Media Putra Bhayangkara Tapanuli Raya

Media Putra Bhayangkara Tapanuli Raya Selektif dalam memilih

Perpanjang Masa Tanggap Darurat Kab. Humbahas
24/12/2025

Perpanjang Masa Tanggap Darurat Kab. Humbahas

24/12/2025

Pondasi Jembatan Dibangun, Status Darurat Diperpanjang: Sinyal Pemulihan Belum Tuntas di Humbahas

HUMBANG HASUNDUTAN – Ribaknews.id

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memperpanjang masa tanggap darurat bencana tahap IV setelah Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Batunagodang Siatas, Desa Batunagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Selasa (23/12). Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut belum sepenuhnya tuntas dan masih memerlukan penanganan intensif dari pemerintah.

Peninjauan dilakukan langsung oleh Bupati bersama Sekretaris Daerah Chiristison Marbun, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Onan Ganjang, serta Kepala Desa setempat. Kehadiran lengkap unsur pemerintahan ini menunjukkan keseriusan Pemkab Humbang Hasundutan dalam memastikan penanganan bencana berjalan terarah, terukur, dan bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, pembangunan Jembatan Batunagodang Siatas telah memasuki tahap pengerjaan pondasi. Jembatan ini merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Pemerintah daerah menilai percepatan pembangunan jembatan sangat penting untuk memulihkan akses transportasi, memperlancar distribusi logistik, serta menunjang aktivitas warga pascabencana.

Setelah peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat evaluasi penanganan tanggap darurat bencana. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa masa tanggap darurat tahap III telah berakhir. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih adanya kebutuhan mendesak, baik dari sisi infrastruktur, pemulihan permukiman warga, maupun penataan administrasi kebencanaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabar Purba, menjelaskan bahwa pada Senin (22/12) pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Utara. Dari hasil koordinasi tersebut, diperoleh persetujuan untuk melakukan perpanjangan masa tanggap darurat. Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan diberikan kewenangan menetapkan perpanjangan masa tanggap darurat tahap IV.

Perpanjangan tanggap darurat tahap IV ditetapkan berlaku mulai 25 hingga 31 Desember dan akan dituangkan secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati. Penetapan status ini menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan langkah-langkah penanganan bencana, termasuk pengerahan sumber daya, penggunaan anggaran darurat, serta koordinasi lintas sektor.

Dalam rapat evaluasi juga terungkap data terbaru terkait dampak bencana terhadap permukiman warga. BPBD Humbang Hasundutan telah mengusulkan dukungan penanganan pascabencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), khususnya untuk rumah rusak. Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dari sekitar 400 rumah terdampak, sebanyak 207 rumah telah diusulkan untuk menerima dana stimulan perbaikan.

Sementara itu, Camat Onan Ganjang, Posma Simanullang, melaporkan bahwa pada hari Senin telah dilakukan pemulangan pengungsi. Warga yang sebelumnya mengungsi kini kembali ke rumah masing-masing atau tinggal sementara di rumah keluarga. Namun, terdapat 36 orang warga yang mengajukan permohonan relokasi karena kondisi rumah dan lingkungan dinilai tidak lagi aman. Usulan relokasi tersebut telah disampaikan ke Dinas PKP untuk proses lebih lanjut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Humbang Hasundutan, Martogi Purba, menekankan pentingnya fokus dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam penanganan bencana. Ia juga mengingatkan agar seluruh proses dilaksanakan dengan tertib administrasi dan pertanggungjawaban yang jelas, mengingat penanganan bencana berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran negara.

Dalam arahannya, Bupati Humbang Hasundutan menegaskan agar data warga yang akan direlokasi dipastikan akurat dan final, tanpa penambahan maupun pengurangan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi konflik sosial di kemudian hari. Bupati juga menginstruksikan agar seluruh alat berat yang bekerja di lapangan difokuskan pada satu titik pekerjaan hingga tuntas, sehingga penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan optimal demi kepentingan masyarakat terdampak.

Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
15/12/2025

Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan

15/12/2025

Bupati Humbang Hasundutan Hadiri dan Awali Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih di Pollung

Humbang Hasundutan – Senin 15 Desember 2015 Ribaknews.id

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, menghadiri sekaligus mengawali peletakan batu pertama pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Senin (15/12). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pembangunan sarana ekonomi desa yang diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Peletakan batu pertama yang diawali langsung oleh Bupati tersebut mencerminkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi. Koperasi dipandang sebagai instrumen strategis dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kemandirian masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Oloan P. Nababan menegaskan bahwa koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat optimal bagi seluruh anggota. Ia menekankan bahwa pembangunan gedung koperasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

“Koperasi harus menjadi wadah bersama yang mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal. Dengan manajemen yang baik, koperasi dapat menjadi solusi bagi permasalahan permodalan, pemasaran, dan pengembangan usaha masyarakat desa,” ujar Bupati.

Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ria-Ria diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan usaha mikro kecil. Kehadiran koperasi diyakini mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat daya tawar masyarakat terhadap pasar.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan akan terus memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap pengelolaan koperasi, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, hingga pengelolaan keuangan, agar koperasi berjalan sesuai prinsip koperasi yang sehat.

Masyarakat dan pengurus koperasi menyambut baik dimulainya pembangunan gedung koperasi tersebut. Mereka berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dan menjadi contoh pengembangan koperasi yang berhasil di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dengan dimulainya pembangunan gedung koperasi ini, Desa Ria-Ria diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta menjadi model pengembangan ekonomi desa berbasis koperasi yang berkelanjutan.

Terimakasih Orang Baik
14/12/2025

Terimakasih Orang Baik

Tapanuli 1907
14/12/2025

Tapanuli 1907

14/12/2025

Terimakasih Orang Baik.

13/12/2025

Ai ahado didok bayon Putra Daerah sai-ninna, mangarotto joho ningon ndang tikkos be nga oppung nisi Karundeng leakna. Maksud mu na holan margam muna ma puangan putra daerah ❓ selain marga muna, marga nalain gabe pengemis di daerah on❓
Alang ma holi-holi ni tengkorak 💀 🦴🦴🦴 on

Bukan Sekadar Jabatan: Ketika Bupati Humbahas Mengangkat Peti Jenazah Korban BencanaHUMBANG HASUNDUTAN — Sabtu 12 Desemb...
13/12/2025

Bukan Sekadar Jabatan: Ketika Bupati Humbahas Mengangkat Peti Jenazah Korban Bencana

HUMBANG HASUNDUTAN — Sabtu 12 Desember 2025

Di tengah duka mendalam akibat bencana alam yang melanda Desa Panggugunan, kehadiran pemerintah daerah menjadi penanda penting bahwa negara tidak berjarak dari penderitaan rakyatnya. Hal itu tercermin dari langkah Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., yang hadir langsung dalam proses pemulangan jenazah salah satu warga terdampak bencana, Levinder Simanullang, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Bupati Humbahas tidak hanya hadir secara simbolik. Dalam dokumentasi yang beredar, kepala daerah tersebut terlihat turut mengangkat peti jenazah dari ruang jenazah RSUD Dolok Sanggul menuju ambulans. Sebuah tindakan yang sederhana, namun memiliki makna besar bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Di momen sunyi seperti ini, kepemimpinan diuji melalui kehadiran nyata, bukan sekadar pernyataan resmi.

Wilayah Humbang Hasundutan dikenal memiliki tantangan geografis yang rawan bencana alam. Kondisi ini menuntut kepala daerah untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Kehadiran Bupati Humbahas dalam suasana duka ini menjadi pesan kuat bahwa pemerintah daerah berjalan bersama rakyatnya, bahkan pada saat paling sulit.

Secara konseptual, tindakan tersebut mencerminkan kepemimpinan humanis, di mana pemimpin menempatkan empati dan pelayanan sebagai bagian dari tanggung jawab kekuasaan. Ketika seorang bupati ikut mengangkat peti jenazah, pesan yang tersampaikan adalah penghapusan jarak antara pemimpin dan rakyat. Jabatan tidak menjadi penghalang untuk menunjukkan kemanusiaan.

Proses pemulangan jenazah almarhum Levinder Simanullang difasilitasi secara terkoordinasi oleh RSUD Dolok Sanggul, BPBD, dan Dinas Sosial Kabupaten Humbang Hasundutan. Koordinasi lintas sektor ini memastikan seluruh proses berjalan dengan layak dan penuh penghormatan, sekaligus menunjukkan bahwa empati personal diterjemahkan menjadi kerja institusional yang nyata.

Bagi masyarakat, kehadiran langsung kepala daerah memiliki dampak psikologis yang signifikan. Kehadiran tersebut memberi rasa aman, memperkuat kepercayaan, dan menegaskan bahwa pemerintah tidak meninggalkan warganya dalam situasi duka. Masyarakat cenderung mengingat pemimpin yang hadir saat krisis, bukan hanya saat peresmian atau seremoni.

Dalam konteks komunikasi publik, peristiwa ini turut memperkuat citra kepemimpinan Bupati Humbang Hasundutan sebagai pemimpin yang membumi dan dekat dengan rakyat. Bukan melalui pencitraan berlebihan, melainkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam penanganan dampak bencana, baik melalui kebijakan jangka pendek maupun upaya pemulihan jangka panjang.

Pada akhirnya, peristiwa ini mengingatkan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari jabatan dan kewenangan, tetapi dari keberanian untuk hadir dan berbagi duka bersama rakyat. Ketika bupati ikut mengangkat peti jenazah korban bencana, di sanalah kepemimpinan menemukan maknanya yang paling manusiawi.

13/12/2025

Bukan Sekadar Jabatan: Ketika Bupati Humbahas Mengangkat Peti Jenazah Korban Bencana

HUMBANG HASUNDUTAN — Sabtu 12 Desember 2025

Di tengah duka mendalam akibat bencana alam yang melanda Desa Panggugunan, kehadiran pemerintah daerah menjadi penanda penting bahwa negara tidak berjarak dari penderitaan rakyatnya. Hal itu tercermin dari langkah Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., yang hadir langsung dalam proses pemulangan jenazah salah satu warga terdampak bencana, Levinder Simanullang, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Bupati Humbahas tidak hanya hadir secara simbolik. Dalam dokumentasi yang beredar, kepala daerah tersebut terlihat turut mengangkat peti jenazah dari ruang jenazah RSUD Dolok Sanggul menuju ambulans. Sebuah tindakan yang sederhana, namun memiliki makna besar bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Di momen sunyi seperti ini, kepemimpinan diuji melalui kehadiran nyata, bukan sekadar pernyataan resmi.

Wilayah Humbang Hasundutan dikenal memiliki tantangan geografis yang rawan bencana alam. Kondisi ini menuntut kepala daerah untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Kehadiran Bupati Humbahas dalam suasana duka ini menjadi pesan kuat bahwa pemerintah daerah berjalan bersama rakyatnya, bahkan pada saat paling sulit.

Secara konseptual, tindakan tersebut mencerminkan kepemimpinan humanis, di mana pemimpin menempatkan empati dan pelayanan sebagai bagian dari tanggung jawab kekuasaan. Ketika seorang bupati ikut mengangkat peti jenazah, pesan yang tersampaikan adalah penghapusan jarak antara pemimpin dan rakyat. Jabatan tidak menjadi penghalang untuk menunjukkan kemanusiaan.

Proses pemulangan jenazah almarhum Levinder Simanullang difasilitasi secara terkoordinasi oleh RSUD Dolok Sanggul, BPBD, dan Dinas Sosial Kabupaten Humbang Hasundutan. Koordinasi lintas sektor ini memastikan seluruh proses berjalan dengan layak dan penuh penghormatan, sekaligus menunjukkan bahwa empati personal diterjemahkan menjadi kerja institusional yang nyata.

Bagi masyarakat, kehadiran langsung kepala daerah memiliki dampak psikologis yang signifikan. Kehadiran tersebut memberi rasa aman, memperkuat kepercayaan, dan menegaskan bahwa pemerintah tidak meninggalkan warganya dalam situasi duka. Masyarakat cenderung mengingat pemimpin yang hadir saat krisis, bukan hanya saat peresmian atau seremoni.

Dalam konteks komunikasi publik, peristiwa ini turut memperkuat citra kepemimpinan Bupati Humbang Hasundutan sebagai pemimpin yang membumi dan dekat dengan rakyat. Bukan melalui pencitraan berlebihan, melainkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam penanganan dampak bencana, baik melalui kebijakan jangka pendek maupun upaya pemulihan jangka panjang.

Pada akhirnya, peristiwa ini mengingatkan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari jabatan dan kewenangan, tetapi dari keberanian untuk hadir dan berbagi duka bersama rakyat. Ketika bupati ikut mengangkat peti jenazah korban bencana, di sanalah kepemimpinan menemukan maknanya yang paling manusiawi.

Address

Jalan Doloksangul Km 5 Desa Sitampurung Kecamatan Siborongborong
Tarutung
22474

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Putra Bhayangkara Tapanuli Raya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share