30/04/2026
Talenta asal Desa Geres, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur kini mampu menorehkan kebanggaan. Husnul Wati, mahasiswi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil mencatat prestasi di tingkat internasional lewat inovasi di bidang keamanan pangan.
Bersama timnya, Husnul meraih juara 1 dalam ajang Sustainable Livestock Transformation Research and Innovation Competition yang diselenggarakan oleh FAO bekerja sama dengan BRIN. Inovasi yang mereka kembangkan bernama CabbioSense, sebuah sistem yang menggabungkan kemasan cerdas dan aplikasi Traceability (ketertelusuran).
Teknologi ini memungkinkan daging sapi terdeteksi kesegarannya melalui perubahan warna alami dari sensor berbasis kubis merah. Selain itu, konsumen juga bisa memindai QR Code untuk mengetahui riwayat produk, mulai dari asal peternakan hingga proses pemotongan.
Atas capaian tersebut, Husnul terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk mempresentasikan inovasinya di Markas Besar FAO di Roma, Italia, dalam rangkaian World Food Forum. Ia menyebut pencapaian ini sebagai bentuk kontribusi nyata anak daerah untuk solusi pangan global.
Sebelumnya, Husnul juga dikenal sebagai salah satu lulusan terbaik dari Fakultas Teknologi Pangan Universitas Mataram sebelum melanjutkan studi ke UGM melalui beasiswa LPDP. Prestasi ini menjadi bukti bahwa dari Lombok Timur, lahir talenta muda yang mampu bersaing dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia.