SAMO News

SAMO News Berita Sosial Politik
(1)

Berita, sosial, politik,,hukum,teknologi, militer,informasi alutsista,teknologi nasional,pesawat tempur,kapal perang,artileri,strategi dan alutsista militer,strategi militer,alutsista Indonesia,alutsista dunia,alutsista terbaru,alutsista tercanggih,alutsista TNI AD,alutsista TNI' name='DESCRIPTION'/>

Mission: Menyebar informasi tentang berita sosial politik, hukum dan pertahanan dan keamanan

Apakah Impor Dan Menaikkan Iuran BPJS Itu Sesuai Nilai-Nilai PANCASILA .... ???Apakah Ngutang Itu Juga Sesuai Dengan PAN...
04/12/2019
Jokowi Minta Setiap Kebijakan Tertanam Nilai-nilai Pancasila

Apakah Impor Dan Menaikkan Iuran BPJS Itu Sesuai Nilai-Nilai PANCASILA .... ???

Apakah Ngutang Itu Juga Sesuai Dengan PANCASILA
Sudahlah Utang Belum Lunas, Fitnah Kiri Kanan Lagi

Cuma bisa ASBUN PANCASILA faktanya...... Cuma Kedok saja

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20191204014712-32-453927/jokowi-minta-setiap-kebijakan-tertanam-nilai-nilai-pancasila?utm_source=twitter&utm_medium=oa&utm_content=cnnindonesia&utm_campaign=cmssocmed

Presiden Jokowi meminta agar tiap kebijakan yang diamil kementerian/lembaga memiliki nilai-nilai Pancasila.

01/12/2019
SAMO Indonesia

Tegah amat tuduhanya ??

https://www.facebook.com/106687980776367/posts/127389542039544/

APA HUBUNGANYA SEA GAMES DENGAN VIRGINTAS SEORANG ATLIT....??

EDAN TENAN, PANITIANYA

SAMO Indonesia - Shalfa Avrila Siani (17), atlet senam artistik asal Kota Kediri, dipulangkan karena diisukan tidak perawan. Orang tua Shalfa tidak terima.

Orang tua Shalfa segera membawa anaknya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memeriksakan organ intim anaknya. Hasilnya, orang tua atlet SEA Games 2019 tersebut mengklaim anaknya masih perawan.

"Akibat isu yang beredar, keluarga merasa tidak terima, anaknya yang berstatus atlet senam Provinsi Jawa Timur dan akan berlaga di SEA Games tapi tiba-tiba dipulangkan begitu saja, apalagi hasil pemeriksaan organ intim masih sehat dan baik baik," ujar penasihat hukum keluarga Shalfa, Imam Mukhlas, kepada detikcom, Jumat (29/11/2019).

Karena itu, keluarga Shalfa ingin meminta kejelasan kepada pelatih Shalfa. Meski asal Kediri, atlet dengan 49 medali penghargaan itu menjalani pemusatan pelatihan untuk SEA Games 2019 di Gresik.

Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) tengah disorot setelah dikabarkan memulangkan atlet Shalfa Avrila Siani dari pelatnas untuk SEA Games 2019 dengan alasan sudah tak perawan. Persani pun angkat bicara terkait tuduhan tersebut.

Ketua Umum PB Persani Ita Yuliati Irawan membantah tuduhan memulangkan Shalfa karena tak perawan. Menurutnya, pemulangan Shalfa disebabkan karena prestasi yang tak memenuhi standar.

Tetapi berdasarkan penilaian hasil kejurnas, performa Shalfa mengalami penurunan yang signifikan. Oleh karena itu, dia digantikan oleh atlet putri lainnya, Yogi Novia Ramadhani.

“Kami pada saat memasukkan nama atlet dan long list ada empat atlet putri artistik yang di-SK kan, yaitu Rifda, Amalia, Titalia, Tasya, Mutia. Namun pada saat kejuaraan dunia di Doha, Tasya mengalami cedera sehingga digantikan dengan Shalfa,” ujar Ita di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim menegaskan pemulangan atlet senam untuk SEA Games 2019 Filipina, Shalfa Avrila Siani karena tindakan indisipliner. Lalu, apa sebab pelatih menyebut Shalfa dipulangkan karena tidak perawan?

Ketua Harian KONI Jatim M. Nabil mengatakan pihaknya masih belum mengetahui secara pasti sebab tuduhan tidak perawan tersebut. Pihaknya tengah menyelidiki apa yang membuat ujaran ini mencuat.

"Makanya itu yang saya belum tahu, itu bagian dari persoalan saja. Makanya saya berpikir sebenarnya tidak mungkin anak ini melawan dengan barang bukti keperawanan, kalau tidak ada tuduhan seperti itu," kata Nabil di Surabaya, Jumat (29/11/2019).

Namun, Nabil mengaku mendapat penjelasan dari pelatih jika pemulangan Shalfa karena indisipliner. Selain itu, diketahui prestasi Shalfa juga merosot.

"Sekarang tuduhan itu tinggal bagaimana benar atau tidak, tapi kroscek kami kepada teman-teman pelatih bahwa itu bukan soal itu (tidak perawan) tapi soal indisipliner dan prestasi yang terjadi kemerosotan," imbuhnya.

Selain itu, Nabil juga menyebut sebenarnya Shalfa merupakan atlet pengganti dari temannya yang cedera. Bukan atlet yang terpilih dari awal.

"Jadi selalu ada evaluasi posisi. Ini kan posisi pengganti sekitar 4 sampai 5 bulan yang lalu anak ini masih di Pelatnas menggantikan Tasya. Karena Tasya harus operasi secara prestasi memang bagus Tasya, kemudian dalam perjalanannya memang ada beberapa kendala indisipliner kedisiplinan sehingga harus ada tindakan-tindakan peringatan pemberitahuan," papar Nabil.

12/11/2019
SAMO Indonesia

https://www.facebook.com/106687980776367/posts/116643786447453/

MANUVER PRESIDEN YANG PENCEMBURUAN.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) seakan tidak mau kalah dengan Presiden PKS Sohibul Iman yang mendapatkan pelukan erat dari Ketua NasDem Surya Paloh.

Usai sambutan diacara HUT ke-8 Partai NasDem di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019) malam, Jokowi bersama Paloh berpelukan erat.

Saat Sindir menyindir kemarin cuma ingin diperhatikan Surya Palo ???

Cie cie. Presiden kok lebay

10/11/2019
SAMO Indonesia

Jangan jangan dewi tanjung bagian dari pelakunya.....

Kok tahu detail.

ayooo viralkan biar kasus ini cepat terungkap

#tangkapdewitanjung

https://www.facebook.com/106687980776367/posts/114600446651787/

JANGAN JANGAN DEWI TANJUNG BAGIAN DARI SKENARIO BESAR INI....??

Dari mana Dewi tahu pelaku penyiraman, padahal cctv itu beredar setelah penyiraman???

Polisi saja sampai sekarang kesulitan mencari bukti. Kok dengan gamblang dewi tanjung mengetahui penyiraman novel baswedan secara detail.... ???

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180411134324-20-290021/setahun-kasus-novel-polisi-masih-cari-cara-temukan-pelaku

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Novel Baswedan mengaku kesulitan mengusut kasus penyerangan dengan air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi itu. "Tidak mudah menyelidiki hal ini. Kalau orang bilang mudah, tolong kasih petunjuk ke kami," kata Anggota TGPF dari Setara Institute, Hendardi, kepada Tempo, Senin, 8 Juli 2019.

https://www.google.com/amp/s/nasional.tempo.co/amp/1222576/tgpf-mengakui-kesulitan-mengusut-kasus-novel-baswedan

Sampai Presiden meminta kapolri agar mengungkap kasus novelpun, sampai detik ini kapolri tidak bisa ungkap pelaku penyiraman.

https://m.detik.com/news/berita/d-4768687/jokowi-minta-kapolri-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-awal-desember

TITO sampai diangkat jadi Mendagripun, gagal ungkap kasus ini

https://www.google.com/amp/s/m.tribunnews.com/amp/nasional/2019/10/25/tito-karnavian-gagal-usut-kasus-novel-baswedan-jokowi-minta-kapolri-baru-yang-mengungkapnya

Sekarang bukti mulai terungkap dan Dewi Tanjung telah berhasil mengungkapkan kasus penyiraman itu.

Ayooo pak polisi, titik terang bukti penyiraman air keras ke Novel Baswedan mulai terbuka, #tangkap Dewi Tanjung. Setidaknya pengusutan soal kasus penyiraman bisa dimulai dari Bani Kadal Sipit ini.

BUPATI IMPORTBukan soal pertanian seperti bawang, beras cangkul serba import, kebutuhan rumah tangga pun juga import, bi...
10/11/2019

BUPATI IMPORT

Bukan soal pertanian seperti bawang, beras cangkul serba import, kebutuhan rumah tangga pun juga import, bidang pendidikan mulai dari dosen dan rektor juga import. Bidang olah raga pun banyak yg import.

Sekarang bupati saja juga mau import.

Mau tahu beritanya ????

Carlos Melgares Varon, seorang pria berusia 55 tahun yang berasal dari Kota Granada, Spanyol. Namun sejak 2008 silam, Carlos telah menjadi warga negara Indonesia (WNI). Kini, sebelas tahun kemudian, Carlos memberanikan diri mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah di lokasi wisata super prioritas, Danau Toba.

Inilah kelebihan dan kehebatan negeri plus 62. Surga yang bocor bagi barang import.

09/11/2019

Bani kadal sipit dewi tanjung harus ditangkap

#dukungnovelbaswedan
#tangkapdewitanjung

08/11/2019
SAMO Indonesia

Dinikmati saja yaaa

https://www.facebook.com/106687980776367/posts/112948073483691/

Tujuan SBY Membentuk BPJS: Mengurangi Beban Rakyat.

Oleh Jokowi Rakyat yg tidak bisa bayar BPJS harus di tagih dgn debt Collector.

Memange BPJS itu Leasing. Nunggak bayar harus didatangi oleh debt collector ????

Bagi pemilih dan pemuja Jokowi gak boleh sakit. Kalau sakit cukup kepala di ikat dengan sarung yaaa.

Kalau berfikiran cerdas sih tak mungkin berfikiran tentang  penyiraman air  keras ke Novel, sebuah settingan.Kalau bani ...
07/11/2019

Kalau berfikiran cerdas sih tak mungkin berfikiran tentang penyiraman air keras ke Novel, sebuah settingan.

Kalau bani kadal Sipit, maklum otak nya butek tak mampu berlogika. Bani Kadal Sipit berfikiran Rumah sakit di Singapura bisa di ajak kong kalikong, kali😂😂😂😂😂😂

Kalau aku sih sangat setuju kalau Bani kadal sipit dewi syetan tanjung disiram air keras.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=111572540287911&id=106687980776367

MEMANGE RUMAH SAKIT SINGAPURA BISA DI AJAK KONG KALIKONG ???

SAMO Indonesia - Sang Reporter NET TV yang Videonya Diviralkan untuk Sudutkan Novel Baswedan Angkat Bicara

Potongan video pemberitaan NET TV saat penyidik KPK Novel Baswedan dirawat di Singapura pada 2017 viral. Reporter NET TV yang saat itu meliput ke Singapura, Delviana Azari, buka suara tentang kondisi Novel yang dilihatnya saat itu.

Potongan video tersebut ramai dibahas dan diunggah ulang di Twitter dengan narasi yang menyebut tak terlihat luka di mata dan pipi Novel. Padahal saat itu Novel baru disiram air keras.

Delviana, yang saat itu langsung ke Singapura untuk membuat pemberitaan tentang kondisi dan proses perawatan Novel, memberi penjelasan. Menurutnya, kondisi mata Novel saat itu sudah tidak seperti orang normal.

"Di akun yang sempat viral itu kan mempertanyakan kondisi matanya yang katanya it looks too fine. Kalau gue boleh menceritakan apa yang gue lihat saat itu, kondisi mata dari Novel Baswedan itu. Kan waktu sebelum berangkat beliau kan sempat diperban, nah waktu itu udah nggak diperban. Udah dilepas, tapi di sekitar jidat di sekeliling mata kayak ada oranye-oranye kayak Betadine gitu. Yang paling miris adalah kondisi bola mata kalau menurut akun itu it looks so fine, gue lihat miris bola mata yang gue lihat, yang gue rekam, mata kita beradu pandang, fokus gue ke bola matanya, bola matanya saat itu warnanya kayak kelereng kehijauan dan sama sekali tidak terlihat normal, itu menurut gue yang gue lihat," ujar Delviana, Kamis (7/11/2019).

Hal itu disampaikan Delviana melalui video yang dia unggah di akun YouTube pribadinya. detikcom telah mengontak Delviana dan diperbolehkan untuk menggunakan penjelasannya di video itu, untuk kepentingan pemberitaan.

Delviana mengatakan video itu diambil sekitar 19 April 2017 di Singapore General Hospital. Saat itu, dia merekam Novel yang sedang dibawa menuju ambulans untuk pemeriksaan lanjutan dengan kamera ponselnya.

Dia juga menjelaskan tentang kondisi kulit di sekitar mata Novel yang disebut baik-baik saja. Delviana menyebut saat itu dia sempat menanyakan hal itu ke Novel.

"Nah beliau sempat bilang perawatan di rumah sakit di Singapura sangat baik, recommended, sehingga luka di kulitnya cepat pulih," ucapnya.

Delviana pun mempertanyakan mengapa video itu baru dibahas setelah dua tahun lebih. Dia heran mengapa ada orang yang berpikir kalau peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel itu setting-an atau rekayasa.

"Kalau memang ini ini rekayasa, masa iya sih rumah sakit di luar negeri mau diajak kongkalikong, ini yang dipertaruhkan martabat bangsa. Kedua adalah penjagaan. Kita pikir pakai logika, dia dijaga, dikawal, tapi saat gue ngerekam kalau itu memang setting-an pasti mereka nggak akan izinin gue ambil gambar kondisi saat itu logikanya dong," ucapnya. [dt]

Sumber Berita : https://www.gelora.co/2019/11/reporter-net-tv-yang-videonya.html?m=1

07/11/2019

Dolly in Memori

PDIP Yang Paling Ngotot menolak penutupan prostitusi terbesar se Asia Tenggara " DOLLY "

Peristiwa penutupan tempat pelacuran di gang Dolly Surabaya terjadi lima tahun silam.

Menutup kawasan pelacuran di Dolly dan Jarak, mendapat sokongan politik. Juga dukungan warga Surabaya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, meminta, agar Wali Kota Tri Rismaharani tetap di jalur awal, yaitu menghentikan praktik prostitusi tersebut.

Ketua DPRD Muhammad Machmud mengatakan, suara bulat lembaga pimpinannya siap menjadi amunisi pembelaan jika Risma mendapat perlawanan. "Harus ditutup. Targetnya memang harus ditutup. Itu sesuai dengan rencana semua badan pemerintahan," kata dia saat dihubungi RoL, Selasa (17/6/2014).

Kata dia, masih ada satu fraksi di legislatif kota yang menolak, tapi tekad pemerintah untuk mengalihfungsikan kawasan merah itu menjadi keharusan. Hingga saat ini, ia menjelaskan cuma fraksi PDI Perjuangan yang menentang langkah Risma tersebut.

https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/n7axy8

Sikap Walikota. Risma itu bertolak belakang dengan Sikap Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana menyatakan, penolakan penutupan Gang Dolly pada 19 Juni mendatang bukanlah karena kepentingan pribadi.

Menurut dia, penolakan itu merupakan konsep PDI-P dalam melihat realitas sosial prostitusi di lokalisasi Dolly. Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya itu mengatakan, sejak Surabaya dipimpin Bambang Dwi Hartono (Wali Kota sebelum Tri Rismaharini), PDI-P tidak pernah memiliki rencana menutup Dolly.

"Kami tidak pernah memiliki rencana menutup Dolly, yang ada hanya pembatasan PSK dan pembatasan aktivitas prostitusi," katanya, Selasa (13/5/2014) sore.

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2014/05/13/2041145/Wisnu.Tolak.Penutupan.Dolly.adalah.Konsep.PDI-P

07/11/2019
SAMO Indonesia

https://www.facebook.com/106687980776367/posts/111170236994808/

Saat debat Capres, Prabowo menyatakan, bahwa pertahanan Indonesia sangat lemah. Pernyataan Prabowo bukan sebuah bualan politik pertahanan.

Hal itu terbukti di medio April 2019,
Angkatan Laut Republik Indonesia mengatakan bahwa kapal penjaga pantai Vietnam menabrak salah satu kapal Indonesia di lepas pantai Kalimantan ketika kapal itu bergerak mencegat sebuah kapal yang dicurigai menangkap ikan di perairan Indonesia.

Sisi geohankam, posisi Indonesia terletak diantara zona dua kekuatan militer besar, yg mana dua kekuatan ini ada dalam titik sengketa kepulauan Spartly, sebuah gugusan atol yg ada di laut China selatan. Kepulauan Spartly menjadi sengketa antara China dan beberapa negara Asean yang dapat sokongan dari Amerika serikat.

Prabowo berharap dgn pengembangan Angkatan Udara menjadi tiga komando operasi udara, 2 Skadron F-16/72 Viper dan 2 skowdron SUKHOI SU 35 dapat menghalau armada asing bila suatu saat terjadi perang terbuka atas konflik Spartly.

01/11/2019

Hasil dari Revolusi Mental Yang di Suara kan oleh Rejim ini di lima tahun pertama.

Lima tahun kedua dan lima tahun berikutnya, Hasil dari Revolusi Mental adalah INDONESIA BEJAT, bukan INDONESIA HEBAT.

31/10/2019
Srikandi Indonesia

https://www.facebook.com/2079949355617836/posts/2457457657867002/

PGN atau Patriot Garuda Nusantara (PGN) Siap Jadi Garda Terdepan Jaga NKRI

Ratusan orang yang tergabung dalam Patriot Garuda Nusantara (PGN) Kabupaten Kendal melakukan aksi orasi menuju Polres Kendal, dimulai dari Gedung PC Nahdatul Ulama setempat.

Dalam orasinya, Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril mengatakan, demokrasi tidak boleh sampai terbelah, dan aksi orasi ini bukan sebagai gerakan tandingan dari bela tauhid.

“Demokrasi ini jelas jangan sampai terbelah dan gerakan ini merupakan aksi ngaji kebangsaan, sekalipun gerakan ini bukanlah aksi tandingan dari bela tauhid karena kita akan libas orang-orang yang bilang tauhid. Untuk apa kita layani itu jumlah kita lebih banyak puluhan juta dibanding mereka,” tegas Gus Nuril, Jum’at (2/11/2018).

Gus Nuril menyatakan, seluruh anggota Patriot Garudan Nusantara siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI, pihaknya juga tidak segan kepada oknum yang akan menggeser nilai-nilai pancasila.

Sementara itu, Pemimpin PCNU Kabupaten Kendal, KH Muhammad Danial Royyan menyatakan, aksi yang berlanjut di Polres Kendal tersebut sekaligus menegaskan bahwa PGN siap bekerja sama dengan TNI Polri.

Sumber berita : http://m.rri.co.id/post/berita/593116/daerah/patriot_garuda_nusantara_pgn_siap_jadi_garda_terdepan_jaga_nkri.html
_________________________________

Itu si cuma terhadap, FPI saja. Terhadap Veronica Koman yg jelas jelas merong rong Pancasila dan NKRI dan Meneriakan PAPUA MERDEKA, Cuma Diem. Menghadapi OPM yg sering menembaki TNI dan Polri, Ciut Nyalinya.

Berlagaknya kayak pasukan berani mati nantangi Sodara Seiman. Begitu Non seiman merongrong dan membakar dokter hidup hidup dan mengkampak kepala bayi. Diem seribu bahasa.

Address

Surabaya

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SAMO News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to SAMO News:

Videos

Nearby media companies