Khazanah

Khazanah Jangan pandang siapa yang menyampaikan ilmu, tapi pandanglah seberapa manfaatnya ilmu tersebut untuk Islam

🍃🍃🍃Jadikan hpmu sarana mengumpulkan pahala, bukan sarana menumpuk dosa.Sebarkan nasihat - nasihat agamaSebarkan kebaikan...
03/23/2026

🍃🍃🍃

Jadikan hpmu sarana mengumpulkan pahala, bukan sarana menumpuk dosa.

Sebarkan nasihat - nasihat agama
Sebarkan kebaikan - kebaikan.
" Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala,
Namun satu tulisan kebaikan mampu menembus ratusan bahkan ribuan kepala ".
(Habib Umar bin Hafidz)

" Nasihat itu pahit bagi orang yang mencintai hawa nafsu,
Tetapi bagi orang yang hatinya dipenuhi oleh nur akan berterima kasih apabila nasihat diberikan
kepadanya ".
( Habib Musa Kadzim Assegaf)

🍃🍃🍃

Ada fase dalam hidup ketika kita mulai sadar, yang paling melelahkan ternyata bukan kekurangan, tapi keinginan yang tida...
03/23/2026

Ada fase dalam hidup ketika kita mulai sadar, yang paling melelahkan ternyata bukan kekurangan, tapi keinginan yang tidak pernah selesai. Gaji naik, kebutuhan ikut naik. Rezeki datang, tapi tenang tidak kunjung datang. Meja makan terisi, tapi hati tetap merasa kurang. Dari luar terlihat cukup, tapi di dalam dada selalu ada gelisah yang sulit dijelaskan.

Padahal, tidak semua yang banyak itu menenangkan. Ada uang yang jumlahnya besar, tapi bikin hati keras. Ada hasil yang tampak menggiurkan, tapi diam-diam membawa syubhat, mengikis keberkahan, dan menjauhkan rumah dari rasa damai. Sebaliknya, ada rezeki yang mungkin tidak mewah, tapi cukup untuk membuat seseorang tidur tanpa cemas, makan tanpa rasa bersalah, dan menatap keluarganya dengan hati yang lapang.

“Sedikit tapi berkah” bukan kalimat penghiburan untuk orang yang belum punya banyak. Itu justru prinsip hidup yang paling mahal. Karena tidak semua orang sanggup menolak yang haram saat peluang terbuka lebar. Tidak semua orang kuat menjaga halal saat kebutuhan menekan dari segala arah. Dan tidak semua orang diberi hati yang ridha ketika hidupnya tidak semewah orang lain.

Sering kali yang membuat rumah teduh bukan besarnya penghasilan, tapi bersihnya sumber rezeki. Bukan banyaknya barang, tapi tenangnya hati orang-orang di dalamnya. Anak-anak tidak selalu butuh kemewahan. Pasangan tidak selalu menuntut kelimpahan. Yang paling dibutuhkan sering kali cuma satu: hidup yang cukup, jujur, dan diberkahi Allah.

Karena rezeki yang halal itu bukan cuma soal angka. Ia jadi doa yang dikabulkan, makanan yang menenangkan, pakaian yang tidak menimbulkan kesombongan, dan langkah hidup yang terasa ringan. Sedangkan rezeki yang kotor, walau tampak besar, sering datang bersama masalah yang tidak terlihat. Rumah terasa sempit, hati mudah marah, ibadah terasa berat, dan syukur makin tipis.

Maka jangan ukur hidup hanya dari banyaknya yang masuk. Ukur juga dari tenangnya hati saat menerimanya. Jangan iri pada yang tampak berlimpah, kalau kita tidak tahu dari mana datangnya. Lebih baik sedikit tapi berkah, daripada banyak tapi menjauhkan kita dari Allah.

Semoga Allah cukupkan hidup kita dengan yang halal, bersihkan niat kita dalam mencari nafkah, dan tanamkan rasa cukup yang membuat hati ini tidak lagi diperbudak dunia.

03/07/2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

SETENGAH RAMADHAN TELAH BERLALU

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah:

ألا إن شهركم قد أخذ في النقص فزيدوا أنتم في العمل فكأنكم به و قد انصرف فكل شهر فعسى أن يكون منه خلف و أما شهر رمضان فمن أين لكم منه خلف

Ketahuilah, bulan kalian ini (Ramadhan) telah mulai berkurang, maka tambahlah amal kalian. Seakan-akan ia akan segera pergi meninggalkan kalian. Setiap bulan mungkin masih ada penggantinya, namun Ramadhan dari mana lagi kalian mendapatkan gantinya?

Sumber: Lathaiful Ma'arif hlm. 196

Perkataan ini merupakan nasihat yang mengingatkan bahwa Ramadhan bukanlah bulan yang sedang bertambah, tetapi justru sedang berkurang setiap detik. Hari-harinya terus berlalu, dan waktu yang telah pergi tidak akan pernah kembali.

Karena itu beliau berkata, "maka tambahlah amal kalian." Ketika umur Ramadhan berkurang, seharusnya amal kita yang bertambah. Orang yang lalai justru menunda-nunda, sedangkan orang yang beriman akan bersegera, memperbanyak ibadah, taubat, sedekah, dan ketaatan sebelum kesempatan itu hilang.

Beliau juga menanamkan rasa urgensi dengan kalimat, "seakan-akan ia telah berlalu." Ini mendidik hati agar tidak tertipu angan-angan "masih lama". Betapa banyak orang yang merasa masih punya waktu, ternyata Ramadhan berakhir sementara amal belum maksimal.

Di akhir nasihatnya, beliau mengingatkan bahwa setiap bulan mungkin memiliki pengganti, tetapi Ramadhan tidak. Jika ia pergi tanpa amal yang sungguh-sungguh, tidak ada kesempatan kedua hingga setahun lagi, dan belum tentu kita masih diberi umur untuk bertemu dengannya.

Intinya, Ramadhan adalah tamu mulia. Orang yang cerdas akan memuliakannya dengan amal terbaik sebelum ia pergi, bukan menyesal setelah berpisah.

✍🏻
Reposted by :

❀ Yuk share ✔️, tanpa crop ❗ ❀
______
Channel telegram https://t.me/pesanpositif
Instagram
Grup FB : Pesan Positif Harian
Gabung Grup WA 📲 089666148616
(Ketik : Daftar /P ).

03/07/2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

UMUR SUDAH TUA TAPI BELUM BISA BACA AL QURAN

Umur sudah ngga lagi muda, tapi nggak bisa baca Al Quran ?

Tidak perlu malu, belajarlah.. !
Karena tak ada batas umur untuk belajar.
Belajarlah selagi nyawa masih di badan.
Bisa belajar pada anak, saudara atau guru.

Berdoalah pada Allah agar dimudahkan dan jangan pernah malu karena syafaat Al-Qur’an bisa menghalangi dirimu dari Api Neraka.

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bacalah Al-Qur’an karena pada hari kiamat, ia akan datang sebagai syafaat untuk para pembacanya.” (HR. Muslim no. 804)

✍🏻

❀a pada hari kiamat, ia akan data❀
______
Channel telegram https://t.me/pesanpositif
Instagram
Grup FB : Pesan Positif Harian
Gabung Grup WA 📲 089666148616
(Ketik : Daftar /P ).

03/07/2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185)

•Keutamaan Membaca Al-Qur’an
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.” (HR. Tirmidzi)

•Teladan Para Salaf
Ketika masuk Ramadhan, beliau meninggalkan majelis hadits dan fokus membaca Al-Qur’an.
Ini menunjukkan bahwa Ramadhan di sisi para ulama adalah musim Al-Qur’an.

Yuk..
Kurangi 1 jam media sosial, tambah 1 juz tilawah.
Karena yang akan menerangi kubur bukan notifikasi…
tapi ayat-ayat yang kita baca dengan hati yang khusyuk setiap hari.

✍🏻
Reposted by :

❀ Yuk share ✔️, tanpa crop ❗ ❀
______
Channel telegram https://t.me/pesanpositif
Instagram
Grup FB : Pesan Positif Harian
Gabung Grup WA 📲 089666148616
(Ketik : Daftar /P ).

01/30/2026

----------

WAKTU BERANGKAT SUDAH TIBA, TETAPI ENGKAU TIDAK PUNYA BERITA..

Hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Akan datang masanya kita berpisah dengan dunia berikut isinya. Perpisahan itu terjadi saat kematian menjemput, tanpa ada seorang pun yang dapat menghindar darinya. Karena Ar-Rahman telah berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya`: 35)

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS.An-Nisa`: 78)

Kematian akan menyapa siapa pun, baik ia seorang yang shalih atau durhaka, seorang yang turun ke medan perang ataupun duduk diam di rumahnya, seorang yang menginginkan negeri akhirat yang kekal ataupun ingin dunia yang fana, seorang yang bersemangat meraih kebaikan ataupun yang lalai dan malas-malasan. Semuanya akan menemui kematian bila telah sampai ajalnya, karena memang:

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

﷽┏ □■□ ━━━━━━━SEANDAINYA YANG MATI BISA BICARA…┗━━━━━━━━━━ ○○● Telah diberikan apa yang mencukupi, masih meminta apa yan...
01/30/2026


┏ □■□ ━━━━━━━
SEANDAINYA YANG MATI BISA BICARA…
┗━━━━━━━━━━ ○○●

Telah diberikan apa yang mencukupi, masih meminta apa yang bisa membuat melampaui batas…

Tidak pernah merasa puas dengan yang sedikit dan tidak merasa kenyang dengan yang banyak…

Maka sungguh aneh orang yang menyakini adanya tempat kebenaran (akhirat) namun dia berusaha untuk tempat penipuan (dunia)…

Alangkah celakanya diri…

Bagaimana mungkin orang yang syahwatnya tidak pernah puas dan keinginannya tidak pernah berakhir bisa beramal untuk akhirat…?

Bagaimana mungkin ia lalai, sedangkan Allah tidak pernah lalai…?

Bagaimana hidup memberi kenyamanan, sedangkan hari yang berat ada dibelakangnya…?

Bagaimana mungkin takjub dengan sebuah negeri, sedangkan kegembiraan dan keabadian ada di negeri lain…?

Saat ini, kita belum merasakan mati…
Tapi kedatangannya adalah pasti, meskipun tak seorangpun tahu, kapan maut menghampiri…

Saat ini, belum ada yang disesali, namun boleh jadi ia datang esok hari saat penyesalan tak berguna lagi…

Kematian merupakan akhir dari kehidupan dunia, dan alam kubur merupakan tempat kehidupan akhirat yang pertama kali…

Andai orang yang mati dapat berbicara…
Andai bisa mendengar rintihan mereka…

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata :

“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sebentar, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”

https://bbg-alilmu.com/archives/29680

------
“Seluruh yang ada di atas bumi ini fana (tidak kekal).” (QS. Ar-Rahman: 26)

Memanjangkan angan-anganmu, maka engkau pun memperbaharui kedudukanmu terhadap dunia, menyenangkan kehidupanmu di sana, menikmati makannya yang lezat dan pakaiannya yang lembut, hingga seolah-olah engkau diciptakan untuk dunia! Tidak tahukah engkau bahwa kematian ada di hadapanmu? Tidak tahukah engkau bahwa Malaikat Maut diberi kuasa untuk mencabut nyawamu pada hari yang telah ditentukan dan tidak akan bergeser sedikitpun?

Jangan sampai engkau menjadi orang yang paling sedikit perhatiannya terhadap kematian dan paling besar kelalaiannya terhadap kematian. Apa yang ditunggu orang yang hidup selain kematian?! Dan apa yang ditunggu oleh seorang musafir selain keberangkatannya?!

***

Wahai orang yang terpesona oleh kesehatannya yang panjang, tidak pernahkah engkau melihat orang yang mati tanpa sakit sama sekali?

Wahai orang yang terpesona oleh waktu luangnya yang panjang, tidak pernahkah engkau melihat orang yang diambil tanpa bekal sama sekali?

Jika engkau berpikir tentang panjangnya umurmu, maka engkau akan lupa terhadap kenikmatan yang pernah kau rasakan.

Apakah engkau terpesona oleh kesehatan?

Apakah engkau bangga dengan keselamatanmu dari marabahaya dalam jangka waktu lama?

Apakah engkau merasa aman dari kematian?

Apakah engkau berani berhadapan dengan Malaikat Maut?

Sesungguhnya ketika Malaikat Maut itu telah datang, maka dia tidak akan bisa dicegah oleh kekayaan seorang raja ataupun banyaknya pendukung.

Tidak tahukah engkau bahwa saat kematian adalah saat yang sangat sulit, menyesakkan dan penuh penyesalan atas kelalaian yang pernah dilakukan?

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengasihi orang yang beramal untuk menghadapi saat-saat kematian. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengasihi orang yang beramal untuk menghadapi masa sesudah kematian. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengasihi hamba yang memperhatikan dirinya sebelum datangnya kematian. [1]

Saudaraku, waktu berangkat sudah tiba, tetapi engkau tidak punya berita. Sampai kapan engkau diberi nasehat dan engkau tidak mau mengamalkannya?

Engkau dibangunkan dan engkau tidak mau bangun?

Engkau membuat penceramah kelelahan dan engkau tidak mau menerimanya?

Cukuplah penjelasannya bahwa engkau melihat teman-teman sebayamu telah pergi meninggalkanmu.

أَفَسِحْرٌهٰذَآأَمْأَنتُمْ لَا تُبْصِرُونَ

“Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat?” (QS. Ath-Thuur: 15)

Apakah engkau dibebani dengan kewajiban yang tidak mampu engkau kerjakan?

Apakah engkau diajak bicara tentang sesuatu yang tidak engkau pahami?

Mengapa engkau berpaling dari tempatmu berpulang?

Mengapa engkau begitu lemah, padahal engkau sehat wal afiat?

Mengapa engkau tidur, padahal engkau terjaga?

Betapa banyak orang yang berharap untuk bertemu bulan tertentu, tetapi tidak berhasil bertemu dengannya! Kerena Maut tiba-tiba datang menjemputnya.

Betapa banyak orang yang benar-benar berharap menunggu hari puasanya, tetapi tangan ajal tiba-tiba menghapus harapannya dengan kematian.

Betapa banyak orang yang merindukan perjumpaan dengan teman-teman sebayanya, tetapi kematian lebih dahulu melemparkannya ke dalam tanah! [2]

Saudaraku, kini waktu berangkat sudah tiba, bagaimanakah khabar beritamu..? Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikanmu kehidupan yang baik, dan mewafatkanmu bersama orang-orang yang berbakti kepada-Nya.

Dari saudaramu; Ibnu Umar, semoga Allah mengampuninya.

https://1bnuumar.wordpress.com/2016/08/10/waktu-berangkat-sudah-tiba-tetapi-engkau-tidak-punya-berita/

Telah diberikan apa yang mencukupi, masih meminta apa yang bisa membuat melampaui batas... Tidak pernah

Bismillah Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh BENTENG BAGI SETIAP KELUARGA✍🏻 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahu...
01/27/2026

Bismillah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

BENTENG BAGI SETIAP KELUARGA

✍🏻 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

ﻓﻜﻠﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺃﻛﺜﺮ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻟﻠﻘﺮﺁﻥ، ﻭﺃﻛﺜﺮ ﻣﺬﺍﻛﺮﺓ ﻟﻸﺣﺎﺩﻳﺚ، ﻭﺃﻛﺜﺮ ﺫﻛﺮﺍً ﻟﻠﻪ ﻭﺗﺴﺒﻴﺤﺎً ﻭﺗﻬﻠﻴﻼً، ﻛﺎﻥ ﺃﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﺎﻃﻴﻦ ﻭﺃﺑﻌﺪ ﻣﻨﻬﺎ .

ﻭﻛﻠﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻣﻤﻠﻮﺀًﺍ ﺑﺎﻟﻐﻔﻠﺔ، ﻭﺃﺳﺒﺎﺑﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻷﻏﺎﻧﻲ ﻭﺍﻟﻤﻼﻫﻲ ﻭﺍﻟﻘﻴﻞ ﻭﺍﻟﻘﺎﻝ ، ﻛﺎﻥ ﺃﻗﺮﺏ ﺇﻟﻰ ﻭﺟﻮﺩ ﺍﻟﺸﻴﺎﻃﻴﻦ ﺍﻟﻤﺸﺠﻌﺔ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ .

Jika sebuah keluarga semakin memperbanyak membaca Al-Qur'an, mempelajari hadits Nabi, dan berzikir kepada Allah dengan tasbih dan tahlil; mereka akan semakin selamat dan jauh dari gangguan setan.

Sebaliknya, jika sebuah rumah penuh dengan hal-hal yang melalaikan dan penyebabnya, seperti nyanyian (musik), permainan, dan pembicaraan yang sia-sia; rumah tersebut semakin dekat dengan setan yang mengajak kepada kebatilan.

📚 Al-Fawaid Al-Ilmiyah Min Ad-Durus Al-Baziyah, 1/142

🤲 Free Save & Share untuk peluang amal jariyah.

Bismillah Salah Satu Bentuk Tidak Sayangnya Orang Tua Kepada Anaknya Adalah Membiarkan Anaknya Tidur, Padahal Belum Shol...
01/27/2026

Bismillah

Salah Satu Bentuk Tidak Sayangnya Orang Tua Kepada Anaknya Adalah Membiarkan Anaknya Tidur, Padahal Belum Sholat!

"Tidak dihalalkan orang tua yang membiarkan anak-anaknya tidur tanpa dibangunkan atau dia tidak memonitornya..

Tidak cukup hanya sekedar membangunkan saja, tetapi juga harus dimonitor, karena mungkin saja dia bangun, tapi kemudian tidur kembali"

Syaikh Muhammad Al Utsaimin rahimahullah
dalam Fatawa Islamiyah, 4/215

🤲 Free Save & Share untuk peluang amal jariyah.

Bismillah Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh Jangan Sia-siakan Hingga Amalmu Habis di Akhirat!Rasulullah shall...
01/27/2026

Bismillah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

Jangan Sia-siakan Hingga Amalmu Habis di Akhirat!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita untuk memanfaatkan kesehatan dan waktu luang dengan sebaik-baiknya. Karena orang yang paling banyak hisab amalnya di hari kiamat adalah mereka yang sehat dan banyak menganggur.

Jangan biarkan waktu berlalu tanpa amal. Isi hari-harimu dengan ibadah, kebaikan, dan manfaat untuk sesama. Karena di akhirat nanti, setiap detik akan dipertanggungjawabkan.

🤲 Free Save & Share untuk peluang amal jariyah.

01/27/2026

Bismillah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

📚 Takdir Selalu Indah

Hidup dalam rencana-Nya
Ikuti saja yang jadi ketetapan-Nya
Tugas kita berbaik sangka dengan semua yang ada
Karena Allah sudah menulis skenario terbaik-Nya

Jangan pernah menyalahkan takdir
Kita tak perlu banyak berpikir
Dari segala yang hadir
Kewajiban kita banyak berdzikir
Menggenapkan diri dengan terus mengukir
Maka kemudahan dan rezeki akan terus mengalir

Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata: "Terimalah takdir dengan lapang dada, karena ketahuilah bahwa Allah telah menentukan hal-hal terbaik untukmu."

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (qadar)/takdir." (QS. Al-Qamar : 49).

Segala puji baginya
Tak ada cela sedikit saja
Allah Maha segalanya
Maka berserah pada-Nya
Hidup akan tenang dan bahagia

Wallahu A'lam Bisshowab

01/26/2026

Bismillah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

Apa kafarat itu?
Kafarat adalah suatu denda yang wajib ditunaikan karena seseorang telah melakukan pelanggaran berat secara disengaja. Kafarat yang berarti ‘menutupi’ bertujuan menutup atau menggugurkan dosa tersebut sehingga tidak ada lagi pengaruh dosa yang ia perbuat, baik di dunia maupun di akhirat.
Ada beberapa dosa besar yang pelakunya diwajibkan membayar kafarat, salah satunya adalah orang yang melanggar sumpah. Mulai hari ini berhati-hatilah atas setiap janji dan sumpah yang Sahabat ucapkan.
Membayar kafarat sumpah bisa dilakukan dengan 3 cara yaitu: membebaskan budak, berpuasa selama 3 hari dan memberi makan 10 orang fakir miskin.
Memberi makan kaum dhuafa juga termasuk bersedekah dan sedekah itu adalah amalan terbaik yang bisa menjaga dai musibah dan juga menghapus dosa-dosa kita yang terdahulu. Sebagaimana hadits Nabi saw:
“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“ (HR. At-Tirmidzi)

Address

Gotong Royong
Solo, AR
57124

Telephone

+6285725501679

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Khazanah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Khazanah:

Share

Category