Surabaya Kabar Metro

Surabaya Kabar Metro Update informasi seputar Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan sekitarnya. 250K++ Followers in Instagram

Sekilas Info Rek! Follow Aksi pencurian dilakukan oleh tiga pemuda di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Para pelaku nekat...
15/09/2026

Sekilas Info Rek!

Follow
Aksi pencurian dilakukan oleh tiga pemuda di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Para pelaku nekat menggondol kotak Pole Mounted Circuit Breaker (PMCB) listrik yang ada di akses jalan menuju Jembatan Suramadu. Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo, mengatakan bahwa tiga pelaku yakni MG (33), AS (33) dan MU (31), warga Kecamatan Kamal.

Untuk melancarkan aksinya, para pelaku membawa sejumlah alat untuk bisa melepaskan kotak PMCB itu dari tiang PLN. Alat yang dibawa cukup lengkap yakni sebanyak 29 alat yang terdiri dari stang kunci, mata kunci shock, kunci pas, tang, cutter, dan kunci L.

Eriek menyebut, pelaku juga berbagi tugas untuk bisa melepaskan trafo itu dari tempat semula. Pelaku MG bertugas membongkar komponen pada tiang PMCB, sedangkan dua pelaku lain bekerja sama menarik kotak PMCB menggunakan tali hingga terlepas dan jatuh ke tanah. Aksi para pelaku ini terendus aparat Kepolisian dan anggota langsung bergerak melakukan penangkapan. Dua pelaku yakni MG dan AS ditangkap sedangkan MU kabur. (Kompas.com)

Sekilas Info Rek! Follow Ngerti Gak RekAksi pencurian dilakukan oleh tiga pemuda di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Par...
15/09/2026

Sekilas Info Rek!

Follow Ngerti Gak Rek
Aksi pencurian dilakukan oleh tiga pemuda di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Para pelaku nekat menggondol kotak Pole Mounted Circuit Breaker (PMCB) listrik yang ada di akses jalan menuju Jembatan Suramadu. Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo, mengatakan bahwa tiga pelaku yakni MG (33), AS (33) dan MU (31), warga Kecamatan Kamal.

Untuk melancarkan aksinya, para pelaku membawa sejumlah alat untuk bisa melepaskan kotak PMCB itu dari tiang PLN. Alat yang dibawa cukup lengkap yakni sebanyak 29 alat yang terdiri dari stang kunci, mata kunci shock, kunci pas, tang, cutter, dan kunci L.

Eriek menyebut, pelaku juga berbagi tugas untuk bisa melepaskan trafo itu dari tempat semula. Pelaku MG bertugas membongkar komponen pada tiang PMCB, sedangkan dua pelaku lain bekerja sama menarik kotak PMCB menggunakan tali hingga terlepas dan jatuh ke tanah. Aksi para pelaku ini terendus aparat Kepolisian dan anggota langsung bergerak melakukan penangkapan. Dua pelaku yakni MG dan AS ditangkap sedangkan MU kabur. (Kompas.com)

Nek awakmu setuju sing endi rek? Sejumlah sopir truk di Gresik ingin agar Batasan jam operasional di Gresik dikurangi.Ke...
15/09/2026

Nek awakmu setuju sing endi rek?

Sejumlah sopir truk di Gresik ingin agar Batasan jam operasional di Gresik dikurangi.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir menggelorakan Gerakan “Mas Sopir Ganteng”. Tujuannya untuk membangun kesadaran pengemudi dump truk agar tertib berlalu lintas dan mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan.

Gerakan ini sekaligus menjadi ruang bagi para sopir untuk menyampaikan aspirasi terkait aturan lalu lintas yang mereka nilai masih perlu dievaluasi.

Dalam diskusi tersebut, para sopir truk menyampaikan uneg-unegnya, menilai jam operasional yang selama ini diterapkan oleh pemerintah Kabupaten Gresik membuat para pengemudi tergesa-gesa saat berkendara, karena dikejar tenggat waktu operasional portal dan lokasi bongkaran.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan pembatasan jam operasional truk pukul 05.00–08.00 dan 15.00–18.00 WIB.

Penegakan aturan ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perhubungan Darat yang mengatur manajemen lalu lintas.

Permintaan tersebut disampaikan para sopir dump truk dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Tahap V Tahun 2026 bertajuk “Mas Sopir Ganteng”, dihadiri komunitas pengemudi truk dan pelaku UMKM pengolahan batu kapur/dolomit tersebut berlangsung di kawasan Galian C, Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

“Kalau dibatasi jam, kita kerja jadi tergesa-gesa. Mau jalan santai tidak bisa, kita mesti ugal-ugalan di jalan karena ngejar target. Portal tutup jam 4, tempat bongkaran tutup jam 5, sedangkan kita di jalan jam 3 sore sudah enggak boleh jalan, pagi jam 8 baru boleh keluar. Padahal tanpa adanya sopir, pembangunan di Gresik itu enggak ada,” ujar perwakilan pengemudi truk, Bangi.

Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir mengatakan, Mas Sopir Ganteng ini adalah gerakan taat aturan jam operasional.

Pihaknya mendengar langsung aspirasi para sopir truk, mereka meminta sedikit keringanan penerapan jam operasional. Jika pagi hari biasanya pukul 05.00 Wib sampai 08.00 Wib.

Para sopir truk ini meminta agar dimulai pukul 05.00 Wib dan selesai lebih awal pukul 07.30 Wib.

Kemudian pada sore harinya, pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIIB, sopir truk di pantura ini meminta agar diundur pukul 15.30 Wib hingga 18.00 Wib.

"Jadi gerakan Mas Sopir Ganteng untuk mengingatkan yang lain gerakan kesadaran, untuk tertib jam operasional. Mereka tergabung di Mas Sopir Ganteng ini ketika ada pelanggaran itu mengingatkan yang lain, kan gerakan kesadaran itu, jadi lebih kepada gerakan kesadaran untuk tertib jam operasional," ujarnya, Senin, 14 September 2026.

Pria yang juga Ketua DPC PKB Gresik ini menuturkan, disadari Gresik butuh pembangunan investasi, butuh ekonomi berputar di Gresik. "Satu hal krusial aturan jam operasional tadi, yang bisa ditaati oleh teman-teman sopir berkaitan dengan pengguna jalan yang lain," ujar Syahrul sapaan akrabnya.

Politisi asal Tanggulrejo, Manyar ini mengatakan, para sopir truk sepakat menaati larangan jam operasional, hanya saja meminta kelonggaran, karena berkaitan dengan aktivitas jam operasional, pihaknya akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Dinas Perhubungan.

Seusasi acara, Syahrul berfoto bersama dengan para sopir truk dengan mengenakan kaos bertuliskan Mas Sopir Ganteng. (Tribunnews)

Follow

BREAKING NEWS! Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dalam perombakan Ka...
14/09/2026

BREAKING NEWS!

Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dalam perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026). Posisi Purbaya sebagai bendahara negara digantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

“Sebelum saya mengambil sumpah janji berkenaan dengan pengangkatan saudara, sebagai menteri keuangan kabinet merah-putih, dalam sisa masa jabatan periode 2024-2029, terlebih dulu saya bertanya kepada saudara,” kata Prabowo saat mengambil sumpah jabatan Suahasil dalam pelantikan di Istana Negara.

Sebelumnya, Suahasil telah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.44 WIB dengan mengenakan jas hitam dan dasi biru muda.

Berdasarkan pantauan Tirto, Suahasil datang sambil melempar senyum kepada awak media yang menunggu di halaman Istana.

Kedatangan Suahasil terjadi ketika isu reshuffle Kabinet Merah Putih menguat sejak Senin siang. Kepada awak media, Suahasil mengonfirmasi telah menerima telepon dari Sekretariat Presiden untuk mengikuti agenda reshuffle pada sore hari.

“(Sudah) ditelpon,” kata Suahasil singkat.

Namun, dia belum memberikan penjelasan mengenai posisi yang akan diembannya dalam perombakan kabinet tersebut.

Kabar mengenai pergantian Menteri Keuangan mencuat setelah Suahasil dipanggil ke Istana. Purbaya, yang baru sekitar setahun menjabat sebagai Menteri Keuangan, sebelumnya juga terpantau tidak melanjutkan kehadirannya dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Senin siang. (Tirto)

Address

Surabaya
Surabaya
60243

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Surabaya Kabar Metro posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share