Clicky

IKatolik

IKatolik Klik untuk mengakses semua informasi terbaru tentang Doa dan Berita Katolik dari seluruh dunia

Operating as usual

21/02/2022

KASIH - L PUTUT PUDYANTORO (COVER) BY ANDREW & YOAN

Santo Onesimus (16 Februari)Pencuri yang berdosa ini sangat beruntung ditobatkan oleh Santo Paulus. Rasul agung ini bahk...
15/02/2022

Santo Onesimus (16 Februari)

Pencuri yang berdosa ini sangat beruntung ditobatkan oleh Santo Paulus. Rasul agung ini bahkan menyebut Onesimus sebagai : "Buah hatiku"

Onesimus hidup pada abad pertama. Ia adalah seorang hamba yang merampok majikannya lalu melarikan diri ke Roma. Di Roma ia bertemu dengan St. Paulus yang dipenjarakan karena imannya. Paulus menerima Onesimus dengan kelembutan serta kasih sayang seorang ayah. Paulus membantu menyadarkan pemuda tersebut bahwa ia telah berbuat salah dengan mencuri. Lebih dari itu, ia membimbing Onesimus untuk percaya dan menerima iman Kristiani.

Setelah Onesimus menjadi seorang Kristen, Paulus mengirimkannya kembali kepada tuannya, Filemon, yang adalah sahabat Paulus. Tetapi, Paulus tidak mengirim hamba itu kembali seorang diri dan tak berdaya. Ia “mempersenjatai” Onesimus dengan sepucuk surat yang singkat tapi tegas.

Paulus berharap agar suratnya dapat menyelesaikan semua masalah Onesimus, sahabat barunya. Kepada Filemon, Paulus menulis:

"Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagi pula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus. Dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. Dia kusuruh kembali kepadamu - dia, yaitu buah hatiku -"

Surat yang menyentuh tersebut dapat ditemukan dalam Kitab Suci Perjanjian Baru. Filemon menerima surat dan nasehat Paulus. Ketika Onesimus kembali kepada tuannya, ia dibebaskan. Kemudian, Onesimus kembali kepada St. Paulus dan menjadi penolongnya yang setia.

St. Paulus mengangkat Onesimus menjadi imam dan kemudian uskup. Orang kudus yang dulunya hamba ini membaktikan seluruh sisa hidupnya untuk mewartakan Kabar Gembira yang telah mengubah hidupnya selamanya. Menurut tradisi, pada masa penganiayaan, Onesimus dibelenggu dan dibawa ke Roma lalu dianiaya hingga tewas.

Santo Faustinus (15 Februari)St Faustinus bersama saudaranya St Jovita berasal dari keluarga bangsawan di kota Brescia, ...
14/02/2022

Santo Faustinus (15 Februari)

St Faustinus bersama saudaranya St Jovita berasal dari keluarga bangsawan di kota Brescia, Italia. Mereka termasuk dalam bilangan para martir Kristen perdana. Kedua pemuda ini banyak menderita dalam masa penganiayaan Kaisar Hadrian pada abad kedua.

Sejak masih belia, Faustinus dan Jovita telah dikenal karena cintanya yang besar kepada agama yang mereka peluk. Mereka juga mengamalkan karya-karya belas kasih Kristiani. Kedua bersaudara ini saling tolong-menolong dalam berbuat baik kepada mereka semua yang membutuhkan.

Uskup Brescia menahbiskan keduanya menjadi imam. Demikianlah, mereka mulai berkhotbah ke mana-mana, baik kepada mereka yang kaya maupun yang miskin.

Mereka tak menghindarkan diri dari kurban yang diperlukan untuk membawa banyak orang kepada Tuhan. Karena waktu itu adalah masa penganiayaan, orang mudah merasa takut.

Tetapi, Faustinus dan Jovita tak menyerah pada rasa takut menghadapi para prajurit meski para prajurit ini tanpa belas kasihan membantai banyak umat Kristiani.

Ketika kaisar mendengar bahwa Faustinus dan Jovita berani berkhotbah secara terbuka, ia menjebloskan mereka ke dalam penjara dan menyiksa mereka.

Kaisar berpikiran bahwa siksa aniaya akan dapat membungkam mereka. Tetapi, tak peduli betapa berat penderitaan yang harus ditanggung kedua imam itu, mereka tak hendak berjanji untuk berhenti berkhotbah tentang Yesus.

Mereka senantiasa dalam sikap doa bahkan dalam penjara yang gelap ngeri. Sesungguhnya, mereka secara suka hati mempersembahkan penderitaan mereka kepada Tuhan.

Faustinus dan Jovita saling menyemangati satu sama lain untuk tetap gagah berani bahkan jika mereka, juga, harus mati sebagai martir demi Yesus.

Kedua bersaudara itu tetap setia pada iman dan kasih kepada Yesus hingga keduanya wafat dimartir. Tanggal tepatnya kematian mereka tidak dicatat.

Meski begitu, kesaksian mereka yang gagah berani merupakan kenangan suci sekaligus tantangan bagi kita semua untuk hidup seturut teladan mereka.

Santo Valentinus (14 Februari)Santo Valentinus dari Roma (Valentine of Rome) adalah seorang Imam (kemungkinan besar seor...
13/02/2022

Santo Valentinus (14 Februari)

Santo Valentinus dari Roma (Valentine of Rome) adalah seorang Imam (kemungkinan besar seorang uskup) dan dokter yang tinggal di kota Roma.

Ia menjadi martir karena menentang perintah kaisar Klaudius II (Marcus Aurelius Valerius Claudius Augustus juga dikenal sebagai Kaisar Claudius Gothicus, Kaisar Romawi dari tahun 268 sampai 270 Masehi) yang melarang adanya pernikahan diseluruh wilayah Kekaisaran.

Valentinus ditangkap, dipenjarakan, lalu disiksa dan dihukum mati dengan cara dipenggal. Kemartiran Santo Valentinus, yang hari pestanya kini dikenal sebagai "Valentine Day" atau hari kasih sayang sedunia, terjadi pada tahun 269 di Via Flaminia Roma.

Saint Valentine dan Sejarah Hari Valentine

Sebelum Paus Gelasius I menetapkan tanggal 14 februari sebagai Saint Valentine Day (pesta santo Valentinus); bangsa Romawi kafir telah merayakan 14 Februari dengan sebuah tradisi cabul untuk memuja dewi cinta Romawi yang disebut Februata Juno.

Para laki-laki akan menarik undian dari sebuah wadah berisi nama para wanita yang siap menjadi pasangan mereka dalam berbagai bentuk perayaan di tanggal tersebut.

Setelah bangsa Romawi menjadi Kristen, Gereja dengan tegas mengutuk tradisi pagan tersebut. Salah seorang Imam yang berjuang keras menghapus tradisi ini adalah Santo Valentinus.

Pada masa itu pula, Bangsa Romawi terlibat dalam banyak peperangan dan Kaisar Klaudius mengumumkan wajib militer bagi para pemuda Romawi.

Banyak pemuda yang menolak ikut wajib militer karena tidak mau meninggalkan kekasih yang mereka cintai. Hal ini membuat Kekaisaran sulit merekrut tentara. Kaisar lalu mengeluarkan dekrit kerajaan yang memerintahkan bahwa tidak boleh ada lagi upacara pernikahan.

Perintah ini ditentang oleh imam Valentinus yang merasa kasihan kepada pasangan-pasangan yang dipaksa untuk berpisah. Hingga suatu hari, Valentinus dengan diam-diam menerimakan sakramen perkawinan bagi sebuah pasangan yang sudah siap hidup dalam janji suci perkawinan.

Dengan segera imam-imam yang lain mengikuti jejaknya dan banyak pernikahan terjadi di kota Roma seolah-olah dekrit kaisar di atas tidak pernah dikeluarkan. Ketika berita ini sampai ketelinga Klaudius; sang Kaisar pun murka. Valentinus ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. Ia dipenjara, dianiaya, lalu dipenggal di Via Flaminian.

Pesta untuk santo Valentinus ditetapkan pada setiap tanggal 14 februari oleh Paus Gelasius I (Paus Gereja Katholik ke-49. Memimpin sejak 1 Maret 492 sampai 19 November 496).

Tanggal 14 Februari, yang pada masa pra-Kristen adalah hari untuk menghormati dewi cinta bangsa Romawi kafir, telah dirubah dan dikuduskan oleh Gereja menjadi perayaan untuk memperingati Santo Valentinus, seorang martir yang gugur membela Cinta kasih dalam wujud Sakramen Pernikahan yang kudus.

Pada masa Romawi Kristen, Pesta santo Valentinus akan dirayakan dengan menerimakan sakramen perkawinan bagi banyak pasangan yang sudah dinyatakan siap.

Banyak cinta akan disatukan dalam janji suci perkawinan dan banyak pasangan muda memasuki hidup baru. Banyak pesta akan digelar dengan meriah diseluruh penjuru kota Roma.

Saat ini, pesta santo Valentinus telah menjadi sekular. Saint Valentine Day juga telah dimaknai serta dirayakan dengan cara yang sangat berbeda oleh berbagai kalangan, khususnya oleh kalangan diluar Gereja Katholik.

Santa Katarina dari Ricci (13 Februari)Santa Katarina Lahir dengan nama Alessandra Lucrezia Romola de’ Ricci pada tahun ...
12/02/2022

Santa Katarina dari Ricci (13 Februari)

Santa Katarina Lahir dengan nama Alessandra Lucrezia Romola de’ Ricci pada tahun 1522 dalam keluarga Bangsawan Ricci di Florence, Italia.

Ibunya meninggal saat Alessandra masih bayi, dia lalu dibesarkan oleh ibu babtisnya, namun ia selalu menganggap bunda Maria adalah ibunya kandungnya; karena itu Alessandra memiliki devosi yang sangat mendalam padanya.

Alessandra kecil adalah seorang anak yang sangat polos, sehingga ia bisa berbicara dengan malaikat pelindungnya, dan dari malaikat pelindungnya ia belajar bagaiman cara berdoa rosario.

Di usia 13 tahun Alessandra masuk biara suster Dominikan di Montecelli. Sebagai biarawati, ia memilih nama Chaterina (Katarina).

Suster katerina memiliki Cinta yang sangat mendalam terhadap sengsara Yesus di salib. Dalam keheningan biara ia sering bermeditasi merenungkan kisah sengsara Kristus.

Yesus kemudian menganugerahinya hak amat istimewa untuk menerima Tanda-tanda Luka-Nya (Stigmata) di tubuhnya.
Dengan gembira Katarina menanggung segala rasa sakit yang timbul oleh karena luka-luka suci yang dia miliki sampai pada akhir hayatnya.

Dalam doa-doanya Katarina mulai menerima Penglihatan-penglihatan (visi) dan mengalami ektase dengan kehadiran Roh Kudus dalam jiwanya.

Beberapa rekan biarawati meragukan karunianya ini sebab secara lahiriah Katarina tampak seperti tidur atau diam dan dengan terpesona menatap kesuatu arah ketika karunia penglihatan itu datang.

Meskipun begitu semua orang menerima karunia Suster Katarina sebagai bagian dari kehidupan mereka dengan Tuhan.

Pada usia 20 tahun suster Katarina mulai mengalami ektase Sengsara Yesus disalib yang dimulai dari hari kamis siang sampai pada hari jumat sore jam 4:00.

Ekstase Sengsara Yesus ini rutin dialami Santa Katarina setiap minggu selama dua belas tahun. Saat Suster Katarina berada dalam ekstase sengsara Yesus ini; luka-luka yang dialami pernah Yesus akan muncul secara ajaib pada sekujur tubuh Katarina.

Dan secara ajaib pula luka-luka tersebut muncul dalam urutan seperti yang dialami Yesus. Mulai dari luka akibat dicambuk dan luka dikepala akibat ditusuk mahkota duri. Pada akhirnya suster Katarina akan penuh dengan luka dan bahunya menjorok dari Salib.

Suster Katarina mengalami penderitaan yang maha hebat seperti yang pernah Yesus alami. Namun seperti teladan Yesus sendiri; Katarina juga tidak pernah mengeluh. Ia senantiasa bersyukur atas karunia Ilahi yang diterimanya.

Mujizat ini membuat orang-orang mulai ramai datang mengunjungi Biara suster Katarina pada setiap akhir minggu. Banyak yang pada awalnya bersikap skeptis, namun begitu melihat secara nyata akan sengsara Yesus yang dialami oleh Suster Katarina; mereka lalu bertobat dan menjadi percaya. Semakin hari-semakin banyak peziarah rohani yang datang.

Mereka bersatu dalam doa bersama dengan Suster Katarina yang sedang mengalami ekstase Sengsara Yesus di salib.

Tiga orang yang nantinya terpilih menjadi Paus di masa depan; (Kardinal Cervini yang kemudian menjadi Paus Marcellus II; Kardinal Alexander de Medici, Paus Leo XI, dan Kardinal Aldobrandini, Paus Clement VIII) pernah berada di antara ribuan orang yang berdoa bersama Santa Katarina yang sedang mengalami kembali Sengsara Yesus disalib.

Suatu kali, dalam sebuah penglihatan, Tuhan mengijinkan Katarina untuk melihat jiwa seseorang yang sedang berada di api penyucian. Demikian besar kasihnya sehingga Katarina menawarkan diri untuk menggantikan penderitaan jiwa tersebut.
Tuhan mendengar doanya dan Katarina mengalami penderitaan yang amat hebat empat-puluh hari lamanya. Penderitaannya ini merusak kesehatannya secara permanen.

Setelah menderita sakit yang demikian lama serta menyakitkan, St. Katarina wafat pada usia enam puluh delapan tahun pada tanggal 2 Februari 1590. Seratus lima puluh tahun kemudian Ia dinyatakan kudus pada 1746 oleh Paus Benediktus XIV

Address

Jl. Krukah Selatan Gang XIB, Nomor 7
Surabaya
60244

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IKatolik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to IKatolik:

Videos

Nearby media companies


Other News & Media Websites in Surabaya

Show All

Comments

🤗Harta terbaik dalam hidup orang kristen adalah Firman Tuhan.📚💚
Tuhan menyertai.. 😇🙏
Yesus adalah Raja di atas segala raja
Bukan karena Ia tidak peduli pada kita, tetapi Ia sedang mempertajam iman kita akan kehadiranNya.. Tuhan memberkati.. 😇🙏
Syukur dan terima kasih yang berlimpah kepada Bunda sang penolong atas terkabulnya doa novena 3 x salam Maria 🙏🙏🙏
Gereja Katolik Santa Perawan Maria Di Kandung tanpa Noda, Paroki Belinyu
Melayani Pasien dengan tetap memuji Tuhan...Koor RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.. "I Will Call Upon The Lord"
Santo Fransiskus Doakan lah kami🙏
Arca Maria Mediatrix Gunung Dab, "Ya Bunda Maria tolong doakan kami orang yang berdosa ini"
comrades, please monitor the land of West Papua, there is currently an Indonesian military push for operations in West Papua. because the land of Papua was anecasated through violence so that the people panicked so they began to leave, but the Indonesian state was now 56 years old, so there was a gun contact with the Unclear and humanitarian relations immediately intervened in this matter so that they were vanded so that they were also free from colonialism.