29/05/2026
Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menorehkan apresiasi di tingkat regional. Pada Jumat, 29 Mei 2026, mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Wakil Bupati Tabanan menghadiri malam penganugerahan Tribun Bali Award 2026 yang berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya.
Dalam ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima penghargaan kategori “Inovator Komunikasi Publik dan Bupati Ngantor di Desa”, sebuah penghargaan yang diberikan atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun komunikasi publik yang dekat, responsif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui Program Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa.
Program Bungan Desa sendiri telah menjadi salah satu inovasi unggulan Pemerintah Kabupaten Tabanan sejak tahun 2022. Melalui program ini, Bupati bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung berkantor di desa-desa untuk menyerap aspirasi masyarakat, memberikan pelayanan publik, sekaligus melihat secara nyata kondisi dan potensi wilayah desa.
Bukan sekadar kunjungan seremonial, Bungan Desa hadir dengan konsep pelayanan pemerintahan yang langsung menyentuh masyarakat. Dalam setiap pelaksanaannya, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan, perpustakaan keliling, edukasi keluarga, hingga konsultasi pembangunan secara langsung di desa masing-masing. Program ini juga dinilai mampu mempersingkat rantai birokrasi sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan tepat sasaran.
Selain memperkuat pelayanan publik, Program Bungan Desa juga menjadi sarana pemerintah menggali dan mengembangkan potensi lokal desa. Dalam berbagai kunjungan, Pemerintah Kabupaten Tabanan aktif mendorong pengembangan sektor pertanian, UMKM, peternakan, pariwisata desa, hingga ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Salah satu contoh nyata terlihat dalam kunjungan Bungan Desa di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, yang fokus pada pengembangan pertanian daun pandan dan peternakan kambing etawa sebagai potensi unggulan desa. Program tersebut sekaligus dibarengi dengan penanganan stunting, penyaluran bantuan sosial, serta pembangunan infrastruktur desa.
Program ini bahkan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Desa PDTT yang menilai Bungan Desa sebagai implementasi nyata pembangunan dari pinggiran sesuai semangat pembangunan nasional.
Seiring berjalannya waktu, Program Bungan Desa terus berkembang dan menjangkau semakin banyak desa di Kabupaten Tabanan. Hingga tahun 2025, program ini telah menyasar lebih dari 50 desa dan terus dievaluasi berbasis data oleh BRIDA Tabanan guna memastikan efektivitas dan keberlanjutannya.
Wakil Bupati Tabanan menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima dalam Tribun Bali Award 2026 menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus menjaga semangat pelayanan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan semata-mata milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Tabanan. Program Bungan Desa lahir dari semangat untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar, bekerja bersama, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke desa,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur semata, melainkan dari hadirnya pemerintah yang mampu mendengar dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, pendekatan turun langsung ke desa akan terus menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap Program Bungan Desa dapat terus menjadi inspirasi pelayanan publik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah.