06/08/2026
Fire Opal berawal ketika lava panas membeku dan membentuk batuan vulkanik yang penuh rongga gas di dalam kerak bumi. Setelah aktivitas vulkanik mereda, air panas kaya silika mulai meresap ke dalam rongga-rongga yang tersisa. Ketika suhu berubah, partikel-partikel silika mulai tertinggal dan melapisi dinding rongga sedikit demi sedikit.
Lapisan silika yang terus bertambah mulai membentuk massa opal alami yang masih menyatu dengan batuan induknya. Jejak unsur tertentu di dalam opal menghasilkan warna jingga menyala yang menjadi ciri khas Fire Opal.
Selama jutaan tahun berikutnya, tambahan silika membuat Fire Opal tumbuh semakin besar dan padat. Ketika aliran mineral akhirnya berhenti, terbentuklah Fire Opal yang utuh di dalam batuan vulkanik tempat ia lahir. 🤔