, yaitu wajib tutup pada pukul 22.00 WIB.

“Mereka siap membentuk dan mengoptimalkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mandiri. Serta mereka juga siap melaksanakan seluruh masukan atau saran dari Satgas Covid-19 Kota Surabaya/Tim Penilaian Risiko,” ujarnya.

Apabila saat pelaksanaan kegiatan ditemukan pelanggaran prokes, maka pihak pengusaha sanggup untuk dikenakan denda administratif, penghentian kegiatan/menghentikan sendiri dan/dikenakan sanksi administratif lainnya sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali).

“Mereka sudah kami minta untuk membaca pakta integritas itu dan sudah mengerti semuanya, sehingga kami berharap pakta integritas ini bisa dijalankan dengan baik,” pungkasnya.

SURABAYA, FaktualNews.co - Sebanyak 97 orang pengunjung dan karyawan karaoke di Surabaya terjaring operasi tempat hiburan, Jumat (28/5/2021) malam. Tempat

#Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi kembali menghadirkan program Camping Embun (Camping Pelayanan Masyarakat Kebun) untuk ma...
22/05/2021
Banyuwangi Hadirkan Layanan Kependudukan dan Ternak Sapi untuk Warga Perkebunan

#Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi kembali menghadirkan program Camping Embun (Camping Pelayanan Masyarakat Kebun) untuk masyarakat kawasan perkebunan.

Tidak hanya melayani dokumen kependudukan, berbagai layanan lain dihadirkan untuk masyarakat perkebunan yang secara geografis cukup jauh dari pusat desa dan kecamatan.

Program Camping Embun terbaru hadir di Perkebunan Kapuk kawasan Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, di ujung utara dan barat Banyuwangi. Selama Jumat hingga Sabtu (21-22 Mei 2021), tim pemerintah daerah melayani warga perkebunan, tepatnya di areal SDN 6 Alasbuluh hingga larut malam.

"Kita sebut camping karena selama dua hari petugas menghabiskan kerjanya di tengah warga perkebunan. Kerja sampai dini hari, dan berlanjut esok harinya," ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani, Sabtu (22/5/2021).

"Hadir di Perkebunan Kapuk Wongsorejo ini merupakan yang kedua. Sebelumnya di Perkebunan Kopi Malangsari. Setelah ini keliling lagi ke perkebunan lainnya," tambah dia.

Menurut Bupati Ipuk, program Camping Embun merupakan program jemput bola berbagai jenis pelayanan untuk masyarakat di kawasan perkebunan.

"Kami hadirkan layanan ini karena akses dari perkebunan ke kantor desa jauh, bisa satu jam. Sedangkan untuk mengakses layanan online, tidak semua warga punya smartphone. Makanya kami jemput bola, bahkan sampai camping," tuturnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani saat memantau program peternakan sapi untuk masyarakat di wilayah perkebunanBupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani saat memantau program peternakan sapi untuk masyarakat di wilayah perkebunan

Bupati Ipuk menambahkan, dari sisi jumlah, warga yang tinggal di kawasan perkebunan tidak sebanyak warga di pusat desa atau pusat kecamatan. Meski demikian, semua hak kependudukan warga harus dipenuhi.

"Kalau bicara statistik, tentu jumlah penduduk kawasan perkebunan lebih sedikit. Namun, hak dokumen kependudukan harus dipenuhi. Dengan dokumen yang baik, warga bisa mengakses program pemerintah, soal pendidikan, kesehatan, bahkan urusan lain seperti waris," jelasnya.

Dua hari melayani warga perkebunan, Bupati Ipuk menyebut ada 413 dokumen yang diterbikan, mulai dari perubahan kartu keluarga, kartu identitas anak, penerbitan e-KTP, akta kelahiran dan akta kematian.

"Ada satu warga mengurus beberapa dokumen secara langsung," sambung dia.

Bupati Ipuk memaparkan, program Camping Embun tidak hanya melayani masalah kependudukan. Tapi juga dilengkapi layanan pendidikan, kesehatan, dan hewan ternak.

"Bahkan kami mengajak Pengadilan Agama agar warga bisa dalam satu tempat mengakses layanan yang diperlukan. Sebelum terjun kami petakan apa masalah yang ada, lalu kami sediakan layanannya," bebernya.

"Kemudian di sini ada 4.000 sapi yang diternakkan warga. Nah kami hadirkan layanan kesehatan ternak. Juga kini gencar vaksinasi covid-19, kami ajak lansia di perkebunan divaksin," lanjut Bupati Ipuk.

Warga pun antusias mendatangi Camping Embun. Ngadin (45), salah seorang warga, mengaku selama ini tidak menganggap penting dokumen kependudukan. Namun, ketika mendengar program ini menyasar perkebunan, dia langsung menyiapkan diri.

"Mau urus dokumen. Saya sudah nabung untuk ibadah ke Mekkah, kan pasti butuh dokumen kependudukan," ucap Ngadin.

Hal serupa diungkapkan Rita Alfiatun yang mendampingi neneknya mengurus kartu keluarga karena terjadi perubahan anggota keluarga.

"Tidak ribet, dekat lagi tempatnya. Dan alhamdulillah, nenek saya bisa sekalian vaksin covid-19," sambing Rita sumringah.

Program Camping Embun ini mendapat apresiasi Pengadilan Agama (PA). Subandi, panitera PA membeberkan, pihaknya melayani konsultasi hukum dan dokumen pernikahan/perceraian, itsbat nikah, waris dan sebagainya.

"Ini pertama kami terlibat, ini luar biasa, karena warga yang menerima layanan bisa langsung melakukan perubahan dokumen dalam satu tempat dan tidak lama. Misalnya yang sudah cerai, langsung mengubah status KTP-nya, KK pun menyesuaikan. Kami sangat mendukung," papar Subandi.

Pemkab Banyuwangi kembali menghadirkan program Camping Embun (Camping Pelayanan Masyarakat Kebun) untuk masyarakat kawasan

Address

Surabaya
Surabaya

Telephone

+6285205210775

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Terkini Jatim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Berita Terkini Jatim:

Videos

Nearby media companies


Other Media/News Companies in Surabaya

Show All

Comments

Soal KLB, Wasekjen Demokrat Sempat Berdebat dengan Marzuki Alie di Bandara Reporter: Dewi Nurita Editor: Syailendra Persada Jumat, 5 Maret 2021 12:07 WIB Wakil Sekretaris Jendera Partai Demokrat, Jansen Sitindaon saat bertemu Marzuki Alie di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. Istimewa TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jendera Partai Demokrat, Jansen Sitindaon membenarkan video yang beredar. Dalam video itu, ia sempat berdebat dengan Marzuki Alie di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara terkait penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB). "Iya benar," ujar Jansen lewat pesan singkat sembari menyertakan foto ketika dirinya beradu argumen dengan Marzuki, Jumat, 5 Maret 2021. Jansen tidak menjelaskan lebih lanjut detail kejadian tersebut. Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai, Herzaky Mahendra Putra menyebut, Jansen bersama politikus Demokrat Irwan Fecho dan Syahrial tak sengaja bertemu Marzuki Alie di Bandara Kualanamu. Marzuki Alie memang akan menghadiri KLB Demokrat di The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. "Marzuki mengaku hanya datang sebagai undangan. Begitu Bang Jansen bilang itu kan KLB bodong, mengapa datang? Kata Marzuki Alie, kalau bodong, dia akan balik arah," kata Herzaky. Saat dikonfirmasi, Marzuki menyebut dirinya akan tetap lanjut ke lokasi KLB. "Aku mau balik ke Jakarta, karena undangan tidak ada jemputan. Hanya masalah penjemputan, tapi sudah selesai, sudah dijemput. On the way (lokasi KLB)," ujarnya lewat pesan singkat
Tautan • finance.detik.com Saling Sahut Susi-Stafsus Sri Mulyani Soal Utang RI
Bagi teman2 yg ada dijawa timur,dekat bandar udara,tolong klw ada yg melihat dua orang anak ini,mohon tolong diamankankan dulu,mereka tersesat,asal mereka dari palu,sulteng,atas perhatiannya dimohon trima kasih😢😢😢hubungi nmr tlpn 082190582779 🙏🙏🙏
Alat Berat, Beserta Truk Milik Penambang di Lumajang Tertimbun Lahar Gunung Semeru Pewarta - Natasya Wildan 01 December 2020 | 02:40 PM | 247 facebook sharing button whatsapp sharing button twitter sharing button sharethis sharing button Alat Berat, Beserta Truk Milik Penambang di Lumajang Tertimbun Lahar Gunung Semeru Alat Berat Ekskavator di Tempat Tambang tertimbun Lahar yang berasal dari Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.(Foto Suaraindonesia) LUMAJANG- Sejumlah alat berat Ekskavator dan truk pengangkut material batu dan pasir milik penambang tertimbun lahar akibat letusan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Jawa Timur. Akibat lahar letusan gunung semeru alat berat dan truk tersebut sampai saat ini tidak bisa dievakuasi dari sungai curah kobokan. Hal itu sebagaimana diutarakan Sugianto, anggota DPRD Lumajang yang memantau saat memantau langsung ke lokasi evakuasi warga, Selasa (01/12/2020) Lebih lanjut, Sugianto menjelaskan, material letusan saat ini sudah menutup sungai dan bekas-bekas galian tambang. "Akibat letusan gunung itu sudah menutup sungai dan bekas-bekas galian tambang," ujarnya. Dia menyampaikan, diduga kuat juga ada seorang sopir truk pengangkut pasir yang belum diketahui keberadaannya. "Informasi dari warga, saat terjadinya banjir lahar aktivitas pertambangan masih berlangsung," cetusnya. Sementara, Wawan Hadi Siswoyo, Kabid PKL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, mengatakan, Tim TRC sudah dikerahkan ke Pronojiwo. "Semoga tidak terjadi sesuatu," haral Wawan Hadi lewat keterangan persnya. Dia menerangkan, Tim TRC berangkat ke lokasi kejadian membawa terpal, matras, masker, paket lauk pauk, tambahan gizi, selimut, air mineral dan P3K. Katanya, saat ini BPBD Kabupaten Lumajang sudah membuka Posko Pengungsi di lapangan kamar kajang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro. Dia membeberkan, jumlah pengungsi sementara ini kurang lebih 500 orang yang tersebar di beberapa titik. "Sementara pengungsian warga berada di Pos Gunung Sawur, Sekolah Dasar (SD) Supiturang, yang ditempatkan di masjid," pungkasnya.
Sangat Mudah! Money Amulet HOME KANAL PERISTIWA DAERAH Covid-19 di Ponorogo Meningkat, 12 Orang dari Klaster Perkantoran 01 December 2020 | 15:12 | 126 9 Shares facebook sharing button whatsapp sharing button twitter sharing button sharethis sharing button Covid-19 di Ponorogo Meningkat, 12 Orang dari Klaster Perkantoran Plt Bupati Ponorogo, Soedjarno PONOROGO - Angka penularan covid-19 di Kabupaten Ponorogo kembali meningkat. Sedikitnya, ada 25 orang kembali terkonfirmasi virus berbahaya tersebut. Namun demikian, sebanyak 11 orang di 'Kota Reyog' telah dinyatakan negatif atau sembuh. Adapun data per Selasa (1/12/2020) terdapat 25 orang terkonfimasi positif covid-19. Sebanyak 12 orang (positif) berasal dari klaster perkantoran, diantaranya dari Kecamatan Kota (7), Kecamatan Babadan (1), Kecamatan Sambit (1), Kecamatan Sooko (1), Kecamatan Mlarak (1) dan Kecamatan Jenangan (1). "Semuanya merupakan rekan kerja satu kantor di lingkup dinas Kabupaten Ponorogo," ujar Plt Bupati Ponorogo, Soedjarno. Dirinya menambahkan, sedangkan 13 orang lainnya yang positif covid-19 juga merupakan kontak erat (traking) dari penderita sebelumnya yakni Kecamatan Kota (3), Sambit (1), Babadan (2), Siman (2), Kauman (1), Bungkal (2), Badegan (1) dan Sampung (1). Dengan demikian total perhari ini ada 661 kasus. Sembuh 571 (86,4%), meninggal 27 (4,1%), dan isolasi 63 (9,5%). "Kita kembali mengingatkan kembali kepada masyarakat Ponorogo untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seiring angka penularan yang begitu cepat, saat ini Ponorogo kembali dinyatakan zona oranye," pungkasnya. (Andre Prisna)
Hasil Tes Swab Siswa Positif, Pemkot Surabaya Bak Makan Buah Simalakama suaraindonesia.co.id SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya nampaknya harus berpikir ulang seribu kali dalam memutuskan pembukaan sekolah tatap muka. Kabar terbaru, setelah berkeliling melakukan tes swab ke berbagai sekolah beberapa waktu lalu, hasilnya ada beberapa siswa yang dinyatakan positif. Melihat kenyataan itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya berencana mengevaluasi sebelum memastikan secara final pelaksanaan sekolah tatap muka. "Masih dievaluasi, karena setelah dilakukan swab ke anak-anak (siswa, red) ada yang positif," kata Kepala Dispendik Surabaya, Senin (30/11/2020). Dari hasil tes swab tersebut, Supomo belum bisa membeberkan berapa jumlah siswa yang dinyatakan positif. Karena, kata dia, masih harus menunggu tes swab selesai seluruhnya. "Sekarang masih jalan (swab, red). Kami belum bisa sampaikan (jumlah siswa yang positif). Yang sudah keluar itu baru beberapa sekolah, karena yg diswab kan banyak sehingga kita akan menunggu keluar. Nanti kalau sudah akan kami sampaikan hasilnya," bebernya. Menurutnya, sementara ini pihaknya masih harus menunggu hasil tes swab keluar secara keseluruhan. Nantinya, hal itu dijadikan sebuah pertimbangan dimulainya sekolah tatap muka. Untuk sementara ini, informasi yang sudah beredar di berbagai media massa bahwasanya ada sekitar 36 siswa SMP yang dinyatakan positif. Merespon hal tersebut, salah seorang wali murid, Maylinda Maya Agustin semakin merasa was-was kepada buah hatinya apabila pemkot memaksakan untuk tetap memulai sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 yang belum redah sepenuhnya. Meskipun putranya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), tetap saja ia tidak setuju dengan rencana pemkot dalam pelaksanaan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. "Masih belum setuju sebenarnya mas. Apalagi surabaya masih zona oranye ya. Jadi masih belum aman dan stabil bila dijadwalkan masuk awal Desember besok, apalagi sekarang ada 36 anak yg positif jadi was-was mas," ujar Maylinda yang saat ini putranya berstatus siswa di SDN Menur Pumpungan Surabaya saat dihubungi suaraindonesia.co.id via phone, Senin (30/11/2020). Sebelumnya, Pemkot Surabaya berencana menerapkan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara tatap muka pada awal Desember. Hal itu dibarengi dengan menggelar simulasi dan tes swab guru, karyawan hingga siswa di seluruh sekolah Surabaya. (lhm)
ijin admin , Mohon para sedulur segera laporkan ke polisi terdekat apabila melihat orang ini yusman alias ahua tersangka kasus curas sesuai laporan polisi terlampir tkp palembang , tiket pesawat terlampir tgl 29 oktober 2020 berangkat dari bandara tulung agung tujuan palembang , Tgl 31 oktober 2020 tersangka melancarkan aksinya di kota palembang ,di duga kuat tersangka kembali ke tulung agung , Terima kasih 🙏🙏🙏
wah,harus cek nhi faktanya !!
ciri ciri pelaku terekam cctv pencurian sepeda motor honda beat 2020 warna putih. nopol :L 6846 QS. TKP .jl.pandegiling 117d. mohon info nya apabila ada yg mengetahui ciri ciri pelaku bisa minta bantuannya untuk menghubungi , YULI :081331972039 atau robi :085334731221. trimakasih