Naa Shaheen Chanel

Naa Shaheen Chanel Ibu rumah tangga
motivator
pejuang hijrah
(1)

05/03/2026



13/02/2026

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

*KHAWATIRKAN DIRIMU JIKA ENGKAU TIDAK GEMBIRA MENYAMBUT RAMADHAN.*

Salah satu tanda keimanan adalah seorang muslim *bergembira menyambut Ramadhan.*

Ibarat akan menyambut tamu agung yang ia nanti-nantikan, maka ia persiapkan segalanya dan tentu hati menjadi sangat senang tamu Ramadhan akan datang. Tentu lebih senang lagi jika ia menjumpai Ramadhan.

📌 *Hendaknya seorang muslim khawatir akan dirinya jika tidak ada perasaan gembira akan datangnya Ramadhan.*

la merasa biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa. Bisa jadi ia terluput dari kebaikan yang banyak.

Karena ini adalah karunia dari Allah dan seorang muslim harus bergembira.

✍️Ustadz dr. Raehanul Bahraen.
Via Instagram

12/02/2026

*Jangan Malu Hidup Sederhana*

Jangan malu hidup sederhana... yang bermewah-mewah pun belum tentu tenang hidupnya.

Syukuri setiap hal yang ada, sebab kaya yang sesungguhnya adalah bila hati kita bisa merasa cukup akan pemberianNya.

Jangan pusing dengan penilaian orang. Pusinglah dengan nasibmu di masa depan.

Kebanyakan masalah terjadi bukan karena kebutuhan yang sudah tercukupi, melainkan karena keinginan yg terlalu tinggi tapi tidak terbeli.

Gaya hidup mewah tidak menunjukkan bahwa hidup kaya. Justru itu semua menunjukkan bahwa kita banyak gaya.

Bukankah agama menganjurkan kita untuk tidak hidup dalam bermewah-mewahan.

Jika saat ini apa yang menjadi keinginanmu belum tercapai, jangan dipaksakan.

Hidup sederhana lebih nikmat apalagi hidup tanpa hutang.

Jika sudah memiliki rumah untuk berteduh meski tidak semewah/sebagus orang pada umumnya tidak masalah, bersyukurlah.

Jika sudah memiliki motor untuk bepergian meski sudah butut, tidak masalah

Jika langkahmu ke tempat tidur bisa mengistrihatkan tubuh dan pikiranmu dengan tenang tanpa memikirkan bayaran cicilan karerna hutang ...bersyukurlah.

Karena ada beberapa orang niatnya istirahat di tempat tidur tapi pikirannya di mana mana yang istirahat hanya tubuhnya pikirannya berkelana entah kemana.

Banyak bersyukurlah jika sederhana nya hidup mu bisa membuat tidurmu nyenyak di kasur yang seadanya.

Kebahagiaan itu tidak tercipta dari kemewahan yang dimiliki, tapi tercipta dari seberapa bersyukur nya kita memiliki apa yang sudah kita miliki tanpa hutang / hutang riba.

Hidup itu murah, yang mahal itu gaya hidup, selalu mau mengikuti trend.

Yang terlihat kaya belum tentu kaya, yang terlihat miskin belum tentu miskin.

Orang kaya yang sesungguhnya adalah orang yang tidak memiliki hutang, segala sesuatunya diserahkan kepada sang Allah

Abu Hazim az Zahid rahimahullah pernah ditanya :

ما مالك؟
قال : لي مالان لا أخشى معه‍ما الفقر :
الشقة بالله، و اليأس مما في أيدي الناس

Apa hartamu?" Beliau menjawab : "Aku punya harta yang tidak aku takutkan akan habis yaitu yakin kepada Allah dan tidak berharap (dunia) yang dimiliki orang lain."

Orang miskin yang sesungguhnya adalah orang yang hidup bermewah-mewah dari hasil hutang riba

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, :

Jauhilah gaya hidup bermewahan. Sesungguhnya hamba-hamba Allah itu bukan orang-orang yang bermewah-mewahan”.

📕 Shahîhah, 353

Hidup dengan hutang tidak ada kebaikan yang di dapatkan

إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ ، وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ

Sesungguhnya, apabila seseorang terlilit hutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkari.”

📕 HR. Bukhari dan Muslim

Jangan tergiur dengan yang instan, lebih baik hidup terlihat sederhana tapi banyak tabungannya daripada kelihatan mewah tapi banyak hutangnya.

Baarakallahu Fiykum

11/02/2026

بسم الله الرحمن الرحيم

MEDSOSMU SURGAMU ATAU NERAKAMU

Dari Abu Barzah Al-Aslami, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ

“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.” [HR. Tirmidzi no. 2417, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih].

NB : Jika seorang hamba menggunakan Medsosnya untuk kebaikan, itu akan menjadi sumber pahala untuk dirinya, namun barangsiapa yang menggunakan Medsosnya bukan untuk ketaatan kepada Allah, dan malah menggunakannya untuk hal² yang buruk, maka dia akan mendapatkan dosa dari hal tersebut.

09/02/2026

Silsilah Fikih Ramadhan Dan Puasa
KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

RAMADHAN ITU GAGAH & ISTIMEWA... MAKA JGN SAMPAI KAMU TIDAK GAGAH DAN ISTIMEWA

INILAH DIANTARA KEGAGAHAN & KEISTIMEWAAN RAMADHAN

✅ Bulan salah satu rukun Islam (puasa)
✅ Bulan di turunkannya Al-Qur'an
✅ Terdapat Malam Lailatul Qadar
✅ Setan di belenggu di dalamnya
✅ Seluruh pintu surga di buka.
✅ Seluruh pintu neraka di tutup
✅ Bulan Mustajab Do'a
✅ Pahala yg berlipat Ganda
✅ Bulan penghapusan dosa
✅ Bulan pengangkatan derajat
✅ Bulan yg menjanjikan syafaat.
✅ Ada Jaminan kebahagiaan dan Surga
✅ Bulan pembebasan dari api neraka

🚫 *JANGAN SAMPAI MERUGI...*

ورغمَ أنفُ رجلٍ دخل عليه رمضانَ ثم انْسَلَخ قبل أن يُغفر له

_"Merugilah seorang hamba yg masuk ke bulan Ramadhan kemudian Ramadhan usai sementara Dosanya belum di Ampuni"_
(HR. Muslim)

💨 *BERSIAP-SIAPLAH UNTUK BERLOMBA DI DALAMNYA...*

✳️ Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ، فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ، فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah.
Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalamnya.
Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.
Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Barangsiapa terhalang dari kebaikannya, maka sungguh ia telah terhalang (dari kebaikan yang besar).” (HR. Ahmad.shahih)

✳️ Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ، وَفُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ، وَفُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ، وَيُنَادِي مُنَادٍ: يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ، وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ، وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
“Apabila datang malam6 pertama bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin yang durhaka dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup sehingga tidak satu pun darinya dibuka, dan pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak satu pun darinya ditutup.
Lalu ada seorang penyeru yang menyeru:
‘Wahai pencari kebaikan, kemarilah! Wahai pencari keburukan, berhentilah!’
Dan Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka, dan itu terjadi setiap malam.” (HR. at-Tirmidzi. hasan shahih.)

Maka jgn sampai kita merugikan:

📗 Jabir bin ‘Abdillah رضي الله عنهما berkata:
مَنْ لَمْ يَرْبَحْ فِي رَمَضَانَ فَفِي أَيِّ شَهْرٍ يَرْبَحُ؟ وَمَنْ لَمْ يُغْفَرْ لَهُ فِي رَمَضَانَ فَهُوَ مِنَ الْمَحْرُومِينَ الْخَاسِرِينَ.
“Barangsiapa tidak memperoleh keuntungan (pahala) di bulan Ramadhan, maka di bulan apakah lagi ia akan memperoleh keuntungan? Dan barangsiapa tidak diampuni dosanya di bulan Ramadhan, maka ia termasuk orang-orang yang terhalang, lagi merugi.”
(Rajab dalam Laṭā’if al-Ma‘ārif)

Semoga manfaat...
Baarokallahu fiikum

  Selamat pagiAssalamualaikum
09/02/2026



Selamat pagi
Assalamualaikum

08/02/2026

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

_*🪴🥀🪴 KAPAN GERAKAN SELAIN BAGIAN DARI SHALAT BISA MEMBATALKAN SHALAT ?*_
Imam Ibnu Al-Utsaimin menjelaskan bahwa gerakan selain bagian dari shalat, yang dilakukan ketika shalat tidak secara mutlak bisa membatalkan shalat.

Gerakan itu terhitung membatalkan shalat jika terpenuhi beberapa syarat. Beliau menyebutkan,
الشُّروط لإِبطال الصَّلاة بالعمل الذي مِن غير جنسها أربعة:
1 ـ أنه كثير.
2 ـ من غير جنس الصَّلاة.
3 ـ لغير ضرورة.
4 ـ متوالٍ، أي: غير متفرِّق
Syarat batalnya shalat karena melakukan gerakan selain bagian dari shalat ada empat:

1. Sering

2. Bukan bagian dari gerakan shalat

3. Tidak ada kebutuhan mendesak

4. Berturut-turut, artinya tidak terpisah.

(As-Syarh al-Mumthi’, 3/354)

Beliau juga menjelaskan,

Jika gerakan yang banyak tersebut dilakukan secara terpisah-pisah maka tidak membatalkan sholat. Jika ia bergerak tiga kali pada raka’at yang pertama, kemudian bergerak lagi tiga kali di rakaat kedua,

kemudian bergerak tiga kali juga di rakaat ketiga, dan bergerak juga tiga kali di rakaat keempat, maka jika seandainya gerakan-gerakan ini digabung tentunya banyak gerakannya,
akan tetapi tatkala gerakan-gerakan tersebut terpisah-pisah maka jadi sedikit jika ditinjau pada setiap rakaat masing-masing, dan hal ini tidak membatalkan sholat. (Syarhul Mumti’ 3/351).

07/02/2026
07/02/2026

Bismillahhirrahmaanirraahim
Sakaratul maut adalah hal yang ghaib, sejatinya ia adalah proses yang menegangkan sekaligus menyakitkan. Tentang sakaratul maut telah dikabarkan oleh Allah dalam firman-Nya,

وَجَآءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَاكُنتَ مِنْهُ تَحِيدُ

“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya.” (QS Qaaf: 19)

Husnul khatimah atau akhir kehidupan yang baik adalah keadaan seorang mukmin ketika dia akan menghadapi kematiannya, seperti beramal shalih sebelum meninggal. Hal yang harus dipahami, seseorang yang meninggal apakah husnul khatimah ataukah tidak, tidak bisa disimpulkan dari cara dia meninggal.

Mati tersenyum, tertawa, jasad harum, dan semisalnya bukanlah tanda mutlak seseorang husnul khatimah karena tidak ada dalil yang menegaskannya. Sebagaimana mati tiba-tiba, menangis, atau berkeringat bukan tanda seseorang mesti suul khatimah. Bahkan Nabi menyebutkan salah satu ciri husnul khatimah adalah mati dalam keadaan berkeringat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَوْتُ المُؤْمِنِ بِعِرْقِ الجَبِيْن

“Kematian seorang mukmin dengan keringat di kening.” (HR. Tirmidzi, no. 982)

Perkara sakaratul maut adalah rahasia Allah. Ada yang terlihat dimudahkan dan prosesnya singkat, ada p**a yang terlihat berat dan prosesnya lama. Hal itu tidak mutlak menjadi pertanda dia husnul atau suul khatimah, apalagi meyakini sebagai pertanda surga atau neraka seseorang. Surga atau neraka seseorang ditentukan oleh amalannya di dunia.

Tidak ada yang meragukan bahwa Nabi meninggal husnul khatimah. Bersamaan dengan itu, beliau menjalani keadaan yang begitu memberatkan ketika sakaratul maut. Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata,

لَمَّا ثَقُلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَعَلَ يَتَغَشَّاهُ فَقَالَتْ فَاطِمَةُ عَلَيْهَا السَّلَام واكرْبَ أَبَاهُ فَقَالَ لَهَا لَيْسَ عَلَى أَبِيكِ كَرْبٌ بَعْدَ اليَوْمِ

“Tatkala kondisi Nabi makin memburuk, Fathimah berkata, “Alangkah berat penderitaanmu ayahku”. Beliau menjawab: “Tidak ada penderitaan atas ayahmu setelah hari ini.” (HR Bukhari, no. 4446)

Demikian p**a ‘Aisyah radhiallahu ‘anha menuturkan,

مَا أَغْبِطُ أَحَدًا بِهَوْنِ مَوْتٍ بَعْدَ الَّذِي رَأَيْتُ مِنْ شِدَّةِ مَوْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Aku tidak iri kepada siapapun yang mudah saat proses kematiannya, setelah aku melihat kepedihan dalam kematian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR Tirmidzi, no. 979)

Kepedihan yang dialami oleh para Nabi dan Rasul serta orang-orang shalih di penghujung hidupnya bukanlah sebuah aib ataupun siksaan, melainkan justru untuk meningkatkan derajat mereka di sisi Allah, serta memperbesar pahala-pahala mereka sebelum meninggal

Address

Teluk Red
Tarempah
29791

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Naa Shaheen Chanel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share