Tahan Tawa

Tahan Tawa Halaman ini menyediakan video - video lucu dan cerita lucu
Berlangganan https://www.facebook.com/KetawaBersama1/subscribenow

Yakin pemerintah masih mempertahankan
19/09/2026

Yakin pemerintah masih mempertahankan

Ohh maju
17/09/2026

Ohh maju

Langkah awal Menteri Keuangan Suahasil Nazara langsung mencuri perhatian! Menkeu meminta seluruh jajaran Direktorat Jend...
17/09/2026

Langkah awal Menteri Keuangan Suahasil Nazara langsung mencuri perhatian! Menkeu meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk semakin memperketat perbatasan dan memberantas peredaran barang ilegal.

Tidak hanya menyasar rokok ilegal yang merugikan penerimaan negara, instruksi tegas ini juga berlaku untuk penyelundupan narkoba hingga minuman beralkohol terlarang.

Menkeu mengapresiasi kinerja Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama dan tim yang dinilai semakin kuat dalam melakukan penindakan, serta menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini akan terus berlanjut tanpa ampun!

Ini org kenapa
17/09/2026

Ini org kenapa

Usai Lengser Dari Kursi Menkeu, Purbaya Nyeletuk: “Alhamdulillah, Selamat dari Urusan Whoosh”Purbaya Yudhi Sadewa melont...
17/09/2026

Usai Lengser Dari Kursi Menkeu, Purbaya Nyeletuk: “Alhamdulillah, Selamat dari Urusan Whoosh”

Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan bernada lega setelah resmi tidak lagi menjabat Menteri Keuangan. Ia menyinggung persoalan pengalihan pengelolaan saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh yang menjadi salah satu agenda Kementerian Keuangan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya seusai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Purbaya menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026).

Saat ditanya mengenai agenda pengalihan saham KCIC atau Whoosh yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 15 September, Purbaya menjawab sambil tertawa. “Kan gue bukan Menteri Keuangannya. Alhamdulillah selamat gue,” ujar Purbaya.

Pengalihan tersebut berkaitan dengan rencana pemindahan pengelolaan saham KCIC dari Danantara kepada special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan. Setelah pergantian menteri, Purbaya menegaskan persoalan tersebut kini menjadi urusan Suahasil.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan proses pengambilalihan KCIC oleh Kementerian Keuangan tetap berjalan meski terjadi pergantian Menteri Keuangan. Rosan mengatakan proses tersebut akan dilanjutkan bersama Suahasil Nazara.

HAM HAM
17/09/2026

HAM HAM

Siapa sih yg mimilih dia
16/09/2026

Siapa sih yg mimilih dia

KPK Masih Dalami Uang Ratusan Miliar Yang Disita, Diduga Milik Nusron WahidJAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ...
16/09/2026

KPK Masih Dalami Uang Ratusan Miliar Yang Disita, Diduga Milik Nusron Wahid

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan kepemilikan uang ratusan miliar rupiah yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Uang tersebut disebut-sebut diduga milik Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Uang tunai dalam rupiah dan valuta asing itu ditemukan dalam sekitar 20 koper, kardus, dan boks. KPK menyebut nilai sementara barang bukti tersebut mencapai ratusan miliar rupiah, namun penghitungan resmi masih dilakukan.

Informasi mengenai dugaan kepemilikan uang tersebut muncul dari sumber yang menyebut uang ditemukan di kediaman mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto alias Gus Arif, di kawasan Cibubur. Sumber tersebut menyebut Arif mengakui uang itu milik Nusron. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi sebagai fakta oleh KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pihaknya akan mendalami informasi terkait dugaan kepemilikan uang tersebut. KPK juga masih menyusun konstruksi perkara OTT yang berkaitan dengan dugaan suap dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

Dalam OTT pada Senin (14/9/2026), KPK mengamankan 17 orang, termasuk sejumlah pejabat di lingkungan ATR/BPN serta pihak swasta. Nusron Wahid sendiri tidak termasuk 17 orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan dukungan terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil...
16/09/2026

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan dukungan terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Suahasil resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026. Ia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan sebelumnya dikenal sebagai Wakil Menteri Keuangan yang telah cukup lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan.

Gibran menilai pengalaman serta kompetensi Suahasil menjadi modal penting untuk menjalankan tugas barunya. Ia meyakini Suahasil merupakan figur yang tepat untuk menjaga pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Menurut Gibran, ada sejumlah hal yang perlu diperkuat di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan baru. Salah satunya adalah menjaga APBN agar tetap sehat dan kredibel.

Selain itu, Gibran berharap tata kelola keuangan negara dapat terus diperbaiki. Penguatan fiskal, baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, juga menjadi perhatian.

Gibran juga menilai sistem pengelolaan keuangan perlu semakin kuat sehingga penggunaan anggaran dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Hal tersebut penting agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Gibran turut menyoroti pentingnya memperkuat sistem keuangan untuk mencegah praktik korupsi serta penggunaan anggaran yang tidak efisien.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Suahasil atas amanah baru yang diberikan Presiden Prabowo.

Bagi Suahasil sendiri, jabatan Menteri Keuangan bukanlah tugas yang ringan. Ia kini harus menjaga keseimbangan antara kebutuhan pemerintah menjalankan berbagai program prioritas dengan kondisi keuangan negara.

Setelah dilantik, Suahasil mengatakan bahwa dirinya akan melanjutkan pekerjaan yang selama ini sudah berjalan di Kementerian Keuangan. Ia menegaskan pergantian Menteri Keuangan tidak otomatis berarti perubahan arah kebijakan secara keseluruhan.

Suahasil juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar kesehatan dan kredibilitas keuangan negara menjadi perhatian utama.

APBN diharapkan tetap mampu mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Namun, pada saat yang sama, kondisi keuangan negara harus dijaga agar tetap sehat dan dapat dipercaya.

Dengan pengalaman sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019, Suahasil bukan orang baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan munculnya keyakinan bahwa ia memahami berbagai tantangan yang ada di Kementerian Keuangan.

Kini, tantangan besar berada di depan Suahasil. Ia harus menjaga kredibilitas APBN, memperkuat tata kelola keuangan, sekaligus memastikan anggaran negara mampu menopang program-program pemerintah.

Dukungan Gibran menunjukkan bahwa pemerintah berharap pergantian Menteri Keuangan kali ini dapat membawa penguatan dalam pengelolaan fiskal.

Publik pun akan melihat bagaimana Suahasil menjalankan amanah barunya. Bukan hanya soal menjaga angka-angka dalam APBN, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang dikelola negara dapat digunakan secara tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jika harapan tersebut dapat diwujudkan, kepemimpinan Suahasil di Kementerian Keuangan diharapkan mampu memberikan fondasi yang lebih kuat bagi pengelolaan keuangan negara hingga akhir masa pemerintahan.

Oh begitu mainny
15/09/2026

Oh begitu mainny

Address

Belimbing
Tanjung
71571

Telephone

+6285750760437

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tahan Tawa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tahan Tawa:

Shortcuts

Share

Category