Update Informasi Se-Tanah Papua

Update Informasi Se-Tanah Papua Halaman ini memuat artikel tentang situasi se-Tanah Papua . Terimakasih!

02/03/2026

TPN-PB Puncak Jaya

*Rangkuman Notulen Launching dan Bedah Buku “Thom Beanal: Pastor Awam, Kepala Suku dan Bapak Bangsa Papua”*  _Jayapura, ...
01/03/2026

*Rangkuman Notulen Launching dan Bedah Buku “Thom Beanal: Pastor Awam, Kepala Suku dan Bapak Bangsa Papua”*
_Jayapura, 26 Februari 2026_

*Pengantar*
Acara launching dan bedah buku tiga jilid tentang Thom Beanal diselenggarakan di Jayapura, sekaligus memperingati 27 tahun pertemuan Tim 100 dengan Presiden BJ Habibie. Kegiatan dihadiri oleh tokoh masyarakat, gereja, akademisi, mahasiswa, LSM, keluarga, dan perwakilan organisasi politik Papua.

*A. Pembukaan*

MC menyampaikan salam Papua, ucapan selamat, dan susunan acara.

Doa oleh Pdt. Reinhard Ohee (Wakil Presiden GIDI).

*Sambutan Tim Penulis (Markus Haluk) dan Penyerahan Buku:* Menyerahkan buku trilogi kepada keluarga. Buku mengabadikan hidup dan karya Thom Beanal di gereja, adat, politik, LSM, dan Freeport. Diserukan agar pemerintah menghentikan militerisme dan penguasaan investasi yang merugikan rakyat Papua.

*Keluarga (Florensius Beanal):* Mengungkapkan bahwa Thom Beanal adalah panutan yang lebih banyak memberi teladan daripada nasihat.

*B. Launching Buku*

Pemukulan Tifa oleh perwakilan tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan, dan jurnalis, disertai foto bersama.

*C. Bedah Buku (Dipandu Markus Haluk)*

Para pembedah dari berbagai latar menyoroti keteladanan dan perjuangan Thom Beanal:

1. Aspek Pastoral (Abdon Bisei, RD Yosep Ikikitaro):

●Thom Beanal adalah pastor awam (diakon permanen) yang melayani umat, kemudian terjun ke dunia politik dan perjuangan hak rakyat.
●Ia menjadi model “dari altar ke pasar” dengan spiritualitas keadilan dan perdamaian.

2. Aspek Adat (Wenan Watori, Deny, dll):

●Thom adalah pemimpin adat Melanesia tulen: rendah hati, jujur, setia, dan menjunjung nilai adat.
●Ia mendirikan LEMASA dan memperjuangkan hak masyarakat adat Amungme.
●Diusulkan pendirian sekolah kepemimpinan adat Melanesia.

3. Aspek HAM dan Politik (Anum Siregar, Fritz Ramandey, Herman Awom, Menase Tabuni):

●Thom Beanal konsisten memperjuangkan HAM, lingkungan, dan hak-hak orang Papua melalui jalur damai dan diplomasi internasional (misal gugatan ke Freeport di AS, pertemuan dengan senator AS).
●Ia adalah pemimpin karismatik, moderat, rendah hati, dan mengutamakan keputusan kolektif. Bersama Theys Eluay, ia menjadi fondasi perjuangan politik Papua (PDP, Tim 100, Kongres Papua).
●Kecerdasannya memanfaatkan berbagai kanal (politik, hukum, internasional) untuk menyuarakan aspirasi Papua.

4. Kesaksian Keluarga dan Rekan (Florensius Beanal, Hardus Desa, Demi Bebari, dll):

● Thom adalah pribadi berintegritas, konsisten, konsekuen, dan pemaaf. Ia tidak menuntut permintaan maaf, melainkan mengutamakan rekonsiliasi.
●Perjuangannya dilandasi iman dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

5. Tanggapan Akademisi (Dr. Budi Hernawan via daring):

● Mengajak untuk menghidupkan kembali semangat Thom Beanal, bukan sekadar mengenang.
●Penting mendokumentasikan sejarah dan menetapkan hari-hari penting perjuangan Papua.

6. Suara Generasi Muda dan Perempuan (Ibu Raga Kogoya, Alfonsa Wayab, dll):

●Generasi muda butuh bimbingan dari para tetua agar perjuangan tidak kehilangan arah. Mereka mengapresiasi buku ini sebagai warisan sejarah dan motivasi.

*D. Kesimpulan Umum*

Thom Beanal sebagai:
1. Pastor Awam: Berintegritas, komitmen, konsisten, mengampuni, dan memperjuangkan keadilan tanpa kekerasan.

2. Kepala Suku / Tokoh Adat: Rendah hati, jujur, menjunjung adat Melanesia, menghormati musuh, dan memiliki pengetahuan budaya yang mendalam.
3. Bapak Bangsa: Pemimpin moderat, karismatik, pendengar, perekat persatuan, cerdas dalam strategi politik, dan menjadi teladan perjuangan damai.

*E. Saran / Rekomendasi*

*Dokumentasi Sejarah:* Pentingnya pendokumentasian sejarah perjuangan bangsa Papua secara sistematis.

*Kalender Sejarah:* Inventarisasi dan penetapan hari-hari besar/bersejarah Papua.

*Evaluasi, Rekonsiliasi, dan Persatuan:* Perlunya evaluasi perjuangan, rekonsiliasi antar komponen, dan penguatan persatuan (terutama di PDP dan organisasi politik).

*Jilid IV Buku:* Usulan penerbitan jilid keempat untuk melengkapi kisah dan nilai-nilai perjuangan Thom Beanal.

*Penguatan Kelembagaan:* Para tetua dan panel yang masih ada diminta bersatu dan memberikan solusi bagi generasi muda.

*F. Penutup*

Acara ditutup dengan nyanyian “Tanah Papua” dan doa oleh Mama Erlina Morip. Semangat yang digaungkan: “Kami masih ada dan akan melanjutkan misimu bagi gereja dan bangsa Papua.”

Jayapura, 26 Februari 2026

28/02/2026

Ulah Penembakan Guru, Perawat di Papua karena pernyataan Panglima TNI.

Bagus anggota menyamar Guru, perawat tp kasihan klu guru dan perawat bukan TNI/Polri tp Warga yang mengabdi sedih petinggi Negara ambil kebijakan bgt rakyat yg b*k korban

28/02/2026

Aibon Kogoya Dan Pasukannya Bertanggung Jawab Atas Perampasan 4 Senjata Api, Pembakaran Pos Militer, Lebih Dari 2 Aparat Militer Indonesia Tewas Dan Penembakan Satu Unit Mobil Di Nabire

Siaran Pers Ke II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 21 Februari 2026

Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan dari P*S TPNPB di Nabire bahwa Mayor Aibon Kogoya bersama pasukannya telah melakukan penyerangan dan penembakan terhadap aparat militer Indonesia di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar jam 14.30. Dalam penyerangan tersebut mengakibatkan lebih dari 2 aparat militer kolonial Indonesia tewas, satu unit pos militer Indonesia dibakar, penembakan satu unit mobil hilux serta perampasan 3 unit senjata laras panjang dan 1 unit pistol.

P*S TPNPB juga melaporkan bahwa aparat militer kolonial Indonesia yang tewas tersebut sedang melakukan pengamanan perusahan milik PT. Kristalin Eka Lestari di Lagari dan akibat dari sementara akibat dari aktivitas perusahaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada hutan dan lingkungan sekitar milik masyarakat adat di Nabire.

Dalam laporan lebih lanjut, P*S TPNPB mengatakan bahwa telah terjadi baku tembak antara aparat militer kolonial Indonesia dengan pasukan TPNPB saat aparat melakukan evakuasi seluruh korban, sementara dalam kontak senjata tersebut aparat militer kolonial Indonesia melakukan penembakan secara brutal namun tidak ada jatuhnya korban jiwa dari pasukan TPNPB. Terkait dengan hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan kepada aparat militer Indonesia untuk tidak melakukan penyisiran, penangkapan dan penembakan terhadap warga sipil yang tidak tahu apa-apa dalam insiden tersebut.

Demikian Siaran Pers Ke II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 21 Februari 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

‎Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

‎Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.

‎Jenderal Goliath Tabuni
‎Panglima Tinggi TPNPB-OPM

‎Letnan Jenderal Melkisedek Awom
‎Wakil Panglima TPNPB-OPM

‎Mayor Jenderal Terianus Satto
‎Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

‎Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
‎Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

28/02/2026

Kepala suku nabire

E-K
26/02/2026

E-K

TPN-BP
26/02/2026

TPN-BP

berjuang ada yg diam, paling dalam,tak bersuara tapi paling menentukan.Dan ada yang di pinggir perjuangansering tersentu...
26/02/2026

berjuang ada yg diam, paling dalam,
tak bersuara tapi paling menentukan.
Dan ada yang di pinggir perjuangan
sering tersentuh lubuk hati
Yang di pinggir perjuangan
bisa kita ceritakan,
yang di dalam perjuangan
hanya bisa kita jaga.
Kadang keduanya bertemu,
namun sama-sama nyata.

Lani Kunume Salatiga🛖🛖
15/01/2026

Lani Kunume Salatiga🛖🛖

Calon 01 bupati kabupaten   paniai  tahun 2024_2029
01/09/2024

Calon 01 bupati kabupaten paniai tahun 2024_2029

Address

Jalan Laurak Paga
Wamena
50045

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Update Informasi Se-Tanah Papua posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share