Islam Berkemajuan

Islam Berkemajuan Media Islam rahmatan lil alamin yang menyajikan wacana keislaman, kemodernan dan keindonesiaan.
(19)

Tahun Ini, Ramadan Kita Berbeda. See - https://ibtimes.id/tahun-ini-ramadan-kita-berbeda/
26/04/2020
Tahun Ini, Ramadan Kita Berbeda

Tahun Ini, Ramadan Kita Berbeda.

See - https://ibtimes.id/tahun-ini-ramadan-kita-berbeda/

Tahun ini Ramadan kita berbeda dari Ramadan-Ramadan sebelumnya. Umat Islam di seluruh dunia, khususnya di Indonesia harus menjalani puasa Ramadan yang tidak biasa. Hal tersebut disebabkan oleh merebaknya Covid-19 atau yang dikenal dengan virus Corona. Tahun Ini, Ramadan Kita Berbeda Setidaknya ada d...

Di Balik Pengunduran Diri Belva: Start-Up Baiknya dalam Bentuk Koperasi. See - https://ibtimes.id/di-balik-pengunduran-d...
26/04/2020
Di Balik Pengunduran Diri Belva: Start-Up Baiknya dalam Bentuk Koperasi

Di Balik Pengunduran Diri Belva: Start-Up Baiknya dalam Bentuk Koperasi.

See - https://ibtimes.id/di-balik-pengunduran-diri-belva-start-up-baiknya-dalam-bentuk-koperasi/

Saya ditanya oleh seorang kawan seperjuangan terkait kemunduran Belva Delvara dari jabatannya selaku Staf Khusus Presiden yang kebetulan sedang hangat diperbincangkan publik. Sontak saya merespon beliau dengan sudut pandang sebagai seorang Founder sebuah start-up. Terlepas dari kritikan publik terha...

Mudik dan Pulang Kampung: ‘Geger Bahasa’ yang Kualitasnya Menurun. See - https://ibtimes.id/mudik-dan-pulang-kampung-geg...
26/04/2020
Mudik dan Pulang Kampung: ‘Geger Bahasa’ yang Kualitasnya Menurun

Mudik dan Pulang Kampung: ‘Geger Bahasa’ yang Kualitasnya Menurun.

See - https://ibtimes.id/mudik-dan-pulang-kampung-geger-bahasa-yang-kualitasnya-menurun/

Jagat maya Kembali heboh selepas Mba Nana mewawancarai Pak Presiden dalam program televisi yang kita sama-sama sudah paham. Baik di status Facebook maupun WhatsApps, saya menemukan berbagai macam versi sindiran untuk mencoba menghibur diri. Entah dengan membuat caption, “2020 Mudik dilarang tapi p...

Mudik dan Pulang Kampung: Dua Hal yang Memang Berbeda. See - https://ibtimes.id/mudik-dan-pulang-kampung-dua-hal-yang-me...
26/04/2020
Mudik dan Pulang Kampung: Dua Hal yang Memang Berbeda

Mudik dan Pulang Kampung: Dua Hal yang Memang Berbeda.

See - https://ibtimes.id/mudik-dan-pulang-kampung-dua-hal-yang-memang-berbeda/

Mobilitas penduduk menjadi perhatian utama bagi pemerintah dalam upaya penanggulangan wabah COVID-19. Banyak negara bahkan sampai melakukan lockdown atau karantina wilayah untuk menghentikan segala bentuk mobilitas penduduk baik internal maupun internasional. Indonesia adalah salah satu negara yang....

Spirit Literasi dan Matinya Kepakaran dalam Kehidupan Inersia (Bagian 2). See - https://ibtimes.id/spirit-literasi-dan-m...
26/04/2020
Spirit Literasi dan Matinya Kepakaran dalam Kehidupan Inersia (Bagian 2)

Spirit Literasi dan Matinya Kepakaran dalam Kehidupan Inersia (Bagian 2).

See - https://ibtimes.id/spirit-literasi-dan-matinya-kepakaran-dalam-kehidupan-inersia-bagian-2/

Pada bagian sebelumnya meskipun penjelasannya masih sederhana, tetapi telah jelas apa yang dimaksud dengan spirit literasi, matinya kepakaran dan kehidupan inersia. Selanjutnya yang ingin kita pahami lebih dalam hubungan antara ketiganya. Untuk lebih memahami hubungan atau relasi ketiganya agar bisa...

Ustadz Jadi Bintang Iklan, Boleh Ya?Oleh: Pradana Boy ZTFSekarang ini, bukan para pendakwah yang mendiktekan nilai-nilai...
26/04/2020
Ustadz Jadi Bintang Iklan, Boleh Ya?

Ustadz Jadi Bintang Iklan, Boleh Ya?

Oleh: Pradana Boy ZTF

Sekarang ini, bukan para pendakwah yang mendiktekan nilai-nilai agama dalam setiap rancangan program yang mereka lakoni, tetapi mereka adalah aktor yang harus selalu menyesuaikan diri dengan kehendak pemegang dan perancang skenario..

See - https://ibtimes.id/ustadz-jadi-bintang-iklan-boleh-ya/

Saat itu, saya sedang berada di Bandara Soekarno-Hatta. Saat check-in pesawat, mata saya tertuju pada sebuah baliho besar dengan warna dominan merah. Segera saya menyadari bahwa baliho itu adalah iklan sebuah layanan telepon seluler. Tetapi ada sesuatu yang membuat saya tak mengalihkan pandangan. Mo...

Mengenang M. Nadjikh: Interaksinya dengan Menteri Susi Pudjiastuti. See - https://ibtimes.id/mengenang-m-nadjikh-interak...
26/04/2020
Mengenang M. Nadjikh: Interaksinya dengan Menteri Susi Pudjiastuti

Mengenang M. Nadjikh: Interaksinya dengan Menteri Susi Pudjiastuti.

See - https://ibtimes.id/mengenang-m-nadjikh-interaksinya-dengan-menteri-susi-pudjiastuti/

Oleh: Qosdus Sabil Nama Pak Nadjikh begitu mempesona. Bagi saya, pokoknya Pak Nadjikh itu idola banget dehh… apalagi dengan Kinerja PT. Kelola Mina Laut yang sudah sangat terkenal reputasinya sebagai salah satu Pemain Besar Industri Perikanan di Indonesia. Tak kurang, Buya Anwar Abbas dalam testim...

Antum udah di level mana kawans?
25/04/2020

Antum udah di level mana kawans?

Corona Berakhir di Musim Panas? Hati-hati Memahami Pendapat Ibnu Hadjar! See - https://ibtimes.id/corona-berakhir-di-mus...
25/04/2020
Corona Berakhir di Musim Panas? Hati-hati Memahami Pendapat Ibnu Hadjar!

Corona Berakhir di Musim Panas? Hati-hati Memahami Pendapat Ibnu Hadjar!

See - https://ibtimes.id/corona-berakhir-di-musim-panas-hati-hati-memahami-pendapat-ibnu-hadjar/

Hari ini, usia penyebaran Virus Corona hampir genap lima bulan sejak pertama kali dikonfirmasi secara resmi pada Desember 2019 di salah satu kota di China bernama Wuhan. Virus ini telah menjangkiti lebih dari 180 negara/wilayah di dunia. Saat ini mulai muncul pertanyaan kapan corona berakhir? Dalam....

25/04/2020
Pesan Corona: Ketika Riset Tidak Punya Kontribusi bagi Masyarakat

Pesan Corona: Ketika Riset Tidak Punya Kontribusi bagi Masyarakat.

See - https://ibtimes.id/pesan-corona-ketika-riset-tidak-punya-kontribusi-bagi-masyarakat/

Corona harusnya menyadarkan niat, sikap dan tindakan kita selama ini baik secara individu maupun kolektif berbangsa maupun komunitas dunia. Nyatanya, ilmu pengetahuan yang kita banggakan tidak berdaya menghadapi virus Corona ini. Dalam kesenyapan Corona sebagai bangsa kita disadarkan bahwa kita tida...

Akidah Kuat, Produktivitas HebatUmat Islam yang hanya mengembangkan salah satu di antara 2 peradaban (peradaban material...
25/04/2020
Akidah Kuat, Produktivitas Hebat

Akidah Kuat, Produktivitas Hebat

Umat Islam yang hanya mengembangkan salah satu di antara 2 peradaban (peradaban material dan spiritual) dengan mengabaikan yang lain berarti tidak ber-Islam Kaffah..

See - https://ibtimes.id/akidah-kuat-produktivitas-hebat/

Ajaran-ajaran fundamental yang menjadi dasar bagi ajaran agama dan menjadi pangkal pengamalan agama dalam  Islam disebut akidah. Sebagai dasar ajaran, akidah merupakan prinsip yang menjadi dasar pendirian mazhab dan diterima kebenarannya oleh para pengikutnya sebagai aksioma. Kemudian sebagai pangk...

Tidak kompaknya Pemerintah menyebabkan kegaduhan di masyarakat sehingga Pemerintah hanya fokus menyelesaikan kegaduhan m...
24/04/2020
Mati Kelaparan di Tengah Polemik Stafsus Milenial

Tidak kompaknya Pemerintah menyebabkan kegaduhan di masyarakat sehingga Pemerintah hanya fokus menyelesaikan kegaduhan masyarakat. Padahal ada jutaan masyarakat miskin yang harus diperhatikan.

See

https://ibtimes.id/mati-kelaparan-di-tengah-polemik-stafsus-milenial/

21 April 2020 tepat pada hari Kartini secara mengejutkan muncul rilis di media online tentang pengunduran diri Adamas Belva Syah Devara sebagai Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI. CEO Ruangguru.com tersebut mengundurkan diri setelah ramainya perbincangan di publik tentang Proyek Kartu Prakerja yang m...

🍢🍡 MAGANG IBTIMES.IDIngin tahu  dapur IBTimes?Mau belajar mengelola media online kekinian?Ayo gabung, ikutan magang IBTi...
24/04/2020

🍢🍡 MAGANG IBTIMES.ID

Ingin tahu dapur IBTimes?
Mau belajar mengelola media online kekinian?

Ayo gabung, ikutan magang IBTimes.ID

⏳ Durasi
3 bulan (Mei-Juli)

💡 Reward
- Sertifikat
- Jika menulis untuk IBTimes, diprioritaskan terbit

Selengkapnya cek di poster❤️

Narahubung:
Salsabila (wa.me/6281332577230)

Ancaman Penyakit Masa Lalu dalam Penanganan Covid-19. See - https://ibtimes.id/ancaman-penyakit-masa-lalu-dalam-penangan...
24/04/2020
Ancaman Penyakit Masa Lalu dalam Penanganan Covid-19

Ancaman Penyakit Masa Lalu dalam Penanganan Covid-19.

See - https://ibtimes.id/ancaman-penyakit-masa-lalu-dalam-penanganan-covid-19/

Sebagai negara, Indonesia tentu memiliki seperangkat alat lengkap untuk mendeteksi dan menanggulangi berbagai ancaman negara. Seperti Badan Intelejen Strategis (BAIS) yang mendeteksi ancaman militer dari luar, BNPB yang memitigasi dan menanggulangi bencana alam, BMKG yang mendeteksi ancaman iklim da...

Hijrah, Kelas Menengah, & Selebriti: Kesalehan atau Komoditas?See - https://ibtimes.id/hijrah-kelas-menengah-selebriti-k...
24/04/2020
Hijrah, Kelas Menengah, & Selebriti: Kesalehan atau Komoditas?

Hijrah, Kelas Menengah, & Selebriti: Kesalehan atau Komoditas?

See - https://ibtimes.id/hijrah-kelas-menengah-selebriti-kesalehan-atau-komoditas/

Fenomena hijrah Nampak sebagai Islamisme populer. Sebagian pengamat Islam menyebutnya dengan gerakan Hijrah yang sebetulnya menggunakan istilah yang sama dengan yang digunakan oleh komunitas Pemuda Hijrah di Bandung. Kendati menjadi bagian dari Islamisme populer, mediator utama gerakan ini melibatka...

Spirit Literasi dan Matinya Kepakaran dalam Kehidupan Inersia (Bagian 1). See - https://ibtimes.id/spirit-literasi-dan-m...
24/04/2020
Spirit Literasi dan Matinya Kepakaran dalam Kehidupan Inersia (Bagian 1)

Spirit Literasi dan Matinya Kepakaran dalam Kehidupan Inersia (Bagian 1).

See - https://ibtimes.id/spirit-literasi-dan-matinya-kepakaran-dalam-kehidupan-inersia-bagian-1/

Tema ini sebenarnya adalah tema diskusi online yang dilaksanakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Bantaeng. Sekedar diketahui bahwa Kabupaten Bantaeng adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sulaewesi Selatan. Ada beberapa alasan sehingga tema tersebut saya tawarkan kepada panitia. Be...

Kartini, Perempuan yang Merdeka. See - https://ibtimes.id/kartini-perempuan-yang-merdeka/
24/04/2020
Kartini, Perempuan yang Merdeka

Kartini, Perempuan yang Merdeka.

See - https://ibtimes.id/kartini-perempuan-yang-merdeka/

Gen Keluarga Terdidik Kartini Lahir dari pasangan dua insan yang sempurna. Seorang ayah dari kalangan priyayi (bangsawan ). Mendidik anak-anaknya  dengan pendidikan semaksmal mungkin. Karena hanya ada sekolah dasar atau Europesche Lagere School (ELS), belum ada sekolah menengah. Didatangkanlah para...

Mempertahankan Benteng Terakhir dari Serangan Covid19. See - https://ibtimes.id/mempertahankan-benteng-terakhir-dari-ser...
24/04/2020
Mempertahankan Benteng Terakhir dari Serangan Covid19

Mempertahankan Benteng Terakhir dari Serangan Covid19.

See - https://ibtimes.id/mempertahankan-benteng-terakhir-dari-serangan-covid19/

Perang melawan penyebaran wabah covid19 ini belum berakhir, beberapa ahli bahkan menyebutkan bahwa perang ini baru dimulai, belum mencapai puncaknya apalagi turun, tapi yang jelas korban akibat wabah covid19 ini mulai berjatuhan, baik yang terpapar covid19 maupun yang akhirnya meninggal dunia, semog...

Marhaban ya Ramadhan
23/04/2020

Marhaban ya Ramadhan

Donasi Sobat Ambyar Disalurkan Melalui Lazismu Seniai Rp 2.122 Miliar. See - https://ibtimes.id/donasi-sobat-ambyar-disa...
23/04/2020
Donasi Sobat Ambyar Disalurkan Melalui Lazismu Seniai Rp 2.122 Miliar

Donasi Sobat Ambyar Disalurkan Melalui Lazismu Seniai Rp 2.122 Miliar.

See - https://ibtimes.id/donasi-sobat-ambyar-disalurkan-melalui-lazismu-seniai-rp-2-122-miliar/

IBTimes.ID – Jakarta. Wabah virus Corona yang telah memakan korban jiwa berdampak pada persoalan hidup, khususnya di negara Indonesia. Dampak itu memengaruhi bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan industri, sosial, budaya, dan lainnya. Di tengah krisis kemanusiaan itu, Lazismu hari ini menerima...

Refleksi Hari Bumi (2): Makin Sukses Makin Banyak Emisi?. See - https://ibtimes.id/refleksi-hari-bumi-2-makin-sukses-mak...
23/04/2020
Refleksi Hari Bumi (2): Makin Sukses Makin Banyak Emisi?

Refleksi Hari Bumi (2): Makin Sukses Makin Banyak Emisi?.

See - https://ibtimes.id/refleksi-hari-bumi-2-makin-sukses-makin-banyak-emisi/

Melanjutkan refleksi hari bumi sebelumnya, sepertinya kita berhadapan dengan kenyataan bahwa individu maupun negara makin sukses makin banyak emisi yang dikeluarkan. sebagai orang Indonesia, kita patut berbangga bahwasanya dengan menyumbang 511,4 juta ton karbon dioksida ke permukaan bumi (naik seki...

Memberi Ikan Sebelum Ramadan. See - https://ibtimes.id/memberi-ikan-sebelum-ramadhan/
23/04/2020
Memberi Ikan Sebelum Ramadan

Memberi Ikan Sebelum Ramadan.

See - https://ibtimes.id/memberi-ikan-sebelum-ramadhan/

Tentu hampir semua dari kita pernah mendengar nasihat ini, “Kalau mau menolong orang lain, jangan berikan ikannya, tetapi berikan kailnya.” Kadang saya berpikir, siapapun yang mengucapkan kalimat anjuran ‘tidak memberi ikan’ ini, pasti dia orang kaya. Jangan-jangan punya usaha pemancingan se...

Quran Jawen dan Tafsir Quran Jawen: Jejak Literatur Muhammadiyah Pada Awal Abad 20. See - https://ibtimes.id/quran-jawen...
23/04/2020
Quran Jawen dan Tafsir Quran Jawen: Jejak Literatur Muhammadiyah Pada Awal Abad 20

Quran Jawen dan Tafsir Quran Jawen: Jejak Literatur Muhammadiyah Pada Awal Abad 20.

See - https://ibtimes.id/quran-jawen-dan-tafsir-quran-jawen-jejak-literatur-muhammadiyah-pada-awal-abad-20/

Vernakularisasi al-Quran di akhir abad 19 dan awal abad 20 menjadi menjadi salah satu peristiwa yang menarik untuk ditelusuri. Proses penghentian menulis dengan aksara Jawa secara paksa oleh rezim penguasa kolonial tersebut semakin diperparah dengan berubahnya sikap orang Jawa yang menjadi antipati....

Address

Jl KH Ahmad Dahlan No. 103
Yogyakarta City
55262

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Islam Berkemajuan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Islam Berkemajuan:

Videos

Nearby media companies


Other News & Media Websites in Yogyakarta City

Show All

Comments

Mohon klarifikasi soal penolakan harlah NU oleh warga Muhammadiyah Jogja min. Saya belum percaya itu resmi dari pengurus cabang setempat. Saya warga NU, saya juga menyukai beberapa fp milik Muhammadiyah. Fp ini, Muhammadiyin Garis Lucu juga tarjih Muhammadiyah. Kami di bawah akur adem ayem meski beda ormas, toh pendiri NU dan MD juga pernah belajar satu pesantren. Mohon dipertimbangkan lagi min: MD boleh melaksanakan harlah di Jombang yang notabene adalah basis NU. Panitia pelaksana harlah NU Jogja sudah mendapat izin dari fihak keraton dll.
#Dalam_rangka_PPDB_SMK_AR_RAHMAH_2020* Assalamu'alaikum Wr.Wb. PONDOK PESANTREN dan SMK Ar Rahmah Boardingschool Yayasan KH. AR. FAKHRUDDIN. (mantan ketua *PIMPINNAN PUSAT MUHAMMADIYAH periode 1969-1990*. Dari berdiri 2011 sampai sekarang 2020 #GRATIS mondok, makan, fasilitas dan sekolah/SMP/SMKnya. (KHUSUS DHUAFA, FAKIR MISKIN dan YATIM PIATU) Untuk masyarakat Umum: Biaya Mondok, makan dan sekolah Rp.400.000/bulan dan uang infak semampunya. Mohon bantuannya Bapak/ibu dan saudara se tanah Air Indonesia. untuk menyebarkan informasi PPDB 2020 "SMK Ar-Rahmah BoardingSchool" membuka pendaftaran Siswa baru tahun 2020 *khusus kaum dhuafa, fakir miskin dan yatim piatu, anak terlantar mendapat keringanan/ #GRATIS* (Kami menerima donasi infaq, shodaqoh, amal jariyah dari para Dermawan, bisa disalurkan ke Bank BRI cabang Srandakan No. Rekening 663901009971534 : 1. Bebas uang pendaftaran 2. Bebas uang gedung 3. Bebas SPP selama 3 tahun 4. Bebas uang praktek selama 3 tahun 5. Bebas uang Mondok di Pondok Pesantren Ar Rahmah #Fasilitas: 1. Ruang kelas baru 2. Laboratorium Komputer 3 ruang 3. Ekstrakurikuler 4. Masjid Besar 5. Perpustakaan 6. Kantin 7. UKS 8. Pondok Pesantren 9. Koperasi Siswa 10. Pelajaran Agama/Hapalan Al Qur'an dan Hadist setelah selesai sekolah Terimakasih atas bantuannya menyebarkan informasi. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Website : https://smkarrahmahsch.blogspot.com https://youtu.be/MGcK4vBLzyo https://youtu.be/ULmNeTDhJiU
ANEKA RAGAM SETAN DI INDONESIA Noor Fajar Asa _____________ Pada Liburan kali ini , kemarin setelah Sholat Zhuhur , iseng iseng ke XXI di sebuah Mall di Jakarta .XXI sudah ramai antre oleh para siswa/i yang liburan .Yang sudah besaran nontonnya film Star Wars dan Jumanji , kira kira yang masih SD dan SMP kelas 7 nontonnya Film Frozen sama Dora emon .Tinggal Film yang rada rada tidak terlalu ramai Film berjudul Jerit Malam , dari judulnya saja sudah faham ini film isinya tentang persetanan . Walaupun penontonnya tidak ada peningkatan tapi tiap bulan ada saja Film tentang persetanan yang di putar di bioskop bioskop indonesia Beberapa tahun lalu di akhir tahun seperti ini pernah , ngobrol ngobrol dengan kawan yang kuliah di Yaman .Di sana di kabarkan , masyarakatnya tidak mengenal hantu hantu yang beraneka ragam seperti di Indonesia , di desa kecil dekat hadromout tempat ia tinggal dan belajar di Yaman , anak kecil dengan lenggangnya pulang malam tanpa takut bertemu pocong atau kuntil anak di jalan , padahal , penerangan jalan masih seadanya Para orangtua di Yaman sudah mendidik keberanian anak-anaknya sejak kecil, dan mengajarkan do'a perlindungan serta kepercayaan yang tinggi bahwa ALLAH adalah SEBAIK-BAIK PELINDUNG dan SETAN ITU MUSUH KITA YANG LEMAH , bukannya malah ditakut-takuti "awas nanti diculik kolong wewe " dan diberi dongeng bodoh tentang tuyul , babi ngepet yang tidak jelas itu Jenis setan yang mereka tau di Yaman , hanya Jin , Iblis , dan Ifrit , itupun karena mereka sudah menghafal al-Qur'an sekian juzz. Pernah suatu masa di Indonesia , anak anak jika ingin melewati di tempat yang di anggap angker malah di ajarkan mantra mantra sesat yang bunyinya adalah .. " NUMPANG NUMPANG ANAK BAGONG MAU LEWAT " __________ Jakarta , 26 Januari 2019
untuk menambah pengetahuan ttg Islam mhn kiranya saya diterima bergabung digrop ini. terima kasih
Mengapa menghilangkan najis jilatan anjing harus dengan tanah? Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan kata Rosulullah berikut : Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah. Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim) Bahaya Liur Anjing. Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia. Persatuan Dokter Kesehatan Anak di Munich-Jerman, mengungkapkan bahwa air liur anjing mengandung berbagai kuman penyebab penyakit. Bakteri tersebut dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui sistem terbuka. Resiko tertular penyakit kian besar apabila terkena gigitan anjing. Siapa yang menjadikan anjing –kecuali anjing penjaga ternak, atau anjing pemburu, atau anjing penjaga tanaman- niscaya berkuranglah satu qirath pahalanya setiap hari. Bahaya anjing tidak hanya pada liurnya saja. Menurut peneliti dari Universitas Munich, menyatakan bahwa memelihara anjing meningkatkan resiko kanker payudara. Peluang dan resiko mengidap kanker oleh karena memelihara anjing jauh lebih besar dibanding memelihara piaraan lain seperti kucing dan kelinci. Sebanyak 79,7 % penderita kanker payudara ternyata sering bercanda dengan anjing, diantaranya dengan memeluk, mencium, menggendong, memandika, dan semua aktivitas perawatan anjing. Hanya 4,4 % pasien yang tidak memiliki hewan peliharaan. Mengapa Harus Dibersihkan Dengan Tanah Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman. Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya. Menurut Muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut. Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah. Dr. Al Isma’lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia. Fakta Tentang Anjing Yang Tak Banyak Diketahui. dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak. Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya. Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun. lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya, dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan tujuh kali siraman yang salah satunya menggunakan tanah. Penelitian Ir. Soekarno Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki menjelaskan bahwa kajian ilmuan membuktikan bahawa, air liur anjing mengandung mikrobakteria sehingga jika objek yang terkena air liur anjing dicuci dengan sabun, maka tidak menjamin bersih dari mikrobakteria tersebut. Untuk mematikan kuman tersebut, harus dengan cara ditaburi tanah atau debu yang dicampur dengan air. Cara ini terbukti berkesan berdasarkan kajian dan uni kaji makmal yang di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam tidak ada. Suatu ketika, bekas Presiden Repulik Indonesia, Soekarno, pernah mengatakan bahwa pada zaman sekarang kita tidak perlu lagi menyamak, atau membasuh tujuh kali yang diantaranya dicampur dengan debu apabila terkena najis kelas berat. Cukup menggunakan sabun. Pendapatnya ditentang oleh para ulama Indonesia pada waktu itu. Para ulama tersebut meminta Presiden untuk melakukan eksperimen membuktikan mana yang lebih relevan; penggunaan sabun atau dengan debu. Maka dilakukanlah eksperimen dengan sampel dua benda yang telah dijilat oleh anjing. Satu di antara dicuci menggunakan sabun, dan yang satu lagi dibersihkan dengan debu. Hasil dari pengamatan mikroskop didapati bahwa, benda yang dibasuh dengan menggunakan sabun masih terlihat kuman dari hasil jilatan anjing. Sebaliknya, benda yang dibersihkan dengan debu sangat bersih dan bebas dari segala mikroba patogen.