Media Gresik

Media Gresik berbagi informasi untuk wong gresik

18/11/2025

Seorang kakek berinisial SYI (75), warga Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, ditangkap polisi setelah diduga menc*b*l* seorang perempuan penyandang disabilitas. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Gresik.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian bermula ketika korban, perempuan 20 tahun dengan kebutuhan khusus, datang ke rumah pelaku. Saat rumah dalam keadaan sepi, pelaku menidurkan korban lalu melakukan aksi penc*b*l*n.

Kasus tersebut terungkap setelah ibu korban melapor ke polisi. Laporan itu langsung ditindaklanjuti Unit PPA Satreskrim Polres Gresik.

Setelah dilakukan penyelidikan, SYI berhasil ditangkap pada Jumat, 14 November 2025, sekitar pukul 13.30 WIB di sebuah warung kopi di kawasan Ujungpangkah. Pelaku kemudian digelandang ke Polres Gresik untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Adiwoso, mengungkapkan bahwa pelaku dan korban merupakan tetangga. Korban memang sering bermain ke rumah SYI, dan pelaku beberapa kali memberi uang kepada korban.

“Modusnya, pelaku memanfaatkan waktu sepi karena korban memang sering bermain ke rumahnya,” tutur Hendri, Senin (17/11/2025).

Terkait motif, Hendri menegaskan bahwa pelaku memanfaatkan kondisi korban sebagai penyandang disabilitas yang dianggap tidak mampu memberikan perlawanan.

“Pelaku menganggap korban tidak mampu melawan secara fisik,” tegasnya.

Kasus ini kini ditangani Unit PPA, dan penyidik terus mengembangkan bukti serta pemeriksaan saksi untuk proses hukum lanjutan.

15/11/2025

Seorang pria asal Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, akhirnya diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik setelah mengambil dua cincin emas yang tertinggal di toilet SPBU Desa Suci, Kecamatan Manyar. Pelaku diketahui bernama Sugiono (31).

Peristiwa ini terjadi pada 29 Oktober 2025, ketika korban, Naila Alfi Syarifah (23), buru-buru masuk ke toilet dan tanpa sadar masuk ke bilik laki-laki. Saat itu ia melepas dua cincinnya dan meletakkannya di tempat sabun.

Begitu keluar, korban baru teringat bahwa cincinnya tertinggal. Ia kembali ke toilet dalam waktu kurang dari lima menit. Namun dua cincin tersebut sudah raib. Saat itulah Sugiono kebetulan masuk dan langsung mengambil cincin yang ia temukan.

Menganggapnya sebagai rezeki mendadak, pelaku lalu menjual salah satu cincin seberat 4,4 gram dan memperoleh Rp 5,6 juta, sementara satu cincin lainnya masih ia simpan.
Hasil penyelidikan polisi mengarah pada pelaku hingga akhirnya dia ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan Mayjend Sungkono, Gresik.

Polisi menyita uang hasil penjualan serta satu cincin yang belum dijual. Sugiono kini dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara.
Kepada petugas, ia mengaku nekat mencuri karena desakan ekonomi dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

14/11/2025

Sat Samapta Polres Gresik menggagalkan peredaran minuman keras jenis Arak Bali di Kelurahan Indro, Kebomas, pada Rabu (12/11/2025). Pengungkapan ini dilakukan Unit Turjawali setelah menerima laporan warga terkait maraknya jual beli miras di wilayah tersebut.

Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Heri Nugroho, menjelaskan bahwa hasil penyelidikan mengarah pada warga berinisial AW yang memesan Arak Bali melalui media sosial dengan sistem COD. “Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui seorang warga berinisial AW memesan Arak Bali melalui media sosial dengan sistem Cash On Delivery (COD). Minuman itu dikirim dari Surabaya menggunakan jasa pengiriman daring dan diarahkan ke rumahnya di Kelurahan Indro,” ungkapnya.

Petugas kemudian melakukan pengawasan di lokasi pengantaran dan menemukan kurir berinisial AP membawa paket berisi sekitar 80 botol Arak Bali. Barang bukti dan pelaku langsung diamankan ke pos polisi.

Kasus ini ditangani sebagai Tipiring sesuai Perda Gresik Nomor 19 Tahun 2004. AKP Heri menegaskan komitmen kepolisian untuk terus menindak peredaran miras ilegal demi menjaga keamanan dan melindungi generasi muda. Ia juga mengajak masyarakat aktif melapor melalui hotline “Lapor Cak Roma” di 0811-8800-2006.


14/11/2025

Luapan Kali Cermen di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, kembali memicu banjir yang merendam wilayah Gresik bagian selatan sejak Kamis (13/11/2025). Hujan deras dan drainase yang tidak memadai menyebabkan air meluap ke sejumlah desa di Menganti dan Benjeng.
Ratusan rumah, fasilitas umum, hingga lahan persawahan tergenang. BPBD Gresik bersama petugas gabungan kini masih siaga melakukan evakuasi, memasang tenda darurat, hingga menyedot genangan air di beberapa perumahan terdampak.

13/11/2025

Warga Gresik kembali dibuat resah dengan aksi pencurian pakaian dalam yang terekam CCTV di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.
Dalam rekaman berdurasi 42 detik, terlihat seorang pria mengenakan jaket dan helm putih berhenti di depan rumah warga, lalu mengambil pakaian dalam yang dijemur. Aksi itu dilakukan pada siang hari sekitar pukul 11.27 WIB.
Ketua RW setempat, Tubihari, menyebut kejadian serupa sudah terjadi dua kali dalam dua hari berturut-turut, namun belum ada laporan resmi ke kepolisian.
Polisi mengimbau warga agar lebih waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.

13/11/2025

Bejat Orang Tua di Gresik Tega C*b*l* Anak Kandungnya

Kasus memilukan kembali mengguncang Bungah, Gresik. Seorang ayah tega c*b*l* anak kandungnya sendiri selama empat tahun.

Aksi bejat itu akhirnya terungkap setelah korban berani menceritakan kejadian yang dialaminya. Kini pelaku telah diamankan pihak kepolisian dan tengah menjalani proses hukum.

Masyarakat mengecam keras tindakan tersebut dan berharap keadilan ditegakkan seberat-beratnya demi perlindungan anak di Indonesia.

04/11/2025

Warga Kecamatan Driyorejo, Gresik, dikejutkan aksi bejat ANH (66), seorang marbot masjid yang menc*b*l* bocah 7 tahun di tempatnya bekerja.
Dari hasil penyelidikan, pelaku telah tiga kali melakukan perbuatan c*b*l di area masjid.

“Motif tersangka karena merasa gemas, menganggap korban seperti cucunya,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, Selasa (4/11/2025).

Aksi terakhir dilakukan Senin (27/10/2025) malam usai salat Isya, saat korban bermain di teras masjid. Pelaku datang dari belakang, m*nc*um bibir korban dan m*ny*l*pkan tangan ke dalam kausnya.

Kanit PPA Ipda Hendri Adiwoso menambahkan, ANH baru dua bulan menjadi marbot. Saat ditangkap, pelaku hanya menunduk dan bungkam.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 Ayat 1 Jo Pasal 76E UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.

AKP Abid mengimbau para orang tua waspada dan mengajarkan anak tentang batasan tubuh.
“Jika ada kejadian mencurigakan, segera lapor ke polisi atau hotline Cak Roma 110,” tegasnya.

03/11/2025

Belum genap sebulan menghirup udara bebas, Ahmad Syafii (27), warga Desa Mantup, Lamongan, kembali dibekuk polisi usai menggasak motor di Gresik.

Pelaku yang dikenal sebagai residivis curanmor di Mojokerto itu beraksi di Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Minggu (2/11/2025) pagi. Saat korban Nadi (52) lengah meninggalkan motornya Honda Vario bernopol W 3762 HP dengan kunci masih menempel, Syafii langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

“Begitu korban keluar dari kamar mandi, motornya sudah raib,” ujar AKP Wiwit Mariyanto, Kapolsek Balongpanggang, Senin (3/11/2025).

Laporan masyarakat dapat dikirim melalui Hotline Lapor Cak Roma: 0811-8800-2006 atau langsung ke kantor polisi terdekat.




02/11/2025

Kondisi jalan penghubung desa (JPD) di Dusun Balongsri, Kedamean, Gresik, yang kerap licin dan membahayakan pengendara saat hujan, akhirnya mendapat perhatian. Pemerintah Desa Lampah berkoordinasi dengan tim Unit Reaksi Cepat (URC) Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memperbaiki jalan menggunakan biskos (pasir batu).

“Kita bekerja sama dengan URC. Kami siapkan truk, sementara URC menyiapkan biskosnya,” ujar Kepala Desa Lampah, Suwandi, Sabtu (1/11/2025).

Ia menambahkan, perbaikan ini juga melibatkan partisipasi warga yang bergotong-royong membantu. “Rencananya tahun depan jalan ini akan dicor agar aktivitas warga lebih aman,” tambahnya.

Sebanyak 11 truk biskos diterjunkan dalam proses perbaikan. Langkah ini merupakan bentuk pelayanan nyata Pemkab Gresik dan pemerintah desa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Suwandi berharap hasil perbaikan sementara ini bisa bertahan hingga pembangunan permanen dilakukan. “Tahun 2026 nanti kami fokus pada pembangunan JPD, alun-alun, dan TPA Desa Lampah,” jelasnya.

Menurutnya, jalan Balongsri memang sering rusak dan licin saat musim hujan karena menjadi jalur alternatif antar dusun. “Kadang kami bergotong-royong memperbaiki seadanya, tapi Insyaallah tahun depan jalan ini akan dicor permanen,” pungkasnya.




01/11/2025

Tujuh remaja diduga anggota kelompok gangster diamankan warga bersama anggota Polsek Driyorejo, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/11/2025) dini hari. Mereka tertangkap setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Tenaru saat diduga hendak menuju Wringinanom untuk melakukan aksi onar.

Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WIB. Para remaja itu sebelumnya berkumpul di warung kopi kawasan Sukomanunggal, Surabaya, sebelum berangkat menuju Wringinanom.

“Saat melintas di pertigaan Cangkir, mereka berpapasan dengan tiga pengendara motor yang diduga dari kelompok lain. Terjadi adu (*) yang memicu pengejaran,” jelas Musihram.

Dalam pengejaran itu, dua remaja berinisial ML (18) dan WF (15) menabrak seorang perempuan di Jalan Raya Tenaru hingga menyebabkan kecelakaan beruntun. Warga yang mengetahui kejadian langsung mengamankan mereka dan memanggil polisi.

Ketujuh remaja kemudian dibawa ke Polsek Driyorejo untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga menyita sepeda motor yang digunakan, karena pelat nomornya ditutup menggunakan isolasi.

“Sebagian dari mereka masih di bawah umur. Kami sudah memanggil orang tua masing-masing. Dari indikasinya, memang ada rencana yang tidak baik,” tegas Musihram.

31/10/2025

Insiden mengejutkan terjadi di SDN 1 Driyorejo, Gresik, Jumat (31/10/2025) siang. Seorang siswa mengalami jari terjepit rantai sepeda saat mencoba memperbaikinya di halaman sekolah.

Kusnul, saksi di lokasi, segera melapor ke Pos Damkar Driyorejo. Hanya tiga menit kemudian, petugas tiba dan melakukan penyelamatan hati-hati. “Tim memotong rantai dengan alat gerinda hingga jari korban bisa dilepaskan,” ujar Perwira Piket Damkar Gresik, Sulyono.

Korban langsung dibawa ke RS Petro untuk pemeriksaan. Kondisinya dinyatakan aman tanpa luka berat. Sulyono menambahkan, hingga Oktober 2025 Damkar Gresik telah menangani lebih dari 70 misi penyelamatan, termasuk insiden di lingkungan sekolah.




Address


61181

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Gresik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share