Papua viral

Papua viral Seputar kehidupan papua✅
Fakta✅
Humor✅
Budaya✅
Papuahits✅

Info NewsBerita duka telah meninggal dunia saudara kita,atas Nama; Luter Nabelau,Yang kena roket TNI Pada tanggal 17 Mei...
25/05/2026

Info News
Berita duka telah meninggal dunia saudara kita,atas Nama; Luter Nabelau,
Yang kena roket TNI Pada tanggal 17 Mei 2026
di Kampung Mbamogo

Roket TNI pas jatu di Halaman Gereja dan beberapa masyarakat Meninggal dan beberapa mengalami luka ringan dan luka berat temasuk Almarhum Luter Nabelau dengan temannya Luka berat sehingga Tim berusaha krim ke Timika untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut Namu Takdir berbicara lagi setelah Operasi Almarhum telah Meninggal dunia pada hari ini 25/05/2026 di Rumah sakit umum Mimika.

Kami juga menyampaikan bahwa beliau adalah Masyarakat sipil bukan OPM.,

Semoga Arwanya diterima oleh Tuhan yang Maha Esa.

14/05/2026

Merayakan tahun ke-1 saya di Facebook. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉

01/04/2026

Di Dogiyai, setiap kejadian selalu berulang dg pola yg sama: bukan pelaku yg dicari, tetapi seluruh rakyat diperlakukan sebagai pelaku. Tanpa verifikasi, tanpa prosedur, peluru diarahkan ke pasar, jalan, dan rumah warga.

Taruh dimanakah doktrin melindungi, mengayomi, dan melayani? Bukankah ini logika kolonial, rakyat tidak lagi dilihat sebagai warga yang harus dilindungi, tetapi sebagai objek yang boleh disasar.

Ketika seluruh rakyat dilihat sebagai satu tubuh yg mencurigakan dan harus di tembak, maka inilah pola yang disebut oleh Achille Mbembe sebagai necropolitics (politik kematian), di mana kekuasaan menentukan siapa yang boleh hidup dan siapa yang boleh mati. Pasar, jalan, dan rumah warga berubah menjadi ruang di mana hidup bisa dihentikan kapan saja oleh laras senjata.

Dalam hukum internasional, ini disebut collective punishment (hukuman kolektif, menghukum seluruh masyarakat tanpa membedakan pelaku) dan indiscriminate attacks (serangan tanpa pandang bulu, tanpa membedakan antara sasaran dan warga sipil), yang dilarang keras dalam Konvensi Jenewa dan hukum humaniter internasional.

Ketika aparat kolonial mengaku mencari pelaku tetapi memperlakukan seluruh rakyat sebagai ancaman, itu adalah collective criminalization (kriminalisasi kolektif), di mana identitas menggantikan pembuktian hukum. Penembakan terhadap warga tidak bersenjata(termasuk lansia dan remaja) merupakan arbitrary use of lethal force (penggunaan kekuatan mematikan secara sewenang-wenang) yang melanggar hak hidup.

31 Maret 2026: pukul 09.50 WPB seorang polisi diserang di depan Gereja Ebenezer Moanemani. Sekitar pukul 10.30 WPB Polisi datang dan menembak di Pasar Moanemani. Pengejaran meluas ke berbagai wilayah. Menjelang siang, aparat masuk ke Kampung Ikebo dan menembaki rumah warga. Akibatnya, warga sipil menjadi korban: Siprianus Tibakoto (19) tewas ditembak di kepala, Ester Pigai (80) lansia lumpuh ditembak di badan, Martinus Yobee (17) tertembak di perut dalam kondisi kritis, serta satu korban lainnya dilaporkan meninggal (identitas masih dalam pendataan). Bahkan anak-anak dan warga tak berdaya ikut menjadi sasaran.

Ironis memang ketika hukum dan aparatnya bukan menjadi alat keadilan tetapi alat kekerasan kekuasaan. Mereka sendiri tidak akan paham bahwa tindakan ini juga melanggar prinsip dasar penggunaan kekuatan: distinction (wajib membedakan pelaku dan warga sipil), proportionality (kekuatan tidak boleh berlebihan), dan necessity (kekuatan mematikan hanya boleh sebagai upaya terakhir). Dalam hukum nasional Indonesia, ini bertentangan langsung dengan Pasal 28A UUD 1945 dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Ketika kekerasan ini terus berulang, lalu didiamkan negara, dan diwajarkan rakyat bangsanya, maka ini bukan lagi kesalahan. Ini adalah pola. Ini adalah sistem. Rakyat sipil bukan hanya korban, tetapi korban yg terus diproduksi. Ini harus dihentikan, diusut, dan dipertanggungjawabkan.

Kitorang di Papua minta perhatian serius!Kalau benar ada penembakan terhadap warga sipil di Dogiyai tanpa olah TKP yang ...
01/04/2026

Kitorang di Papua minta perhatian serius!

Kalau benar ada penembakan terhadap warga sipil di Dogiyai tanpa olah TKP yang jelas, tanpa prosedur yang benar, dan tanpa pertanggungjawaban yang tegas, maka itu harus dibuka terang-terangan.

Kapolres Dogiyai harus segera dipecat kalau benar ada kelalaian dan penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan kasus ini. Kitorang tidak boleh diam saat nyawa orang kecil dipermainkan.

Papua butuh keadilan, bukan kekerasan.
Papua butuh jawaban, bukan pembiaran.
Papua butuh tindakan tegas, bukan alasan.

Rakyat lihat, keluarga korban luka, dan publik berhak tahu kebenaran!

31/03/2026

Breaking news

Malam ini dogiyai membara,antara masyarakat vs TNI/Porli

Pelanggaran  HAM yang sangat berat Intan Jaya 8 April 2025 Terjadi  penembakan yang menyebabkan 2 korban anak  SD oleh a...
08/04/2025

Pelanggaran HAM yang sangat berat

Intan Jaya 8 April 2025 Terjadi penembakan yang menyebabkan 2 korban anak SD oleh anggota (TNI POLRI)
1.NEPINA DUWITAU (6 THN) kondisi koma
2.NARDO DUWITAU (12 THN) meninggal dunia

Kronologinya:
TNI POLRI hendak menangkap satu pemuda yang di duga sebagai anggota TPNPB-OPM kemudian seorang laki laki pemuda tersebut lari menyelamatkan diri dari pengejaran

Saat mengejar pemuda tersebut TNI POLRI melakukan penembakan secara membabi buta sembarang akibatnya korban mengenai anak SD satu meninggal satu kritis (Koma)





Baku Tembak Di Pos Titigi Dan Okto Zanambani Yang Ditembak Mati Oleh Militer Indonesia Di Intan Jaya Bukan Anggota TPNPB...
05/04/2025

Baku Tembak Di Pos Titigi Dan Okto Zanambani Yang Ditembak Mati Oleh Militer Indonesia Di Intan Jaya Bukan Anggota TPNPB

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Jumat, 4 April 2025

Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Mayor Enos Tipagau, Yosua Maiseni dan Gusby Waker pada hari ini Jumat, 4 April 2025 bahwa; Kami telah melakukan penyerangan dan penembakan terhadap aparat militer pemerintah Indonesia yang berjaga di Pos militernya di Titigi sejak kemarin siang hingga sore. Dan dalam penyerangan tersebut belum diketahui jatuhnya korban jiwa dari pihak militer Indonesia, sementara pasukan kami, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dalam keadaan aman dan lengkap.

Dan dalam laporan lebih lanjut, pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya melaporkan bahwa; Selama terjadi perang di Intan Jaya, militer Indonesia telah melakukan penembakan terhadap Okto Zanambani sehingga meninggal dunia dan mayatnya telah dibuang ke hutan di kampung halamannya di Zanamba.

Dalam laporan lebih lanjut pasukan TPNPB Kodap VIII Intan juga melaporkan bahwa; Selain Okto Zanambani ditembak mati. Terjadi juga serangan bom militer Indonesia di enam titik berbeda di Distrik Hitadipa dan Sugapa yang mengakibatkan hutan-hutan, kebun warga dan halaman warga sipil hancur setelah terkena serangan bom melalui pesawat dan helikopter militer dari Timika yang dikirim ke Intan Jaya dalam misi operasi dan perang melawan kami.

P*S TPNPB juga melaporkan bahwa; Seorang warga sipil yang ditembak mati oleh Militer Indonesia telah di kremasi oleh pihak keluarga di kampung halamannya di Zanamba dan saat ini situasi masyarakat dari Distrik Hitadipa dan Sugapa yang telah mengungsi belum kembali ke kampung halamannya karena takut menjadi korban penembakan selama perang terjadi.

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Jumat, 4 April 2025 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

Penanggungjawa

Pastor Deket Moni puncak jaya sedang berbincang bincang dengan senior penginjil GKII di kabupaten intan jaya khususnya d...
05/04/2025

Pastor Deket Moni puncak jaya sedang berbincang bincang dengan senior penginjil GKII di kabupaten intan jaya khususnya di distrik Sugapa, Hitadipa, ugimba,tomosoga dan agisiga bapa pendeta Lukas Yohani. Beliau penerimaan gereja pertama selain senior Almarhum Ototome Maiseni, tete dari bupati Kabupaten intan jaya Aner Maiseni S.com ,SH MH. Pastor Deket sedang tukar pikiran dengan hamba Tuhan senior dari GKII.
Tuhan Yesus menyertai dalam pelayanan cinta kepada domba-domba di tanah mulut singga ini.
Amakibaeee bapa pastor Deket Moni puncak Yance Yogi Pr dan pendeta Lukas Yohani.🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Info news... Intan jaya 30 maret 2025 kami temukan mayat okto janembani di puya agapa dalam mendan perang dari anggota T...
04/04/2025

Info news...

Intan jaya 30 maret 2025 kami temukan mayat okto janembani di puya agapa dalam mendan perang dari anggota TNI yang tembak baru disembunyikan di hutang tolong di bantu sebarkan semua media
ini dibawa pimpinan Yosua maiseni baik sekian dan terima kasih atas kerja samanya.









Anak ku...!Ayah sangat merindukan mu.Tetapi Apa yang ayah lakukan hari ini suatu ketika anak besar akan mengerti peninda...
04/04/2025

Anak ku...!

Ayah sangat merindukan mu.
Tetapi Apa yang ayah lakukan hari ini suatu ketika anak besar akan mengerti penindasan atas negeri mu.

Anak ku...!
Ayah sangat merindukan.
Tetapi apalah dayaku, hanya senyumanku berikan untuk mu dalam derita batin ini .

Anak ku...!
Pengabdian untuk negeri harganya mahal yang harus kita bayar dengan jiwa dan raga kita.

Anak ku...!
Ayah titipkan derita negeri mu di atas pundak mu.

Bapa love you my son🥲😘
West Papua 6 Juni 2020
Augustinus Aud.

Address

Jalan Otto Iskandar Dinata Karanganyar

98811

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Papua viral posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share