Bali GO Viral

Bali GO Viral ☆☆☆☆☆
Bali - Indonesia - Dunia
DM/WA for Credit or Content Removal!

📲 +62 899-3850-409 (WA)

Jumat malam, 28 Agustus 2026, pukul 22.39 WITA, warga Banjar Dinas Besakih Kangin dikejutkan kobaran api yang membesar d...
30/08/2026

Jumat malam, 28 Agustus 2026, pukul 22.39 WITA, warga Banjar Dinas Besakih Kangin dikejutkan kobaran api yang membesar dari tumpukan sampah. Kepulan asap dan lidah api tampak mengerikan di kegelapan malam, mengundang kepanikan warga sekitar Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

Tak menunggu lama, 9 personel gabungan Damkar Karangasem dan Klungkung tiba dengan 2 unit armada memadamkan api. Berkat sigapnya penanganan, 3 rumah warga dan Pelinggih Pura Goa Raja berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa maupun kerugian material, meski lahan seluas satu are ludes terbakar.

Rabu (26/8), suasana rapat Panja Pengharmonisasian RUU Ketenagakerjaan di Senayan mendadak tegang. I Nyoman Parta, wakil...
30/08/2026

Rabu (26/8), suasana rapat Panja Pengharmonisasian RUU Ketenagakerjaan di Senayan mendadak tegang. I Nyoman Parta, wakil rakyat dari dapil Bali, angkat suara soal sesuatu yang selama ini dipendam banyak pekerja, kenapa upah di Bali mentok di kisaran Rp3,2 juta?

Pertanyaannya sederhana tapi menohok. "Di Bali, kok bisa upahnya segitu? Siapa yang bikin acuannya?"

Ironisnya, Bali bukan daerah biasa. Ini destinasi wisata andalan negara, dengan okupansi hotel rata-rata tembus 72% dan pertumbuhan ekonomi yang bahkan disebut mengungguli Jawa Barat maupun Jawa Timur. Tapi soal upah? Bali malah tertinggal jauh dari kota-kota lain.

Bandingkan sendiri: Bekasi nyaris Rp6 juta, Jakarta Rp5,7 juta, Bandung di atas Rp5,5 juta, Batam Rp5,3 juta, Surabaya Rp5,2 juta. Bali? Cuma separuh lebih sedikit dari yang tertinggi.

Padahal kebutuhan layak hidup di Bali sendiri sudah dihitung sekitar Rp5,2 juta. Artinya, ada jarak lebar antara apa yang dibutuhkan pekerja untuk hidup layak dengan apa yang mereka terima, bahkan setelah puluhan tahun bekerja.

Parta melempar satu kalimat yang menampar: Bali boleh jadi destinasi kelas dunia, tapi pekerjanya juga berhak atas standar hidup yang layak, bukan cuma jadi penonton keramaian wisatawan.

Lima langkah pun diusulkan: evaluasi formula pengupahan, perketat pengawasan, libatkan semua pemangku kepentingan, dorong peningkatan kompetensi pekerja, dan pastikan sektor pariwisata benar-benar menyejahterakan, bukan cuma ramai di permukaan.

Pertanyaannya sekarang balik ke publik, sudah saatnya kah standar upah pekerja Bali disesuaikan?

Malam itu, Minggu (30/8/2026), suasana tenang di Kawasan Pantai Double Six, Seminyak, Badung, tiba-tiba berubah panik. S...
30/08/2026

Malam itu, Minggu (30/8/2026), suasana tenang di Kawasan Pantai Double Six, Seminyak, Badung, tiba-tiba berubah panik. Sebuah restoran di Jalan Camplung Tanduk mendadak diselimuti kobaran api yang tak terduga. Tim pemadam kebakaran bergegas menuju lokasi dan kini tengah berjuang menjinakkan si jago merah.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran maupun dampak kerugian belum terkonfirmasi. Petugas masih bersiaga penuh di lapangan, berharap api tak menjalar ke bangunan sekitar. 🙏

Kementerian Dalam Negeri baru saja mengumumkan hasil Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2026 untuk Region II Jawa-Bali....
29/08/2026

Kementerian Dalam Negeri baru saja mengumumkan hasil Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2026 untuk Region II Jawa-Bali. Ajang ini menyoroti empat bidang: program rumah rakyat, layanan kesehatan, akses pendidikan, hingga urusan sampah dan lingkungan.

Yang bikin heboh warganet, dari deretan panjang nama pemenang, wilayah Bali nyaris tak kelihatan. Provinsi Bali memang sempat unjuk gigi lewat kategori layanan kesehatan dan akses pendidikan tingkat provinsi. Sayangnya, di kategori program tiga juta rumah dan pengelolaan lingkungan, nama Bali sama sekali tak tercantum.

Di level kabupaten, hanya Klungkung yang berhasil mencuri perhatian, itu pun cuma di kategori kesehatan. Sementara kabupaten dan kota lain di Bali harus puas jadi penonton, kalah bersaing dengan daerah-daerah di Jawa seperti Banyuwangi, Surabaya, hingga Bantul yang justru mendominasi banyak kategori.

Kondisi ini pun memicu diskusi di kalangan warga lokal. Sebagian menilai ini jadi alarm supaya pemerintah daerah di Bali berbenah, terutama soal pembangunan perumahan rakyat dan pengelolaan sampah yang selama ini jadi isu klasik pulau wisata tersebut.

Terlepas dari pro-kontra, penghargaan ini diklaim murni berdasarkan kinerja nyata dalam menghadirkan layanan publik berkualitas. Jadi, bukan soal like atau viral-viralan semata.

Rabu (19/6), Kementerian Hukum Wilayah Bali resmi menerbitkan sertifikat perlindungan untuk Lawar Jepun, olahan khas ber...
28/08/2026

Rabu (19/6), Kementerian Hukum Wilayah Bali resmi menerbitkan sertifikat perlindungan untuk Lawar Jepun, olahan khas berbahan daun kamboja muda dari Desa Adat Dukuh Penaban, Karangasem.

Kepala BRIDA Karangasem, I Komang Agus Sukasena, mengungkap kuliner ini lahir dari kreativitas warga sejak hampir tiga tahun lalu dan kerap hadir dalam agenda Museum Lontar, sebelum diajukan sebagai kekayaan intelektual daerah tahun ini.

Langit Denpasar makin sibuk. Dalam tujuh bulan terakhir, 13,2 juta orang melintasi Bandara I Gusti Ngurah Rai—8,5 juta d...
28/08/2026

Langit Denpasar makin sibuk. Dalam tujuh bulan terakhir, 13,2 juta orang melintasi Bandara I Gusti Ngurah Rai—8,5 juta dari mancanegara, 4,7 juta domestik. Empat juta wisatawan asing menjejakkan kaki di Bali, dan Australia jadi penyumbang terbesar dengan 1 juta kedatangan, disusul China, India, Korea Selatan, dan Inggris.

Dari langit internasional, Singapura memimpin dengan 1,5 juta penumpang, lalu Kuala Lumpur, Perth, Melbourne, dan Sydney menyusul ketat. Bukti nyata: Bali tetap jadi gerbang utama dunia menuju Indonesia.

Sore itu, langit Br. Telage mendadak kelam diselimuti asap tebal. Kamis (28/8) pukul 15.00 WITA, kobaran api tiba-tiba m...
28/08/2026

Sore itu, langit Br. Telage mendadak kelam diselimuti asap tebal. Kamis (28/8) pukul 15.00 WITA, kobaran api tiba-tiba melahap kawasan kebun kelapa yang mengering, merembet cepat karena tiupan angin.

Tak ada korban jiwa, meski satu bangunan bambu kosong ludes terbakar. Tim Damkar bergegas turun tangan memadamkan api, sementara polisi masih menelusuri penyebab pasti insiden ini.

Tanah Lot Art & Food Festival VII 2026 kembali digelar, mempertemukan seniman, pelaku kuliner, dan wisatawan di kawasan ...
28/08/2026

Tanah Lot Art & Food Festival VII 2026 kembali digelar, mempertemukan seniman, pelaku kuliner, dan wisatawan di kawasan pura suci Tanah Lot. Namun tahun ini festival bukan sekadar hiburan, ia membawa pesan mendalam tentang hubungan manusia dan alam.

Mengangkat tema "Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya", festival menegaskan laut bukan sekadar latar swafoto, melainkan sumber kekuatan penopang keseimbangan semesta sekaligus identitas masyarakat Bali.

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, yang membuka acara, menjadikan momen ini panggung untuk mengingatkan, Tanah Lot bukan hanya mesin devisa pariwisata, tapi ruang sakral penuh nilai adat dan tradisi yang wajib dijaga bersama.

Ironi kerap muncul saat destinasi kian populer. Makin ramai kunjungan, makin besar beban lingkungan yang ditanggung. Jika kesadaran ekologis tertinggal, keaslian dan kesucian tempat justru bisa tergerus perlahan.

Di sinilah festival mencoba menjembatani dua kepentingan, menggerakkan ekonomi lewat pariwisata sekaligus merawat alam dan budaya sebagai fondasinya. Seni dan kuliner difungsikan sebagai medium memperkenalkan wajah asli Tabanan, agar manfaat wisata dirasakan masyarakat lokal, bukan berhenti di angka kunjungan semata.

Pesan menjaga kesucian kawasan menjadi benang merah acara. Tanggung jawab ini bukan milik pemerintah atau pengelola saja, wisatawan, seniman, dan pedagang sama-sama memikul peran menjaga marwah Tanah Lot.

Sebab kesuksesan sejati bukan diukur dari ramainya festival, melainkan apakah geliat pariwisata hari ini masih menyisakan Tanah Lot yang utuh dan layak diwariskan ke generasi mendatang.

Sebab kesuksesan sejati bukan diukur dari ramainya festival, melainkan apakah geliat pariwisata hari ini masih menyisakan Tanah Lot yang utuh dan layak diwariskan ke generasi mendatang.

Pesannya jelas: kemajuan boleh terus melaju, tapi alam dan budaya tak boleh jadi tumbal dari laju itu sendiri.

Awal Agustus lalu, X, Instagram, dan Threads ramai keluhan senada: WhatsApp mati sendiri, dialami banyak orang dalam wak...
27/08/2026

Awal Agustus lalu, X, Instagram, dan Threads ramai keluhan senada: WhatsApp mati sendiri, dialami banyak orang dalam waktu berdekatan.

Komdigi pun turun tangan. Sejak 14 Agustus 2026, surat resmi dikirim ke Meta meminta klarifikasi. Karena jawaban lambat, Alexander Sabar, Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, memutuskan memanggil langsung perwakilan WhatsApp Asia Pasifik ke Jakarta.

Pertemuan terjadi Rabu (26/8/2026). Esther Samboh, Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik, akhirnya buka suara. Sistem WhatsApp memang dirancang mendeteksi akun bermasalah, tapi kali ini radar itu kelewat sensitif hingga menyeret akun tak bersalah.

"Dalam melakukan proses penangkapan akun-akun yang tidak baik ini kemudian sistem kami melakukan kesalahan," akunya.

Esther menegaskan, ini bukan Indonesia ditarget khusus, gangguan terjadi secara global akibat satu kekeliruan teknis yang menyebar luas.

Kabar baiknya, perbaikan sudah berjalan. Meta mengaktifkan mekanisme pemulihan cepat untuk mengembalikan akses akun yang salah terblokir. Bagi yang belum pulih, tersedia fitur banding di dalam aplikasi, dengan komitmen peninjauan kurang dari 24 jam.

Permintaan maaf disampaikan langsung ke pengguna Indonesia terdampak. Komdigi terus mendesak percepatan pemulihan sembari memantau tindak lanjut Meta.

Drama blokir massal ini perlahan mereda, tapi jadi pengingat: sebesar apa pun platform, kesalahan sistem tetap bisa terjadi dan berdampak luas dalam sekejap.

Satu nama terus muncul saat bicara arah energi Bali, yaitu: Wayan Koster. Sejak 2019 ia menandatangani aturan Bali Energ...
27/08/2026

Satu nama terus muncul saat bicara arah energi Bali, yaitu: Wayan Koster. Sejak 2019 ia menandatangani aturan Bali Energi Bersih, lalu memperkuatnya lewat Perda Haluan Pembangunan Bali menuju satu abad. Targetnya jelas: Bali harus 100% energi terbarukan pada 2045.

Komitmen itu sempat diuji. Fasilitas pengolah sampah jadi listrik, meski masuk kategori terbarukan secara aturan, dikhawatirkan menggeser fokus dari teknologi yang benar-benar minim emisi seperti tenaga surya. Muncul pertanyaan, apakah pemerintah daerah akan tetap konsisten mengejar target ideal, atau puas dengan pencapaian di atas kertas saja.

Jawabannya datang lewat tanah yang mulai digarap. Di Gilimanuk, Jembrana, Presiden Prabowo Subianto meresmikan program PLTS nasional berkapasitas akhir 100 gigawatt peak, dan Bali dipercaya jadi lokasi seremoni utama. Dari alokasi awal 1.000 megawatt peak, angka itu berpotensi naik jadi 1.500 MWp, sebagai apresiasi atas kecepatan Pemprov Bali menyiapkan lahan.

Di sinilah konsistensi Koster terlihat nyata. Ia memastikan pembebasan lahan 1.500 hektare berjalan cepat di tiga kabupaten sekaligus: Jembrana, Buleleng, dan Karangasem. Bukan proyek dadakan, melainkan hasil kebijakan yang dirancang jauh hari dan dikawal sampai eksekusi. Groundbreaking di atas lahan 321 hektare sudah dimulai, target rampung 2027.

Banyak kepala daerah bisa membuat aturan ambisius, tapi tak semua sanggup mengawalnya sampai lahan benar-benar dibebaskan dan proyek benar-benar berdiri. Koster menunjukkan jarak antara regulasi 2019 dan realisasi 2026 bisa dijembatani, asal arah kebijakan tidak goyah di tengah jalan.

Target 2045 masih panjang, dan soal keseimbangan antar jenis pembangkit tetap layak dikawal. Tapi langkah di Gilimanuk menegaskan satu hal: janji energi bersih Bali bukan retorika, melainkan komitmen yang dipegang dari tahun ke tahun.

Address

Tabanan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bali GO Viral posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share