FANS UAS Lawang

FANS UAS Lawang Berbagi Edukasi, Hiburan dan Ceramah Bahasa Makassar bersama UAS Lawang penCeramah Andalangna Makassar no WA UAS LAWANG 082148444482👌🙏

02/09/2026

Dari postingan di FB , semakin kentara sang sutradara drama berjudul pemakzulan di kabupaten gowa.

01/09/2026

Antek antek penjil4t hanya bisa memperkeruh keadaan yg penting bosnya bisa sukses

31/08/2026

Songkolo lambang persatuan yg telah mempertemukan HT & AUARA

Dua Tokoh Politik Gowa Bertemu, Husniah Talenrang dan Amir Uskara: Ada Apa di Balik Pertemuan Ini?GOWA — Sebuah pertemua...
31/08/2026

Dua Tokoh Politik Gowa Bertemu, Husniah Talenrang dan Amir Uskara: Ada Apa di Balik Pertemuan Ini?

GOWA — Sebuah pertemuan dua tokoh politik yang pernah berada di posisi berseberangan dalam kontestasi politik Kabupaten Gowa kembali menarik perhatian.

Dalam sebuah foto yang beredar, tampak Husniah Talenrang dan Amir Uskara berada dalam satu meja bersama sejumlah tokoh lainnya dalam suasana yang terlihat santai dan penuh keakraban.

Pertemuan tersebut sontak memunculkan berbagai pertanyaan. Apa yang sebenarnya dibahas?

Apakah hanya sebatas silaturahmi antartokoh? Membicarakan perkembangan Kabupaten Gowa? Atau ada pembicaraan politik yang lebih serius?

Belum ada keterangan resmi mengenai agenda maupun substansi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

Karena itu, berbagai spekulasi yang muncul tentu masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Yang menarik, pertemuan ini mempertemukan dua figur yang sebelumnya menjadi rival dalam Pilkada Gowa 2024. Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin saat itu berhadapan dengan pasangan Amir Uskara-Irmawati Haeruddin. KPU kemudian menetapkan Husniah-Darmawangsyah sebagai pasangan terpilih dengan 225.492 suara.
detikcom
Kini, ketika keduanya terlihat duduk bersama dalam suasana yang cair, publik tentu wajar bertanya-tanya.

Apakah ini sekadar silaturahmi biasa, atau menjadi tanda mencairnya hubungan dua kekuatan politik di Gowa?

Politik memang selalu menyimpan dinamika. Rivalitas dalam sebuah kontestasi tidak selalu berarti permusuhan selamanya. Setelah kompetisi berakhir, ruang komunikasi dan silaturahmi bisa saja terbuka kembali.

Pertemuan Husniah Talenrang dan Amir Uskara ini pun menarik untuk dicermati, terlebih jika dikaitkan dengan dinamika politik Gowa ke depan.

Untuk sementara, publik hanya bisa melihat foto, membaca situasi, dan bertanya: sebenarnya apa yang dibahas kedua tokoh tersebut? #♥️AURA

29/08/2026

Demo yg akan berujung proses pidana

29/08/2026

Wabup dgn Lagu BONGKAR dan VERONICA CO lagi viral di gowa

28/08/2026

" *WANITA YG TDK MEMILIKI DNA TAKUT* "

Ada masa ketika seorang pemimpin tidak lagi hanya berhadapan dengan persoalan pemerintahan.
Ia berhadapan dengan suara-suara yang ingin menjatuhkannya, dengan kepentingan politik yang ingin membungkamnya, dengan prasangka yang bahkan tidak memberi ruang bagi dirinya untuk menjelaskan.
Apa pun yang dilakukan, selalu ada yang salah.
Ketika ia melangkah ke kanan, dikatakan keliru.
Ketika ia memilih ke kiri, dituduh punya kepentingan.
Ketika ia diam, dianggap takut.
Ketika ia bicara, dianggap melawan.
Begitulah politik. Kadang bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi siapa yang paling lama mampu bertahan.

Dan di tengah badai itu, berdirilah seorang perempuan.
Perempuan yang mungkin bisa menangis ketika sendirian, tetapi tidak pernah membiarkan air matanya menjadi alasan untuk menyerah.

Ia adalah pemimpin perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Gowa.

Hari-hari yang dilaluinya tidak selalu mudah.
Tekanan datang dari berbagai arah.
Kritik berubah menjadi serangan.
Perbedaan pilihan politik berubah menjadi pertarungan yang seolah tidak mengenal batas.
Bahkan suatu hari, ia berdiri di tengah kerumunan yang mendesaknya untuk mundur dari jabatannya.
Orang-orang berteriak.
Suara-suara semakin keras.

Ada yang menuntutnya pergi.
Ada yang meragukan kepemimpinannya.
Ada yang berharap ia patah.
Tetapi perempuan itu tetap berdiri.
Tidak berteriak untuk melawan.
Tidak menangis untuk meminta belas kasihan.
Tidak p**a berlari meninggalkan panggung yang pernah dipercayakan kepadanya.
Ia hanya berdiri Kokoh.

Seperti pohon yang diterpa badai berkali-kali. Daunnya mungkin berguguran, rantingnya mungkin patah, tetapi akar-akarnya tetap menggenggam tanah.
Barangkali itulah yang tidak dipahami oleh mereka yang terus menggempurnya 😇

perempuan ini tidak memiliki DNA TAKUT .
Bukan berarti ia tidak takut.
Ia mungkin takut kehilangan kepercayaan rakyat.
Ia mungkin takut mengecewakan orang-orang yang mencintainya.
Ia mungkin takut ketika melihat keluarganya ikut terseret dalam kerasnya pertarungan politik.
Tetapi ia memilih satu hal tidak menjadikan ketakutan sebagai alasan untuk menyerah.

Sebab menjadi pemimpin perempuan bukanlah tentang membuktikan bahwa perempuan lebih kuat daripada laki-laki.
Ini tentang membuktikan bahwa keberanian tidak mengenal jenis kelamin.
Bahwa seorang perempuan pun mampu berdiri ketika dunia sedang berusaha membuatnya berlutut.
Dan mungkin, suatu hari nanti, ketika riuh politik telah reda dan orang-orang mulai lupa siapa yang paling keras berteriak, sejarah akan mengingat satu hal

Pernah ada seorang perempuan di Gowa yang berdiri sendirian di tengah badai.

Ia digempur.
Ia dicaci.
Ia dipaksa untuk mundur.

Tetapi ia memilih tetap berdiri.
Bukan karena ia tidak punya rasa takut.
Melainkan karena ia tahu, jabatan bisa berakhir, kekuasaan bisa berganti, tetapi keberanian untuk mempertahankan kehormatan dan tanggung jawab tidak boleh mati.
Dan kepada perempuan itu, barangkali sejarah hanya perlu berkata:

“Jika hari ini engkau merasa sendirian, jangan takut.
Pohon yang besar memang sering kali berdiri sendirian di tengah lapang, tetapi justru karena akarnya telah menancap jauh ke dalam tanah.”
Teruslah berdiri.
Karena badai tidak selamanya datang. Kerumunan akan bubar.
Suara-suara akan menghilang.

Politik akan berganti.
Tetapi keberanian yang pernah kau tunjukkan akan tinggal lebih lama daripada semua teriakan yang pernah diarahkan kepadamu.
Sebab seorang perempuan tangguh tidak selalu menang dengan membuat lawannya jatuh.

Kadang Kemenangan terbesar adalah ketika ia tetap berdiri…
sementara semua orang mengira ia akan runtuh.

27/08/2026

Dari bupati 7 pejabat, dari issu provokator 16 pejabat .

27/08/2026

Kami salut dgn pribadi seorang bupati wanita satu satunya yg ada di indonesia berdiri tegak di hadapan ratusan massa memberi klarifikasi dgn tenang dan santun.semoga ibu sehat selalu lanjutkan amanah yg di berikan oleh rakyat selamat bekerja is the best..

Address

Takalar
92254

Telephone

+6282148444482

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when FANS UAS Lawang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to FANS UAS Lawang:

Share