Liverpool And Love

Liverpool And Love Halaman ini tentang kecintaan, berisi tulisan, berita terbaru serta foto-foto tentang Klub LIVERPOOL. Silahkan Anda baca dan beri komen dengan sopan. #YNWA
(114)

- The Last Day of Melwood -Hari ini, Sabtu, 7 November 2020,  Skuad Liverpool akan melakukan latihan terakhir di Melwood...
07/11/2020

- The Last Day of Melwood -

Hari ini, Sabtu, 7 November 2020, Skuad Liverpool akan melakukan latihan terakhir di Melwood, sebelum akhirnya latihan berikutnya akan pindah ke Kirkby.

Melwood, nama yang akan dikenang sebagai bagian integral dari sejarah 60 Tahun Liverpool. Sebuah kurun waktu yang tak sebentar. Juga pasti tak mudah bagi jalannya sebuah sejarah Liverpool.

Separuh dari sejarah itu penuh kejayaan dan separuhnya lagi penuh kesedihan. Melwood mencatatnya dengan diam.

Ada yang hilang dari pandangan mata. Tetapi ada yang tak lenyap dari hati dan ruang pikiran. Semua memang tak ada yang abadi.

Selamat tinggal Melwood.
Selamat datang Kirkby.

#YNWA ❤️

#Koez

- Foto Momen Saat Kaki Thiago di Tekel -Untuk para Fans Liverpool yang banyak ribut soal Thiago kenapa lama sekali baru ...
06/11/2020

- Foto Momen Saat Kaki Thiago di Tekel -

Untuk para Fans Liverpool yang banyak ribut soal Thiago kenapa lama sekali baru sembuh dari cederanya, ini saya postingkan foto kejadiannya. Mungkin yang 'kebanyakan cakap' itu kagak nonton kejadian Thiago saat di tekel.

Mohon maaf, saya sudah merasakan hancurnya lutut kanan saya karena kecelakaan tabrakan saat ngebut naik motor jaman masih di SMA. Sembuh. Lalu pernah kambuh lagi karena di tekel saat bermain sepak bola. Sembuh total lagi. Tetapi sampai sekarang jika cuaca dingin nyeri luar biasa pada lutut tersebut. Padahal sudah puluhan tahun dari kejadiannya.

Kita memang tidak pernah tahu sakitnya 'dicubit' sampai kita merasakannya sendiri saat dicubit.

Kita doakan pekan depan Thiago sembuh. Kalau belum sembuh juga, doakan lagi semoga, pekan depannya sudah bisa bermain. Terus dan terus.

Yukkk...semuanya, jaga kesehatan ya Gaess...❤️🙏

#Koez

- Masa Depan Fabinho -Liverpool telah membangun komunikasi intensif dengan Fabinho berkenaan dengan keinginan Liverpool ...
06/11/2020

- Masa Depan Fabinho -

Liverpool telah membangun komunikasi intensif dengan Fabinho berkenaan dengan keinginan Liverpool untuk memperpanjang kontraknya. Dikabarkan juga oleh Jurnalis Fabrizio Romano lewat podcast "Here We Go" yang kemudian di introdusir oleh banyak jurnalis hari ini, Jurgen Klopp sudah berbicara langsung secara personal kepada Fabinho, dan dalam pertemuan tersebut Klopp menjelaskan rencana jangka panjang ke masa depan Liverpool dan Klopp. Dan Klopp menegaskan bahwa Fabinho adalah pemain yang akan menjadi bagian penting klub ke masa depan.

Di dapat kabar juga, mengapa pendekatan Klopp langsung ke Fabinho dirasa penting, karena sejak musim panas yang lalu, ada satu klub top Spanyol yang tidak disebutkan namanya sudah mendekati Fabinho untuk mengajak bergabung. Dan ketika Fabinho bertemu dengan Klopp, Fabinho yakin bahwa masa depannya ada di Liverpool dan tidak di klub mana pun.

Kini, Fabinho dan agennya tengah menunggu undangan nego dengan pihak Liverpool, yang paling lambat musim panas depan perpanjangan kontrak Fabinho sudah ditandatangani. Fabinho dikontrak yang sekarang akan berakhir tahun 2023.

Demikian pula, Liverpool juga sudah melakukan komunikasi personal dengan Virgil Van Dijk untuk maksud yang sama. Dikabarkan semua berjalan baik.

Kita tunggu saja kelanjutan tentang ini.

#FabrizioRomano
#AnfieldEdition

#Koez

06/11/2020

- Situasi Thiago -

Thiago Alcantara belum fit dan belum ikut latihan bersama skuad utama Liverpool. Dengan demikian Thiago gagal untuk ikut bersama tim ke Etihad, hari Minggu.

Joel Matip, Diogo Jota, Naby Keita, Tsimikas dikabarkan sudah kembali melanjutkan ikut latihan bersama skuad utama. Kekhawatiran soal Diogo Jota yang sempat mengalami benturan saat vs Atalanta, dinyatakan tidak bermasalah dan dia fit untuk game lawan City.

Demikian laporan Ian Doyle dari Echo.

#Koez

05/11/2020

KOLOM KOEZ ARRAIHAN

- Liverpool Harus Memanfaatkan Momentum Terbaik di Etihad -

Perjalanan tandang Liverpool ke Etihad Stadium untuk menghadapi Manchester City selalu menjadi semacam perjalanan ritual yang penuh dengan misteri. Sering bertemu, tetapi selalu ada saja misteri yang tak terungkap. Dua pelatih papan atas EPL yang mengasuh dua tim terbaik EPL di beberapa musim terakhir, menunjukkan kelas mereka, kaya akan taktik dan permainan berkelas sering lahir dari pertemuan mereka. Tidak saja misteri yang sering tak terduga, tetapi drama-drama yang menegangkan dan tak jarang menggetarkan, juga sering menghiasi pertemuan dua klub ini. Bagi fans netral, dua tim ini selalu menjadi hiburan dengan level berbeda, tetapi bagi fans klub bersangkutan, pertemuan mereka selalu jadi momen memacu jantung. Begitulah faktanya.

Momentum apa sesungguhnya yang perlu dijaga Liverpool dalam kunjungan kali ini ?

Pertama,
Momentum kemenangan tandang di Bergamo dengan menghancurkan Atalanta di fase grup UCL. Dengan lima gol tanpa balas, adalah bukti sahih bahwa Jurgen Klopp adalah lambang kesabaran dan ketekunan dalam meracik taktik. Dia bisa dengan sukarela menempuh jalan paling sulit dipahami dan tidak populer untuk memenuhi hasratnya dalam menekuni taktik yang akan disajikannya. Pola 4-3-3 yang bagi pelatih lain bisa sangat membosankan, ditangan Klopp, pola itu bisa selalu penuh warna. Cara dia mengubah personal yang mengisi formulasi 4-3-3 itu, selalu menemukan "touch" yang tepat untuk melumpuhkan lawan.

Atalanta sudah menyiapkan pola terbaik untuk merusak kajian 4-3-3 Klopp. Gasperini yang sering menggunakan pola 3-4-2-1 malam itu mengubah formasi berliannya menjadi 3-4-1-2 dengan harapan Alejandro Gomez bisa memegang kendali untuk melayani duet kembar striker Muriel dan Zapata yang tajam itu. Tetapi bukan duetnya yang tidak tajam tetapi sang dirigent nya Gomez itulah yang justru 'dimatikan' oleh Gini dan Joe Gomez. Ini contoh filosofis dasar taktik Klopp.

Kemenangan besar 5 gol tanpa balas di kandang lawan di arena UCL tidak tiap musim bisa hadir. Dan sekarang LFC bisa melakukannya secara luar biasa, di tengah himpitan cedera Van Dijk, Thiago Alcantara dan Matip serta Fabinho. Ini serasa menakjubkan karena Klopp sampai harus memasang bocah belia di jantung pertahanan Liverpool, di tengah arena paling megah di Eropa.
Ini momentum bagaimana daya juang, keinginan keras serta kesabaran dalam membangun taktik dilakoni Klopp dengan tekun dan semua pemain seakan mempersilahkan semua bahu mereka diberi beban tambahan untuk mengontrol sistem pertahanan di lapangan sejak ketiadaan Van Dijk.

Kedua,
Momentum kedua adalah menurunnya kinerja Manchester City di awal musim ini. Enam game EPL yang telah mereka jalani dan mereka masih tercampak diluar lima besar adalah catatan terburuk sejak musim 2014. Dan jangan lupa bahwa Pep Guardiola bukan pelatih sembarangan. Kita tidak tahu pasti apa sesungguhnya yang terjadi. Tetapi cedera beruntun Kun Aguero ikut menjadi penyebab. Baru sembuh dari cedera panjang pada lututnya, lalu bermain di 3 game kembali cedera, kali ini hamstringnya yang membuat Kun sangat mungkin gagal untuk fit saat Liverpool datang ke Etihad.

Kehilangan Leroy Sane yang pindah ke Munchen dan hengkangnya David Silva serta cedera panjang Fernandinho ikut memperburuk situasi lini tengah dan depan.

Build up permainan City dari lini bawah tidak lagi sekonsisten musim-musim lalu. Padahal Pep sudah belanja Ruben Diaz dan Nathan Ake. Laporte pun tidak bermain sebaik musim lalu. Lalu formasi lini depan kini ditempati Torres, Sterling dan Mahrez. Ketiganya bergantian. Tetapi sulit menjadi tajam karena mereka sering bermain individual. Juga sering diposisi yang bukan natural mereka. Di tengah tidak ada sosok David Silva yang selalu berduet dengan De Bruyn dalam melayani tridente di depan, menjadikan sistem Pep terlihat berat dalam perjalanannya.

Itulah yang dikabarkan media. Kita meyakini Pep punya kualitas papan atas. Tetapi bagi Pep, menghadapi Liverpool dan Klopp harus lah dalam kondisi mendekati sempurna jika ingin mengalahkan mereka, begitulah Pep pernah berujar. Jika Anda bermain sedikit saja dibawah kualitas Anda, maka Anda akan sulit mengalahkan mereka. Itulah Pep, yang menjadikan Klopp sebagai orang yang diam-diam dia hormati, karena kualitas Klopp.

Ketiga,
Liverpool dan Klopp dikenal kalangan klub klub EPL sebagai tim dan pelatih yang sangat sabar dan tekun dalam menata kesulitan dan dalam situasi terhimpit. Ini menunjukkan Klopp sangat detail untuk memecahkan masalah dalam timnya, ini yang sulit dilakukan pelatih lain. Klopp mau mendengarkan semua analisa para asistennya. Dan mau menerima kritik yang mungkin harus diperbaiki dari analisa yang sudah diberikan kepadanya. Keterbukaan Klopp ini yang menjadikan Liverpool tampil cerdas dan konsisten. Klopp sangat percaya pada kualitas para asistennya. Klopp tidak jarang memuji kehebatan para asistennya. Dan maaf, hal semacam ini tidak berlaku pada Pep. Begitu jurnalis Inggris sering mengulas.

Di Etihad, para pemain Liverpool harus sangat disiplin ketika mereka melayani City. Bruyn perlu dipersempit pergerakannya, ketiadaan Silva, membuat lini tengah City cenderung bertahan karena Rodri yang di plot di pusat permainan City tidaklah se-elegan Silva. Fernandinho juga masih akan absen. Sehingga mau tidak mau, transisi cepat Liverpool dari lini tengah akan jadi kunci. Seperti saat meladeni Atalanta, dua wing bek TAA dan Robbo harus cerdas membuat keputusan, kapan harus overlaping, kapan harus menjaga areal mereka. Dua sayap City, Mahrez dan Sterling belum tampil sebaik musim musim lalu. Mereka cenderung sering berlama-lama dengan bola, ini akan menguntungkan Hendo dan Gini untuk dari lini tengah mematahkan mereka.

Lini depan Liverpool yang masih 'on fire' mestinya mampu berbuat banyak di kotak 16 City. Liverpool tidak mengenal main tandang atau kandang, sejak ditangani Klopp. Dimanapun bermain, Liverpool harus tetap menjadi tim yang menakutkan lawan.

Kita belum tahu kemungkinan susunan tim Liverpool yang akan turun. Tetapi siapapun, pasti itu yang terbaik saat ini.

Mudah-mudahan Thiago sudah bisa bermain, sehingga opsi lini tengah menjadi lebih beragam. Issu murahan tentang kedudukan Firmino yang tersingkir karena bersinarnya Diogo Jota adalah pemahaman fans tentang Liverpool dan Klopp yang rendah. Masalahnya dua pemain ini berbeda peran di lapangan. Klopp bisa menggunakan taktik yang berbeda yang sama bagusnya untuk menghadapi tim-tim tertentu. Saya bahkan memimpikan jika Thiago sudah bisa bermain, maka Firmino, Salah, Mane dan Jota bisa turun berbarengan. Dan itu skema yang kerenn. Firmino adalah pemain bersifat integral dalam satu sistem taktik. Jika dia diturunkan maka dia akan jadi pusat permainan. Tetapi jika dia tidak diturunkan, Klopp dipastikan akan mengubah pola dan peran pemain di lapangan. Ini pendekatan taktik Klopp. Jadi, jika suatu saat tridente Firmansah akan dijual, saya yakin, Firminolah yang akan dipertahankan Klopp paling belakangan.

Kita tunggu pertarungan lawan City. Ini akan jadi pertarungan yang paling menggairahkan pekan ini.

#KoezArraihan
#Jogja5Nov2020

Foto bagus dari Liverpoolfc
04/11/2020

Foto bagus dari Liverpoolfc

04/11/2020

Sejauh ini, Game Liverpool Tanpa Van Dijk :

1-0 vs Ajax ✅
2-1 vs Sheffield United✅
2-0 vs Midtjylland ✅
2-1 vs West Ham ✅
5-0 vs Atalanta ✅

• Lima Game tanpa kekalahan
• Mencetak 12 gol dan kebobolan 2 gol
• Sementara di puncak klasmen EPL dan di puncak Grup D UCL

Ini hanya sekedar Catatan Pengingat bahwa Liverpool sudah melewati 5 game sejak musibah cedera menimpa Van Dijk.

Hidup terus berjalan. Pertandingan terus dilanjutkan.
Bersyukur terus dikumandangkan !!

#YNWA ❤️

- Atalanta Gagal Menghentikan Kereta Cepat : Diogo Jota -Atalanta seperti belum selesai mempelajari cara bermain Liverpo...
03/11/2020

- Atalanta Gagal Menghentikan Kereta Cepat : Diogo Jota -

Atalanta seperti belum selesai mempelajari cara bermain Liverpool. Atau mungkin mereka terlalu fokus sama Salah dan Mane sehingga Diogo Jota, kereta api cepat itu gagal dihentikan. Jota mencetak hattrik berkelas, dua gol Jota di babak pertama sudah melumpuhkan 2/3 kekuatan Atalanta. Jota bermain taktis, cepat dan cermat. Dia finisher yang sangat dingin dan efisien. Sampai Mane dengan senang hati melayani Jota dengan bola-bola yang apik.

Sesuai dugaan saya, Klopp menggunakan taktik 4-3-3 tetapi dengan skema pemain yang berbeda terutama kehadiran Jones di tengah dan Jota di Tridente.

Kedua tim turun untuk pertama kali bertemu. Tetapi Klopp tidak menurunkan Firmino, di lapangan para pemain Atalanta akhirnya fokus ke Mane dan Salah. Dan Jota dengan bebas seperti anak kecil diberi cokelat kesenangannya. Jota bergembira dan menari-nari di kotak 16 Atalanta.

Keunggulan Liverpool di lini tengah terlihat benar. Gini Wijnaldum menjalankan perannya sebagai 'hold midfielder'. Dia merebut bola, menghentikannya atau menguasainya lalu diserahkan ke Hendo. Hendo membagi, dia mengatur ritme, Jones dengan percaya diri membantu serangan dengan terus bergerak. Jones membuat link yang bagus dengan Jota. Hendo dan Jones mencatat berlari sekitar 11.60 Km, keduanya di posisi atas dalam berlari. Kecepatan Mane dan Salah untuk merusak permainan Atalanta, menunjukkan peran berbeda yang diberikan Klopp. Seperti pernah saya singgung, Atalanta belum merasakan perihnya kecepatan Tridente Liverpool. Dengan menggunakan tiga bek sejajar, alangkah rapuhnya 'heart of defends' Atalanta.

Babak pertama juga ditandai betapa lambannya Atalanta ketika melakukan transisi. Mereka mengandalkan Zapata yang cepat dari sayap kanan dan menusuk, tapi Robbo dan TAA sudah di plot Klopp agar tidak terlalu sering overlapping. Akhirnya ruang Zapata sempit. Gini, Hendo dan Jones terus menerus melapis di kedua sayap. Dua ruang bek sayap seakan mendapatkan bantuan 'double cover'. Inilah yang membuat keseimbangan Liverpool terjaga.

Transisi Liverpool yang di olah oleh Gini dan Hendo menunjukkan keunggulan taktis. Begitu bola di kuasai Hendo atau Jones Tridente di depan membentuk pucuk segitiga berlian yang tajam. Dan Jota menunjukkan dia elegan di kotak 16 lawan. Gerakan Tridente Liverpool benar-benar menguras tenaga dan konsentrasi lini belakang dan kiper Atalanta.

Babak kedua Liverpool bermain semakin cepat. Dua gol Jota sudah meruntuhkan naluri Atalanta untuk menyerang. Mereka kalah cepat dengan aliran bola Hendo dan Jones ke lini depan. Mane dan Salah menunjukkan kecepatan alamiah mereka, lini belakang Atalanta terlambat menutup ruang, Liverpool menambah dua gol. Serta Jota menyempurnakan malam indahnya di Eropa bersama Liverpool. Sudah lama para pemain Liverpool tidak membuat hattrik di UCL, Mane melakukan terakhir tahun 2018 dan Jota melakukannya kembali malam ini. Terlihat harganya yang 41 juta pound mulai terasa murah dengan berbagai gol yang dibuatnya di EPL dan UCL. Luar biasa.

Lini belakang Liverpool harus kita beri 'applus standing ovation'. Gomez dan Rhys bermain ciamik. Rhys, bocah tapi dipanggil Big Man itu menunjukkan bahwa usianya tidak membuat dia takut berjibaku di Eropa. Rasanya kalau Rhys tadi malam itu adalah ujian pembuktiannya, dia telah lulus dengan poin nyaris sempurna.

Dan saya juga perlu menuliskan luar biasanya Alisson di bawah mistar. Zapata yang ganas di Seri A, tadi malam seakan tidak percaya, peluang gol dari kakinya, semua lumpuh di tangan Alisson.

Dari data akhir pertandingan Atalanta kalah di semua aspek permainan. Jujur, kaget juga bisa menang lima gol tanpa balas di kandang lawan di UCL, ini rasanya menjadi malam yang istimewa. Klopp dengan sangat baik menyajikan taktik yang tepat. Kartu kuning Jurgen Klopp adalah karena dia protes soal Jones dijatuhkan di kotak pinalti tetapi tidak diamati wasit VAR. Saya pribadi menilai, itu murni pelanggaran, dan harusnya Liverpool dapat pinalti.

Kemenangan malam ini terasa sangat nyaman karena kerisauan kita soal CB, cederanya Van Dijk yang menguras kesedihan kita, telah dihibur Liverpool yang bermain luar biasa di Bergamo. Mudah-mudahan ini menjadi turning point Liverpool untuk terus melaju di UCL dan EPL. Meraih Trophy sebagai penghiburan terbaik bagi Van Dijk.

Terima kasih Liverpool, malam ini menyajikan salah satu keindahan malam di pentas Eropa. ❤️❤️👍👍

#KoezArraihan

Starting Line Up Liverpool
03/11/2020

Starting Line Up Liverpool

°THE SHOW TIME°© ATALANTA vs LIVERPOOL©* Title      : Matchday#3 UCL* D-Day   : Rabu, 4 Nov 2020* KickOff : Pukul 03.00 ...
03/11/2020

°THE SHOW TIME°

© ATALANTA vs LIVERPOOL©

* Title : Matchday#3 UCL
* D-Day : Rabu, 4 Nov 2020
* KickOff : Pukul 03.00 WIB
* Venue : Stadion Attleti Azzuri D'Italia Bergamo.
* Live : Champions-1

==========

Potential Starting Line Up :

*Alisson Becker

*TAA
*Rhys William
*Joe Gomez
*Robertson

*Henderson
*Gini Wijnaldum
*Naby Keita

*Mo. Salah
*Firmino
*Sadio Mane

Subs :

* Adrian
* Matip
* Neco
* Tsimikas
* Jones
* Milner
* Minamino
* Diogo Jota
* Shaqiri
* Origi

Ulasan Singkat :

Dugaan saya, Klopp akan lebih dulu menggunakan formasi standard 4-3-3. Selain LFC belum pernah bertemu Atalanta, juga Klopp selalu mengggunakan skema dasar ini untuk menghadapi klub-klub Italia. Klopp menyadari, dia punya catatan tidak terlalu bagus lawan klub-klub Italia.

Di babak kedua, baru Klopp akan mengubah formasi mungkin ke 4-2-3-1 atau tetap di skema 4-3-3 tetapi mengganti formasi.

Shaqiri dan Jota kembali akan menjadi paket kejutan dengan tetap melebur dengan sebagian formasi Firmansah.

Di CB saya yakin, Klopp akan berani menurunkan Rhys ketimbang mendahulukan Matip yang baru sembuh. Billy dan Phillips tidak masuk skuad UCL.

Secara taktis, Klopp pasti ingin memenangkan game ini, tetapi bagi saya, draw bukan hasil yang buruk, lalu pekan depan, LFC melumpuhkan Atalanta di Anfield.

Kita tunggu dan kita saksikan..

#Koez

Jadwal LIVERPOOL FC  Bulan November 2020 :
02/11/2020

Jadwal LIVERPOOL FC Bulan November 2020 :

Foto-foto Latihan Sebelum Berangkat ke Bergamo Italia untuk menghadapi Klub Atalanta.* Naby Keita, Joel Matip, Tsimikas ...
02/11/2020

Foto-foto Latihan Sebelum Berangkat ke Bergamo Italia untuk menghadapi Klub Atalanta.

* Naby Keita, Joel Matip, Tsimikas sudah terlihat dalam latihan resmi.

* Billy Koumetio juga sudah dinyatakan sembuh, hanya saja Billy tidak masuk dalam daftar ke UCL, sama seperti Nat Phillips.

* Thiago Alcantara belum memenuhi target kebugaran untuk ikut latihan di skuad utama. Dengan demikian, Thiago belum akan turun di Bergamo. Thiago masih harus latihan khusus dengan pendampingan akibat cedera lutut yang dideritanya.

#Echo
#Koez

Address

Yogyakarta City

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Liverpool And Love posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Videos

Nearby media companies


Other News & Media Websites in Yogyakarta City

Show All