Suara KONTRAS

Suara KONTRAS SUARA KONTRAS SIUPP No. 1435/SK/MENPEN/ SIUPP/1999, tanggal 02 Juli 1999, yang diterbitkan dari Kota Pahlawan Surabaya. Sebagai anak Bangsa, mari hentakkan kakimu, rentangkan tanganmu, kejar ketertinggalan, berjuang bagai Pahlawan tak kenal letih.

Selalu memberitakan informasi yang aktual dan berpihak pada kebenaran..

10/09/2016

Saya RAMA HULALATA putra Darwin Hulalata (KETUA UMUM PJI) DAN PEMIMPIN REDAKSI SUARA KONTRAS menyampaikan bahwa Papa saya telah meninggal dunia pada hari senin 5-9-2016 dan saya mewakili beliau memohon maaf apabila Papa (Darwin Hulalata) semasa hidupnya mempunyai salah yg disengaja ataupun tidak disengaja baik secara ucapan maupun tindakan.
Terimakasih

PP No 20 Tahun 2016 - Pemberian THR PNS
21/06/2016
PP No 20 Tahun 2016 - Pemberian THR PNS

PP No 20 Tahun 2016 - Pemberian THR PNS

PP No 20 Tahun 2016 - Pemberian THR PNS Info Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dalam Tahun Anggaran 2016 Kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pejabat Negara…

14/03/2016
Never Give Up

Never Give Up

hahhahahahahahahaaaaahhahahahahahhahha super video

08/12/2014

Telah berplg ke Rahmatullaah Ibu Hajjah Mahrum Dangkua Binti Abdul Karim Dangkua malam ini Jam 19.55, smg Allaah menerima amalx dan mengampuni dosa2x, aamiin

Innallillahi Wa Innallillahi Rojiun, telah berpulang kerahmatullah Ibu Mahrum Dangkua guru matematika smpn 44. Almarhumah semasa hidupnya pernah mengajar matematika .
Almarhumah meninggal RS Persahabatan pukul 8.40 wib. Kami keluarga besar Alumni 81 mengucapkan belasungkawa yg sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah Almarhumah dan mengampuni segala dosanya, serta memberikan tempat yg layak disisiNYA.
Bagi keluarga yg ditinggalkannya diberikan ketabahan iman, Ikhlas dan Sabar.... Aamiin 3x yra.

Suara KONTRAS's cover photo
29/06/2014

Suara KONTRAS's cover photo

20/01/2013

AWAS PENIPUAN VIA TELFON
mereka menelpon antara jam 22.00 WIB dan jam 03.00 WIB
dengan no. 085763481171 yang mengaku dari KODIM
atau no.tlp 081361085890 yang mengaku dari KEPOLISIAN (RESKOBA)
mereka meminta uang antara 15 jt - 25 jt dan disuruh menyetor ke no.Rek B...I : 3362-01001225503 a/n Marcelino Siregar

revrensi: http://www.kaskus.co.id/post/50b58f390a75b4fe3400007a

*****""" Innalillahi wainnaillaihi raji'un """*****Telah berpulang ke Rahmattullah Bapak Drs. Bayu Saputro Spd,SH. (Guru...
19/10/2012

*****""" Innalillahi wainnaillaihi raji'un """*****
Telah berpulang ke Rahmattullah Bapak Drs. Bayu Saputro Spd,SH. (Guru di SMP Kartika VI-I,Surabaya) Pada tanggal 19 oktober 2012...
"Bismillaairrahmanirrahiim...
Allaahummaghfirlahu Warhamhu Wa'aafihi Wa'fu'anhu Wa akrim Nujulahu Wawassi'madkhalahu Bimaain watsalzin wabaradin wanaqqihi minalkhothoyaa Kamaa yunaqqtstsuwbul abyadhu minaddanas.......... Aamiin... YRA..."

Semoga diterima semua amal baiknya, dilapangkan kuburnya, diberikan ketabahan dan kesabaran Iman bagi keluarga yang ditinggalkan... *AMINNN*

PJI SANGAT MENGECAM DAN MENGUTUK KERAS Tundakan Anggota TNI AU ini"Wartawan dalam pelaksanaan tugas jurnalistik di lindu...
17/10/2012
Potret Kekerasan Oknum TNI Terhadap Wartawan - Marwah Riau

PJI SANGAT MENGECAM DAN MENGUTUK KERAS
Tundakan Anggota TNI AU ini
"Wartawan dalam pelaksanaan tugas jurnalistik di lindungi UU pers nomor 40 tahun 1999 (pasal.18) dan tempat peliputan atau lokasi pesawat jatuh merupakan ranah terbuka atau tempat umum yang boleh secara jurnalistik diabadikan dan diwartakan,"
Kami minta TNI AU segera mengembalikan alat-alat utama dan alat pendukung peliputan yang diambil paksa dari tangan wartawan yang sedang melakukan peliputan di lapangan. "Segera memberikan Informasi atau memulangkan wartawan Riau Pos yang ditahan pihak Provoost TNI AU,"
Jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 milik TNI AU, di Riau, Selasa (16/10), pagi.
Aksi itu dikecam berbagai kalangan.

PJI SANGAT MENGECAM DAN MENGUTUK KERAS Anggota TNI AU yang melakukan tindak kekerasan, intimidasi dan perampasan alat-al...
16/10/2012

PJI SANGAT MENGECAM DAN MENGUTUK KERAS

Anggota TNI AU yang melakukan tindak kekerasan, intimidasi dan perampasan alat-alat peliputan terhadap sejumlah wartawan yang meliput pesawat jatuh di Riau, Selasa (16/10).
Persatuan Jurnalis Indonesi (PJI) Sangat mengecam tindakan Anggota TNI AU yang melakukan Perampasan kamera dan hp, juga intimidasi Wartawan yang meliput jatuhnya pesawat latih milik TNI AU. dan yg perlu diketahui bahwa "Wartawan dalam pelaksanaan tugas jurnalistik di lindungi UU pers nomor 40 tahun 1999 (pasal.18) dan tempat peliputan atau lokasi pesawat jatuh merupakan ranah terbuka atau tempat umum yang boleh secara jurnalistik diabadikan dan diwartakan,"
Kami berharapTNI AU segera mengembalikan alat-alat utama dan alat pendukung peliputan yang diambil paksa dari tangan wartawan yang sedang melakukan peliputan di lapangan. "Segera memberikan Informasi atau memulangkan wartawan Riau Pos yang ditahan pihak Provoost TNI AU,"
Jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 milik TNI AU, di Riau, Selasa (16/10), pagi.
Aksi itu dikecam berbagai kalangan.

*****""" Innalillahi wainnaillaihi raji'un """*****Menghaturkan rasa DUKA yang mendalam Atas meninggalnya Ibu Yuniek Sup...
15/10/2012

*****""" Innalillahi wainnaillaihi raji'un """*****
Menghaturkan rasa DUKA yang mendalam Atas meninggalnya Ibu Yuniek Supriyanti Pada hari ini Tgl 14 Oktober 2012, ( Istri Irjen. Pol. Drs. Hadiatmoko,SH. / KAPOLDA JATIM ) di RS Sanglah, Denpasar, Bali.
Rumah Duka Surabaya, Jalan Bengawan No. 28 Surabaya
Dimakamkan di Surabaya, Ampel dan sebalumnya di semayamkan di Mesjid Ampel Tgl. 15 Oktober 2012
Almarhumah meninggalklan :
Suami tercinta Irjen.Pol. Drs. Hadiatmoko,SH. dan 3 Orang Putra
DO'A KAMI SETULUS HATI
"Bismillaairrahmanirrahiim...
Allaahummaghfirlahu Warhamhu Wa'aafihi Wa'fu'anhu Wa akrim Nujulahu Wawassi'madkhalahu Bimaain watsalzin wabaradin wanaqqihi minalkhothoyaa Kamaa yunaqqtstsuwbul abyadhu minaddanas.......... Aamiin... YRA..."
Semoga diterima semua amal baiknya, dilapangkan kuburnya, diberikan ketabahan dan kesabaran Iman bagi keluarga yang ditinggalkan...

SELAMAT JALAN IBU KETUA BHAYANGKARI POLDA JATIM DAN BERBAHAGIALAH DI SORGA ALLAH SWT. — bersama [email protected] dan Ny.Drs.Hadiatmoko di Kota Pahlawan "Surabaya".
Tanda: Persatuan Jurnalis Indonesia dan Suara KONTRAS

Untuk sekedar membangkitkan atau menambah kasih sayang dan memantapkan rasa cinta pada Orang Tua kita.KARENA CINTA IBU T...
29/08/2012

Untuk sekedar membangkitkan atau menambah kasih sayang dan memantapkan rasa cinta pada Orang Tua kita.

KARENA CINTA IBU TAK TERBATAS
CINTA IBU TAK TERBATAS
Ini cerita dari Jepang kuno. Mudah2an bisa diambil hikmahnya...(cerita ini gw dapat dr buku pelajaran bhs Jepang)
Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
"Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.
Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".
Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang, dan ,merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.

Mungkin cerita diatas hanya dongeng. Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita diatas. Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll. Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jkalau ada waktu saja.

Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula. Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.

Firman ALLAH WT :
"berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa" (Al An’aam 151),
"hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia" (Al Israa’ 23)

Dan orang yang berkata kepada dua orang ibu bapaknya: "Cis bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku? lalu kedua ibu bapaknya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan: "Celaka kamu, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah adalah benar." Lalu dia berkata: "Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu belaka." (Al Ahqaaf 17)

Sumber :
kumpulanceritamotivasi.blogspot.com

KEADILAN BELUM DITEGAKKAN ?Tangis Siti Khotijah alias Henny langsung pecah saat majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sur...
29/08/2012

KEADILAN BELUM DITEGAKKAN ?
Tangis Siti Khotijah alias Henny langsung pecah saat majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menghukumnya empat tahun penjara di sidang, Selasa (28/8/2012).
Majelis hakim yang diketuai Titus tandi menjeratnya dengan Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Vonis ini sama persis dengan tuntutan jaksa Ratna Fitri Hapsari.
Pada hal dalam fakta persidangan tidak seperti yang menjadi amar putusan majelis....
Sebab perkara ini diduga keras merupakan hasil rekayasa, sebagaimana yang terungkap pada pemeriksaan di ruang Sidang, baik kesaksian Anggota kepolisian Polrestabes Surabaya juga kesaksian Penyidik pembantu sebagai saksi Verbalisan yg bertanggung jawab terhadap pembuatan BAP. semuanya telah mengakui ada kekeliruan .... bahkan saksi David W Anggota kepolisian yg menangkapnya, mencabut pernyataannya di BAP dan menyatakan yg benar adalah yg diucapkan di ruang sidang, kesaksian itu diucapkan saat sidang sebelumnya.
Tak hanya itu, Heny juga didenda Rp 800 juta subsidiar 1 bulan penjara.
Membuatnya Histeris hingga saat menuju ruang tahanan dia terus menangis histeris sambil dijaga PHnya....

"ALLAAH HU AKBAR... ALLAAH HU AKBAR... ALLAAH HU AKBAR..... LAA ILAHA ILLALLAAH HU ALLAAH HU AKBAR, ALLAAH HU AKBAR WALI...
18/08/2012

"ALLAAH HU AKBAR... ALLAAH HU AKBAR... ALLAAH HU AKBAR..... LAA ILAHA ILLALLAAH HU ALLAAH HU AKBAR, ALLAAH HU AKBAR WALILLAAHIL HAMDHU...

Jazakumullah Khairan Katsiiran........
Slamat Menyambut Hari Kemenangan di 1 Syawal 1433 H, dalam nuansa kefitrahan.
Minal'Aidin wal Faizin, Mhn maaf dan bathin...atas tutur juga tingkah yg kurang berkenan. Taqabbalallaah Minna wa Minkum, Bishiyaamana Bishiyaamakum Taqabbal Yaa Kariim... Aamiin :)

Kurangi Ketegangan dan Konflik Papua----------------------------------------------------http://www.rnw.nl/bahasa-indones...
17/08/2012

Kurangi Ketegangan dan Konflik Papua
----------------------------------------------------
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/ranesi-kurangi-ketegangan-dan-konflik-papua
KONFLIK DI PAPUA SEHARUSNYA SEGERA USAI
Akhirnya, sesudah 65 tahun setia menemani pendengar dan pembaca, Radio Nederland Siaran Indonesia dengan berat hati mohon diri. Kali ini untuk waktu tak terbatas. Menandai berakhirnya era Ranesi, kami siapkan berbagai artikel khusus tentang Ranesi, mitra, dan tentu saja pendengar. Kali ini giliran suara dari Papua.

Radio Nederland dan media asing merupakan jendela bagi Papua agar didengar dunia, tapi juga agar melaporkan fakta-fakta yang terjadi sehingga dapat meminimalisir ketegangan dan konflik di wilayaj tersebut. Demikian kesimpulan dua suara dari Papua.

“Demokrasi di Indonesia itu minus Papua, tak ada kebebasan pers di sini. Ini mirip nasib orang Jawa di bawah Belanda tahun 1900an atau orang Afrika Selatan tahun 1950an,” demikian keluh Pendeta Benny Giay senada dengan Marten Goo dari kelompok NAPAS, National Papuan Solidarity.

“Kalau bisa bantulah kami, dunia perlu bantu kami. Gereja kami punya peralatan radio tapi tak mampu membiayai program program radio komunitas,” ujar Pendeta Benny Giay. Menurut pendeta Papua ini, selama tahun-tahun belakangan, Ranesi dan media luar lainnya itu penting. “Kita bisa bilang itu semacam jendela melalui mana kita bisa lihat dunia luar, kita bisa rasakan suara orang Papua bisa didengar disana.”

Dipanah dua kali
“Dengan tutupnya Ranesi, maka itu menjadi tragedi. Kita sudah diserang habis-habisan. Masyarakat sipil tak punya ruang hidup, jadi kita dipanah dua kali, satu dari Indonesia karena tak ada kebebasan pers. Satu lagi dari Radio Nederland. Ini tikaman dua kali.”

Baik Pendeta Benny Giay mau pun aktivis Jakarta dari Papua, Marten Goo, berpendapat alasan menutup Ranesi itu “aneh”. “Media asing seperti Radio Nederland kan kanal yang harus dibuka karena menjalankan peran ini mengangkat suara Papua yang dibungkam. Orang-orang Papua setia mendengar, mereka tidak takut dengar radio. Dengan begitu, ini memberi semacam kekuatan ini solidaritas, memberi kekuatan psikologis.”

Bebas minus Papua
Kedua tokoh Papua tersebut membenarkan bahwa Indonesia memang sudah demokratis tetapi sebenarnya minus Papua. Kalau Papua termasuk Indonesia, maka pers di Papua belum bebas. Media massa di Papua kadang diserang, diteror, termasuk dalam kasus pembunuhan mutakhir terhadap Mako Tabuni. Dia itu pernah memukul seorang tentara yang menyamar mengaku wartawan. Jadi, pers di Indonesia itu bebas dalam arti Indonesia minus Papua, tuturnya.

Menurut Benny Giay, praktek penguasa di Papua masih seperti di masa Orde Baru. “Pemilik suratkabar masih sering ditelpon, wartawan dikejar-kejar, dipecat, tentara juga punya saham di koran-koran. Ini kita bisa lihat, maka saya bilang ini sama dengan nasib orang Jawa di tahun 1900 an, atau orang Afrika Selatan tahun 1950 an dimana semua koran dikuasai negara demi menjaga keamanan. Nah ini kita tidak bisa keluar dari bingkai-bingkai ideologis (NKRI) ini,” tambahnya.

Tentang ditutupnya Ranesi, “dat is jammer omdat ik denk Radio Nederland geeft ons een stem, veel Papuans luisterden naar Radio Nederland!” (Sayang sekali, sebab Radio Nederland memberi suara kepada kami, banyak orang Papua mendengarkan Radio Nederland), demikian keluh Pendeta B. Giay, jebolan fakultas theologi Vrije Universiteit di Amsterdam tersebut.

Aktivis National Papuan Solidarity (NAPAS) Marten Goo senada. “Kalau Freeport aman, aparat tidak mendapat dana keamanan, maka harus dipastikan ada konflik. Di Puncak Jaya minimal setiap tahun harus ada konflik sebab APBD (Anggaran Pembangunan & Belanja Daerah) sebesar Rp 3 milyar itu, kalau tidak ada konflik, maka dana itu harus dikembalikan.”

Dilarang sebarkan hasil investigasi
Dalam kerangka itulah, “kami melihat misalnya teman-teman yang mengasuh Jubi online melaporkan diri mereka terancam. Mereka dilarang menyebarkan hasil investigasi kasus penembakan Mako Tabuni. Lihat juga wartawan asing susah masuk Papua, jangankan wartawan, advokasi internasional juga susah masuk.

"Ini berarti Papua diisolir. Kalau sudah begitu, ini itu dilarang, itu artinya Papua belum demokratis. Orang mendoa (di makam pemimpin Papua alm. Theys Eluay) saja dilarang. Jadi media luar itu dapat membantu kami. Kami senang kalau media luar (Indonesia dan asing) masuk, karena mereka akan menyampaikan apa-apa yang terjadi. Kalau mereka tidak bisa masuk, justru kami bingung, kemana lagi kami akan menyalurkan fakta. Penyiaran fakta-fakta yang terjadi – itu dapat meminimalisir konflik,” demikian ungkap Marten Goo. (***/tvOne)

M E R D E K APada Hari ini........ 17 Agustus 2012Tak ada kata lagi yang terucapkan.......Tak ada Ingin Bibir ini mengge...
17/08/2012

M E R D E K A
Pada Hari ini........ 17 Agustus 2012
Tak ada kata lagi yang terucapkan.......
Tak ada Ingin Bibir ini menggetarkan lidah.....
Dengan Pekik yang sudah tak asing di kuping ku....
Aku diam ... tapi gemuruh...........
Aku hening ... tapi beriak............
Aku Tenggelam dalam Lamunan Angan.........
Indonesia Raya...... Indonesia Jaya.......
Getarnya nadi ... Darah ku mendidih.........
Ingin Rasa berbagi .......
Aturan apa yang dilanggar........
Kebahagiaan merata belum juga mampir......
Ibu ku sedang bersedih... atau Gembira.....
67 tahun telah berlalu..........
Indonesia Tetap Negara ku.......
Ku puja sepanjang hayat ku...........

Kami juga mendukung tindakan ini, tentu dengan semangat bahwa setiap langkah DPR RI dan PEMERINTAH kalau kurang berpihak...
31/03/2012
Sikapi Keputusan DPR, KAMMI Ajukan Gugatan ke MK

Kami juga mendukung tindakan ini, tentu dengan semangat bahwa setiap langkah DPR RI dan PEMERINTAH kalau kurang berpihak pada Rakyat, sebaiknya dilakukan langkah-langkah semacam ini.
Semangatnya adalah agar Para Anggota Dewan juga Pemerintah tidak bertindak Arogan.

Langkah KAMMI adalah, mebangun posko-posko pengaduan masyarakat atas keputusan ini. Juga bersama bangsa untuk mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sangat betul... kalimat yang menyatakan DPR RI jangan menghianati Rakyat....... Rakyat terlalu sakit dengan Paradikma la...
30/03/2012
Hari Ini Sidang Paripurna, DPR Jangan Coba-coba Khianati Rakyat

Sangat betul... kalimat yang menyatakan DPR RI jangan menghianati Rakyat....... Rakyat terlalu sakit dengan Paradikma lama yang sering ditunjukkan oleh Pemerintah maupun Anggota DPR RI. untuk kali ini besar harapan rakyat, agar DPR RI bersikap Jujur dan Amanah. (dh)

Kini rakyat Indonesia menunggu hasil ketetapan Sidang Paripurna. Apakah pro rakyat atau anti rakyat? DPR bukanlah wakil partai, melainkan wakil rakyat. Jika DPR menggolkan kenaikan harga BBM, maka semakin jelaslah, DPR telah mengkhianati rakyat. Sepertinya mahasiswa dan rakyat Indonesia menduduki Ge...

Address

Kota Pahlawan
Surabaya
60254

Products

Koran dan Majalah

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suara KONTRAS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Suara KONTRAS:

Category

Nearby media companies