KabarHandayani

KabarHandayani Jurnal dan informasi dinamika Gunungkidul KABARHANDAYANI.COM. Jurnal online tentang dinamika Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

KABARHANDAYANI juga menerbitkan SEPUTARGK.ID sebagai suplemen jurnalisme warga (citizen journalism).

08/05/2026

Urat Nadi Wisata dan Ekonomi, Perbaikan Jembatan Jonge di Semanu Capai Progres 47%

07/05/2026

Forum Anak Kapanewon Panggang Resmi Dilantik, Forkopimkap Beri Pembekalan Karakter

07/05/2026

Deteksi Dini, Kunci Utama Cegah Kanker Payudara! 🎗️

Kabar baik untuk warga Gunungkidul! Kini, pemeriksaan Mamografi sudah tersedia di RSUD Wonosari. Anda tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan layanan deteksi dini yang akurat, cepat, dan presisi.

Teknologi Mamografi hadir untuk memberikan gambaran detail organ tubuh guna memastikan kesehatan Anda terjaga sejak dini. Layanan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.

Yuk, jangan tunggu ada keluhan. Periksa sekarang, cegah sejak dini! 🩺✨

📍 RSUD Wonosari

06/05/2026

GUNUNGKIDUL, (KH), — Ujian berat tengah menimpa jamaah Masjid Al-Uswah yang terletak di Bangunsari RT 04/RW 03, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Dana pembangunan masjid sebesar Rp13 juta raib digondol pencuri dari kediaman bendahara panitia, Dani Susanto, pada Senin (5/5/2025).

Peristiwa ini terasa menyesakkan karena uang tersebut merupakan campuran dana pribadi dan dana amanah para donatur untuk membangun masjid baru dari nol.

Pencurian ini bermula dari rencana Dani untuk memberikan tumpangan menginap bagi teman yang hendak melamar pekerjaan pada hari Minggu. Demi kenyamanan tamu, Dani membersihkan kamarnya di rumah sisi timur dan menitipkan barang-barangnya ke rumah ibunya yang berada di sisi barat dalam satu pekarangan.

Baca lemgkap di kabarhandayani

06/05/2026

Pilu! Jutaan Dana Pembangunan Masjid di Semin Raib Digondol Maling

03/05/2026

Terpantau cctv sekitar Pukul 21.17 WIB sekumpulan orang terpantau berkerumun di kawasan Bundaran Siyono. Mereka menyalakan petasan. Gayeng-gayeng apa ini lur?

LAKA LANTAS DI PERTIGAAN WUNI TEPUS: SATU KORBAN DINYATAKAN MENINGGAL DUNIAKabar duka datang dari wilayah hukum Polsek T...
03/05/2026

LAKA LANTAS DI PERTIGAAN WUNI TEPUS: SATU KORBAN DINYATAKAN MENINGGAL DUNIA

Kabar duka datang dari wilayah hukum Polsek Tepus. Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Scoopy dan Suzuki Sh**un, terjadi di Pertigaan Wuni, Padukuhan Gembuk, Kalurahan Tepus pada Minggu pagi (03/05/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kejadian bermula saat pengendara Scoopy melaju dari arah barat menuju Pantai Ngitun, namun sesampainya di lokasi, terjadi benturan dengan pengendara Sh**un yang hendak menyeberang.

Pasca kejadian, Purwo Suharno selaku pengendara Sh**un sempat dilarikan ke RSUD Wonosari dalam kondisi tidak sadarkan diri. Namun, informasi terbaru menyatakan bahwa nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengendara Scoopy dan pemboncengnya dilaporkan mengalami luka ringan.

Personel Polsek Tepus telah melakukan tindakan di lokasi, termasuk membantu evakuasi kendaraan dan mencatat keterangan saksi. Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur JJLS, untuk selalu waspada dan menjaga kecepatan kendaraan demi keselamatan bersama.

02/05/2026

Penampilan toko ini sekilas mirip dengan gerai ritel berjejaring yang modern dan rapi. Namun, kelir paduan warna dominan merah-putih dan spanduk besar yang terpasang di depan bangunan mencuri perhatian.

Spanduk tersebut menampilkan foto Sumantri sendiri dengan gaya yang sangat formal. Ia mengenakan jas hitam, berdasi, dan memakai peci hitam layaknya seorang pejabat publik yang sedang berkampanye.

Daya tarik spanduk itu tidak berhenti pada foto saja. Kalimat yang tertulis di sana pun sangat provokatif dan mengundang rasa penasaran setiap orang yang lewat. Banner tersebut bertuliskan “Toko MAN Bukan Koperasi Desa Merah Putih”.

Pemilihan kalimat ini sengaja dilakukan tidak untuk menyentil program pemerintah yang sedang ramai diperbincangkan di tingkat nasional. Ia memanfaatkan hangatnya antusiasme masyarakat atas program Koperasi Desa Merah Putih guna menarik penasaran belaka.

Sumantri mengaku bahwa dirinya tidak terlalu ambil pusing dengan segala kontroversi program pemerintah tersebut.

“Atensi publik yang sedang hangat adalah peluang besar untuk melakukan branding toko baru,” ungkapnya baru-baru ini.

02/05/2026

Toko “Bukan Koperasi Desa Merah Putih” di Semanu Viral, Begini Alasan Pemilik

Address

Jalan Pramuka No. 44
Playen
55812

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KabarHandayani posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to KabarHandayani:

Share