13/02/2026
Menanam strawberry itu gampang-gampang susah,
tapi kalau sudah tahu kuncinya, Anda bisa panen buah merah segar langsung dari halaman atau pot.
Berikut adalah panduan praktis untuk merawat tanaman strawberry agar tumbuh subur dan rajin berbuah:
1. Kebutuhan Dasar: Matahari dan Media Tanam
Strawberry adalah "pemuja" matahari, tapi benci akar yang tergenang air.
Sinar Matahari: Pastikan tanaman terkena sinar matahari minimal 6–8 jam sehari. Jika di dataran rendah yang sangat panas, beri peneduh (paranet) di siang bolong agar daun tidak terbakar.
Media Tanam: Gunakan campuran tanah, sekam bakar, dan kompos/pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Pastikan drainase pot bagus supaya akar tidak busuk.
2. Teknik Penyiraman yang Benar
Jangan Siram Buah/Daun: Siramlah langsung ke arah tanah. Air yang menggenang di daun atau buah memicu jamur dan pembusukan.
Kelembapan: Jaga tanah tetap lembap, tapi tidak becek. Di musim kemarau, penyiraman pagi dan sore sangat disarankan.
3. Pemupukan agar Cepat Berbuah
Masa Pertumbuhan: Berikan pupuk tinggi Nitrogen (N) untuk daun.
Masa Berbuah: Gunakan pupuk tinggi Fosfor (P) dan Kalium (K), atau bisa menggunakan pupuk NPK buah setiap 2 minggu sekali.
Organik: Air cucian beras atau pupuk organik cair (POC) juga sangat bagus untuk merangsang kemanisan buah.
4. Perawatan Khusus (Tips Rahasia)
Pemangkasan (Pruning): Buang daun yang sudah tua, kering, atau terserang penyakit agar nutrisi fokus ke pembentukan buah.
Potong Sulur (Stolon): Strawberry sering mengeluarkan "sulur" (batang panjang yang menjalar). Jika Anda ingin fokus pada buah, potong sulur ini. Jika dibiarkan, energi tanaman habis untuk membuat bibit baru, bukan buah.
Mulsa: Beri jerami atau plastik mulsa di atas tanah agar buah tidak langsung menyentuh tanah. Buah yang kena tanah basah akan cepat busuk.