25/06/2024
ARISAN UNTUK AQIQAH
_______
Di sebuah kampung yang tenang, tinggallah Avis, seorang ibu muda yang baru saja melahirkan putra pertamanya. Avis sangat ingin mengadakan aqiqah untuk anaknya, namun ia khawatir tentang biaya yang dibutuhkan.
Suatu hari, Avis berbincang dengan sahabatnya, Denay, di teras rumahnya.
“Aku ingin mengadakan aqiqah untuk bayiku, tapi biayanya cukup besar,” keluh Avis.
“Kenapa tidak menggunakan uang arisan saja, Vis?” saran Denay. “Uang arisan itu kan bisa membantu kita dalam situasi seperti ini.”
Avis mengangguk, tetapi ia merasa perlu memastikan hal ini sesuai dengan syariat Islam. Mereka pun memutuskan untuk bertanya kepada Ustaz Bobi, seorang ulama yang dihormati di kampung mereka.
Keesokan harinya, Avis dan Denay bertemu Ustaz Bobi di masjid. Setelah menceritakan kekhawatirannya, Ustaz Bobi tersenyum lembut.
“Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Avis, menggunakan uang arisan untuk aqiqah sah dan diperbolehkan selama beberapa syarat terpenuhi,” jelas Ustaz Bobi. “Pastikan uang arisan tersebut halal dan tidak mengandung unsur riba. Juga, pastikan bahwa penggunaannya tidak menyebabkan kesulitan bagi anggota keluarga atau orang lain yang terlibat dalam arisan.”
Avis merasa lega mendengar penjelasan tersebut. Namun, ia tetap ingin memastikan semua anggota arisan tidak keberatan. Avis dan Denay kemudian pergi ke rumah Mang Deri, yang bertindak sebagai koordinator arisan kampung mereka.
Di rumah Mang Deri, mereka bertemu juga dengan Koh Elong, anggota arisan lainnya. Setelah mendengarkan permintaan Avis, Mang Deri mengangguk setuju.
“Selama penggunaan uang arisan itu untuk hal yang baik dan tidak merugikan anggota lain, saya rasa tidak ada masalah,” kata Mang Deri.
Koh Elong menambahkan, “Ya, aku setuju. Aku yakin anggota arisan lain pun akan mendukung jika mereka tahu ini untuk aqiqah anakmu.”
Dengan persetujuan dari semua pihak, Avis merasa tenang dan siap mengadakan aqiqah untuk putranya. Pada hari ketujuh setelah kelahiran anaknya, acara aqiqah pun berlangsung dengan khidmat.
Di tengah-tengah acara, Avis merasa sangat bersyukur. Ia menyadari betapa pentingnya persahabatan dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Dengan bantuan mereka, ia bisa menjalankan ibadah aqiqah untuk anaknya dengan penuh keberkahan.
Pesantren Pramuka Khalifa