YOSUA PATI

YOSUA PATI KONTEN RANDOM👾

12/02/2026



12/02/2026




11/02/2026


11/02/2026



11/02/2026

waktu bayi dan dewasa

07/02/2026

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Mar Talia, Zetan Timur, Kaka Minggus, Aminadab Ama Kii PondKar

kapan bisa begini
29/01/2026

kapan bisa begini

Petugas Puskesmas Kelobak, Bengkulu, 18-01-2025  berinisial AG meminta maaf setelah menyuruh pasien (J) yang digigit anj...
29/01/2026

Petugas Puskesmas Kelobak, Bengkulu, 18-01-2025 berinisial AG meminta maaf setelah menyuruh pasien (J) yang digigit anjing untuk menggigit balik anjing tersebut. Kejadian yang sempat viral ini diklaim hanya sebagai candaan, namun tindakan tersebut memicu kekecewaan karena pasien membutuhkan penanganan serius untuk risiko rabies.
Berikut adalah poin penting dari kejadian tersebut:
Kasus: J (24) digigit anjing liar dan pergi ke puskesmas, namun bukannya mendapat penanganan medis, ia justru mendapat respon yang tidak pantas dari petugas.
Permintaan Maaf: Petugas berinisial AG telah meminta maaf atas pernyataannya yang menyuruh "gigit balik" anjing tersebut.


Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi angkat bicara terkait kasus pedagang e...
28/01/2026

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi angkat bicara terkait kasus pedagang es gabus asal Depok, Suderajat (49), yang sempat dituduh menggunakan bahan spons dalam dagangannya oleh aparat kepolisian dan TNI.

Deddy mengatakan, pihaknya telah menemui Suderajat dan melakukan klarifikasi atas insiden yang melibatkan Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa. Klarifikasi dilakukan untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

“Adapun langkah-langkah yang telah diambil yaitu berusaha menemui pedagang es atas nama Bapak Suderajat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan melalui jalur dialog yang sejuk,” kata Deddy dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, pihak-pihak yang terlibat juga telah melakukan klarifikasi dalam bentuk video yang berlangsung di Aula Polsek Kemayoran pada Senin (26/1/2026) malam. Deddy menegaskan, hasil uji laboratorium forensik menunjukkan bahwa es gabus berbahan tepung hunkwe yang dijual Suderajat aman untuk dikonsumsi.

Meski demikian, Pangdam Jaya berharap persoalan tersebut tidak diperpanjang dan tidak berujung pada konflik berkepanjangan. “Diharapkan tidak ada tuntutan atau konflik berkepanjangan yang timbul setelah pertemuan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Suderajat mengaku mengalami luka fisik akibat dugaan penganiayaan saat dituduh menjual es gabus berbahan spons. Ia menyebut mengalami luka gores di p**i serta nyeri di bahu kanan.

“Saya luka nih goresan berdarah. Ditendang juga pakai sepatu boot sampai mental, disuruh bangun lagi, bangun lagi,” ungkap Suderajat saat ditemui di rumahnya, Selasa.

Ia juga mengaku bahu kanannya dipukul menggunakan benda menyerupai rotan hingga menyebabkan rasa nyeri. Peristiwa tersebut bermula ketika Suderajat tengah berjualan keliling di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026).

Mungkin Nanti
28/01/2026

Mungkin Nanti

Address

Waibakul

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when YOSUA PATI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share