Ade Setiawan

Ade Setiawan 🚧JANGAN LUPA KLIK IKUTI 🚧
⚡Invictus Mind⚡
🔥Keberhasilan adalah milik mereka yang senantiasa berusaha🔥

Mbak mbak cantik mengalami kecelakaan tunggal di depan toko Tong Jaya Motor, jalan raya Bandar, kec. Bandar Batang pada ...
22/06/2025

Mbak mbak cantik mengalami kecelakaan tunggal di depan toko Tong Jaya Motor, jalan raya Bandar, kec. Bandar Batang pada Minggu, 22 Juni 2025 sekitar pukul 05.20 WIB.

Kronologi tiba tiba korban terjatuh dari motor, terang ibu-ibu yang lewat saat jalan-jalan pagi. Diduga karena mengantuk.

Saat kejadian sempat pingsan dan hanya mengalami luka ringan. Saat ini sudah dibantu temannya ke arah selatan untuk diantar pulang.

Tetap Hati Hati Yaa...

🎥 Master Sodrekers
🔁

Tinggal di kolong jembatan tentu sebuah keterpaksaan bagi Achmad Yusuf Afandi (32). Ia hidup penuh derita bersama istri ...
03/06/2025

Tinggal di kolong jembatan tentu sebuah keterpaksaan bagi Achmad Yusuf Afandi (32). Ia hidup penuh derita bersama istri dan bayinya sejak kehilangan pekerjaan. Seperti apa kisahnya?

Sebelum tinggal di kolong jembatan frontage Gedangan, Sidoarjo, Yusuf dan istrinya, Idatul kos di Buduran, Sidoarjo. Ia menikah dengan Idatul tahun 2023. Kala itu, ia bekerja di tempat cuci mobil dan motor di Sidoarjo dengan upah Rp 150.000/minggu.

Meski pas-pasan, ia dan Idatul tak sampai hidup di jalanan. Namun, hidup pas-pasan itu hanya berjalan sekitar 6 bulan. Sebab tempat cuci mobil dan motor itu gulung tikar. Seketika ekonominya kian memburuk.

Bersama sang istri, Yusuf sempat merantau ke berbagai tempat untuk mencari pekerjaan dan tempat tinggal. Bahkan, ia sampai ke Cirebon dan Bandung, Jabar. Perjalanannya berakhir di kolong jembatan frontage Gedangan sebagai pemulung sejak 2023.

"Awalnya merantau ke mana-mana sama istri sampai ketemu tempat di bawah jembatan itu. Saya cari kerja, ijazah sampai ke mana-mana tidak dapat. Akhirnya menjadi pemulung," terangnya kepada wartawan di rumah kakak kandungnya di Dusun/Desa Seketi, Mojoagung, Jombang, Senin (2/6/2025).

Menjadi pemulung ia lakoni bersama sang istri sembari tinggal di kolong jembatan. Setiap hari, ia membonceng istrinya dengan sepeda angin untuk mengumpulkan rongsokan. Penghasilannya pun tak tentu, antara Rp 75.000 sampai Rp 180.000/minggu.

"Memulung sama istri, aku bonceng. Tiap hari (rongsokan) dikumpulin, saya jual satu minggu sekali. Kadang dapat Rp 180.000 itu paling banyak, paling sedikit Rp 75.000," ungkapnya.

Sekitar Juli 2024, Idatul melahirkan bayi perempuan. Yusuf pun memberi nama Zafa Zumroh Arrohma untuk buah hatinya. Kondisi ekonominya yang tak kunjung membaik, ia terpaksa mengajak Zafa dan istrinya tinggal di kolong jembatan.

"Saya utamakan kebutuhan anak, seperti susu, pampers. Saya rela makan 2 kali seminggu," jelasnya.

Beban hidup di bahunya kian berat saat Idatul meninggal dunia pada September 2024. Saat itu, istrinya berusia 25 tahun. Sedangkan putrinya baru berusia 2 bulan. Praktis selain memulung, Yusuf juga harus merawat bayinya di kolong jembatan.

Kondisinya yang memilukan akhirnya viral setelah diposting akun TikTok . Postingan tersebut juga membuat pemerintah yang selama ini diam, akhirnya tergerak. Yusuf dan Zafa dievakuasi ke Liponsos Dinsos Sidoarjo pada Kamis (29/5).

Keesokan harinya, Jumat (30/5), Yusuf dan Zafa dijemput kakak kandungnya, Naziatul Lailiah (35). Bapak dan bayi berusia 11 bulan itu tinggal sementara di rumah Naziatul di Dusun/Desa Seketi, Mojoagung, Jombang.

Naziatul mengaku 10 tahun lebih berpisah dengan Yusuf. Menurutnya, Yusuf pamit merantau bersama teman-temannya. Sejak itu, ia tak pernah mendapatkan kabar apa pun dari adik kandungnya.

"Menikah sampai punya anak di bawah jembatan saya tidak tahu sama sekali," ujarnya.

Viralnya Yusuf membuat Naziatul bersyukur karena bisa bertemu kembali dengan adik kandungnya. Ia langsung menjemput Yusuf di Liponsos Dinsos Sidoarjo setelah melihat postingan yang viral pada Jumat (30/5).

"Sebagai kakaknya saya sedih, anaknya juga kondisinya seperti itu. Walaupun saya orang tidak punya, saya tidak tega. Sekarang saya senang adik mau pulang ke sini supaya pikirannya tenang. Karena sebelumnya hidup di jalan, mikir masa depan anaknya. Sekarang pulang, alhamdulillah dia sudah senang, mau bercanda," tandasnya.

Jalan Jalan Sore
29/04/2025

Jalan Jalan Sore

Jadi Super Saiyan
26/04/2025

Jadi Super Saiyan

Menikmati hujan
25/04/2025

Menikmati hujan

Pejalan kaki yang menabrak Jumaldi (16) hingga tewas setelah terjatuh dari sepeda motor di Jalan Panaikang, Pattallassan...
16/04/2025

Pejalan kaki yang menabrak Jumaldi (16) hingga tewas setelah terjatuh dari sepeda motor di Jalan Panaikang, Pattallassang, Takalar, belum diketahui identitasnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan.

"Untuk identitas pejalan kaki, itu belum kami ketahui, karena setelah kejadian, pejalan kaki ini mengambil motornya dan meninggalkan lokasi kejadian," kata Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Abdul Malik, saat diwawancarai, Senin (14/4/2025).

Rekaman CCTV yang tersedia tidak memperlihatkan jelas wajah dan pelat kendaraan Yamaha Jupiter MX King yang digunakan.

Namun, berdasarkan keterangan saksi dan kode F pada plat kendaraan yang terlihat samar di CCTV, polisi menduga pejalan kaki tersebut berasal dari daerah Bantaeng.

"Sementara, kami mendapatkan informasi, bahwa dari kendaraan itu beralamatkan di Bantaeng. Informasi itu masih samar-samar juga, dengan melihat itu yang kabur," ujarnya.

Salah satu saksi mata, Iyan (27), yang sempat berinteraksi dengan pejalan kaki, mengatakan pelaku sempat menyebut dirinya berasal dari Bantaeng.

"Sempat dia bilang katanya orang jauh, orang Bantaeng," kata Iyan, ditemui di Barbershop Gammart tempatnya bekerja, yang berada tepat di depan lokasi kejadian.

AKP Malik menyampaikan bahwa pihaknya bersama Jasa Raharja akan menuju Bantaeng untuk melacak keberadaan pelaku.

"Kami dari pihak Sat Lantas dan Jasa Raharja rencana akan ke Bantaeng untuk memastikan apa betul kendaraan itu ada di sana," katanya.

"Kita berharap mudah-mudahan berada di sana, di Bantaeng kita temukan, dan misalnya kita temukan, ya otomatis, kami sudah bisa lebih mengidentifikasi siapa pejalan kaki itu," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Jumaldi (16), warga Desa Bontomanai, Kecamatan Mangngarabombang, Takalar, yang mengendaraibsepeda motor, tewas setelah ditabrak pejalan kaki saat melintas di Jalan Panaikang, Pattallassang, Selasa (8/4/2025) sore.

Dalam rekaman CCTV, Jumaldi bersama tantenya, Daeng Bollo, berkendara dari arah Mangngarabombang menuju RS Maryam.

Tiba-tiba seorang penyeberang jalan menabrak keras sepeda motor dan tubuh Jumaldi.

Akibatnya, Jumaldi dan Daeng Bollo terpental dari sepeda motor.

Nyawa Jumaldi tidak tertolong dalam kecelakaan ini.

"Sempat dirawat di RSUD Padjonga, tapi tidak lama kemudian meninggal," kata salah satu kerabat korban, Daeng Caya.

Sementara itu, Daeng Bollo selamat dalam insiden ini.(*)

Jadwal festival balon Wonosobo1.  Candiyasan Kertek (1-2 April 2025)2.  Semayu Selomerto (1-2 April 2025)3.  Kembaran Ka...
03/04/2025

Jadwal festival balon Wonosobo

1. Candiyasan Kertek (1-2 April 2025)

2. Semayu Selomerto (1-2 April 2025)

3. Kembaran Kalikajar (1-4 April 2025)

4. Jogoyitnan Wonosobo (1 April 2025)

5. Mirombo Wonosobo (2 April 2025)

6. Simbang Kalikajar (2-5 April 2025)

7. Limbangan Mudal Mojotengah (3 April 2025)

8. Mendolo Bumireso Wonosobo (3 April 2025)

9. Lamuk Kalikajar (3-5 April 2025)

10. Reco Kertek (3-4 April 2025)

11. Tanjungsari Land Sapuran (3-4 April 2025)

12. Jaraksari Wonosobo (4 April 2025)

13. Wringinanom Kertek (5 April 2025)

14. Kaliasem Gondang Watumalang (4-5 April 2025)

15. Tempel Kalikajar (5 April 2025)

16. Puncak Festival di Alun-Alun Wonosobo (6 April 2025)

source ig iqbalxpangestu

Berkunjung ke MAJT
23/03/2025

Berkunjung ke MAJT

Kelakuan netizen Indo bikin pengen ketawa guling guling sambil gigitin sendal jepit.Kalau Pertamina liat ini bukan buata...
27/02/2025

Kelakuan netizen Indo bikin pengen ketawa guling guling sambil gigitin sendal jepit.

Kalau Pertamina liat ini bukan buatan Mimin ya. Mimin nyomont dr grup wa.

Jangan aniaya Mimin ya.

Interaksi terus sampai algoritma terbaca
18/02/2025

Interaksi terus sampai algoritma terbaca

Studytour itu sifatnya gak memaksa murid untuk ikut. Tapi banyak sekolahan yg memaksa murid untuk tetap bayar walau gak ...
17/02/2025

Studytour itu sifatnya gak memaksa murid untuk ikut. Tapi banyak sekolahan yg memaksa murid untuk tetap bayar walau gak ikut.
Tanpa memikirkan siswa yg gak ikut apakah ada biaya atau tidak. Karna kebanyakan yg gak ikut memang karna keterbatasan biaya. Dan gak ada uang saku buat ikut piknik

Address


Telephone

+6285222707456

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ade Setiawan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Ade Setiawan:

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share