Harian Surabaya Pagi

Harian Surabaya Pagi Harian Surabaya Pagi
(32)

Harian Surabaya Pagi (Surabaya Pagi Daily News), in the name media group of 'Surabaya Mandiri Group'. Surabaya Pagi Daily News has circulated to customer everyday from Monday to Saturday (except in Sunday and a national/culture day in Indonesia). Harian Surabaya Pagi concern in law, business law, politic government and entertainment law, also to cover some sports prediction like European League/Indonesia football, etc. Have a reach in Surabaya and some big city in East Java include Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Gresik-Lamongan (SSMMG). Or more info and read my newspaper in online check it www.surabayapagi.com. Head Office. PT. Surabaya Sore Jl. Gubeng Kertajaya VII Raya No. 62-67 Surabaya Telp. 031 5016699 (hunting) ext 101,5039898 (direct), 5010099 Fax. 031 5053347 Website. http://www.surabayapagi.com/ Notes. Surabaya Mandiri Group are a one of big newspaper company that have some a publishing like Surabaya Pagi Daily News (PT. Surabaya Sore), JATIM MANDIRI (PT. Surabaya Mandiri Sejahtera), also Printing Company in Surabaya Printing (PT. Surabaya Printing). See more

Mission: being a newspaper of law in Indonesia to focusing with voice of justice and concern in business law, politic government and entertainment law.

Disiplin itu di mulai diri sendiri, kota bersih berawal dari mental yang baik. Yuk mulai dari kota tercinta kita ini
07/05/2020

Disiplin itu di mulai diri sendiri, kota bersih berawal dari mental yang baik. Yuk mulai dari kota tercinta kita ini

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Berdalih bisa melipatgandakan uang hingga miliaran rupiah dengan mengggunakan benda mistis (j...
06/05/2020
Bermodal Jenglot, Kakek di Jember Tipu Korban Ratusan Juta

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Berdalih bisa melipatgandakan uang hingga miliaran rupiah dengan mengggunakan benda mistis (jenglot) seorang pria di Jember berhasil menipu korbannya hingga ratusan juta.

Pelaku yang sudah tidak muda itu diketahui identitasnya Abdul Kahar (62), warga Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung. Sedangkan korban adalah Romlan (62), warga Desa Grati, Kecamatan Grati, Pasuruan.

"Melalui temannya, korban ini awalnya datang ke rumah tersangka. Kepada korban, tersangka mengaku bisa menggandakan uang hingga miliaran dengan media jenglot," kata Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto, Selasa (5/4/2020).

Terbujuk omongan pelaku, korban akhirnya mengirim sejumlah uang kepada pelaku dengan cara mentransfer ke nomor rekening bank milik anak pelaku. Transfer dilakukan secara bertahap sejak Oktober 2019. Hingga kini total uang yang telah ditransfer mencapai Rp 370 juta.

Kepada korban, Abdul Kahar mengaku jika uangnya telah dikubur di tempat pemakaman. Dan dengan media jenglot yang dimiliki pelaku, uang tersebut akan digandakan menjadi Rp 3 miliar.

Namun, hingga berbulan-bulan uang yang dijanjikan oleh pelaku belum juga menunjukkan hasil.

"Tapi sampai menunggu lama, korban ini tak juga mendapatkan hasil. Uangnya yang katanya bisa berlipat tak juga terwujud," ujar Sunarto.

Merasa ada yang janggal, akhirnya korban meminta Abdul Kahar untuk mengembalikan uang miliknya. Namun, oleh pelaku ditolaknya. Ia berdalih uang tersebut tidak bisa dikembalikan.

Korban yang marah langsung melaporkan Abdul Kahar kepada polisi.

"Korban melapor ke kita. Dan kita tindaklanjuti. Kemarin tersangka pelaku penipuan itu sudah kita tangkap," tandas Sunarto

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sebuah benda mirip patung jenglot, uang mainan 150 lembar, tas berisi mainan, 26 lembar struk transfer dan sebuah buku tabungan.

"Ternyata yang katanya uangnya dikubur itu bukan uang asli yang dikirim korban, tapi uang mainan. Uang aslinya nggak dikubur sama sekali. Uang mainannya sudah kita sita sebagai barang bukti," kata Sunarto.

"Kita akan kembangkan kasus ini. Sebab kuat dugaan melibatkan orang lain. Korbannya juga kita duga lebih dari satu. Juga tentang kemana larinya uang milik korban, juga kita telusuri, mengingat jumlahnya sangat besar," sambung Sunarto

http://www.surabayapagi.com/read/bermodal-jenglot-kakek-di-jember-tipu-korban-ratusan-juta

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Berdalih bisa melipatgandakan uang hingga miliaran rupiah dengan mengggunakan benda mistis (jenglot) seorang pria di

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Di hari ke 8 diterapkannya pembatasan social berskala besar di Sidoarjo, Polresta Sidoarjo ...
06/05/2020
Langgar Jam Malam, 301 Warga Sidoarjo Jalani Rapid Test

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Di hari ke 8 diterapkannya pembatasan social berskala besar di Sidoarjo, Polresta Sidoarjo masih saja mengamankan ratusan warga yang melanggar aturan jam malam.

Sebanyak 301 warga Sidoarjo yang diamankan lantaran melanggar jam malam tersebut langsung menajalani rapid test. Dari hasil rapid test ditemukan 4 warga positif covid-19.

Mereka yang terjaring adalah warga yang bandel dan tetep nongkrong di warkop-warkop serta melanggar jam malam saat PSBB. Sebelumnya 250 orang terjaring razia dan dilakukan rapid test. Hasilnya ada 5 positif rapid test.

"Malam ini kembali kami lakukan razia masyarakat yang berada di luar rumah, berkerumun di warkop saat pemberlakuan jam malam," kata Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).

“Untuk empat orang yang reaktif tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan lanjutan termasuk di dalamnya melaksanakan tes ‘swab’,” tambahnya.

Sementara itu dr Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo mengatakan pelaksanaan PSBB ini belum membuat masyarakat jera, karena dalam beberapa kali razia masih banyak ditemukan masyarakat yang dengan leluasa melakukan aktivitas di malam hari.

“Karenanya kepada masyarakat, agar menaati segala peraturan PSBB di wilayah Sidoarjo, supaya upaya pemutusan mata rantai Covid-19 ini dapat dengan cepat teratasi,” demikian Syaf Stariawarman http://www.surabayapagi.com/read/langgar-jam-malam-301-warga-sidoarjo-jalani-rapid-test

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Di hari ke 8 diterapkannya pembatasan social berskala besar di Sidoarjo, Polresta Sidoarjo masih saja mengamankan

06/05/2020

SURABAYAPAGI.com - Presiden Jokowi pun akhirnya menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 mengenai penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Perppu itu terbit untuk menggantikan UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada. Dalam UU, mulanya akan ditetapkan di bulan September untuk Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah

Namun karena pandemi corona, maka DPR dan pemerintah sepakat menunda tahapan Pilkada yang tersisa hingga 9 Desember 2020, sebagai tanggal pemungutan suaranya

Kesepakatan itu akhirnya dituangkan dalam Perppu yang ditandatangani pada Senin (4/5)
(img/antara)

05/05/2020

SURABAYAPAGI.com - Sebab, pada saat banyak parlemen negara lain fokus melawan penyebaran Covid-19, DPR justru terkesan mencuri kesempatan membahas RUU kontroversial, seperti RUU Cipta Kerja, RUU Pemasyarakatan, dan RKUHP

Hal yang dilakukan oleh Najwa mendapat perhatian dari Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan. Arteria meminta Najwa Shihab untuk minta maaf kepada DPR secara institusional atas kritik yang dilayangkan sebelumnya

Menurut Arteria, banyak hal yang disampaikan Najwa cenderung tidak benar dan provokatif
"Saran saya secara pribadi, selaku anggota Komisi III, selaku anggota Badan Legislasi, dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan Covid-19 meminta Najwa minta maaf," kata Arteria dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020) "Ini kan statementnya sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR," lanjut dia

Arteria menilai, pernyataan yang disampaikan Najwa memiliki konsekwensi hukum yang serius.
Terlebih, disampaikan pada saat kondisi negara dalam tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19. "Saya yakin banyak yang disampaikan Najwa juga belum tentu benarnya

Tapi kan mereka malas menanggapinya dan mempermasalahkannya. Saya ingatkan bahwa kesabaran orang ada batasnya, jangan sampai merasa diri berparas cinderella berhati malaikat seperti enggak punya aib dan dosa," ujar dia "Sadarlah sebelum terlambat. Perbaiki diri. Apa perlu kita umbar ke publik aib dan dosa serta moralmu? Apa perlu jalur hukum yang akan menjadi penentu hidupmu?" lanjut dia
(sp/kompas)
(vid/@najwashihab)

05/05/2020

SURABAYAPAGI.com - Sudah tidak penasaran lagi!
ALL KNOW YOU~
Warganet, khususnya yg suka nonton bioskop, sekarang tak perlu lagi bertanya-tanya tentang sosok laki-laki yang muncul sebelum film di bioskop diputar yang berisi larangan untuk tidak merekam film

Pasalnya, seorang pengguna Instagram @medyrenaldy, telah membagikan identitas siapa si pria yang kerap muncul sebelum film bioskop dimulai itu

Dalam sebuah unggahan fotonya di instagram, Medy mengungkapkan identitas si pria misterius itu dengan men-tag akun @yoginara06 , dan juga menjelaskan identitas dari laki-laki perekam film bioskop itu

05/05/2020

SURABAYAPAGI.com - Penyanyi campursari, Didi Kempot, meninggal dunia di Solo, Selasa (5/5/2020)

Didi Kempot diketahui meninggal dunia pada pukul 7.30 pagi. Hal ini disampaikan Lili, saudara dekat Didi Kempot dalam wawancara di Kompastv “Tadi malam rumah sakit kasih ibu di Solo," kata Lili dalam wawancara di KompasTV, Selasa

Terimakasih Godfather of Brokenheart
Salam, sobat ambyar

04/05/2020
Seorang Bocah Diseret oleh Topeng Monyet

SURABAYAPAGI.com - Berawal saat sekelompok tukang monyet keliling sedang mengadakan pertunjukan yang diketahui berada di sebuah gang perkampungan di daerah Tanjung Sari, Sukomanunggal, Surabaya (2/5)

Ada tiga anak dan seorang cewek duduk di bangku panjang sedang menyaksikan atraksi topeng monyet dari jarak yang agak jauh. Ketika monyet tersebut diarahkan oleh si pawang ke arah anak-anak tersebut, tiba-tiba seekor monyet datang dan menarik bocah yang mengenakan baju kuning

Bocah tersebut terjatuh, lalu si monyet memegang baju bocah tersebut dan menyeretnya. Saat kejadian itu berlangsung tak ada yang membantu sang bocah

Hingga bocah tersebut terbebas dari tarikan si monyet, lalu berdiri dan berlari menjauh dari si monyet. Tak lama kemudian terlihat seorang bapak-bapak yang marah kepada tukang topeng monyet itu

Atas kejadian tersebut, dikabarkan si bocah mengalami trauma "Infonya anak balita tersebut mengalami trauma berat, komedi topeng monyet tidak boleh lagi masuk kampung tersebut dan kejadian tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan," tulis akun @makassar_iinfo

Setelah kejadian tersebut, kini topeng monyet sudah tidak diizinkan masuk ke dalam wilayah itu
(vid/makassar_iinfo)

04/05/2020

SURABAYAPAGI.com - Beberapa hari terakhir, warganet di media sosial twitter mengeluhkan terkait tagihan listrik yang naik, padahal sudah menghemat penggunaan listrik, namun tidak sebanding dengan tagihannya

Kasus jual beli masker dan hand sanitizer illegal di Surabaya akhirnya terungkap. Tim Unit Tindak Ekonomi (Pidek) Satres...
02/05/2020
Penjualan Masker dan Hand Sanitizer Illegal Dibongkar

Kasus jual beli masker dan hand sanitizer illegal di Surabaya akhirnya terungkap. Tim Unit Tindak Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan 3 orang tersangka dalam kasus tersebut.

Ketiganya tersangka berinisial SB (43) dan LLK (39). Keduanya merupakan pasangan suami istri asal Surabaya. Sedangkan satu lagi BHK (29) warga Sidoarjo.

Kanit Pidek Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan mengatakan, pengungkapan kasus penjualan masker kesehatan tanpa izin edar dan hand sanitizer oplosan tersebut, berawal dari laporan masyarakat.

"Kemudian kami melakukan penyelidikan. Kemudian kami menemukan penjualan secara bebas masker dan hand sanitizer yang tidak dilengkapi dengan izin edar," kata Teguh saat rilis online di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (30/4/2020).

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan fakta. Masker yang didatangkan dari China secara illegal tersebut agar bisa lolos masuk ke Indonesia, oleh tersangka dokumen perijinannya sengaja dikaburkan. Dan setelah berhasil masuk, masker illegal tersebut bisa leluasa diperjual belikan.

"Ada beberapa dokumen yang dikaburkan agar bisa lolos. Kemudian sampai di sini (Surabaya) diperjualbelikan secara bebas. Produk ini belum memiliki izin edar yang seharusnya didaftarkan dulu di Kementerian Kesehatan," ujar Teguh.

"Kemudian untuk hand sanitizer, yang bersangkutan sebagian membeli dari Yogya dalam bentuk botolan tanpa merek. Dan juga yang bersangkutan membuat sendiri dari beberapa bahan alkohol yang mana di situ tanpa takaran yang jelas. Kemudian dicampur ke (botol) lima liter dan ditempelin merek," jelas Teguh.

Adapun peredaran masker dan hand sanitizer tersebut dijual secara online oleh para tersangka. Dari penuturan tersangka, bisnis tersebut sudah berlangsung selama 2 bulan dengan nilai omzet berkisar Rp 90 juta.

"Sistemnya online, dengan pembayaran secara transfer dan pengiriman lewat ekspedisi udara. Dari kegiatan yang sudah selama 2 bulan, pelaku ini beromzet kurang lebih Rp 90 juta," tandas Teguh.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 8 karton masker yang setiap boksnya berisi 40 boks senilai Rp 68 juta. Serta ratusan botol hand sanitizer dengan nilai Rp 40 juta.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (1) dan (2), Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, Jo Pasal 6 PERMENKES No 1189 Tahun 2010 tentang izin produksi alat kesehatan, dan PKRT Jo Pasal 5 ayat (1) Permenkes No 1190 Tahun 2010 tentang izin edar alat kesehatan dan PKRT, dengan ancaman hukuman 10 sampai 15 tahun. http://www.surabayapagi.com/read/penjualan-masker-dan-hand-sanitizer-illegal-dibongkar

Meskipun banyak kasus peredaran masker dan handa sanitizer illegal yang telah terungkap kepolisian, namun hal itu nyatanya tak membuat takut para oknum nakal. Buktinya, polrestabes surabaya berhasil membongkar jual beli masker illegal yang didatangkan dari China. Berikut laporan wartawan Surabaya Pa...

SURABAYA PAGI, Gresik - Kendati PSBB sudah diberlakukan sejak 28 April lalu, namun warga Gresik yang terinfeksi virus co...
02/05/2020
Menganti, Wilayah ’Terganas’ Sebaran Covid-19 di Gresik

SURABAYA PAGI, Gresik - Kendati PSBB sudah diberlakukan sejak 28 April lalu, namun warga Gresik yang terinfeksi virus corona terus saja bertambah.

Hari ini, Kamis (30/4) bersamaan dengan hari ketiga penerapan PSBB, 2 warga Gresik kembali terjangkiti virus berbahaya Covid-19. Keduanya berasal dari Kecamatan Menganti.

Dengan demikian kecamatan yang berbatasan dengan wilayah Kota Surabaya tersebut memiliki penduduk terbanyak yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kini mencapai 7 jiwa pasien penderita.

"Kedua pasien confirm baru berasal dari Desa Boboh dan Sidowungu, Kecamatan Menganti. Keduanya dirawat di sebuah rumah sakit di Surabaya," ungkap Reza Pehlevi, Kabaghumas dan Protokol Setkab Gresik dalam pers rilisnya kepada awak jurnalis, Kamis sore (30/4).

Seperti biasa Reza tidak menyebut dari cluster mana kedua pasien Covid-19 baru. Juga tidak dijelaskan apakah keduanya hasil tracing atau sebelumnya mereka berstatus PDP.

Dengan penambahan kedua pasien baru maka Gresik kini memiliki warga yang terkonfirmasi positif menjadi 27 orang. Anehnya, kenaikan ini justru seiring dengan penerapan PSBB di 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Gresik.

Satu di antara 8 kecamatan zona merah tersebut adalah Kecamatan Menganti. Letaknya di bagian Gresik Selatan dan berbatasan langsung dengan Surabaya, kota yang menjadi episentrum penyebaran virus corona di Jawa Timur.

Kecamatan Kebomas yang menjadi zona merah dengan 5 pasien positif Covid-19 kini disalip Kecamatan Menganti. Di bawah Kebomas ada Kecamatan Manyar dan Benjeng dengan masing-masing 4 pasien positif virus corona.

Selanjutnya Kecamatan Driyorejo 3 pasien, Sidayu 2 pasien, Duduksampeyan dan Kedamean dengan masing-masing 1 pasienb http://www.surabayapagi.com/read/menganti-wilayah-terganas-sebaran-covid19-di-gresik-1

SURABAYA PAGI, Gresik - Kendati PSBB sudah diberlakukan sejak 28 April lalu, namun warga Gresik yang terinfeksi virus corona terus saja bertambah. Hari ini, Kamis (30/4) bersamaan dengan hari ketiga penerapan PSBB, 2 warga Gresik kembali terjangkiti virus berbahaya Covid-19. Keduanya berasal dari Ke...

Surabaya Pagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut Hari Pendidikan Nasional tahun ini deng...
02/05/2020
Sambut Hardiknas, Pemprov Jatim Luncurkan Games Solve Covid

Surabaya Pagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut Hari Pendidikan Nasional tahun ini dengan meluncurkan games. Games yang bernama Solve Covid ini ditujukan untuk para siswa yang sedang belajar di rumah.

"Mereka diajak mengenal Covid-19 lebih dalam dan membangun solidaritas sosialnya melalui games. Mereka bisa memainkan games sekaligus sedekah karena rewardsnya bisa disumbangkan berupa APD ataupun lainnya," ujar Khofifah pada konferensi pers di Gedung Grahadi hari Jumat (1/5/2020).

Games ini adalah bentuk kerjasama Pemprov dengan Nusantara Innovation Forum dan Solve Education. Ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan namun juga memberikan edukasi bagi para siswa yang belajar di rumah.

Games ini berisikan berbagai macam pertanyaan seputar penanggulangan covid-19 dan berita hoax yang bisa dijawab oleh para siswa. Games ini memberikan rewards berupa poin yang dapat ditukarkan para siswa untuk menyumbang APD, sembako, dan yang lainnya.

Dalam kesempatan ini dr Makhyan Jibril Al Farabi salah satu anggota gugus tugas Covid-19 Jawa Timur juga mensimulasikan beberapa bentuk mini games ini. Menurutnya game ini sangat mudah dan edukatif untuk para siswa. Dirinya juga mengatakan, masih banyak siswa yang belum tahu lebih dalam mengenai Covid-19.

"Masih ada 40% dari seluruh siswa yang masih belum tau lebih dalam kenapa mereka harus belajar di rumah, harus cuci tangan dan harus menggunakan masker. Melalui game ini diharapkan mereka mampu teredukasi dan mengedukasi orang disekitarnya," kata Jibril.

Khofifah juga menambahkan, dirinya berharap semoga melalui game ini dapat dijadikan sinergitas positif bagi semuanya, tidak hanya siswa saja. Hal ini dikarenakan bersedekah melalui games dapat mendukung pelayanan Covid-19 di Jawa Timur http://www.surabayapagi.com/read/sambut-hardiknas-pemprov-jatim-luncurkan-games-solve-covid

Surabaya Pagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut Hari Pendidikan Nasional tahun ini dengan meluncurkan games. Games yang bernama Solve Covid ini ditujukan untuk para siswa yang sedang belajar di rumah. "Mereka diajak mengenal Covid-19 lebih dalam dan membangun so...

SURABAYAPAGI.com, Kabupaten Karawang - Kabupaten Karawang bakal menyusul sejumlah wilayah lain di Provinsi Jawa Barat me...
30/04/2020
Kabupaten Karawang Persiapkan PSBB Mulai 6 Mei Mendatang

SURABAYAPAGI.com, Kabupaten Karawang - Kabupaten Karawang bakal menyusul sejumlah wilayah lain di Provinsi Jawa Barat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah lebih penyebaran virus corona (Covid-19).

Keputusan itu diambil usai dirinya mengikuti konferensi video dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pada Rabu (29/4).

"Intinya kami setuju Karawang berlakukan PSBB. Di Karawang sendiri angka kesembuhan pasien positif covid-19 mencapai 53,7 persen dari total jumlah, sampai hari ini ada 100 kasus Covid-19," ujar Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Rabu (29/4) malam. Baca Selengkapnya di http://www.surabayapagi.com/read/kabupaten-karawang-persiapkan-psbb-mulai-6-mei-mendatang

Baca juga koran cetak ha rian Surabaya Pagi
Dan tidak hanya terbit dalam bentuk cetak, Surabaya Pagi juga tersedia dalam format e-Paper http://epaper.surabayapagi.com/, yang bisa Anda baca setiap saat dengan cara berlangganan.

Nikmati kemudahan membaca koran dimanapun dan kapanpun hanya dengan smartphone Anda, SEGERA! Hubungi Customer Service Kami 0818581111/0818214888

Temui juga Surabaya Pagi di instagram https://www.instagram.com/harian.surabayapagi/?hl=id

SURABAYAPAGI.com, Kabupaten Karawang - Kabupaten Karawang bakal menyusul sejumlah wilayah lain di Provinsi Jawa Barat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah lebih penyebaran virus corona (Covid-19). Keputusan itu diambil usai dirinya mengikuti konferensi video dengan Gubern...

Address

Jalan Simo Kalangan II No. 183k, Simomulyo, Sukomanunggal, Kota Surabaya, Jawa Timur
Surabaya
60181

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Harian Surabaya Pagi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Harian Surabaya Pagi:

Videos

Our Story

Harian Surabaya Pagi (Surabaya Pagi Daily News), in the name media group of 'Surabaya Mandiri Group'. Surabaya Pagi Daily News has circulated to customer everyday from Monday to Saturday (except in Sunday and a national/culture day in Indonesia). Harian Surabaya Pagi concern in law, business law, politic government and entertainment law, also to cover some sports prediction like European League/Indonesia football, etc. Have a reach in Surabaya and some big city in East Java include Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Gresik-Lamongan (SSMMG). Or more info and read my newspaper in online check it www.surabayapagi.com. Head Office. PT. Surabaya Sore Jl. Cendrawasih No. 20 Surabaya and Jl. Kupang Baru I/16-18 Surabaya Telp. 031 5016699 (hunting) ext 101,5039898 (direct), 5010099 Fax. 031 5053347 Website. http://www.surabayapagi.com/ Notes. Surabaya Mandiri Group are a one of big newspaper company that have some a publishing like Surabaya Pagi Daily News (PT. Surabaya Sore), JATIM MANDIRI (PT. Surabaya Mandiri Sejahtera), also Printing Company in Surabaya Printing (PT. Surabaya Printing). See more

Nearby media companies


Other Media/News Companies in Surabaya

Show All