FOTO ALAM JANGKATonline

  • Home
  • FOTO ALAM JANGKATonline

FOTO ALAM JANGKATonline This channel is my global expression space—where poetry, sound, and tradition from Jangkat Timur evolve into modern artistic forms. Dari desa ke dunia.

From local roots to
Wadah ekspresi global: puisi, suara, dan tradisi Jangkat Timur dalam bentuk modern. kunjungi juga [email protected]

14/05/2026

di kelam kabut menyelimuti malamkedinginan membekap padang rumput...

musikalisasi puisi berbalut AI
04/05/2026

musikalisasi puisi berbalut AI

MENANGIS UNTUK TANGISAN - PUISI WIKO ANTONI - UNIVERSITAS MERANGIN + PENYAIR JANGKAT TIMUR

puisi musikalisasi berbalut AI
04/05/2026

puisi musikalisasi berbalut AI

Cry for Cry Unuversitas Merangin poem by Wiko Antoni + penyair Jangkat Timur

MONYET KOLLEKTOR BUAHPUISI Wiko Antoni pagi yang indah di kebun buahkera menarik tangkai yang indahmengumpulkan banyak k...
02/05/2026

MONYET KOLLEKTOR BUAH
PUISI Wiko Antoni

pagi yang indah di kebun buah
kera menarik tangkai yang indah
mengumpulkan banyak koleksi resah
dibuah buah masak memerah

mengejar mimpi
memupuk serakah
menyanyikan gelisah
di hutan hutan penuh amarah

menyelinap di balik penjaga
bersembunyi di pohon rimbun
menarik buah buah nan ranum
dengan koleksi tiada batas

monyet kolektor buah
monyet kolektor resah
monyet tak pernah sudah
mencipta jutaan kisah dan kisah

masa menanti monyet berlari
kolektor sejati tak pernah mati
menebar asa di kembun duka
monyet bahagia di belantara

THE MONKEY, COLLECTORS -POEM BY WIKO ANTONI- JANNGKAT TIMUR HINTERLAND

PUISI Wiko Antoni Berikut terjemahan bahasa Inggris puitis-estetis dengan struktur verse – chorus – outro tetap dipertah...
01/05/2026

PUISI Wiko Antoni

Berikut terjemahan bahasa Inggris puitis-estetis dengan struktur verse – chorus – outro tetap dipertahankan dan simbol budaya Melayu tidak dihilangkan.

---

SELOKA AND LIMAU PURUT
Poem by Wiko Antoni

(Verse)
the scent of limau in a silent valley
rising through mist and dream
love’s longing sharpens into anger
within a love-song cast aside

clouds drift in mourning
words pierce and leave their blood
the chest tight with memory
the bitterness of a forsaken lover

(Chorus)
curses spill from a spitting tongue
flung again and again upon the limau purut
as incense slowly begins to burn
Sijundai smiles at the foot of the hill

why has hope become a gurindam of sorrow
a love story unsheathing vengeance
not the fragrance of blossoming joy
but sourness in every smile

(Outro)
I return to the root of words
forms within forms lifting compassion
the limau slips from my weary grasp
by the fierce rebuke of the Great Love

beloved…
I have forgiven you now

---

Notes

Limau purut: a citrus fruit with a rough rind, often used in Malay mystical rituals.

Sijundai: a female demonic spirit believed in Malay folklore as the queen of love-enchantment or love-binding.

LIMAU PURUT DI LUDAH PUJANGGA

aroma limau di lembah sunyi
menyeruak dari kabut dan mimpi
angan angan cinta memacu amarah
di lelagu cinta tersisih

awan berarak nan di tangisi
kata menikam nan menyisa darah
dada sesak akan kenangan
pahit asmara kekasih malang

serapah lepas di ludah lidah
sembur menyembur ke limau purut
saat kemenyan mulai di bakar
sijundai tersenyum di kaki bukit

mengapa asa jadi gurindam
kisah asmara menghunus dendam
bukan bahagia harum bunga
tapi masam di tiap senyuman

berbalik hamba ke pangkal kata
rupa merupa menjunjung iba
terlepas limau dari genggaman lunglai
oleh bentakan keras sang maha cinta

adinda...
dikau dah ku maafkan

keterangan.
limau purut : jeruk yang sering digunakan masyarakat melayu dalam ritual mistis

sijundai: sebangsa iblis betina yang diyakini sebagai ratu pengasihan

terjemahkan ke bahasa inggris dengan gaya estertika puisi.

LIMAU PURUT DILUDAH PUJANGGA POETRY FROM UNIVERSITAS MERANGIN - WIKO ANTONI

LIMAU PURUT DI LUDAH PUJANGGAaroma limau di lembah sunyimenyeruak dari kabut dan mimpiangan angan cinta memacu amarahdi ...
01/05/2026

LIMAU PURUT DI LUDAH PUJANGGA
aroma limau di lembah sunyi
menyeruak dari kabut dan mimpi
angan angan cinta memacu amarah
di lelagu cinta tersisih

awan berarak nan di tangisi
kata menikam nan menyisa darah
dada sesak akan kenangan
pahit asmara kekasih malang

(corrus)
serapah lepas di ludah lidah
sembur menyembur ke limau purut
saat kemenyan mulai di bakar
sijundai tersenyum di kaki bukit

mengapa asa jadi gurindam
kisah asmara menghunus dendam
bukan bahagia harum bunga
tapi masam di tiap senyuman

(outro)
berbalik hamba ke pangkal kata
rupa merupa menjunjung iba
terlepas limau dari genggaman lunglai
oleh bentakan keras sang maha cinta

adinda...
dikau dah ku maafkan

LIMAU PURUT DAN LUDAH PUJANGGA - PUISI DARI UNIVERSITAS MERANGIN

25/04/2026

Dari pedalaman yang sunyi, dari tanah yang masih diselimuti kabut gunung dan bisik rimba, aku hantarkan sebuah suara kecil kepada dunia sastra.

Aku hanyalah penyair dari pedalaman Jangkat Timur, Jambi. Kata-kata yang kutulis lahir dari alam, dari tradisi, dari sunyi yang panjang di antara bukit dan sungai. Di tempat yang jauh dari pusat-pusat sastra, aku tetap menulis—membawa jiwa kampung dan warisan budaya ke bentuk baru: puisi, musik, dan sinematik yang kuolah bersama teknologi.

Ini bukanlah permintaan belas kasihan, melainkan undangan.

Jika karya-karya ini berkenan di hati, jika suara dari pedalaman ini masih memiliki tempat di telinga dunia, aku akan merasa terhormat bila kalian sudi menyaksikan perjalanan kecil ini.

Kadang-kadang, suara yang paling jauh justru membawa cerita yang paling tua.

DENDAM SIJUNDAI
di depan d**a nan mewangi misteri
bunga rampai nan semerbak dimensi
kau menatap malam dengan dendam maharani
mendamba jadi seorang putri

dari puncak bukit dan gunung
dendam membakar cinta nan dibuang di lereng lereng
pekik sang kasih hitam hatam petir tepat
ke jantung sang malam

ini sebuah ritual
bukan upacara adat dan seremonial
di wajah kasih gumanti nan sesal kesal
menyeru kekasih balik ke asal

dendam cinta sepasang kekasih
dalam kelam mimpi menyisih
asah asuh harap dan rintih
sumpah serapah melati putih

amarah rindu mata nan sayu
menabur abu abu cinta nan lalu
di mantra mantra sakti nan pilu
ada laluan lama membeku

dan cinta sang maha cinta
terbakar amarah insan nan fana
meratap tatap pilu ke merah bejana
persembahan suci nan salah arahnya

kekasihku
amarah bukan jawaban
tersisih
pulang ke azali dan berserah serahan

💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔

The Vengeance of Sijundai

before incense veils its mystery
fragrant petals drift through hidden dimensions
you gaze upon the night with a queen’s vengeance
longing to be a daughter of the stars

from peaks of mountains and ridges
vengeance burns the love abandoned on slopes
the cry of passion, thunder’s black decree
strikes the heart of night

this is a ritual
not ceremony nor tradition
upon the face of love’s regretful mask
calling the beloved back to origin

vengeful love of two souls
in the shadow of dreams cast aside
sharpening hope, nurturing lament
swearing upon the white jasmine

wrathful longing in weary eyes
scattering ashes of bygone love
within sacred chants of sorrow
an ancient passage freezes still

and love, the great eternal love
consumed by mortal rage
weeping into the crimson vessel
a sacred offering astray

my beloved,
wrath is not the answer
cast away,
return to the primordial surrender

Wiko Antoni

15/02/2026

Riset Sinematik

SELAMAT MENYAMBUT BULAN PUASA MOHON MAAF SEMUAMAMAK BAPAK DATUNG INDUK ABANG ADIK ANAK PUNAKAN. FAMILI HANDAI TAULAN SEG...
15/02/2026

SELAMAT MENYAMBUT BULAN PUASA
MOHON MAAF SEMUA
MAMAK BAPAK DATUNG INDUK ABANG ADIK ANAK PUNAKAN. FAMILI HANDAI TAULAN SEGALO GALONYO (FJOnline)

🎬 Ringkasan Gagasan tentang Sastra SinematikSastra sinematik adalah cara baru memandang karya sastra—bukan sebagai teks yang diam, tetapi sebagai pengalama...

08/02/2026

Address

Jalan Lintas Jangkat Bangko Kilometer 144 Jangikat Timur

37373

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when FOTO ALAM JANGKATonline posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to FOTO ALAM JANGKATonline:

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share