29/12/2025
Gak Nyangka! Ridwan Kamil Pernah Jualan Es Mambo Sebelum Jadi Gubernur Jabar
Berikut ini adalah profil Ridwan Kamil mulai dari perjalanan karir hingga menjadi Gubernur kebanggan warga Jawa Barat (Jabar).
Sebelum terkenal sebagai pejabat publik, Ridwan Kamil memulai perjalanan karir arsitek yang dikenal humoris.
Karya-karya Ridwan Kamil juga tertuang dalam beberapa masjid megah hasil rancangan tangannya. Kini, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut sudah resmi mengakhiri masa jabatan sebaai Gubernur Jabar, 5 September 2023 lalu.
Penasaran seperti apa perjalanan karir Ridwan Kamil hingga menjabat Gubernur Jabar yang digemari oleh masyarakat? Simak Artikel ini sampai Habis
Dilansir Harianhaluan.com dari website gramedia.com pada Jumat, 8 September 2023, berikut kisah Ridwan Kamil Kecil hingga pengalamannya di dunia politik Indonesia.
Profil Ridwan Kamil
Ridwan Kamil yang memiliki nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil ini merupakan pria kelahiran Bandung, 4 Oktober 1971. Putera ke dua dari pasangan Atje Misbach Muhjiddin dan Tjutju Sukaesih.
Ridwan Kamil kecil sudah dikenal sebagai anak yang aktif dan cerdas. Bahkan sejak kecil Ridwan Kamil terkenal pekerja keras dan pantang menyerah.
Pasalnya, sejak kecil ia sudah jago berjualan es mambo hasil buatan tangannya sendiri. Keuntungan yang didapat dari jualannya pun cukup besar untuk ukuran anak-anak pada saat itu.
Ridwan Kamil menghabiskan masa mudanya di Kota Bandung. Tahun 1978 Ridwan kamil memasuki sekolah dasar di SDN Banjarmasin III Bandung.
Lalu pada tahun 1984 melanjutkan Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 2 Bandung. 3 tahun kemudian tepatnya pada 1987 Ridwan kamil melanjutkan sekolah akhirnya di SMA Negeri 3 Bandung.
di tahun 1990, Ridwan Kamil mengambil kuliah strata 1 nya di Fakultas teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung dan menyelesaikannya di tahun 1995.
Semasa kuliahnya, Ridwan Kamil terkenal aktif dalam berbagai kegiatan mulai datu unik kegiatan mahasiswa hingga kegiatan seni di kampusnya. Sejak kuliah, Ridwan kamil pun sudah hidup mandiri.
Ridwan Kamil mengakhiri masa lajangnya dan menikah dengan seorang gadis bernama Atalia Praratya Kamil pada tahun 1996.
Dalam pernikahannya ia dianugerahi tiga orang anak yang bernama Emmiril Khan Mumtadz, Camillia Laetitia Azzahra, dan Arkana Aidan Misbach.
Empat tahun kemudian, Ridwan kamil kembali melanjutkan studi Masternya di Master of Urban Design, University Of California, Berkeley tahun 1999 hingga 2001.
Tak berhenti sampai di situ, Ridwan kamil juga melanjutkan kuliah Doktoralnya dengan mengambil Doktor Honoris Causa, Dong-a University di tahun 2019.
Perjalanan Karir Ridwan Kamil
Ridwan Kamil atau Kang Emil memulai karirnya sebagai seorang arsitek yang juga sambil merangkap menjadi dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sejak menyelesaikan kuliah S1 nya, Kang Emil memulai karirnya di Amerika Serikat. Tapi hanya bertahan sekitar empat bulan saja.
Kang Emil berhenti bekerja akibat terkena dampak adanya krisis moneter yang melanda Negara Indonesia saat itu.
Namun bukannya memilih p**ang ke Indonesia, Ia memilih bertahan dan mendapatkan beasiswa di University of california, Berkeley.
Sambil menjalani kuliah magisternya, Kang Emil juga bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley.
Setelah lulus di tahun 1999 Kang Emil kembali melanjutkan pekerjaannya sebagai seorang arsitek yang profesional di berbagai firma di Amerika Serikat.
Di tahun 2002, Ridwan Kamil p**ang ke Indonesia dan dua tahun setelahnya ia mendirikan Urbane dengan teman-temannya.
Urbane merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur, dan desain.
Tim Urbane sendiri terdiri dari para profesional muda yang kreatif serta terkenal memiliki pola pikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi atas masalah desain lingkungan dan perkotaan.
Urbane juga memiliki proyek berbasis Komunitas dalam Urbane Projek Komunitas. Visinya adalah untuk membantu banyak orang dalam komunitas perkotaan serta memberi donasi dan keahlian-keahlian untuk meningkatkan daerah sekitarnya.
Urbane banyak mendapatkan penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards tiga kali berturut-turut.
Tak hanya itu, Urbane juga banyak memenangkan kompetisi di bidang arsitektur tingkat nasional seperti juara satu kompetisi desain Museum Tsunami di Aceh dan banyak lagi.
Hingga Kini, Kang Emil masih menjabat sebagai Prinsipal di PT Urbane Indonesia, sekaligus sebagai Dosen Jurusan Teknik Arsitektur di ITB, Ia juga sebagai Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW atau Hongkong dan San Fransisco, serta SAA atau Singapura.
Berkat karirnya ini semakin membuat Ridwan kamil dikenal oleh masyarakat Bandung. Ridwan kamil dikenal sebagai pribadi yang memiliki rasa peduli yang kuat untuk kemajuan Kota Bandung.
Ridwan Kamil juga pernah tampil di beberapa judul film Indonesia lho.
Menjabat Sebagai Walikota Bandung
Di tahun 2013, Ridwan Kamil maju sebagai calon walikota yang dicanangkan oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerakan Indonesia Raya.
Ia juga menggandeng Oded Muhammad Danial sebagai wakilnya. Dalam rapat pleno KPU Kota Bandung tanggal 28 Juni 2013, Ridwan kamil dan Oded Muhammad danial Unggul telak dengan perolehan suara sebanyak 45,24 persen.
Pada tanggal 16 September 2013 Pasangan tersebut dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bandung periode 2013-2018.
Salah satu program kerjanya yaitu ingin membuat Bandung Command Center, sebuah pusat kendali Kota Bandung yang didukung oleh GPS Tracking dan CCTV.
Pada 4 Februari 2017, Ridwan kamil meresmikan jembatan pejalan kaki bernama Teras Cihampelas yang dibangun dari Cihampelas ke Tamansari.
Tujuan Pembangunan jembatan ini adalah untuk mengatasi kemacetan di jalan Cihampelas. Dengan menghabiskan anggaran 45 miliar, Teras Cihampelas berhasil dibangun dengan panjang 450 meter dan terbagi menjadi tiga zona untuk mendukung ekonomi masyarakat.
Menjabat Gubernur Jabar
Pemilihan Umum Gubernur Jabar yang dilaksanakan pada 27 Juli 2018, Ridwan Kamil kembali mencalonkan diri.
Kali ini, Ia menggandeng Uu Ruzhanul Ulum sebagai wakilnya. Ia diusung oleh PPP, PKB, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.
Jadwal pemilihan sempat dimundurkan menjadi 24 Februari karena mengikuti jadwal Pilkada serentak gelombang tiga pada bulan Juni tahun 2018.
Saat itu, Ridwan Kamil dan uu Ruzhanul Ulum menjadi pasangan pertama calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang mendaftar ke KPUD Jabar.
KPU Jabar secara resmi menetapkan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih untuk periode 2018-2023 dengan perolehan suara terbanyak sebesar 32,88 persen atau sekitar 7.226.254 suara.
Pada tahun 2019 Ridwan Kamil mendapatkan penghargaan sebagai Inspirational Leader de Asia pasifik dalam acara Govinsider Innovation Awards 2019 yang dilaksanakan di Markas PBB.
Penghargaan ini diberikan karena menganggap Ridwan Kamil sebagai pemimpin yang visioner dan inovatif. Program Ridwan Kamil yang diapresiasi salah satunya yaitu program desa digital dalam mempercepat pembangunan Jabar.
Ridwan Kamil juga banyak mengeluarkan berbagai inovasi berbasis digital dalam rangka menghadapi era industri 4.0 atau era digital.
Awal tahun 2020, Ridwan kamil dihadapkan dengan situasi ketidakpastian dan penuh resiko. Hal ini karena virus corona yang masuk ke Indonesia pertama kali terjadi di wilayah kepemimpinannya.
Gaya pengambilan keputusan yang diambil adalah gaya kepemimpinan yang mengarahkan. di mana gaya ini identik dengan sikap yang rasional dalam cara berpikir, efisiensi, dan juga logis.
Pengambilan keputusan dengan gaya mengarahkan ini dapat dilihat dari respon pemerintah ketika menghadapi Pandemi Covid-19.
Ridwan Kamil yang merupakan Gubernur Jabar memutuskan untuk diadakan rapid test massal dan swab test secara swadaya di tengah kondisi Pemerintah Pusat yang tidak bisa melakukan tes secara masal.
Nah itu dia profil Ridwan Kamil dari perjalanan karir hingga menjadi Gubernur Jabar