11/05/2026
JUM’AT
Dua Perkara yang Paling Sering Dilupakan Saat Lapang
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوصِيكُمْ أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah...
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, di mana pun kita berada, kapan pun waktunya, dan dalam keadaan apa pun, dengan senantiasa menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, karena sesungguhnya orang yang bertakwa adalah orang yang paling mulia di sisi Allah dan akan memperoleh kebahagiaan di dunia serta keselamatan di akhirat.
Setiap manusia pernah merasa sempit, tapi juga pernah merasa lapang. Pernah menangis, lalu tertawa. Pernah jatuh, lalu bangkit. Itulah hidup.
Namun justru di saat kelapangan itu datang—saat hidup terasa mudah, rezeki lancar, tubuh sehat, keluarga bahagia—dua perkara ini sering kita lupakan:
1. Bersyukur kepada Allah
2. Mengingat kematian
1) Lupa Bersyukur
Ketika miskin, kita mengadu dan merintih dalam doa. Tapi ketika kaya, kita seringkali lupa kepada Sang Pemberi. Ketika susah, kita rajin ke masjid. Tapi ketika lapang, kita lebih sering ke tempat belanja.
Allah ﷻ berfirman:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
Wa idz ta’azzana rabbukum la’in syakartum la’azīdannakum
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: Sungguh, jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)
Namun berapa banyak nikmat yang kita nikmati hari ini... yang tak pernah kita ucapkan syukur untuknya?
Nabi ﷺ bersabda:
انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ
Unẓurū ilā man asfala minkum wa lā tanẓurū ilā man huwa fauqakum
"Lihatlah kepada orang yang lebih bawah dari kalian, dan jangan melihat kepada yang lebih atas." (HR. Muslim)
Bersyukurlah... sebelum nikmat itu menjadi musibah.
2) Lupa Mengingat Kematian
Kematian tidak menunggu tua. Tidak menunggu miskin. Tidak menunggu sakit. kita siap.
Nabi ﷺ bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
Akṯirū ẓikra hādimil-ladzdzāt
"Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan (yaitu kematian)." (HR. Tirmidzi, hasan sahih)
Kita terlalu sibuk membangun rumah, tapi lupa bahwa suatu saat kita akan masuk ke dalam liang lahat. Kita terlalu khusyuk empercantik dunia, tapi lupa menyiapkan bekal ke akhirat.
Setiap hari kita melihat berita kematian, tapi kita merasa seolah kita tidak akan termasuk dalam daftar itu.
Wahai jamaah sekalian
Kalau hidupmu sedang lapang, bersyukurlah.
Kalau hatimu sedang senang, ingatlah mati.
Karena Allah bisa membalikkan keadaan dalam sekejap mata.
Jangan tunggu sempit baru shalat.
Jangan tunggu sakit baru sadar.
Dan jangan tunggu ajal baru ingin taubat.
Mari kita perbanyak syukur dan perbanyak ingat mati—karena di sanalah letak keselamatan hati.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ، وَمِنَ الْمُسْتَعِدِّينَ لِلْمَوْتِ فِي كُلِّ حَالٍ
Allāhummaj‘alnā mina sy-syākirīn, wa minal-musta‘iddīna lil-mauti fī kulli ḥāl
Ya Allah, jadikan kami hamba-hamba-Mu yang bersyukur dan siap menghadapi kematian kapan pun datangnya.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَيَا فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ
Khutbah ll
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللهُمَّ
رَبَّنَا ظَلَمْنَ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَاصِغَارًا
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ِ وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ِ وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ