NTT Bacarita

NTT Bacarita Channel Ini Menyajikan Berita - Berita Yang Relevan Dengan Masyarakat NTT. Jangan Lewatkan Beragam Konten Dan Inofatif Dari " NTT BACARITA".
(1)

Buka Orientasi Nilai dan Etika Bagi 421 PPPK, Sekda Tekankan Komitmen Untuk Melayani Masyarakat.Sekretaris Daerah Kota K...
03/06/2026

Buka Orientasi Nilai dan Etika Bagi 421 PPPK, Sekda Tekankan Komitmen Untuk Melayani Masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Kupang resmi membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2026, Selasa (2/6).

Acara pembukaan yang dilaksanakan secara virtual melalui video conference (Zoom Meeting) ini diikuti oleh 421 peserta yang terdiri dari PPPK formasi tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kota Kupang angkatan 131 dan 132.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., saat menyampaikan sambutannya menekankan bahwa esensi utama menjadi seorang aparatur sipil negara bukan sekadar status pekerjaan, melainkan komitmen kuat untuk melayani masyarakat.

"Hari-hari ini, masyarakat tidak lagi menilai kita hanya dari kemampuan teknis atau kecerdasan, tetapi dari bagaimana kita melayani dan memedulikan kebutuhan mereka dalam setiap interaksi kerja," tegas Jeffry.

Ia juga menambahkan bahwa tema nilai dan etika pemerintahan sangat krusial di tengah perubahan zaman yang serba cepat. Masyarakat saat ini semakin kritis dan menuntut pelayanan publik yang cepat, bersih, transparan, serta responsif.

Di akhir sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, BKPPD Kota Kupang, serta BPSDMD Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah bersinergi demi kelancaran kegiatan ini.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Penilaian Kinerja Aparatur dan Organisasi Profesi ASN BKPPD Kota Kupang, Maria Murniman Tensi, S.IP., MM, saat membacakan laporan kegiatan melaporkan orientasi ini merujuk pada sejumlah landasan hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta peraturan terkait dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Melalui orientasi ini peserta mampu merancang dan mengimplementasikan proyek inovasi pelayanan yang sejalan dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK.

Orientasi yang dijadwalkan berlangsung dari 2 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan total 35 Jam Pelajaran ini dilaksanakan dengan metode pembelajaran secara blended learning, yang memadukan pembelajaran sinkronus dan asinkronus melalui platform LMS (Learning Management System). Selanjunya Peserta yang dinyatakan lulus berhak mendapatkan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP).

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila,  Wagub Johni Asadoma Tekankan Semangat Pelayanan dan Peningkatan Kinerja ASN*Wakil ...
03/06/2026

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wagub Johni Asadoma Tekankan Semangat Pelayanan dan Peningkatan Kinerja ASN*

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johanis Asadoma, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tahun ini, Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Yudian Wahyudi dalam sambutannya sebagaimana dibacakan Wagub Johni Asadoma menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi "bintang penuntun" sekaligus "jangkar moral" bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan geopolitik, hingga ancaman perpecahan sosial.

Dengan keberagaman lebih dari 17.000 pulau serta ratusan suku dan budaya, Indonesia dinilai mampu menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman dapat dipersatukan dalam satu identitas kebangsaan yang kokoh berlandaskan Pancasila.

Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia juga terus berkontribusi dalam upaya menjaga perdamaian dunia melalui diplomasi, keterlibatan dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan dan konflik.

Yudian Wahyudi juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam tindakan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau hafalan semata.

Kepada para pemimpin pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik yang dilahirkan senantiasa berlandaskan nilai keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Usai membacakan sambutan Kepala BPIP, Wakil Gubernur Johanis Asadoma menegaskan pentingnya seluruh ASN menjaga semangat toleransi dan terus melawan berbagai bentuk intoleransi maupun radikalisme yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

"Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme. Kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan tulus dalam melayani masyarakat agar mereka mendapatkan hak-haknya secara layak. Kita harus selalu ingat jati diri kita bahwa kita adalah pelayan masyarakat," tegas Johni Asadoma.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur juga menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT yang hingga saat ini masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, realisasi PAD Provinsi NTT baru mencapai sekitar 17,86 persen atau sebesar Rp473 miliar. Angka tersebut masih jauh dari target yang harus dicapai pada tahun anggaran 2026.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, serta mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan daerah secara profesional dan bertanggung jawab.

"Realisasi PAD kita masih jauh dari target. Karena itu saya minta seluruh jajaran bekerja lebih serius, lebih inovatif, jujur, dan tulus dalam mengelola seluruh potensi yang kita miliki agar mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh ASN dan elemen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang berkeadilan, serta penguatan persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Bulan Budaya GMIT Maranatha Oebufu Ditutup, Wali Kota: Berbeda, Namun Tetap Melangkah Bersama.Wali Kota Kupang, dr. Chri...
03/06/2026

Bulan Budaya GMIT Maranatha Oebufu Ditutup, Wali Kota: Berbeda, Namun Tetap Melangkah Bersama.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi menutup rangkaian Bulan Budaya GMIT Maranatha Oebufu Tahun 2026 yang berlangsung meriah di halaman Gereja GMIT Maranatha Oebufu, Senin (1/6). Selama sebulan penuh, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan budaya yang mempererat persaudaraan jemaat lintas etnis sekaligus memperkuat komitmen pelestarian budaya lokal.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel Benjamin Pandie, S.Th., Ketua Klasis Kota Kupang Timur, Ketua Majelis Jemaat Maranatha Oebufu, Pdt. Yusuf Nakmofa, M.Th, Camat Oebobo Zeth Batmalo, SH., MH., Plh. Lurah Oebufu Mario Aka Mese, SE., para pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, panitia, serta ratusan jemaat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jemaat yang telah menjadikan Bulan Budaya sebagai wadah merawat identitas budaya sekaligus memperkokoh kebersamaan di tengah keberagaman. “Budaya bukan hanya warisan dari leluhur kita, tetapi juga titipan untuk anak cucu kita. Karena itu budaya harus terus dirawat agar tetap hidup dan bermakna bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Sinode GMIT yang secara konsisten mendorong pelestarian budaya sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih kepada Jemaat GMIT Maranatha Oebufu yang selama ini turut mengambil bagian dalam pembangunan Kota Kupang. Menurutnya, perjalanan panjang Kota Kupang hingga memasuki usia 140 tahun tidak terlepas dari kontribusi banyak tokoh dan keluarga yang lahir serta bertumbuh dari lingkungan gereja tersebut.

“Perjalanan Kota Kupang dibangun oleh banyak tangan, banyak pengorbanan, dan banyak cinta yang tidak pernah padam. Terima kasih kepada seluruh Jemaat GMIT Maranatha Oebufu yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah dan pembangunan kota ini,” katanya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menghidupi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama semangat persatuan dan gotong royong.

Menurutnya, Bulan Budaya GMIT Maranatha Oebufu menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirawat menjadi kekuatan bersama. “Motto malam ini sangat indah, berbeda tetapi satu. Persatuan bukan berarti menjadi sama, tetapi mampu berjalan bersama walaupun berbeda. Inilah kekuatan yang harus terus kita jaga di Kota Kupang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel Benjamin Pandie, S.Th., menegaskan bahwa Bulan Budaya GMIT bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya gereja menemukan dan merawat jati dirinya sebagai gereja yang bertumbuh di tengah kekayaan budaya Nusantara.

“GMIT adalah gereja Nusantara. Melalui Bulan Budaya, kita belajar bahwa budaya dan Injil dapat berjalan bersama dalam membangun kemanusiaan, persaudaraan, dan persekutuan,” ujarnya.

Ketua Panitia Bulan Budaya GMIT Maranatha Oebufu Tahun 2026, Martin Manafe, S.Sos., M.M., menyampaikan syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak awal Mei. Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga memberi ruang bagi generasi muda untuk mengenal akar budayanya serta mendukung pertumbuhan ekonomi jemaat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Malam penutupan berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan budaya dari beragam etnis, tarian tradisional, pujian, pameran UMKM, dan atraksi seni yang menampilkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur. Suasana kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi simbol kuat bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk terpisah, melainkan kekuatan untuk terus melangkah bersama membangun Kota Kupang yang harmonis dan inklusif.

Pancasila dalam Aksi, Wali Kota Lepas Jalan Sehat IPF dan Ormas Garuda Kupang.Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, me...
03/06/2026

Pancasila dalam Aksi, Wali Kota Lepas Jalan Sehat IPF dan Ormas Garuda Kupang.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, melepas peserta Jalan Sehat Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan Ikatan Paguyuban Flotimora (IPF) dan Garuda Kupang di Taman Nostalgia, Senin (1/6). Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota untuk mengajak masyarakat menghidupi nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Kupang Ahmad Thalib, unsur Forkopimda Kota Kupang, Ketua IPF, Joy Sadipun, Ketua Garuda Kupang, Jimi Ratu, serta masyarakat dari berbagai komunitas dan paguyuban.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan atau sekadar slogan yang diucapkan setiap peringatan nasional. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam cara masyarakat memperlakukan sesama, membangun persaudaraan, dan menjaga kebersamaan.

“Pancasila harus hidup dalam tindakan. Hari ini kita berkumpul, saling menyapa, saling mengenal, dan mempererat persaudaraan. Inilah wujud nyata bagaimana nilai Pancasila dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Wali Kota mengungkapkan bahwa dirinya memilih tetap berada di Kota Kupang untuk menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk penghargaan dan dukungan kepada IPF dan Garuda Kupang yang selama ini dinilai aktif menjaga sinergi dengan pemerintah serta menghadirkan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat.

“IPF dan Garuda Kupang adalah contoh organisasi kemasyarakatan yang dewasa, tertib, dan selalu berjalan bersama pemerintah. Kegiatan seperti ini bukan hanya membangun kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga,” katanya.

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota juga mengajak masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk bangga karena Ende menjadi tempat lahirnya gagasan dasar negara yang kemudian mempersatukan bangsa Indonesia. “Kita harus bangga karena Pancasila lahir di bumi NTT. Ini adalah warisan terbesar yang diberikan daerah ini bagi Indonesia,” tegasnya.

Sebelum melepas peserta, Wali Kota mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Ia meminta peserta menghormati pengguna jalan lain serta tidak membuang sampah sembarangan. “Jalan raya adalah milik bersama. Mari kita saling menghormati dan menjaga kebersihan kota yang kita cintai,” pesannya.

Sementara itu, Ketua IPF Kupang, Joy Sadipun, mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai persatuan dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat.

“Melalui jalan sehat ini, kita tidak hanya membangun kesehatan jasmani, tetapi juga mempererat persaudaraan dan semangat kebersamaan sebagai anak bangsa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Garuda Kupang, Jimi Ratu, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah.

Ketua Panitia, Selfy Tan, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah lahirnya Pancasila sekaligus upaya menghadirkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta jalan sehat dan pembagian berbagai doorprize yang menambah semarak suasana. Kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi cerminan bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan relevan dalam memperkuat persatuan masyarakat Kota Kupang.

Kopdit Pintu Air Bangun Kantor Baru, Wali Kota: Koperasi Penggerak Ekonomi Rakyat.Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo...
03/06/2026

Kopdit Pintu Air Bangun Kantor Baru, Wali Kota: Koperasi Penggerak Ekonomi Rakyat.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang di Jalan Perintis Kemerdekaan III, Kelurahan Kelapa Lima, Selasa (2/6). Momentum tersebut menjadi penegasan pentingnya peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir Ketua Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, Wakil Pengawas KSP Kopdit Pintu Air, Yengki, Wakil Komite Cabang Kupang, Pdt. Jhon Djaru, jajaran pengurus dan anggota koperasi. Wali Kota hadir didampingi Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang, Daud Noftianus Nafi, S.STP., M.M., Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, S.Sos., M.M., serta Plt. Lurah Kelapa Lima, Virgorio Miguel Klau, S.STP.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada KSP Kopdit Pintu Air yang selama 13 tahun hadir dan bertumbuh bersama masyarakat Kota Kupang, serta konsisten memberikan akses layanan keuangan dan pemberdayaan ekonomi bagi anggotanya.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada KSP Kopdit Pintu Air yang telah menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Tiga belas tahun adalah perjalanan panjang yang dibangun dengan kerja keras, pengorbanan, dan semangat pelayanan,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, keberadaan koperasi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

“Koperasi hadir bukan sekadar menjadi simbol atau lembaga yang berdiri sendiri, tetapi menjadi jawaban atas persoalan ekonomi masyarakat. KSP Kopdit Pintu Air telah membuktikan dirinya sebagai lembaga yang terus bertumbuh dan memberi manfaat bagi anggotanya,” katanya.

Ia menilai peletakan batu pertama gedung kantor baru tersebut bukan hanya awal pembangunan fisik, melainkan simbol tumbuhnya harapan, kemandirian, dan semangat gotong royong yang menjadi ruh gerakan koperasi.

Wali Kota juga menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu bentuk paling nyata dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. “Koperasi adalah pengejawantahan nyata Pancasila. Nilai kebersamaan, keadilan sosial, dan gotong royong hidup di dalamnya. Pancasila tidak cukup dihafal, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang memberi manfaat bagi sesama,” tegasnya.

Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, Wali Kota mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “Kita tidak bisa mengubah arah angin, tetapi kita bisa mengubah arah layar. Karena itu koperasi harus terus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan inovatif dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pengembangan koperasi yang berawal dari sebuah desa kecil di Kabupaten Sikka tersebut.

Ia menjelaskan, KSP Kopdit Pintu Air kini telah berkembang menjadi salah satu koperasi terbesar di Indonesia dengan lebih dari 506 ribu anggota dan total aset mencapai Rp1,27 triliun. “Kami hadir dengan semangat melayani sesama. Gedung kantor baru ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi anggota, khususnya di Kota Kupang,” ujarnya.

Yakobus menambahkan, pembangunan gedung kantor tiga lantai tersebut ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun dan akan menjadi pusat pelayanan yang lebih representatif bagi lebih dari 14 ribu anggota KSP Kopdit Pintu Air di Kota Kupang dan sekitarnya.

ari Pembinaan Anak hingga Pelestarian Budaya, Serena Francis Dukung Gerakan Nyata Forum Pemuda Kisar untuk Kota Kupang.K...
03/06/2026

ari Pembinaan Anak hingga Pelestarian Budaya, Serena Francis Dukung Gerakan Nyata Forum Pemuda Kisar untuk Kota Kupang.

Kiprah Forum Pemuda Kisar NTT yang konsisten bergerak di bidang sosial, kesehatan, pembinaan generasi muda, dan pelestarian budaya mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc. Menurutnya, gerakan yang dibangun forum tersebut menjadi contoh nyata bagaimana komunitas pemuda dapat hadir sebagai agen perubahan sekaligus penjaga nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota saat menerima audiensi Forum Pemuda Kisar NTT di ruang kerjanya, Selasa (2/6). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, membahas sejumlah program strategis yang akan dijalankan forum sepanjang tahun 2026. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pembina Forum Pemuda Kisar NTT, Oyang Petrusz beserta jajaran pengurus. Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Kabag Kerja Sama Setda Kota Kupang, Plt. Kabag Umum Setda Kota Kupang serta perwakilan dari Kesbangpol Kota Kupang.

Wakil Wali Kota memberikan apresiasi khusus terhadap rencana kunjungan dan pembinaan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni mendatang. Menurutnya, perhatian kepada anak-anak yang sedang menjalani pembinaan merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan untuk membantu mereka membangun kembali harapan dan masa depan.

"Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak yang sedang menjalani pembinaan membutuhkan perhatian dan dukungan dari kita semua. Kehadiran organisasi masyarakat yang mau mendampingi mereka merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi," ujar Serena.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang siap mendukung dan memfasilitasi berbagai kebutuhan administratif yang diperlukan agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan.

Lebih jauh, Serena menilai program-program yang dirancang Forum Pemuda Kisar tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan kualitas hidup masyarakat. Mulai dari pengobatan gratis, sosialisasi HIV/AIDS, kegiatan kerohanian, hingga pembinaan generasi muda dinilai sejalan dengan agenda pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

"Kami mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan Forum Pemuda Kisar. Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya seperti ini perlu terus dirawat karena menjadi kekuatan penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Kisar, Yeri Frans menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya sedang menyiapkan sejumlah agenda besar yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain kegiatan sosial dan kesehatan, forum juga akan menggelar kegiatan tahunan bertajuk “Kisar Baku Dapa” pada Desember mendatang, bertepatan dengan peringatan hari jadi organisasi.

Menurut Yeri, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi warga Kisar di perantauan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas budaya serta memperkenalkan warisan leluhur kepada generasi muda.

"Kami ingin forum ini menjadi wadah yang terus hadir bagi masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial, kerohanian, dan pelestarian budaya Kisar. Program-program ini kami rancang secara berkelanjutan dan diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, Forum Pemuda Kisar juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga eksistensi budaya Kisar melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang akan ditampilkan pada kegiatan "Kisar Baku Dapa". Langkah ini dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda yang lahir dan besar di Kota Kupang.

Selain membahas program kerja, forum juga menyampaikan perkembangan proses legalitas organisasi yang tengah dipersiapkan guna memperkuat legitimasi dan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Audiensi ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Pdt. Ester Tilukai, sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Pemkot Kupang dan PLN Jajaki Kerja Sama TPST Alak, Olah Sampah Jadi Energi Alternatif untuk PLTU Bolok.Wali Kota Kupang,...
03/06/2026

Pemkot Kupang dan PLN Jajaki Kerja Sama TPST Alak, Olah Sampah Jadi Energi Alternatif untuk PLTU Bolok.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi pimpinan PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Wilayah Nusa Tenggara Timur di Ruang Kerja Wali Kota Kupang, Selasa (2/6). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Kupang dan PLN dalam pemanfaatan hasil pengolahan sampah dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Alak sebagai bahan bakar alternatif untuk pembangkit listrik.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Asisten Manager Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit PT PLN (Persero) UPW NTT, Pandu Setyo Wibowo, serta Team Leader Lingkungan, Wawan Andhika. Wali Kota Kupang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH., Staf Ahli Wali Kota, Daud Noftianus Nafi, S.STP., M.M., serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kupang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang sedang mempersiapkan pembangunan TPST Alak yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Namun, salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah adanya pihak penerima (off-taker) yang bersedia memanfaatkan hasil akhir pengolahan sampah sebagai bahan bakar alternatif.

“Perencanaan TPST sudah hampir final. Pemerintah pusat siap memberikan bantuan pembangunan, namun salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi adalah adanya off-taker yang bersedia menerima hasil akhir pengolahan sampah. Karena itu kami menjajaki kerja sama dengan PLN, khususnya PLTU Bolok, yang berpotensi memanfaatkan produk tersebut sebagai bahan bakar alternatif,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, hasil pengolahan TPST nantinya berupa bahan bakar padat alternatif yang memiliki karakteristik serupa woodchip atau biomassa yang dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Manager Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit PT PLN (Persero) UPW NTT, Pandu Setyo Wibowo, menyampaikan bahwa PLN saat ini memang memiliki target peningkatan pemanfaatan energi alternatif dalam operasional pembangkit, termasuk di PLTU Bolok.

“Peluang kerja sama ini sangat terbuka. Saat ini kebutuhan biomassa untuk mendukung target bauran energi alternatif di PLTU Bolok masih cukup besar. Pada prinsipnya, apabila spesifikasi teknis yang dibutuhkan dapat dipenuhi, maka hasil pengolahan TPST berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di pembangkit,” jelasnya.

Pandu menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi, di antaranya ukuran material, kadar air (moisture), dan nilai kalor yang sesuai dengan standar operasional boiler pembangkit. Semakin rendah kadar air dan semakin tinggi nilai kalor, maka semakin baik kualitas bahan bakar yang dihasilkan.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas mekanisme penyusunan dokumen kerja sama serta langkah-langkah teknis yang perlu dilakukan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi produk hasil pengolahan sampah dengan kebutuhan PLTU. Dokumen kesediaan PLN sebagai off-taker nantinya akan menjadi bagian penting dalam pemenuhan persyaratan pembangunan TPST Alak.

Wali Kota Kupang meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan dan membangun koordinasi intensif dengan PLN agar seluruh dokumen dan persyaratan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kita harus bergerak cepat karena ada batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat. Jangan sampai kesempatan pembangunan TPST ini terlewat hanya karena persyaratan off-taker belum terpenuhi. Saya minta seluruh pihak terkait aktif berkoordinasi agar proses ini bisa segera dituntaskan,” tegas Wali Kota.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Kupang berharap pembangunan TPST Alak dapat segera terealisasi sehingga mampu menjadi solusi pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pemanfaatan energi alternatif yang ramah lingkungan di daerah

Wali Kota Perjuangkan Perbaikan 6 Ruas Jalan ke BPJN.Kota Kupang - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audi...
03/06/2026

Wali Kota Perjuangkan Perbaikan 6 Ruas Jalan ke BPJN.

Kota Kupang - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah NTT, Janto, S.E., S.T., M.Sc., bersama jajaran di Ruang Kerja Wali Kota, Selasa (2/6), guna membahas percepatan penanganan jalan dan drainase yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan infrastruktur Kota Kupang dalam program tahun anggaran 2026, khususnya melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Wali Kota didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi N. Dethan, S.T., M.Si., Kepala BPKAD, Jackson Jimmy A. Tunliu, S.E., M.M., serta Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Matheus B.L. Radjah, S.H., M.Hum.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah mengusulkan penanganan enam ruas jalan yang mengalami kerusakan dan menjadi prioritas masyarakat. Seluruh dokumen pendukung telah diunggah dan dinyatakan siap dalam sistem Criteria for Technical Acceptance (CTA).

Selain penanganan jalan, Pemkot juga mengusulkan dukungan untuk perbaikan drainase perkotaan serta bantuan relokasi pada sejumlah titik yang terdampak pembangunan infrastruktur.

"Kami berharap melalui koordinasi ini, usulan-usulan prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dapat segera terealisasi. Pemerintah Kota Kupang siap membangun komunikasi yang intensif dengan kementerian maupun lembaga terkait agar prosesnya berjalan lancar," ujar Christian.

Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi maupun aspek sosial dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan program tidak mengalami hambatan.

"Kami ingin kerja sama ini tidak hanya berhasil dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga tertib secara administrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena pada akhirnya, infrastruktur yang baik adalah fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup warga," pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJN Wilayah NTT, Janto, menegaskan bahwa penyusunan program tahun 2026 berpedoman pada prinsip penyelesaian pekerjaan secara tuntas dalam satu tahun anggaran, keberlanjutan koridor jalan yang telah ditangani sebelumnya, serta usulan prioritas dari pemerintah daerah.

Menurutnya, BPJN tidak menentukan prioritas pembangunan secara sepihak karena pemerintah daerah merupakan pihak yang paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

"Balai tidak memiliki program prioritas sendiri. Kami bekerja berdasarkan usulan daerah karena pemerintah daerah yang paling mengetahui kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan," jelasnya.

Janto juga mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi, legalitas lahan, penyelesaian persoalan sosial, serta pemenuhan persyaratan teknis agar proses pelaksanaan program dapat berjalan sesuai target yang direncanakan mulai Agustus mendatang. Ia turut menyampaikan bahwa program IJD tahun ini akan mengoptimalkan penggunaan teknologi aspal buton sebagai bagian dari kebijakan nasional.

Terima Kasih telah menghubungi *BUS BABADOK EXPRESS (Rute KUPANG - DILI).*Jika Mau Melakukan Pemesanan Tiket Bus, Bisa B...
02/06/2026

Terima Kasih telah menghubungi *BUS BABADOK EXPRESS (Rute KUPANG - DILI).*

Jika Mau Melakukan Pemesanan Tiket Bus, Bisa Beritahu Kami;

Tanggal Keberangkatan Anda:
Untuk Rute Apa :
Untuk Berapa Orang :
dan Mohon untuk setiap Penumpang yang akan melakukan Keberangkatan dapat Mengirimkan Paspor !!

(Jika Admin Slow Respon bisa Hubungi di No. Admin Lainnya:
- Admin Pengiriman Barang +62 822-2726-5227 )

02/06/2026

Serena Francis, Wakil Walikota Kupang Kunjungi Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Kupang. Selasa, 2 Juni 2026.

Address


Telephone

+6281339612423

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NTT Bacarita posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to NTT Bacarita:

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share