15/12/2025
Judul: “Di Balik Chat Singkat, Ada Cerita Panjang”
Ojol :
Order masuk. Jarak 7 km.tepat jam 12:00, Bayarannya… ya sudahlah, jangan dibahas. Yang penting halal.
Ojol (chat):
“Siap kak, driver menuju resto ya 🙏”
Customer:
“Ok bang, tapi jangan lama ya, aku laper 😭”
Ojol :
Laper itu berat, Kak. Apalagi kalau dompet ikut laper.
(Di resto, antri panjang)
Ojol (chat):
“Kak, mohon bersabar ya, resto lagi ramai 🙏”
Customer:
“Lama banget bang, dari tadi perut aku bunyi.”
Ojol :
Perut bunyi masih wajar, Kak. Server aplikasi yang bunyi di kepala saya ini yang bahaya.
Ojol (chat):
“Iya kak, mohon doanya ya, semoga cepet 🙏”
Customer:
“Bang, aku laper tapi nggak marah kok.”
Ojol:
Kalimat paling menenangkan setelah hujan bensin dan antrian panjang.
(Makanan akhirnya diambil)
Ojol (chat):
“Pesanan sudah diambil, otw ke lokasi kak.”
Customer:
“Siap bang, hati-hati di jalan.”
Ojol:
Nah ini… satu kalimat yang bikin capek berubah jadi semangat.
---
(Sampai tujuan)
Customer:
“Makasih ya bang, maaf kalau cerewet.”
Ojol:
“Nggak apa-apa kak, namanya juga laper 😊”
Ojol:
Kadang obrolan ojol dan customer cuma soal “lama” dan “laper”.
Tapi di balik chat singkat itu, ada orang yang lagi berjuang di jalan,
dan ada orang yang lagi menahan lapar di rumah.
Sedikit sabar dari customer,
sedikit ikhlas dari ojol,
bisa bikin perjalanan hari itu terasa lebih ringan.
Karena hidup, seperti orderan,
nggak selalu cepat…
tapi selalu ada pelajaran di setiap perjalanannya.
---