Redaksi Pemburu

Redaksi Pemburu Investigasi, Politik, Hukum & Kriminalitas

04/04/2019

Mantan Kapolsek Pasirwangi AKP SULMAN AZIZ, mencabut ucapannya Polisi Tidak Netral dalam Pilpres 2019

SEGENAP STAFF & REDAKSI MEDIA PEMBURUMengucapkanSELAMAT NATAL 2017dan TAHUN BARU 2018SEMOGA TETAP DAMAI INDONESIAKU#reda...
25/12/2017

SEGENAP STAFF & REDAKSI
MEDIA PEMBURU
Mengucapkan
SELAMAT NATAL 2017
dan TAHUN BARU 2018
SEMOGA TETAP DAMAI INDONESIAKU
#redaksipemburu#

Innalilahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, salah satu tokoh bangsa AM Fatwa. Beliau adalah seoran...
14/12/2017

Innalilahi wa inna ilaihi rajiun.

Telah berpulang ke rahmatullah, salah satu tokoh bangsa AM Fatwa. Beliau adalah seorang yang terkenal berani dan kritis pada zaman orde baru, yang menyebabkannya pernah berada dibalik jeruji penjara cukup lama sebagai narapidana politik. Amanah terakhir beliau adalah sebagai anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta.

Semoga amal-amal salehnya diterina Allah SWT dan diampuni segala kesalahannya. allahumaghfirlahu warhamhu wa afii wa fuanhu. Aaamiin.

#PEMBURU.ID#

DPR : Kita Uji di Komisi I Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjatopemburu.id - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ...
04/12/2017

DPR : Kita Uji di Komisi I Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjato

pemburu.id - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menilai Kepala Staf TNI Angkutan Udara (AU) Marsekal Hadi Tjahjanto memiliki kecakapan kualifikasi untuk bisa memimpin TNI, menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Menurut Jazuli, Komisi I siap menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) guna menguji pemahaman dan komitmen Hadi dalam menjaga NKRI dari berbagai ancaman negara.

"Pengajuan pergantian Panglima sesuai konstitusi dan undang-undang adalah hak prerogatif Presiden. Presiden mengajukan nama kepada DPR. Kita akan uji (fit and proper test) di Komisi I, mudah-mudahan lancar," kata Jazuli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Bila nantinya Hadi sah menjadi Panglima TNI, Anggota Komisi I DPR itu berharap mantan Sekretaris Militer Presiden Jokowi itu dapat melanjutkan warisan yang baik yang telah dilakukan Gatot Nurmantyo.

"Tentu kita semua mengharapkan penggantinya nanti mampu melanjutkan warisan yang baik, mampu membaca dan mengantisipasi potensi ancaman terhadap pertahanan negara dengan baik, dan terus mengembangkan profesionalisme TNI sehingga makin disegani musuh dan dicintai rakyat," ucap Jazuli.

Jazuli juga berpesan pada Gatot Nurmantyo untuk terus mengabdikan dirinya kepada negara, meskipun tak lagi menjadi pucuk pimpinan TNI.

"Jenderal Gatot membanggakan selama memimpin TNI, paham betul dimensi ancaman aktual terhadap negara dan mampu membangun kedekatan TNI dengan rakyat secara baik," jelas Jazuli.

"Yang terpenting, beliau mampu menggabungkan komponen nasionalisme dan religius sebagai mata rantai perjuangan bangsa," tandas Jazuli.(rdi)

Redaksi Pemburu
01/03/2017

Redaksi Pemburu

Redaksi Pemburu
01/03/2017

Redaksi Pemburu

Redaksi Pemburu's cover photo
01/01/2017

Redaksi Pemburu's cover photo

Kecelakaan Dam Truck VS Sedan, terjadi di jalan baypas Porong Jumat, 12/2/16,tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebu...
12/02/2016

Kecelakaan Dam Truck VS Sedan, terjadi di jalan baypas Porong Jumat, 12/2/16,tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Pemberian Angpau di Wihara Petak Sembilan Ricuh JAKARTA - Tahun baru Imlek selalu dihiasi dengan tradisi pembagian angpa...
08/02/2016

Pemberian Angpau di Wihara Petak Sembilan Ricuh

JAKARTA - Tahun baru Imlek selalu dihiasi dengan tradisi pembagian angpau kepada para pengemis. Hal tersebut juga terjadi di kawasan Wihara Dharma Bhakti, kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. Namun, saat akan memberikan angpau sempat terjadi kericuhan di rumah peribadatan tersebut.

Hal itu bermula ketika salah seorang jemaat yang ingin memberi angpau ke salah seorang pengemis. Akan tetapi, pemberian tersebut juga dilihat oleh puluhan pengemis lainnya hingga amplop bewarna merah ciri khas angpau habis seketika.

Sebelumnya, pengurus Wihara Petak Sembilan, Koh Yu Ie menyatakan, pembagian angpau harus melalui panitia yang telah disediakan wihara.

"Para Jemaat enggak bisa langsung ngasih ke pengemis. Harus melalui panitia dan hansip, agar tidak ricuh nantinya," pungkas Koh Yu Ie di Petak Sembilan, Glodok, Senin (8/2/2016).(okz/rdi)

Siswa SMA Tenggelam di Air Terjun Madakaripura Probolinggo  PROBOLINGGO - Seorang pelajar asal Surabaya tenggelam saat m...
08/02/2016

Siswa SMA Tenggelam di Air Terjun Madakaripura Probolinggo
PROBOLINGGO - Seorang pelajar asal Surabaya tenggelam saat mandi di air terjun Madakaripura, Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu 7 Februari 2016 sore. Sementara dua temannya, berhasil diselamatkan petugas penjaga wanawisata Madakaripura.

Korban nahas tersebut yakni Farhan Nauvaldi (17), kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Surabaya. Ia datang ke air terjun Madakaripura bersama sembilan orang temannya untuk mengisi liburan sekolahnya.

Peristiwa itu terjadi ketika rombongan korban tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Sesampai dilokasi, korban bersama dua rekannya berniat mandi dibawah guyuran air terjun Madakaripura.

Beberapa saat kemudian, korban sempat mengeluh kedinginan. Namun ia tetap melanjutkan mandi dialiran sungai.

Diduga karena mengalami hipotermia, korban terseret arus sungai yang deras karena curah hujan tinggi. Petugas penjaga yang mengetahui gelagat korban tenggelam segera memberikan pertolongan.

Sayangnya meski korban berhasil diraih, petugas tidak bisa menyelematkannya karena terlepas kembali.

"Arus sungai cukup deras sehingga petugas kesulitan saat berusaha menyelamatkan korban tenggelam. Mereka sebenarnya sudah dilarang mandi," kata Arifin, seorang warga sekitar.

Tim regu penolong yang tiba dilokasi beberapa saat kemudian, langsung melakukan penyisiran hingga ke hilir sungai.

Pencarian sendiri menggunakan dua tenaga penyelam, namun hingga beberapa jam melakukan penyisiran di dasar sungai, tubuh korban tak kunjung ditemukan. Pencarian dilanjutkan pada Senin pagi hingga sore, untuk sementara tak membuahkan hasil.

Pasalnya, disekitar air terjun petilasan Maha Patih Gajah Mada tersebut diguyur hujan deras, sehingga memaksa petugas untuk segera mencari tempat aman karena banjir bandang bisa datang secara tiba-tiba.

Sementara itu, Kapolsek Lumbang AKP Mustaji menyatakan, tim Searc And Rescue (SAR) gabungan sudah berupaya melakukan pencarian korban tenggelam. Hingga Senin petang, korban belum ditemukan. Proses pencarian korban ini akan dilanjutkan pada Selasa pagi hingga menyusuri muara sungai.
(sn/rdi)

Tokoh Muda NU Perumus Nawacita Kecewa terhadap Jokowi JAKARTA - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi menyayan...
08/02/2016

Tokoh Muda NU Perumus Nawacita Kecewa terhadap Jokowi
JAKARTA - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi menyayangkan lambannya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengambil sikap terkait pengusiran terhadap Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Bangka di Srimenanti, Sungai Liat, Bangka, Jumat 5 Februari 2016.

Zuhairi, yang menyebut dirinya sebagai salah seorang perumus konsep Nawacita yang diusung Jokowi dalam menjalankan pemerintahannya merasa kecewa dengan lambannya tindakan yang diambil Jokowi dalam mengatasi masalah tersebut.

Diceritakan Zuhairi, sehari setelah kejadian, Jokowi berkicau di akun Twitter-nya yang mengatakan 'Kepala daerah harus menjadi pelindung Kebhinnekaan, pelopor dalam membangun masyarakat yg toleran'. Hal ini sangat disayangkan Zuhairi, di mana seharusnya Jokowi mengambil tindakan nyata daripada hanya berkicau di Twitter.

"Kita mendesak Nawacita soal toleransi (agama) agar ditegakkan. Jangan hanya mendesak lewat Twitter, tapi harus ada tindakan yang nyata," ujar Zuhairi di Jakarta, Senin (8/2/2016).

Menurut Zuhairi, sangat bahaya bila pemerintah tak hadir dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi kaum minoritas.

"Ketika pemerintah tidak hadir, maka yang akan jadi korban kaum-kaum minoritas. Biasanya kalau dibiarkan itu akan memberikan dampak yang besar bagi toleransi beragama di negeri ini," katanya.

Zuhairi menganggap apa yang dilakukan Bupati Bangka Tarmizi Saat yang menginstruksikan pengusiran telah melanggar konstitusi karena tindakannya itu sama saja membangkang dari perintah yang diberikan kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Tarmizi, lanjut Zuhairi, seharusnya bisa melindungi masyarakatnya bukan malah mengeksekusi untuk keluar dari wilayahnya.

"Tidak ada alasan Pemda Bangka mengusir kaum JAI yang yang ada di sana. Sebab, kaum Ahmadiyah yang ada di Bangka sangat cinta akan perdamaian, taat pada agama, mencintai seluruh umat manusia, memiliki nasionalisme yang tinggi, dan tidak ada kebencian," pungkas Zuhairi.(okz/rdi)

08/02/2016
Redaksi Pemburu
05/02/2016

Redaksi Pemburu

Preman Perampas Motor Hendak Kabur Roboh Di Dor Polisi TULUNGAGUNG - Tembakan aparat Polres Tulungagung melumpuhkan Andr...
05/02/2016

Preman Perampas Motor Hendak Kabur Roboh Di Dor Polisi

TULUNGAGUNG - Tembakan aparat Polres Tulungagung melumpuhkan Andri Sugiarto alias Cale (32) warga Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Pelaku aksi perampasan motor disertai pengerusakan itu terpaksa dibuat tidak berdaya setelah mencoba kabur saat ditangkap.

“Kita lumpuhkan karena yang bersangkutan berusaha melarikan diri,“ ujar Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andriana D Putra kepada wartawan.
Cale adalah seorang residivis kasus penganiayaan. Ia dikenal sebagai preman kampung yang sadis terhadap korban-korbannya.

Salah satu korban sampai mengalami cacat permanen di bagian mata. Cale diburu setelah petugas menerima laporan ia telah merampas kendaraan bermotor dan merusak rumah warga.
“Aksi kejahatan itu dilakukan di dua tempat,” terang Andriana.

Saat ditangkap Cale dalam keadaan teler. Petugas buru sergap (buser) langsung menggelandang ke rumahnya. Petugas ingin memastikan preman kelas teri itu sebagai pengguna narkoba atau tidak.
Narkoba memang tidak ditemukan. Namun di rumah pelaku petugas mendapati sepeda motor Honda Beat Nopol AG 4447 RAI yang merupakan hasil kejahatan. Cale meletakkan barang bukti kejahatan itu di dalam kamar yang ia kunci dari luar.

“Pada saat hendak digelandang ke Mapolres itulah pelaku kabur dan terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan yang mengenai sebelah kakinya,“ terang Andriana.
Menurut Andriana pihaknya masih melakukan pengembangan terkait dugaan pelaku tergabung dalam jaringan kejahatan.

Ia juga menegaskan aparat tidak segan memberlakukan tembak di tempat bagi setiap aksi kerusuhan yang terjadi di wilayah selatan Tulungagung, yakni di antaranya Kecamatan Besuki, Bandung, Campurdarat dan Pakel.(ok/pr)

Selamat Pagi hampir siang sobat Dumay
03/02/2016

Selamat Pagi hampir siang sobat Dumay

Timeline Photos
02/02/2016

Timeline Photos

02/02/2016

Selamat Malam Sobat Dumai Semuanya ?

Address

Siwalankerto Timur V-D/36 Surabaya
Surabaya
60236

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Redaksi Pemburu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Redaksi Pemburu:

Videos

Nearby media companies


Other Media/News Companies in Surabaya

Show All