Info Tigaraksa

  • Home
  • Info Tigaraksa

Info Tigaraksa 📢Berita & Informasi Wilayah Tigaraksa Tangerang

Bupati Tangerang, Banten Moch Maesyal Rasyid mendatangi lokasi korban angin puting beliung yang merusak sebanyak 103 rum...
23/01/2026

Bupati Tangerang, Banten Moch Maesyal Rasyid mendatangi lokasi korban angin puting beliung yang merusak sebanyak 103 rumah warga dan puluhan ruko di Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikuya, Kecamatan Solear.

“Kami hadir langsung bersama jajaran untuk melihat kondisi di lapangan pascakejadian angin puting beliung yang terjadi Kamis Sore (22/1/2026),” kata Maesyal di Solear, Jumat (23/1/2026).

Maesyal saat kunjungan itu didampingi Plh Sekda, Iwan Firmansyah, Wakapolresta Tangerang, Camat Solear, Kepala Desa Cikuya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan.

Namun berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 103 rumah warga yang terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, dilansir Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang.

Dia bilang pihaknya akan segera melakukan langkah penanganan secara cepat dan terkoordinasi melalui perbaikan langsung oleh pemerintah daerah maupun pemberian bantuan kepada warga agar dapat melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

Bupati juga menyebut ada sejumlah infrastruktur lingkungan yang turut terdampak, selain rumah dan akan segera ditangani oleh OPD terkait karena saat ini musim hujan.

Dia mencatat ada juga kerusakan pada beberapa ruas jalan dan fasilitas lingkungan tapi seluruhnya akan ditindaklanjuti agar aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Salah satu warga terdampak, Ina Damayanti, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas respons cepat yang dilakukan oleh Pemkab Tangerang.

Bahkan Pemkab Tangerang memastikan penanganan pascabencana akan terus dilakukan hingga kondisi permukiman warga kembali aman dan layak huni. (kabar6com)

Hujan deras yang datang bersama angin kencang menerjang Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabu...
23/01/2026

Hujan deras yang datang bersama angin kencang menerjang Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa cuaca ekstrem itu memicu kerusakan puluhan atap ruko, lapak pedagang kaki lima, serta sejumlah fasilitas umum.

Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar di Tangerang mengatakan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak ada korban luka maupun jiwa. Namun, sejumlah fasilitas milik pedagang rusak berat akibat tertiup angin.

"Kita belum bisa menghitung berapa kerugian, Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa," katanya.

Ia menerangkan, bila berdasarkan hasil laporan di lapangan kejadian tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayahnya sekitar pukul 15:00 WIB.

"Kejadiannya, tadi sore ini baru selesai hujannya," ucapnya.

Dalam hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, untuk melakukan evakuasi terhadap puing-puing yang rusak akibat diterjang angin kencang.

22/01/2026

Hujan deras yang datang bersama angin kencang menerjang Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa cuaca ekstrem itu memicu kerusakan puluhan atap ruko, lapak pedagang kaki lima, serta sejumlah fasilitas umum.

Angin berkecepatan tinggi merobohkan beberapa pohon besar dan melempar seng, kanopi toko, serta penutup wahana bermain anak hingga beterbangan ke jalan utama perumahan.

Rekaman itu memperlihatkan material bangunan berhamburan serta pohon yang patah di sepanjang kawasan perumahan.

Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas akibat ranting dan cabang pohon yang berserakan.

09/01/2026

Warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan.

Kondisi gelap ini dinilai berpotensi meningkatkan tindak kejahatan, terutama pada malam hari, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Warganet ini menyebutkan bahwa penerangan jalan di wilayah mereka sudah tidak optimal. Meskipun lampu penerangan sebenarnya sudah terpasang, sebagian besar titik jalan masih gelap.

Warga merasa tidak aman ketika melintasi jalan-jalan tersebut. Beberapa kejadian kriminal seperti begal dan perampokan disebut pernah terjadi di area yang minim penerangan.

“Kalau ada penerangan, itu secara tidak langsung bisa mencegah kejahatan. Karena di area sana beberapa kali sering terjadi begal atau perampokan.

Program ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini tengah menghadapi ujian ...
08/01/2026

Program ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini tengah menghadapi ujian berat.

Ladang jagung seluas 50 hektare yang bibitnya sempat ditanam oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di sana pada Oktober 2025 lalu, kini dilaporkan terancam gagal berbuah maksimal.

Kondisi lahan yang merupakan bekas galian pertambangan menjadi faktor utama sulitnya tanaman tumbuh sempurna.

Direktur Utama PT MSD Corpora, Made Suardika Dwipayana, mengungkapkan bahwa tanah di lokasi tersebut kehilangan lapisan topsoil (lapisan tanah subur) dan didominasi oleh bebatuan.

"Program kita adalah optimalisasi lahan tidak produktif menjadi produktif. Karena ini bekas galian, tanah topsoil-nya sudah terambil, sisa bebatuan saja," ujar Made saat meninjau lokasi, Kamis 8 Januari 2026.

Selain kondisi tanah, tingginya curah hujan belakangan ini kian memperburuk keadaan. Meski bibit jagung mampu tumbuh secara fisik, namun proses pembuahan menjadi terhambat.

"99 persen bisa tumbuh, tapi tidak 99 persen bisa berbuah. Jadi pertumbuhannya tidak bisa maksimal," tambah Made.

Pihak pengelola, yang terdiri dari Polresta Tangerang dan PT MSD Corpora, tidak tinggal diam. Mereka tengah mengupayakan langkah darurat dengan menyemprotkan cairan herbisida dan memberikan booster tanaman.

Hasilnya, dari total 50 hektare, saat ini hanya sekitar 1,5 hektare lahan yang diprediksi mampu menghasilkan panen.

Dari area kecil tersebut, diperkirakan akan menghasilkan sekitar 3 ton jagung yang nantinya akan didistribusikan ke Bulog atau industri pakan ternak.

Ke depan, Made menyatakan akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap lahan ekstrem tersebut. Beberapa langkah teknis yang akan diambil antara lain pembangunan sistem drainase untuk mengatur debit air, pembuatan penampungan air (embung), hingga pengurugan tanah kembali untuk meningkatkan kesuburan dan nutrisi lahan.

"Langkah ini diambil guna memutus rantai penyebaran virus atau bakteri yang rentan muncul pada kondisi tanah yang tidak sehat," jelasnya.

source: tangerangnewscom

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan pendataan terhadap bangunan liar yang diduga dijadi...
07/01/2026

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan pendataan terhadap bangunan liar yang diduga dijadikan tempat praktik prostitusi di wilayah Kecamatan Solear, pada Senin (05/01/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya aktivitas mencurigakan pada bangunan liar yang disinyalir dimanfaatkan sebagai tempat praktik prostitusi di wilayah tersebut.

Menanggapi laporan tersebut, Satpol PP Kabupaten Tangerang segera menurunkan petugas ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan pendataan awal guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Dari hasil identifikasi di lapangan, petugas menemukan sebanyak enam bangunan liar yang diduga kerap digunakan sebagai tempat praktik prostitusi. Bangunan-bangunan tersebut berada di kawasan depan Puri Delta, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna menyampaikan bahwa pendataan ini merupakan langkah awal sebelum dilakukan tindakan lanjutan sesuai dengan ketentuan peraturan daerah yang berlaku.

“Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dan terukur untuk menjaga ketertiban umum,” ujarnya.

Selain pendataan, petugas juga memberikan imbauan kepada pihak-pihak yang berada di sekitar lokasi agar tidak memanfaatkan bangunan liar untuk kegiatan yang melanggar norma kesusilaan maupun peraturan perundang-undangan.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP Kabupaten Tangerang didampingi dengan unsur terkait, termasuk pemerintah kecamatan, desa, serta aparat TNI dan Polri, guna memastikan penanganan dilakukan secara terpadu dan kondusif.

"Satpol PP Kabupaten Tangerang menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang, "pungkasnya.

Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23,...
02/01/2026

Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.

Deden Setiawan, paman korban, tak kuasa menahan air mata saat meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman paling berat kepada pelaku.

Dengan mata sembab dan suara bergetar, Deden mengungkapkan bahwa luka yang ditinggalkan pelaku terlalu dalam bagi keluarga.

Baginya, keadilan hanya bisa tercapai jika pelaku mendapat hukuman yang setimpal dengan nyawa keponakannya yang hilang.

"Kalau boleh, saya memohon kepada aparat, kalau keponakan saya mati, dia (pelaku) juga harus mati," tegas Deden saat ditemui wartawan, Jumat 2 Januari 2026.

Deden mewakili pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polresta Tangerang. Pasalnya, kepolisian bergerak cepat meringkus pelaku di tempat persembunyiannya tanpa perlawanan.

"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada pihak Polresta Tangerang yang sudah bekerja keras menangkap pelaku," tambahnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada mengonfirmasi bahwa pelaku Abdul Mugni ditangkap di kediamannya di Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe.

Berdasarkan pengakuan pelaku, motif pembunuhan dipicu sakit hati ditagih hutang sebesar Rp1,4 juta oleh korban. Hutang itu sebelumnya habis digunakan pelaku untuk judi online (judol).

"Korban akan lapor polisi jika utang tidak dibayar, pelaku yang merasa terancam akhirnya membunuh korban," jelas Indra Jumat 2 Januari 2026.

Berdasarkan bukti-bukti yang ada, polisi menjerat pria tersebut dengan pasal berlapis yang sangat berat, yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana jo Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan jo Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. (tangerangnewscom)

Warga bisa melihat pembangunan gerbang menyambut tamu di Kabupaten Tangerang itu tampak cukup mewah.Proyek pembangunan g...
31/12/2025

Warga bisa melihat pembangunan gerbang menyambut tamu di Kabupaten Tangerang itu tampak cukup mewah.

Proyek pembangunan gerbang Puspemkab ini sudah rampung, akhir tahun ini.

Namun ternyata, pembangunan gerbang Puspemkab ini menuai kritik dari sejumlah warga Kabupaten Tangerang.

Iqbal (35), warga Solear, Kabupaten Tangerang, menilai pembangunan gerbang tersebut sebagai bentuk pemborosan anggaran yang tidak bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Ia berpendapat, anggaran tersebut seharusnya diprioritaskan untuk perbaikan infrastruktur yang lebih mendesak.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak peka dengan apa yang dibutuhkan warga, padahal masih banyak hal yang lebih penting bisa diprioritaskan seperti membangun jalan yang rusak," kata Iqbal kepada Kompascom melalui sambungan telepon.

Iqbal mencontohkan kondisi jalan di utara Kabupaten Tangerang, seperti di Mauk dan Sepatan, yang kondisinya rusak parah dan belum diperbaiki bertahun-tahun.

"Di Mauk sama Sepatan misalnya, banyak jalan yang sudah belah-belah, bertahun-tahun tapi gak pernah diperbaiki," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum (PJU) di beberapa wilayah yang dapat membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.

Iqbal menyarankan agar anggaran dapat dialihkan untuk penerangan jalan, terutama di area seperti Tigaraksa, Solear, Cisoka, dan Curug.

"Di Tigaraksa sekitar kantor Pemkab saja masih banyak jalan yang gelap, apalagi kecamatan lain seperti Solear, Cisoka dan Curug, harusnya anggaran bisa dialihkan untuk penerangan jalan umum," keluhnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, tengah membangun gerbang Pusat Pemerintahan (Puspem) di Tigaraksa.

Gerbang megah yang menelan dana miliaran rupiah ini menjadi viral di media sosial.

Gerbang ini berfungsi sebagai akses utama dan simbol kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang, dengan total anggaran pembangunan sebesar Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD 2025.

Ladang jagung yang menjadi program ketahanan pangan nasional di Desa Bantar Panjang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, ter...
31/12/2025

Ladang jagung yang menjadi program ketahanan pangan nasional di Desa Bantar Panjang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, terancam gagal panen.

Pantauan IDN Times, ladang yang digadang-gadang untuk ketahanan pangan tersebut terlihat kering, layu, dan terbengkalai.

Daun-daun tanaman tersebut pun layu dan hampir roboh. Buah jagung pun tidak membesar dan malah menguning.

Padahal, ladang tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pramono dalam rangka penanaman jagung serentak kuartal IV yang diinisiasi Polri.

Aktivis Tangerang, Gandi Sadewa, menyebut program tersebut gagal total di lapangan dan patut diduga hanya menghabiskan anggaran negara tanpa hasil nyata.

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan kondisi tanaman jagung kering, menguning, dan tidak berkembang.

“Ini gagal total. Kalau jagungnya mati seperti ini, lalu di mana ketahanan pangannya? Yang hidup justru acaranya, bukan tanamannya,” katanya, Minggu (29/12/2025).

Gandi menilai program tanam jagung lebih menonjolkan agenda simbolik dan pencitraan pejabat, sementara aspek teknis pertanian dan keberlanjutan sama sekali diabaikan. Menurutnya, kegiatan ini hanya berhenti pada penanaman awal tanpa pengawalan hingga panen.

“Negara hadir lengkap, pejabat datang, kamera menyala. Tapi setelah itu lahan dibiarkan. Kalau hasilnya mati seperti ini, publik berhak menyebut program ini gagal," ucapnya.

Meski angka anggaran tidak pernah dibuka secara rinci, Gandi menegaskan mustahil kegiatan skala nasional dengan pelibatan banyak institusi negara tidak menyedot anggaran besar. Mulai dari pengadaan benih, pupuk, alat, logistik, hingga biaya kegiatan.

“Kalau uang rakyat dipakai tapi jagungnya mati, itu bukan sekadar gagal teknis. Itu pemborosan anggaran. Dan pemborosan ini bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan publik,” tegasnya.

Gandi menyebut, kegagalan ini bukan sekadar soal tanaman, tetapi berdampak langsung pada petani lokal dan masyarakat Tangerang yang dijadikan objek program nasional tanpa kepastian hasil.

“Petani dijanjikan ketahanan pangan, yang datang justru lahan gagal panen. Tangerang jangan dijadikan panggung proyek nasional yang hasilnya nihil,” katanya.

Gandi pun meminta adanya audit menyeluruh atas program tanam jagung di Kabupaten Tangerang.

Selain itu, adanya pembukaan total anggaran dan mekanisme pelaksanaan program, serta enghentian program tanam simbolik yang tidak berbasis kesiapan lahan dan pendampingan serius.

“Kalau negara serius soal pangan, ukurannya panen, bukan publikasi. Selama jagung di Tangerang gagal, klaim keberhasilan itu bohong,” tutup Gandi. (IDNTimes)

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang akan melakukan perbaikan jalan di 18 kecamatan.Hal itu...
22/10/2025

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang akan melakukan perbaikan jalan di 18 kecamatan.

Hal itu diungkapkan Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah kepada bantenekspres Kata dia, perbaikan jalan di 18 kecamatan untuk mensukseskan program Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah. Yakni, pemerataan pembangunan dari sisi infrastruktur.

“Pembangunan ini bertujuan untuk meratakan pembangunan serta meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat ketika melintasi jalan Kabupaten Tangerang,” jelasnya, Senin, 20 Oktober 2025.

Iwan meminta masyarakat mendukung program pembangunan infrastruktur di 18 kecamatan. Ia mengimbau masyarakat yang melintasi ruas jalan yang sedang dalam perbaikan untuk memilih alternatif jalan.

“Dihimbau untuk masyarakat yang melintasi jalan yang sedang dalam proses pengerjaan untuk berhati-hati. Jika terdapat jalan alternatif lain masyarakat dapat memilih jalan tersebut untuk sementara waktu sampai proses pengerjaan selesai,” jelasnya.

Adapun, ruas jalan yang diperbaiki dalam waktu dekat yakni,

1. Kecamatan Balaraja
– Jalan Gembong – Tobat

2. Kecamatan Cikupa
– Jalan Syekh Nawawi (sisi kiri)
– Jalan Cikupa – Pasarkemis

3. Kecamatan Cisauk
– Jalan Cisauk – Suradita (batas Bogor)

4. Kecamatan Jambe
– Jalan Kutruk – Jambe (batas Bogor)

5. Kecamatan Jayanti
– Jalan Tobat – Kubang

6. Kecamatan Kosambi
– Jalan Dadap – Jatimulya

7. Kecamatan Kresek
– Jalan Penjamuran – Kresek

8. Kecamatan Kronjo
– Jalan Penjamuran – Ceplak

9. Kecamatan Legok
– Jalan H.Samen Cirarab – Bojong Kamal

10. Kecamatan Pagedangan
– Jalan Legok – Pagedangan – Gading

11. Kecamatan Pakuhaji
– Jalan Gardu – Tanah Merah

12. Kecamatan Pasarkemis
– Jalan Cadas – Kukun

13. Kecamatan Sindang Jaya
– Jalan Kelapa Kidul – Sindang Jaya

14. Kecamatan Solear
– Jalan Kampung Tangkele – Kampung Solear
– Jalan Pesanggrahan – Munjul

15. Kecamatan Sukamulya
– Jalan Jati Kampung Panggang Desa Bunar

16. Kecamatan Teluknaga
– Jalan Teluknaga – Bojong Renged
– Jalan Teluknaga – Tanjung Pasir

17. Kecamatan Tigaraksa
– Jalan Tigaraksa – Cikuya
– Jalan Desa Pasir Nangka
– Jalan Desa Pasir Nangka – Kampung Kadu Desa Pete

18. Kecamatan Sukadiri
– Jalan Jati Talang Ds. Buaran Jati – Gintung Pulo – Pulo Ceger.
– Jalan Jati Gintung – Cituis Sukadiri.(Advetorial)

Dalam rangka mempersiapkan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke lokasi lahan tanaman jagung di Kampung...
07/10/2025

Dalam rangka mempersiapkan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke lokasi lahan tanaman jagung di Kampung Cileles, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa.

Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, S.H., M.H. menghadiri rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang.

Dalam rapat tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada menyampaikan beberapa poin penting terkait rencana kunjungan Presiden RI dan Kapolda Banten, antara lain:

Rencana kunjungan Kapolda Banten akan dilaksanakan pada Selasa, 30 September 2025 pukul 14.00 WIB (tentative), dalam rangka meninjau kesiapan lokasi sebelum kunjungan Presiden RI yang dijadwalkan pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Kesiapan lahan seluas 50 hektare menjadi fokus utama, di mana hingga saat ini baru 13 hektare yang terealisasi. Kapolresta meminta agar segera disiapkan alat berat sebanyak 30 unit (bulldozer, eskavator, beco) untuk mempercepat penyelesaian pengerjaan.

Dalam kunjungan nanti, agar ditampilkan kegiatan yang selaras dengan program prioritas nasional Presiden RI terkait ketahanan pangan, termasuk dukungan Polri melalui program Astacita serta kegiatan penanaman jagung oleh Polda Banten dan Polresta Tangerang.

Address


Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Tigaraksa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share