BUGIS SHARE

BUGIS SHARE Bugis people's playground to explore trending local issues.
(1)

Suasana rapat penyempurnaan hasil Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanj...
21/10/2025

Suasana rapat penyempurnaan hasil Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bone mendadak tegang, Senin (20/10/2025) sore.

Ketegangan bermula ketika anggota Banggar, Andi Muhammad Salam atau akrab disapa Lilo AK, menyampaikan pandangan agar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dikembalikan ke angka awal sesuai hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp340 miliar.

Pandangan tersebut langsung diinterupsi oleh anggota DPRD dari Fraksi PPP, Hj Adriani, yang menilai bahwa tidak masalah jika pemerintah daerah tetap menargetkan PAD lebih tinggi, asalkan realistis dan sesuai kemampuan daerah.

Interupsi itu membuat Lilo merasa tersinggung. Ia langsung bereaksi keras hingga suasana rapat memanas. Beberapa anggota dewan berusaha menengahi, namun perdebatan semakin panas dan diwarnai saling bentak antaranggota.

Ketegangan mencapai puncaknya saat Lilo, Faisal, dan H. Muhsin terlihat menggebrak meja. Bahkan, sebuah cangkir sempat melayang dan jatuh ke lantai, membuat suasana rapat semakin kacau.

Beruntung, pimpinan sidang segera menenangkan keadaan dan meminta seluruh peserta kembali fokus pada agenda pembahasan. Setelah situasi reda, rapat Banggar DPRD Bone kembali dilanjutkan.

**
โ€ข
โ€ข
โ€ข
๐…๐จ๐ฅ๐ฅ๐จ๐ฐ ๐๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ๐ข ๐š๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ข๐ง๐Ÿ๐จ ๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ซ๐ข๐ค ๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐’๐ฎ๐ฅ๐ฌ๐ž๐ฅ & ๐ฌ๐ž๐ค๐ข๐ญ๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š.
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”
# # # #
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penyerahan dana senilai Rp13 triliun hasil sit...
20/10/2025

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penyerahan dana senilai Rp13 triliun hasil sitaan kasus dugaan korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada negara.

Dana tersebut merupakan hasil penyitaan Kejagung dari kasus korupsi izin ekspor minyak kelapa sawit (CPO) yang terjadi pada periode 2021โ€“2022. Kasus ini sempat menjadi sorotan publik karena melibatkan kerugian negara yang sangat besar.

Penyerahan uang dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan, disaksikan oleh Presiden Prabowo. Dalam prosesi tersebut, digunakan papan simbolis bertuliskan nominal sebesar Rp13.255.244.538.149.

Langkah Kejagung ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mengembalikan kerugian negara serta menegakkan hukum terhadap tindak pidana korupsi, khususnya di sektor ekspor komoditas strategis seperti CPO.

**
โ€ข
โ€ข
โ€ข
๐…๐จ๐ฅ๐ฅ๐จ๐ฐ ๐๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ๐ข ๐š๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ข๐ง๐Ÿ๐จ ๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ซ๐ข๐ค ๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐’๐ฎ๐ฅ๐ฌ๐ž๐ฅ & ๐ฌ๐ž๐ค๐ข๐ญ๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š.
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”
# # # #
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

Dua pemuda bernama Muh Sukran Marjun (24) dan Muh Kautzar, babak belur gegara dikeroyok sejumlah orang tidak dikenal (OT...
19/10/2025

Dua pemuda bernama Muh Sukran Marjun (24) dan Muh Kautzar, babak belur gegara dikeroyok sejumlah orang tidak dikenal (OTK) saat nongki di kafe Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengeroyokan terjadi setelah seorang perempuan menghampiri korban Sukran.

Pengeroyokan itu terjadi di Cafe Up Street, Jalan KH Moh Kasim, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Palopo pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 00.15 Wita. Kedua korban awalnya nongki sambil menenggak minuman keras (miras) bersama tiga orang temannya.

"Saat itu, kedua korban bersama tiga rekannya tengah duduk di meja nomor 4, samping WC, sambil menikmati live music dan minuman keras," ujar Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi dalam keterangannya, Minggu (19/10).

Supriadi mengatakan seorang perempuan yang tidak dikenal tiba-tiba mendatangi meja nomor 4 dan menyapa korban Sukran. Wanita itu mengaku sahabat pacar dari Sukran.

"Tak lama berselang, seorang pria juga datang dan langsung mencengkeram baju Sukran hingga robek. Cekcok pun tak terhindarkan, melihat hal itu, Kautzar berusaha melerai namun justru ikut dipukul di bagian kepala sebelah kiri oleh pria tersebut," jelasnya.

Pekerja kafe yang melihat perselisihan tersebut meminta korban dan pria yang melakukan pemukulan menyelesaikan persoalannya di luar. Saat berada di luar kafe, sejumlah orang datang menganiaya korban secara membabi buta.

"Ketika berada di luar, Sukran kembali diserang oleh beberapa orang tak dikenal. Ia dipukul di bagian kepala menggunakan benda menyerupai ikat pinggang, ditendang di pinggang, serta didorong hingga tersandar di pintu kios dekat kafe," bebernya.

Supriadi mengungkapkan korban mengalami luka di sekujur tubuhnya termasuk di kepala. Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Palemmai Tandi Palopo untuk mendapatkan perawatan.

"Akibatnya, korban mengalami luka robek di kepala bagian kiri, bengkak pada lengan kanan dan p**i, lecet di tengkuk serta pundak kanan. Korban kemudian dilarikan ke RS Palemmai Tandi Palopo untuk mendapatkan perawatan medis," ungkapnya.

Korban yang tidak terima atas pengeroyokan tersebut kemudian membuat laporan resmi ke Polres Palopo. Dalam laporannya, korban menyebut salah seorang pelaku merupakan..

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) terlibat aksi kejar-kejaran dengan pengedar n...
19/10/2025

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) terlibat aksi kejar-kejaran dengan pengedar narkoba di Kabupaten Sidrap. Petugas BNNP Sulsel menembak mobil pelaku karena nyaris menabrak petugas saat kabur.

Peristiwa bermula saat anggota BNNP Sulsel melakukan operasi penangkapan terhadap jaringan pengedar ekstasi di Desa Lainungan, Kabupaten Sidrap, Selasa (14/10). Ketika hendak disergap, dua pelaku menyadari kehadiran petugas dan langsung melarikan.

"Saat akan menangkap kedua pelaku peredaran narkoba, keduanya kabur dengan memakai mobil. Kemudian dikejar dan petugas menembak ban mobil itu dengan maksud untuk menghentikan pelarian pelaku," kata Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel, Kombes Ardiansyah kepada detikSulsel, Minggu (19/10/2025).

Ardiansyah mengatakan petugas sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun pelaku tetap berusaha melarikan diri sehingga petugas mengarahkan tembakan ke ban dan bodi mobil.

"Anggota secara spontan menembak mobil itu dan mengenai beberapa sisi. Awalnya tembakan ke udara, tapi pelaku tetap kabur, makanya anggota tembak ban mobilnya, tapi mereka kabur, sehingga ditembak," jelasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Intelijen BNNP Sulsel, Agung menjelaskan operasi tersebut bermula dari penangkapan pria berinisial AO. Dari tangan AO, petugas mengamankan 94 butir pil berwarna kuning.

"Barang bukti yang kami amankan sebelumnya sebanyak 94 butir pil warna kuning yang diduga narkotika golongan I jenis ekstasi. Barang tersebut milik lelaki AO yang sudah kami amankan lebih dulu," jelas Agung.

Hasil pemeriksaan terhadap AO mengarah pada dua nama lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba, yakni RF dan HR. Berdasarkan informasi tersebut, tim BNNP mendatangi lokasi yang dicurigai sebagai tempat transaksi.

Lanjut Agung, saat akan disergap pelaku justru kabur menggunakan mobil Mitsubishi Expander hingga nyaris menabrak petugas. Petugas yang merasa terancam kemudian melepaskan tembakan ke bodi mobil.

Dia menambahkan kedua pelaku berhasil kabur dari kejaran petugas dengan keluar dari mobil. Petugas hanya mengamankan mobil pelaku yang ditinggalkan.
**
Artikel: detikSulsel

Pria berinisial AL (28) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap usai menyebarkan konten asusila di medi...
18/10/2025

Pria berinisial AL (28) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap usai menyebarkan konten asusila di media sosial (medsos). AL membuat konten itu demi mencari simpati netizen agar pengikut (followers) di akun medsosnya bertambah.

"Kami telah mengamankan seorang laki-laki yang telah melakukan perbuatan tidak senonoh dengan membuat konten melanggar asusila di media sosial hingga menimbulkan keresahan pada warga Barru," ungkap Kasat Reskrim Polres Barru, AKP Akbar Sirajuddin dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

Pelaku ditangkap di Jalan Poros Tosulo, Desa Barang Palie, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang pada Kamis (16/10) sekitar pukul 19.00 Wita. Pelaku sebelumnya menyebarkan konten asusila saat berada di Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Kasus ini diselidiki usai polisi menerima laporan dari masyarakat. Pelaku dilaporkan diduga melakukan provokasi sekaligus mengajak warga melakukan tindakan asusila.

"Konten tersebut memicu keresahan dan kontroversi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru," katanya.

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku di Kabupaten Pinrang. Pelaku diamankan polisi tanpa perlawanan lalu dibawa ke Polres Barru.

"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Barru untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Akbar.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui video yang beredar di media sosial itu dibuat olehnya. Pelaku mengatakan membuat dan menyebarkan konten itu demi viral di media sosial.

"Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa dirinya dengan sengaja membuat dan mengunggah video provokatif tersebut dengan tujuan agar akun TikTok-nya viral dan mendapatkan banyak pengikut," katanya.

Pelaku mengakui video itu dibuat pada 26 Agustus 2025 di rumah keluarganya di Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru. Pelaku berdalih tidak bermaksud menyinggung dan menghina pihak manapun.

"Dari pengakuan pelaku konten itu tidak dibuat untuk menimbulkan kebencian melainkan semata-mata demi hiburan dan popularitas di media sosial," jelasnya.
**

Seorang pria berinisial F (42) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap atas kasus dugaan pelecehan setela...
18/10/2025

Seorang pria berinisial F (42) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap atas kasus dugaan pelecehan setelah memeluk dan mencium siswi SD di lingkungan sekolah. Aksi tak pantas itu dilakukan karena pelaku mengaku merasa gemas dengan korban.

Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu mengatakan pelaku diamankan di area salah satu SD di Kecamatan Biringkanaya, Jumat (17/10) sekitar pukul 13.20 Wita. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi.

"Ada info di mana ada tersangka cabul diamankan di sekolah SD sehingga piket fungsi Polsek Biringkanaya mendatangi (lokasi)," ujar Andik dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

Andik mengatakan F merupakan warga Kabupaten Maros. Hasil pemeriksaan awal, F mengaku memeluk hingga mencium siswi SD itu karena merasa gemas dan beralasan belum memiliki anak setelah menikah.

"Pada saat itu saya berjalan dan berpapasan anak perempuan tersebut karena anak tersebut lucu dan menggemaskan. Saya langsung memeluknya dan mencium p**inya sebanyak 2 kali karena selama pernikahan saya belum ada keturunan," beber Andik menirukan keterangan F.

Andik mengungkapkan petugas yang mendatangi lokasi langsung mengamankannya untuk mencegah amukan massa. Pelaku lalu dibawa ke Polsek Biringkanaya untuk pemeriksaan.

Polisi kemudian menyerahkan pelaku ke Unit PPA Polrestabes Makassar. Langkah itu dilakukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Membawa tersangka yang diduga cabul ke Polrestabes Makassar guna proses hukum lebih lanjut," katanya.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin membenarkan kasus dugaan pelecehan siswi SD di Biringkanaya. Dia menyampaikan pelaku kini tengah diperiksa penyidik Unit PPA.

"Mengenai kasus pelecehan anak yang terjadi di sekolah wilayah Biringkanaya, saat ini pelaku sudah diamankan dan sementara dilakukan pemeriksaan Unit PPA. Untuk perkembangan penanganan kasusnya nanti diinfokan," bebernya.
**
โ€ข
โ€ข
โ€ข
๐…๐จ๐ฅ๐ฅ๐จ๐ฐ ๐๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ๐ข ๐š๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ข๐ง๐Ÿ๐จ ๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ซ๐ข๐ค ๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐’๐ฎ๐ฅ๐ฌ๐ž๐ฅ & ๐ฌ๐ž๐ค๐ข๐ญ๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š.
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

Remaja bernama Rifqillah Ruslan (16) tewas usai diduga dianiaya Kepala Desa (Kades) Seppong inisial IM di Kabupaten Luwu...
16/10/2025

Remaja bernama Rifqillah Ruslan (16) tewas usai diduga dianiaya Kepala Desa (Kades) Seppong inisial IM di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban diduga dianiaya saat dirawat di IGD RSUD Batara Guru setelah mengalami kecelakaan dengan kades tersebut.

Ayah korban, Ruslan (50) mengungkapkan kejadian bermula ketika anaknya yang mengendarai sepeda motor menabrak kepala desa pada Rabu (28/5) sekitar pukul 18.00 Wita. Korban yang luka parah kemudian dibawa ke RSUD untuk mendapatkan pertolongan.

"Anak saya memang awalnya yang tabrak ini kepala desa, kemudian dibawa oleh temannya ke rumah sakit Batara Guru. Nah, kemudian menurut saksi mata, temannya, anak saya dianiaya di IGD oleh kepala desa itu," ungkap Ruslan kepada detikSulsel, Kamis (16/10/2025).

Keesokan harinya, tepatnya Kamis (29/5), korban akhirnya dikabarkan meninggal dunia. Keluarga korban yang kesal mendengar adanya penganiayaan tersebut melaporkan kades itu ke Polres Luwu.

"Saat sudah ditanya ka sama temannya anakku yang lihat kejadian, nanti Sabtu (31/5) saya melaporkan secara resmi kepala Desa Seppong itu atas penganiayaan yang menyebabkan kematian anak saya," bebernya.

"Pengakuan yang lihat ada 2 orang, anak saya dipukul berulang kali pada bagian wajah," tambahnya.

Ruslan menjelaskan, dirinya seringkali menanyakan perkembangan kasus tersebut kepada pihak Polres Luwu. Menurutnya, kepala desa tersebut telah ditetapkan tersangka sejak Agustus, namun belum ditahan.

"Kasar mungkin kalau saya bilang tiap harika tanya penyidiknya sampai di mana mi kasusnya anakku, karena terkesan lamban sekali. Sejak Agustus dia sebut kades sudah tersangka, tapi faktanya masih berkeliaran," cetusnya.

Selain itu, Ruslan juga menyinggung terkait adanya dugaan pihak kepolisian yang ikut bermain dalam kasus tersebut. Dia mengungkapkan, beberapa barang bukti pada kasus itu hilang secara mendadak.
**
Artikel: detikSulsel
โ€ข
โ€ข
โ€ข
๐…๐จ๐ฅ๐ฅ๐จ๐ฐ ๐๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ๐ข ๐š๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ข๐ง๐Ÿ๐จ ๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ซ๐ข๐ค ๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐’๐ฎ๐ฅ๐ฌ๐ž๐ฅ & ๐ฌ๐ž๐ค๐ข๐ญ๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š.
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

Federasi sepak bola Indonesia, PSSI, akhirnya mengambil langkah tegas dengan memecat Patrick Kluivert dari jabatan pelat...
16/10/2025

Federasi sepak bola Indonesia, PSSI, akhirnya mengambil langkah tegas dengan memecat Patrick Kluivert dari jabatan pelatih kepala Timnas Indonesia.
Keputusan ini diumumkan secara resmi pada Kamis (16/10/2025), tak lama setelah kegagalan skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataan resminya, PSSI menyebut keputusan pemutusan kontrak tersebut dilakukan melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.

โ€œPersatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,โ€ tulis PSSI dalam rilis resminya.

Patrick Kluivert, yang baru berusia 29 tahun, sejatinya masih memiliki kontrak hingga 2027. Namun, kegagalan membawa Indonesia ke Putaran Kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat posisinya diguncang keras oleh desakan suporter.

Tak hanya Kluivert, PSSI juga mengakhiri kerja sama dengan seluruh jajaran pelatih asal Belanda, termasuk Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.

Langkah ini diyakini sebagai bentuk evaluasi menyeluruh setelah performa tim nasional dianggap tidak sesuai ekspektasi publik.

โ€œPenghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,โ€ lanjut PSSI.

Kabar pemecatan ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Banyak yang menilai keputusan ini sebagai bentuk tanggung jawab PSSI terhadap hasil mengecewakan di kualifikasi Piala Dunia, sementara sebagian lain menilai Kluivert tidak diberi waktu cukup untuk membangun fondasi permainan Timnas Garuda.

Follow dan terus ikuti agar tidak ketinggalan info menarik seputar Sulsel & sekitarnya.
**

Warga di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibuat resah dengan isu manusia kanibal. Satpol PP telah mengamankan sosok...
15/10/2025

Warga di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibuat resah dengan isu manusia kanibal. Satpol PP telah mengamankan sosok pria yang diduga kanibal dan terungkap bahwa pria itu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Pria itu diamankan di Jalan Garuda, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Rabu (15/10) sekitar pukul 06.30 Wita. Pria yang belum diketahui identitasnya itu langsung diserahkan ke Dinas Sosial.

"Iye tadi pagi sudah diamankan. Diserahkan ke Dinas Sosial untuk tindak lanjut. Kita amankan karena aduan warga. Iya meresahkan warga," kata Kasi Ops Satpol PP Parepare, Apri kepada detikSulsel, Rabu (15/10/2025).

Apri mengatakan dalam video beredar pria itu disebut-sebut sebagai manusia kanibal. Warga yang merasa khawatir kemudian melapor ke Satpol PP Parepare.

"Bisa jadi (karena video kanibal) karena beredar itu informasi di media sosial. Was-was warga. Jadi dilaporkan ke Satpol," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa pria itu bukan manusia kanibal seperti dalam video yang beredar di media sosial. Pria itu tidak banyak bicara saat diajak komunikasi.

"Jadi bukan kanibal. Bagaimana mau kanibal, giginya saja tadi itu tidak ada. Tadi kita ajak bicara cuma bilang tidak," kata dia.

Saat diamankan, pria itu tampak membawa sarung yang berisi pakaiannya. April memastikan barang bawaan pria itu bukan sesuatu yang berbahaya.

"Ada bawaannya sarung, pakaian isinya," imbuhnya.
**
Artikel: detikSulsel
โ€ข
โ€ข
โ€ข
๐…๐จ๐ฅ๐ฅ๐จ๐ฐ ๐๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ๐ข ๐š๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ข๐ง๐Ÿ๐จ ๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ซ๐ข๐ค ๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐’๐ฎ๐ฅ๐ฌ๐ž๐ฅ & ๐ฌ๐ž๐ค๐ข๐ญ๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š.
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegur keras seorang perangkat desa yang kedapatan melakukan siaran langsung (live) di ...
14/10/2025

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegur keras seorang perangkat desa yang kedapatan melakukan siaran langsung (live) di Tiktok. Perangkat desa tersebut juga kedapatan sambil merokok saat jam kerja.

"Jangan live TikTok saat jam kerja. Saya sudah berulang kali menegaskan kepada seluruh aparatur, baik ASN maupun perangkat desa, untuk tetap disiplin," ujar Andi Asman kepada detikSulsel, Selasa (14/5/2025).

"Saya tidak melarang orang untuk merokok, tapi ada tempat dan waktunya. Kalau sedang jam kerja, apalagi siaran langsung di media sosial, itu sudah tidak pantas. Masyarakat menilai dari apa yang kita perlihatkan," sambungnya.

Perangkat desa tersebut live di Tiktok dengan akun . Andi Asman menemukan live itu pada Selasa (14/10) sekitar pukul 11.00 Wita.

Andi Asman menerangkan, tindakan kecil yang dilakukan oleh aparat desa bisa berdampak besar terhadap citra pemerintahan di mata masyarakat. Menurutnya, seorang perangkat desa adalah wajah pemerintahan paling dekat dengan rakyat.

"Perilaku mereka di ruang publik harus menjadi teladan, bukan sebaliknya. Saya sudah tegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum yang melanggar disiplin kerja, agar hal ini menjadi fokus semua aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," sebutnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Bone Edy Saputra Syam menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa tempat perangkat itu bertugas. Saat ini perangkat desa tersebut akan diperiksa BKPSDM.
**
Artikel: detikSulsel
โ€ข
โ€ข
โ€ข
๐…๐จ๐ฅ๐ฅ๐จ๐ฐ ๐๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ๐ข ๐š๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ข๐ง๐Ÿ๐จ ๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ซ๐ข๐ค ๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ญ๐š๐ซ ๐’๐ฎ๐ฅ๐ฌ๐ž๐ฅ & ๐ฌ๐ž๐ค๐ข๐ญ๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š.
โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”

Oknum polisi bernama Bripka Ramadhan diperiksa propam usai diduga memukul remaja inisial EN (19) di Kabupaten Luwu, Sula...
13/10/2025

Oknum polisi bernama Bripka Ramadhan diperiksa propam usai diduga memukul remaja inisial EN (19) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemukulan itu lantas memicu tawuran antara kelompok pemuda dari dua desa hingga satu motor dibakar massa.

Keluarga EN melaporkan Bripka Ramadhan di Polres Palopo pada Minggu (12/10). Polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Insiden ini bermula saat anak Bripka Ramadhan diduga dianiaya orang tidak dikenal (OTK) di Dusun Baru Tongkon, Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua pada Sabtu (11/10) sekitar pukul 20.00 Wita. Bripka Ramadhan kemudian mendatangi TKP dan mendapati sejumlah anak nongkrong di sebuah warung.

Saat tiba di lokasi, Bripka Ramadhan sempat bertanya terkait sosok terduga pelaku yang memukul anaknya. Namun sejumlah anak mengaku tidak tahu hingga anggota Sabhara Polres Palopo itu memukul EN yang berada di warung itu.

"Namun anak-anak tersebut menjawab tidak tahu sehingga Bripka Ramadhan langsung memukul EN," ujar Kasi Humas Polres Luwu Iptu Yakobus Rimpung dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).

Sekitar pukul 23.55 Wita, sejumlah pemuda Desa Tanarigella datang melakukan penyerangan ke Desa Padang Kalua. Massa menyerang dengan cara melempar menggunakan batu ke rumah kepala Desa Padang Kalua dan berteriak-teriak.

"Warga Desa Padang Kalua langsung keluar dari rumahnya masing-masing dan melakukan aksi balasan sehingga terjadi aksi saling lempar batu antara warga Desa Padang Kalua dengan pemuda dari Desa Tanarigella," ucapnya.

Aksi saling serang itu mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet total. Personel Polsek Bua kemudian turun ke lokasi hendak melerai tawuran sekitar pukul 24.00 Wita.

"Namun aksi massa tidak dapat dikendalikan dan massa terus melanjutkan aksi saling lempar menggunakan batu dan salah satu lemparan dari warga Padang Kalua mengenai kaca depan mobil patroli hingga pecah," jelas Yakobus.

Motor seorang remaja inisial AN (16) turut menjadi sasaran massa saat melintas di lokasi tawuran pada Minggu (12/10) sekitar pukul 00.20 Wita. Remaja itu sempat meninggalkan motornya usai terjebak di lokasi tawuran saat hendak ke rumah temannya.
**

Address


Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BUGIS SHARE posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to BUGIS SHARE:

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share