02/12/2024
Bismillah
Beberapa Syubhat yang harus kita mengerti
Mereka berhujjah dengan sebuah Hadist dan selalu mereka ulang²
Hadist itu berbunyi : "Perselisihan pendapat yang terjadi ditengah umatku merupakan rahmat"
Pertama : Hadist tersebut tidak Shahih , Hadist tsb batil ,tidak memiliki asal-usul ,
Al-'Allamah as-subki berkata *Hadist ini tidak aku temukan sanadnya yang shahih,dhaif maupun maudhu*
Hadist ini diriwayatkan dengan lafazh
Perselisihan pendapat di tengah para sahabatku merupakan rahmat bagi kalian.
Dan juga sengan lafazh
Para sahabatku ibarat bintang-bintang;siapa saja di antara mereka yang kamu jadikan panutan , maka kamu telah mendapat petunjuk .
Dan kedua lafazh ini pun tidak Shahih
Sebab yang pertama derajatnya sangat Lemah , sedangkan yang kedua derajatnya Maudhu (Palsu).
Tertulis didalam buku Silsilah al-ahadits adh-dha'ifah wa al-maudhu'ah , no 58,59,61.
Disamping hadits tsb lemah , ia juga bertentangan dengan Al-Qur'an Al-Karim ,
Contoh
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى Berfirman
"Dan janganlah kamu berselisih ,yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang" (Al-Anfal:46)
Dan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى juga Berfirman
"Dan janganlah kamu termasuk orang² yang mempersekutukan Allah ,yaitu orang orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.
Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka". (Ar-Rum: 31-32)
Poin pentingnya
Jangan Taklid buta atau Fanatik Mazhab
Note : Tulisan ini bersumber dari buku karya Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani Rohimahullah
Semoga bermanfaat barakallahu Fiikum