10/06/2026
Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terlihat lebih ramai dibandingkan Pertamax di SPBU Serua, Tangerang Selatan, Rabu (10/6/2026). Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, antrean sepeda motor pada jalur pengisian Pertalite terlihat lebih panjang dibandingkan Pertamax.
Hal itu terlihat dari jumlah pengendara, yakni sebanyak tujuh motor yang terlihat mengantre pada jalur Pertamax.
Sementara itu, pada jalur Pertalite, terlihat lebih panjang dan dibagi dalam dua baris untuk dua dispenser BBM.
Waktu antrean pada jalur Pertalite juga jadi lebih lama lantaran banyak pengendara yang memilih untuk mengisi jenis BBM tersebut. Hal tersebut dirasakan oleh Kompas.com saat turut mengisi BBM di SPBU tersebut, yakni memakan waktu 11 menit hingga akhirnya bisa mengisi bahan bakar tersebut.
Meskipun begitu, aktivitas pengisian bahan bakar berlangsung normal.
Kendaraan roda dua maupun roda empat terus berdatangan silih berganti untuk mengisi tangki kendaraan mereka.
Salah satu pengguna sepeda motor, Bayu (28), mengaku langsung mempertimbangkan untuk mengurangi penggunaan Pertamax setelah mengetahui adanya kenaikan harga BBM tersebut. “Pas bangun tidur saya lihat grup ramai ngomongin harga bensin naik.
Saya kira Pertamax enggak terdampak, ternyata naik juga dan lumayan tinggi,” ujar Bayu saat ditemui di SPBU Serua, Rabu. Bayu mengatakan, selama ini dirinya hampir selalu menggunakan Pertamax karena dinilai lebih baik untuk kondisi mesin kendaraannya.
Namun, dengan adanya kenaikan harga yang terjadi pada waktu tengah malam, membuatnya mulai beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran transportasi. “Kalau kondisi seperti ini ada kemungkinan saya akan lebih sering pakai Pertalite.
Bukan karena mau, tapi memang keadaan juga yang serba mahal,” kata dia. Sebelumnya, dalam sekali isi, ia menghabiskan sekitar Rp 65.000 untuk jenis Pertamax, hingga tangki motornya penuh.
Bahkan, kata dia, pengisian tersebut biasanya cukup untuk kebutuhan berkendara selama satu pekan. >>>