Seputar Lampung

Seputar Lampung Info publik Seputar Lampung dan sekitarnya
(1)

🚨 PAGI-PAGI WARGA MESUJI GEGER! YANTI TEWAS TERGELETAK DI JALAN, POLISI BURU EKS SUAMISeputar Lampung – Pagi yang biasan...
10/08/2026

🚨 PAGI-PAGI WARGA MESUJI GEGER! YANTI TEWAS TERGELETAK DI JALAN, POLISI BURU EKS SUAMI

Seputar Lampung – Pagi yang biasanya masih tenang di Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, mendadak berubah jadi mencekam.

Warga dibuat geger setelah seorang perempuan bernama Yanti ditemuin warga udah nggak bernyawa dan tergeletak di tengah jalan perkampungan, Senin (10/8/2026) pagi.

🎥 Video kejadian tersebut juga beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tubuh korban terlihat udah ditutupin kain. Sejumlah warga dan keluarga tampak ada di lokasi dalam suasana penuh kesedihan.

Yang bikin kasus ini makin bikin geger, korban diduga ditemb*k sama mantan suaminya sendiri.

🚔 Polisi langsung bergerak. Pria yang disebut sebagai mantan suami korban diduga kabur setelah kejadian dan lagi diburu aparat.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus ngonfirmasi adanya peristiwa ini.

"Benar, peristiwa itu terjadi pagi tadi dimana korban atas nama Yanti meninggal dunia setelah ditembak oleh pelaku."

Menurut Firdaus, terduga pelaku kabur sehabis kejadian.

"Untuk pelaku yakni mantan suami korban sendiri saat ini telah melarikan diri usai melakukan penembakan. Tim masih melakukan pengejaran terhadap dirinya," jelasnya.

🔎 Motifnya masih misterius.

Polisi masih ngumpulin keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga korban. Sampe sekarang, belum ada penjelasan resmi soal apa yang jadi pemicu nyampe penemb*kan itu terjadi.

Jenazah Yanti juga udah dievakuasi ke rumah sakit buat ngejalanin pemeriksaan atau visum.

🏥 Pemeriksaan tersebut nantinya jadi bagian dari proses penyelidikan buat ngebantu polisi ngungkap fakta-fakta terkait kejadian.

Sementara itu, warga sekitar masih dibuat bertanya-tanya sama peristiwa yang terjadi di lingkungan mereka.

🚨 Polisi kini masih nguber mantan suami korban sekaligus ngedalamin motif dan kronologi lengkap kasus ini.

Buat sementara, informasi soal kejadian masih terus berkembang. Jadi, jangan buru-buru nyimpulin sebelum penyelidikan polisi kelar.

Semoga kasus ini segera terungkap dan keluarga korban diberi kekuatan. 🙏

---

Disadur oleh Septa dari berbagai sumber

🐒 Meluruskan Kesalahpahaman Istilah "Monyet Lampung": Antara Sebutan Satwa dan Sensitivitas Identitas DaerahSeputar Lamp...
10/08/2026

🐒 Meluruskan Kesalahpahaman Istilah "Monyet Lampung": Antara Sebutan Satwa dan Sensitivitas Identitas Daerah

Seputar Lampung – Bestie, pernah denger istilah "monyet Lampung" dan bikin bingung? 🤔

Di era medsos sekarang, kadang kita nemuin istilah-istilah unik yang bikin salah paham. Salah satunya adalah frasa "monyet Lampung". Ada yang nganggap ini penghinaan, ada juga yang nganggap ini cuma sebutan ilmiah. Mana yang bener? Yuk kita bedah bareng! 👇

---

🐵 Asal-Usul Istilah: Murni Penamaan Jenis Satwa

Oke, kita lurusin dulu ya. Istilah "monyet Lampung" itu bukan bermaksud ngehina masyarakat Lampung. Faktanya, di beberapa daerah luar Lampung, terutama di Sumatra Utara dan sekitarnya, sebutan ini udah lama dipake buat merujuk ke salah satu jenis primata yang habitatnya ada di Pulau Sumatra.

Nah, monyet apa sih yang dimaksud? Berdasarkan literatur dan penamaan populer di kalangan masyarakat dan pedagang hewan zaman dulu, istilah "monyet Lampung" sering merujuk ke:

🐒 Jenis Monyet yang Sering Disebut "Monyet Lampung"

1. Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis)
· Jenis monyet yang paling umum di Sumatra, termasuk Lampung.
· Habitatnya di hutan, pinggiran sungai, sampai area perkebunan.
· Ciri khas: ekor panjang, bulu cokelat keabu-abuan, p**i punya kantong makanan.
2. Beruk atau Monyet Kra (Macaca nemestrina)
· Kadang juga disebut "monyet ekor pendek" atau "beruk".
· Habitatnya di Sumatra, termasuk Lampung.
· Ciri khas: ekor pendek, badan lebih besar, dan sering dipake buat metik kelapa di beberapa daerah.
3. Lutung atau Surili (Presbytis spp.)
· Termasuk primata yang habitatnya di Sumatra, termasuk Lampung.
· Ciri khas: bulu hitam atau abu-abu dengan bercak putih di dada, ekor panjang.

Penamaan "monyet Lampung" ini murni merujuk pada taksonomi dan sebutan daerah antardaerah buat ngebedain karakteristik fisik primata yang ada di Pulau Sumatra. Sama sekali nggak ada niatan ngehina atau nyamain masyarakat Lampung sama monyet. 🐒

---

😤 Kenapa Warga Lampung Bisa Tersinggung?

Di sisi lain, reaksi sensitif atau rasa tersinggung yang sering ditunjukkin sama warga Lampung itu bisa dimaklumin. Dalam komunikasi publik, penyebutan nama daerah yang disandingin langsung sama nama hewan (terutama monyet) sangat rentan dipersepsiin sebagai bentuk penghinaan (peyorasi) atau pelabelan negatif (name-calling).

Buat masyarakat lokal yang ngejunjung tinggi kehormatan daerah dan adat istiadat, frasa kayak gini dikhawatirin bermakna ngerendahin. Apalagi, monyet di beberapa budaya sering dianggap simbol kebodohan atau hal negatif.

Nah, ketidaktahuan akan akar istilah inilah yang sering memicu gesekan emosional di media sosial maupun ruang obrolan sehari-hari.

---

🤝 Pentingnya Literasi Konteks dan Saling Mahamin

Kasus "monyet Lampung" ini ngajarin kita satu hal penting: batasan bahasa dan istilah lokal bisa kedengeran beda banget maknanya ketika keluar dari teritori asalnya.

Buat masyarakat luar Lampung:
Penting buat lebih hati-hati dalam make istilah informal atau julukan satwa, apalagi yang bersinggungan langsung sama nama wilayah administratif. Maksud baik bisa berubah jadi miskomunikasi yang nggak perlu.

Buat masyarakat Lampung:
Mahamin kalo istilah tersebut lahir dari penamaan biologis atau sebutan lokal satwa di daerah lain, tanpa muatan politis atau niat ngerendahin. Ini bisa jadi jembatan buat meredam ketegangan.

---

🌟 Komunikasi dengan Hati dan Niat Baik

Intinya, perbedaan pemaknaan istilah adalah hal yang wajar dalam masyarakat majemuk. Yang penting adalah komunikasi yang dilandasi niat baik dan saling ngehormatin.

Baik manusia maupun keragaman hayati di nusantara ini layak ditempatin di porsi dan konteksnya masing-masing. Yuk, kita jaga kedamaian dan saling mahamin! 😊

---

💬 Nah, Giliran Kamu Nih, Bestie!

📌 Pernah denger istilah "monyet Lampung" dan bingung maksudnya?
📌 Atau kamu punya istilah lain yang sering bikin salah paham?

Yuk, cerita di kolom komentar! Kita diskusi bareng biar makin paham dan nggak gampang tersinggung. 👇😊

---

Oleh: Septa

🐒🌳🤝❤️

🔥 PRI Pasang Target 50 Kursi di 2029, Nazaruddin Naik Bentor & Traktir BBM Ojol! Ada Apa dengan Lampung? 👀Seputar Lampun...
09/08/2026

🔥 PRI Pasang Target 50 Kursi di 2029, Nazaruddin Naik Bentor & Traktir BBM Ojol! Ada Apa dengan Lampung? 👀

Seputar Lampung – Bestie, Partai Rakyat Indonesia (PRI) baru berusia satu tahun, tapi targetnya udah bikin orang melongo. 😮

Dalam peringatan HUT ke-1 yang digelar di Bandar Lampung, Sabtu (8/8/2026), Ketua Umum DPP PRI M Nazaruddin terang-terangan ngebawa misi besar:

🎯 50 kursi DPR RI pada Pemilu 2029.

Bukan target kecil, bestie. Dan menariknya, PRI milih Lampung sebagai lokasi perayaan nasional.

Kenapa Lampung?

Karena bagi PRI, provinsi ini dipandang punya potensi gede sebagai salah satu basis suara buat ngedongkrak perolehan suara nasional.

Di hadapan kader yang berkumpul di Kantor DPD PRI Lampung, Nazaruddin negasin kalo partai tersebut pengen nempatin kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama.

“Partai Rakyat Indonesia adalah milik rakyat, melayani rakyat. Yang harus diuntungkan adalah rakyat, bukan kami sebagai pengurus.”

Nah, apakah slogan itu bakal benar-benar berasa sampe ke masyarakat? Waktu yang bakal ngejawab. 👀

🏃‍♂️ Dari Kantor Partai Langsung Turun ke Jalan

Ketua DPD PRI Lampung Andi Wawan Tohir Balaw bilang struktur partai di 15 kabupaten/kota udah kebentuk.

Tapi pekerjaan belum selesai.

PRI kini fokus nguatin jaringan sampe tingkat PAC dan ranting.

Targetnya sederhana: jangan cuma punya struktur di atas kertas, tapi kadernya benar-benar hadir sampe dekat sama masyarakat.

Setelah acara potong tumpeng selesai, Nazaruddin bareng Wawan pun nggak langsung duduk santai.

Mereka malah milih turun langsung ke lapangan. 😎

Dan kendaraan yang dipilih cukup unik…

🛺 BENTOR!

Keduanya naik bentor menuju kawasan Gudang Lelang, Bandar Lampung, buat ketemu pedagang ikan dan nelayan sekaligus dengerin aspirasi mereka.

Jadi bukan cuma pidato di panggung, tapi langsung ngeliat aktivitas warga dari dekat.

🛵 Eh, Ketemu Ojol di SPBU...

Perjalanan belum selesai.

Pas ngeliat antrean pengemudi ojek online di sebuah SPBU, Nazaruddin kembali bikin aksi spontan.

Para ojol yang lagi ngantre ngisi bahan bakar ternyata ditraktir BBM. ⛽😮

Sontak suasana SPBU berubah rame.

Para pengemudi yang awalnya cuma fokus ngantre malah dapat kejutan karena didatangin langsung pimpinan partai.

Menurut Andi Wawan, aksi tersebut merupakan bentuk keinginan PRI buat nunjukkin kehadiran partai lewat hal-hal yang dekat sama kehidupan masyarakat.

Katanya, kepedulian terhadap rakyat nggak harus selalu lewat sesuatu yang besar.

Kadang…

isi bensin beberapa liter aja udah bisa bikin orang ngerasa diperhatiin. 😅

🤔 Tapi Target 50 Kursi Itu Bukan Perkara Mudah

Nah bestie, di balik aksi bentor dan traktir BBM tadi, ada pekerjaan politik yang jauh lebih berat.

PRI nargetin 50 kursi DPR RI pada 2029.

Artinya, partai ini harus mampu ngebangun mesin politik yang kuat, memperluas basis pemilih, nyiapin kader berkualitas, sekaligus ngebukktiin kalo kedekatan sama masyarakat bukan sekadar strategi menjelang pemilu.

Lampung sendiri bisa jadi salah satu tempat buat nguji seberapa efektif pendekatan tersebut.

Apakah turun ke pasar, naik bentor, ngobrol sama nelayan, sampe nraktir BBM ojol benar-benar bisa diterjemahin jadi kepercayaan politik?

Atau sekadar jadi momen viral sesaat?

🎯 Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi.

Jadi, bestie…

50 kursi itu target realistis atau terlalu ambisius?

Dan kalau PRI benar-benar pengen jadiin Lampung sebagai salah satu mesin suara nasional, menurut kalian apa yang paling penting mereka lakuin mulai sekarang?

💬 Tulis pendapat kalian di kolom komentar. 👇

---

Dari berbagai sumber

🚨 WARGA TIBA-TIBA NGAMUK DI TANGGAMUS! Kepala Warga Dibac*k, Sampe 15 Jahitan 😰Seputar Lampung – Bestie, suasana di Peko...
09/08/2026

🚨 WARGA TIBA-TIBA NGAMUK DI TANGGAMUS! Kepala Warga Dibac*k, Sampe 15 Jahitan 😰

Seputar Lampung – Bestie, suasana di Pekon Kagungan, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus, mendadak bikin warga panik. 😥

Seorang warga berinisial RS diduga ngamuk dan ngerusak dua rumah warga hari Sabtu (1/8/2026) pagi.

Bukannya berhenti, pas seorang warga bernama Ashandi (57) nyoba nenangin situasi, dia justru diduga diserang make senjata tajam.

Akibatnya?

Kepala Ashandi ngalamin luka bac*k dan harus dapetin 15 jahitan. 😰

😱 Awalnya Cuma Mau Nenangin...

Menurut informasi yang beredar dari akun Instagram Kodim 0424/Tanggamus, kejadian berlangsung sekitar jam 07.15 WIB.

RS disebut tiba-tiba ngamuk dan ngerusak dua rumah warga.

Ashandi yang ngelihat kejadian tersebut kemudian berusaha nenangin RS.

Tapi situasinya malah berubah makin serius.

Ashandi diduga diserang make senjata tajam nyampe ngalamin luka di bagian kepala sebelah kiri.

Warga yang ada di lokasi langsung ngasih pertolongan dan ngebawa korban ke RSUD Batin Mangunang.

Sementara itu, aparat juga langsung bergerak buat ngamanin lokasi.

👮 Polisi dan Babinsa Turun Tangan

Sekitar jam 07.30 WIB, Babinsa Koramil 424-03/Kotaagung Sertu Ahmad Irwandi bareng personel kepolisian otewe ke lokasi.

Petugas berusaha nenangin warga sekaligus nyegah situasi semakin melebar.

Sekitar jam 09.00 WIB, RS akhirnya berhasil diamanin.

Setelah itu, RS dibawa ke RSUD Batin Mangunang buat ngejalanin pemeriksaan lebih lanjut.

Jadi warga nggak perlu ikut-ikutan main hakim sendiri ya, bestie. 🙏

🩹 Korban Sampe 15 Jahitan

Ashandi ngalamin luka bac*k di bagian kepala.

Lukanya cukup serius sampe butuh 15 jahitan.

Kabar baiknya, kondisi korban kemudian dilaporin udah sadar dan ngejalanin perawatan.

Apriyanda, anak korban, juga nyampein kalo kondisi ayahnya mulai membaik.

Bahkan, berdasarkan informasi terakhir yang disampeinnya, korban udah dibolehin pulang setelah ngejalanin perawatan di RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung.

Alhamdulillah. 🙏❤️

🏠 Dua Rumah Ikut Rusak

Bukan cuma korban yang terluka.

Dalam kejadian tersebut, dua rumah warga juga ngalamin kerusakan.

Kaca rumah disebut pecah akibat lemparan batu.

Kondisi tersebut tentu bikin warga sekitar makin panik, apalagi kejadian berlangsung di pagi hari pas aktivitas masyarakat lagi berjalan.

⚠️ Disebut Punya Gangguan Kejiwaan, Tapi Masih Harus Dipastiin

Nah, bagian ini juga penting, bestie.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, RS diduga ngalamin gangguan kejiwaan.

Tapi perlu digarisbawahi:

👉 Itu masih dugaan.

Belum bisa langsung disimpulin kalo RS ngalamin gangguan kejiwaan sebelum ada pemeriksaan dan keterangan dari pihak yang berwenang atau tenaga medis.

Karena kondisi kejiwaan seseorang bukan sesuatu yang bisa ditentuin cuman berdasarkan perilaku pas kejadian.

Buat penanganan selanjutnya, RS udah diserahin ke aparat yang berwenang.

🙏 Jangan Main Hakim Sendiri, Bestie!

Aparat mengimbau masyarakat tetap tenang dan nggak ngelakuin tindakan main hakim sendiri.

Kalo ada orang yang ngamuk atau ngebahayain orang lain, langkah paling aman adalah segera minta bantuan aparat dan ngejauh dari lokasi kalo situasinya berbahaya.

Karena kalo warga ikut kepancing…

Yang awalnya satu masalah bisa berubah jadi masalah baru. 😥

Buat kasus ini, proses penanganan dan pemeriksaan masih jadi kewenangan pihak terkait.

Yang terpenting sekarang, kondisi korban udah mulai membaik. ❤️

💬 Kalo bestie ada di lokasi pas kejadian kayak gini, menurut kalian apa langkah paling aman yang harus dilakuin warga?

---

Disadur dari Prioritastvcom

🚨 58 WARGA MASUK DATA “TERINDIKASI JUDOL”, BANSOS MALAH HILANG? Warga Banjarsari Bingung dan Minta Data Dibuka! 😳Seputar...
09/08/2026

🚨 58 WARGA MASUK DATA “TERINDIKASI JUDOL”, BANSOS MALAH HILANG? Warga Banjarsari Bingung dan Minta Data Dibuka! 😳

Seputar Lampung – Bestie, ada persoalan data warga yang lagi bikin heboh di Pekon Banjarsari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus. 👀

Bukan soal warga ketahuan main jud* online ya, bestie. Justru yang jadi pertanyaan adalah kenapa nama mereka bisa masuk dalam sebuah dokumen dengan keterangan “Terindikasi Jud* Online (Judol)”, padahal sejumlah warga ngaku sama sekali nggak pernah ngelakuin aktivitas tersebut.

Berdasarkan dokumen yang didapat media, ada sekitar 58 warga Banjarsari yang tercantum dalam data tersebut.

Nggak cuma itu.

Sekitar 90 warga disebut ngalamin perubahan data desil kesejahteraan, bahkan ada yang ngalamin kenaikan desil.

Nah, di sinilah persoalannya mulai bikin warga bertanya-tanya. 🤔

Karena perubahan data tersebut ternyata bisa berkaitan sama status penerima bantuan sosial.

😰 Warga: “Saya Nggak Pernah Judol, Kok Nama Saya Masuk?”

Kasi Kesra Pekon Banjarsari bilang munculnya data tersebut jadi keluhan sejumlah warga.

Pasalnya, ada warga yang namanya tercantum sebagai “terindikasi judol”, tetapi mereka ngaku ngaku pernah main jud* online.

Warga pun mempertanyakan:

👉 Data itu berasal dari mana?
👉Gimana proses pencocokannya?
👉 Apakah data rekening atau identitas warga mungkin dipake pihak lain?
👉 Apakah sebelum ditetapin, warga dikasih kesempatan buat klarifikasi?

Pertanyaan-pertanyaan ini tentu penting, bestie.

Sebab “terindikasi” bukan berarti otomatis terbukti ngelakuin jud* online.

Ini yang jangan sampai salah dipahami. 🙏

💸 Yang Bikin Warga Makin Khawatir: Bansos Ikut Terdampak

Masalahnya bukan cuma soal nama kecantum dalam sebuah dokumen.

Sejumlah warga ngaku perubahan data desil kesejahteraan juga berdampak terhadap bantuan sosial yang sebelumnya mereka terima.

Ada warga yang ngaku masih ngebutuhin bantuan, tetapi setelah terjadi perubahan desil, PKH maupun BPNT disebut nggak lagi diterima.

Wajar kalo akhirnya muncul pertanyaan:

Kalau kondisi ekonomi warga masih ngebutuhin bantuan, kenapa desilnya bisa naik?

Dan kalau perubahan tersebut berkaitan dengan data “terindikasi judol”, masyarakat tentu pengen tau hubungan antara kedua data tersebut dan gimana mekanisme penentuannya.

🔎 Warga Minta Jangan Asal Coret Data

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait nggak cuma ngeliat data dari sistem begitu aja.

Kalo ada data yang dianggap janggal, warga berharap ada verifikasi ulang dan kesempatan klarifikasi.

Karena satu kesalahan data bisa punya dampak yang lumayan besar.

Nama bisa tercatat dalam kategori tertentu.

Desil bisa berubah.

Dan ujung-ujungnya…

Bantuan yang sebelumnya diterima bisa ikut terdampak. 😥

Masyarakat juga minta Pemkab Tanggamus ngasih penjelasan terbuka soal sumber data, mekanisme verifikasi, dasar penetapan, serta gimana warga bisa ngajuin keberatan kalo datanya dianggap nggak sesuai.

⚠️ Catatan Penting, Bestie!

Pemberitaan ini nggak nyimpulin kalo 58 warga tersebut benar-benar bermain jud* online.

Istilah “terindikasi judol” dipake karena memang demikian keterangan yang tercantum dalam dokumen yang didapat redaksi dan hasil konfirmasi ke pihak Pekon Banjarsari.

Jadi jangan sampe baru baca judul langsung nyimpulin macam-macam. 😅

Yang justru perlu dicari tahu adalah:

Apakah datanya benar? Dari mana sumbernya? Gimana proses verifikasinya? Dan apakah warga yang merasa dirugiin punya jalur buat melakukan klarifikasi?

Karena pada akhirnya, bestie…

Data bantuan sosial harus akurat.

Jangan sampe warga yang emang ngebutuhin bantuan justru kehilangan hak cuman gegara data yang belum diverifikasi dengan benar. 🙏

💬 Menurut bestie, kalo nama seseorang masuk data “terindikasi judol” tetapi dia ngerasa nggak pernah main jud* online, apakah pemerintah wajib ngasih ruang klarifikasi dan verifikasi ulang?

---

Disadur dari Prioritastvcom

😢 BOCH 10 TAHUN DI LAMPUNG UTARA MENINGGAL, DIDUGA TERJER*T TALI AYUNAN PAS MAIN SENDIRIAN!Seputar Lampung – Bestie, kab...
09/08/2026

😢 BOCH 10 TAHUN DI LAMPUNG UTARA MENINGGAL, DIDUGA TERJER*T TALI AYUNAN PAS MAIN SENDIRIAN!

Seputar Lampung – Bestie, kabar pilu datang dari Desa Cempaka Timur, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara. Seorang bocah berusia 10 tahun berinisial DG ditemuin meninggal dunia di sebuah pohon yang biasa dipake anak-anak bermain. 😭💔

---

📌 KEJADIAN MALAM HARI

Peristiwa kejadian hari Kamis (6/8/2026) sekitar jam 21.00 WIB. Pas kejadian, korban disebut lagi main sendirian di sekitar pohon yang ada tali tambang buat ayunan.

---

🕵️ POLISI: DIDUGA KECELAKAAN!

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, ngejelasin:

"Jadi memang pohon itu biasa digunakan untuk bermain anak-anak. Di pohon itu ada tali tambang yang biasa digunakan untuk ayunan, namun malam itu korban ini bermain sendirian."

---

👧 KAKAK KORBAN YANG NEMUIN

Korban dicari sama kakaknya karena udah malam dan belum pulang. Setelah datang di lokasi tempat korban bermain, sang kakak nemuin korban dalam kondisi udah nggak ketolong.

"Awal yang menemukan itu kakaknya. Jadi karena sudah malam, kakaknya ini mencari korban, namun tidak ada jawaban. Dan pada saat ke lokasi, kakaknya melihat korban sudah terjerat," jelas Ivan.

---

✅ NGGAK ADA TANDA KEKERASAN!

Polisi ngedatengin lokasi dan ngelakuin pemeriksaan serta olah TKP. Dari hasil identifikasi awal, nggak ditemuin tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jenazah korban kemudian dimakamin sama pihak keluarga.

---

📌 PESAN PENTING BUAT ORANG TUA!

Kasat nambahin, peristiwa ini jadi pengingat bagi orang tua buat:

· ✅ Ningkatin pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain
· ✅ Terlebih pada malam hari
· ✅ Di sekitar fasilitas atau benda yang berpotensi ngebahayain

---

🕊️ BELASUNGAWA DARI POLISI!

"Kami turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini," tutup Ivan.

---

📌 PERTANYAAN BUAT BESTIE!

· Menurut kalian, gimana cara terbaik ngawasin anak-anak pas main di luar?
· Apakah fasilitas bermain di lingkungan sekitar udah cukup aman?
· Apa yang bisa dilakuin buat nyegah kejadian serupa?

KOMEN DI BAWAH, YUK! 👇

---

Disadur dari Prioritastvcom

😢🕊️💔

🚗💨 Xpander Rental Diduga Digelapkan Oknum TNI. Lah Kok Bisa?! 😳Seputar Lampung – Bestie, ada drama mobil rental yang cuk...
08/08/2026

🚗💨 Xpander Rental Diduga Digelapkan Oknum TNI. Lah Kok Bisa?! 😳

Seputar Lampung – Bestie, ada drama mobil rental yang cukup bikin geleng-geleng kepala nih. 😭

Sebuah Mitsubishi Xpander hitam yang dilaporin diduga digelapin dari kawasan Pelabuhan Merak, Banten, ternyata udah melaju menuju Lampung.

Yang bikin menarik, keberadaan mobil ini berhasil dilacak pake GPS yang terpasang di dalam kendaraan.

Pemilik mobil bahkan masang tiga perangkat GPS sekaligus.

Jadi ketika salah satu perangkat diduga udah diputus, ternyata masih ada GPS lain yang tetap aktif.

Alhasil…

📍 Posisi mobil ketahuan.

Dan ternyata mobil tersebut lagi ada di atas kapal feri yang menuju Lampung. 😳

🚢 Xpander Udah Naik Kapal Menuju Bakauheni

Kasus ini bermula ketika seorang anggota TNI AD bernama Harun ngelapor lewat Call Center 110, Kamis (6/8/2026).

Dalam laporannya, dia minta bantuan polisi buat ngehentiin Mitsubishi Xpander bernomor polisi B 2744 SIO yang diduga dibawa menuju Lampung.

Laporan tersebut kemudian diterusin ke petugas Polsek KSKP Bakauheni.

Sekitar jam 05.45 WIB, polisi langsung ngelakuin pengecekan terhadap manifest kendaraan dari Pelabuhan Merak.

Hasilnya?

Benar aja bestie…

Mobil tersebut ternyata udah masuk ke KMP Jatra III lewat Dermaga Eksekutif Merak dan lagi dalam perjalanan menuju Dermaga Eksekutif Bakauheni.

Waduh. 😭

Kalau telat sedikit saja, bisa-bisa mobil udah keluar dari kapal dan entah lanjut ke mana.

👮 Polisi Udah Siap Nungguin di Bakauheni

Begitu dapat informasi tersebut, personel KSKP Bakauheni langsung bergerak.

Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Kanit Samapta, bareng anggota lainnya menuju Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni.

Mereka tinggal nungguin kapal bersandar.

Begitu KMP Jatra III nyampe, petugas langsung meriksa ke dalam kapal.

Dan akhirnya…

Xpander yang dicari ketemu! 🚗✅

Mobil tersebut masih berada di dalam kapal dan dikemudiin sama seorang pria berinisial TY.

😳 Pengemudinya Ternyata Prajurit TNI AL

Nah, bagian ini yang bikin ceritanya makin menarik.

Dari pemeriksaan awal, TY diketahui merupakan prajurit TNI Angkatan Laut (AL).

Petugas kemudian ngamanin kendaraan dan pengemudinya ke Mako Polsek KSKP Bakauheni buat ngejalanin pemeriksaan.

Karena TY merupakan anggota TNI AL, proses penanganannya kemudian diserahin ke Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal) Lampung.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting ngebenerin kalo pengemudi tersebut udah diserahin ke pihak Denpomal buat ditindaklanjutin sesuai kewenangan.

Jadi bukan berarti polisi langsung nyimpulin siapa yang salah ya, bestie.

Duduk perkara dan status hukumnya masih harus didalamin. 👀

📡 GPS Jadi “Mata-Mata” yang Bikin Mobil Ketahuan

Kalo ada satu hal yang paling menarik dari kasus ini, mungkin justru soal GPS-nya.

Pemilik mobil rupanya udah memasang tiga perangkat GPS di kendaraan.

Diduga salah satu perangkat sempat diputus, tetapi masih ada perangkat lain yang aktif.

Dari situlah posisi mobil bisa ketahuan sampe akhirnya terdeteksi bergerak menuju Lampung.

Ibaratnya:

“GPS-nya dimatiin satu, eh masih ada cadangan.” 😂📍

Polisi pun bisa tau kalo kendaraan udah berada di kapal menuju Bakauheni.

🚗 Mobil Berhasil Diamanin

Setelah ketemu, Mitsubishi Xpander tersebut langsung diamanin petugas.

Pihak KSKP Bakauheni juga udah ngubungin pelapor buat ngasih tau kalo kendaraan yang sebelumnya dilaporin diduga digelapin udah berhasil ditemuin.

Sementara itu, proses selanjutnya diserahin ke pihak terkait buat ngungkap secara terang gimana sebenarnya mobil rental tersebut bisa dibawa dari Merak menuju Lampung.

Apakah benar terjadi penggelapan?

Siapa yang ngebawa?

Apa motifnya?

Dan gimana hubungan pengemudi sama kendaraan tersebut?

Semua itu masih nunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Yang jelas, bestie…

Xpander-nya udah ketemu duluan. 😭🚗

Sekarang tinggal nunggu gimana polisi dan pihak berwenang ngungkap cerita lengkap di balik perjalanan mobil rental tersebut sampai nyebrang ke Lampung.

👇 Kalo menurut kamu, GPS tiga lapis kayak gini memang wajib dipasang di mobil rental, atau malah terlalu berlebihan? 😂

---

Disadur dari Liputan6

🚨 BESTIE, 1,49 JUTA PENERIMA BANSOS DITAHAN! TERINDIKASI MAIN JUDOL! 😱Seputar Lampung – Kementerian Sosial (Kemensos) la...
08/08/2026

🚨 BESTIE, 1,49 JUTA PENERIMA BANSOS DITAHAN! TERINDIKASI MAIN JUDOL! 😱

Seputar Lampung – Kementerian Sosial (Kemensos) lagi nunjukkin taringnya! Mereka nangguhin penyaluran bantuan sosial ke 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang terindikasi ikut jud* online! 😤

Dari jumlah itu, 794.475 KPM juga tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH). 😬

---

📊 ANGKA MELONJAK DRAMATIS!

Kebijakan ini berdasarkan hasil pemadanan data berkala yang nunjukkin adanya transaksi jud* online di akun atau data penerima bansos.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ngungkapin kalo temuan ini melonjak signifikan dibanding periode 2025, di mana jumlah penerima terindikasi serupa cuma ngedeketin 600.000 keluarga. 😱

---

🕵️ KEMENSOS GAK KERJA SENDIRI!

Kemensos gak kerja sendiri. Mereka gandeng PPATK dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) buat:

· ✅ Ngecek dan verifikasi data
· ✅ Pendalaman data secara mendalam

Tujuannya? Biar pemerintah gak asal cabut hak warga tanpa bukti akurat. Soalnya, bisa aja data atau rekening warga disalahgunain pihak lain! 🤔

---

⏳ BANTUAN DITAHAN SEMENTARA

Penyaluran bantuan buat sementara waktu ditahan nyampe proses:

· ✅ Verifikasi
· ✅ Asesmen lanjutan
· ✅ Pemutakhiran data

SELESAI!

Keputusan akhir (dicabut permanen atau dialihin ke warga lain yang lebih berhak) tergantung hasil asesmen tersebut.

---

⚠️ SANKSI TEGAS!

Kalo kebukti warga sengaja nyalahgunain dana bantuan buat praktik perjud*an daring, maka bantuan dipastiin dicabut atau dialihin.

Selain itu, petugas sosial dan pendamping di lapangan juga dikerahin aktif buat:

· 🗣️ Penyuluhan
· 📚 Edukasi

Biar masyarakat bijak mengelola dana bantuan sosial demi kesejahteraan keluarga! 💪

---

📌 PERTANYAAN BUAT BESTIE!

· Apakah langkah Kemensos ini udah tepat?
· Gimana cara terbaik ngedukasi masyarakat biar bijak make bantuan sosial?
· Apakah ada risiko data atau rekening warga disalahgunain pihak lain?

KOMEN DI BAWAH, YUK! 👇

---
Dari berbagai sumber

🚨💰😤

😭 “Tolong Kami, Pak Prabowo!” Guru di Lampung Menangis, 29 Orang Dirumahkan dan Data Dapodik Dinonaktifkan Seputar Lampu...
08/08/2026

😭 “Tolong Kami, Pak Prabowo!” Guru di Lampung Menangis, 29 Orang Dirumahkan dan Data Dapodik Dinonaktifkan

Seputar Lampung – Bestie, bayangin ya… udah bertahun-tahun ngajar, udah punya sertifikat pendidik, udah punya NUPTK, data Dapodik juga udah kecatet dari 2019. Tapi tiba-tiba harus menerima kenyataan pahit: dirumahkan. 😢

Kisah inilah yang lagi rame dibicarain di Kota Metro, Lampung.

Seorang guru bernama Anna Zelvia bahkan sampe nangis pas nyampein curhat sekaligus permohonan bantuan ke Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Nunuk Suryani, serta Komisi X DPR RI.

Dalam video yang beredar hari Jumat (7/8/2026), suara Anna kedengeran bergetar pas nyeritain nasib dirinya bareng puluhan guru non-ASN lainnya.

“Tolong kami, Bapak, Ibu…”

Anna bilang kalo dirinya dan guru-guru lainnya bukan orang baru di dunia pendidikan. Mereka udah bertahun-tahun mengabdi.

Menurutnya, mereka juga udah punya sertifikat pendidik, NUPTK, serta data Dapodik yang tercatat sejak 2019.

Tapi sejak awal 2026, semuanya berubah.

Mereka mulai dirumahkan.

Dan yang bikin makin bikin hati nggak tenang, data Dapodik mereka kemudian disebut ikut dinonaktifin. 😔

😢 Udah Mengabdi Bertahun-tahun, Kok Malah Dirumahkan?

Anna ngungkapin, persoalan tersebut bermula setelah adanya rapat internal antara kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Metro pada Januari 2026.

Dalam pertemuan tersebut disampein kalo pemerintah mau nerapin aturan soal status kepegawaian yang cuman terdiri dari ASN, yaitu PNS dan PPPK.

Sejak saat itu, guru non-ASN yang belum masuk skema PPPK mulai dirumahin secara bertahap.

Kemudian pada Februari 2026, data Dapodik mereka juga disebut dinonaktifin.

“Puncaknya pada Maret kami mulai berkumpul karena semakin banyak guru mengalami nasib serupa,” ungkap Anna.

Dari situlah para guru mulai bergerak. Mereka minta pendampingan PGRI, nemuin DPRD Kota Metro, sampe ngedatangin Dinas Pendidikan.

Tapi menurut Anna, sampe sekarang mereka masih belum dapat kejelasan soal masa depan mereka.

😭 Bukan Cuma Kehilangan Kerjaan, Data Dapodik Juga Jadi Masalah

Nah bestie, ini bagian yang cukup bikin mereka khawatir.

Menurut Anna, persoalannya bukan cuma soal kehilangan pekerjaan.

Mereka juga takut penonaktifan data Dapodik bikin kesempatan buat ngikutin kebijakan penataan guru non-ASN dari pemerintah pusat ikut hilang.

Sederhananya, kalau datanya nggak aktif, mereka khawatir kesempatan buat masuk dalam skema penataan guru non-ASN jadi makin sulit.

“Kalau data Dapodik kami tidak aktif, maka kesempatan yang telah diberikan oleh Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah akan hilang,” kata Anna.

Makanya mereka berharap pemerintah bisa turun tangan dan ngasih solusi.

👩‍🏫 Ada 29 Guru yang Disebut Terdampak

Forum Komunikasi Guru Non-ASN Kota Metro mencatat sedikitnya 29 guru dan tenaga kependidikan terdampak kebijakan tersebut.

Anna sendiri ngaku udah berusaha nyari sekolah lain biar tetap bisa ngajar.

Dia bahkan keliling nyari sekolah yang masih ngebutuhin tenaga pendidik.

Tapi ternyata nggak segampang itu.

“Saya keliling mencari sekolah lain, tetapi sekolah-sekolah swasta sudah penuh.”

Bahkan sekolah tempatnya ngajar sebelumnya disebut nggak bisa narik kembali data dirinya setelah data tersebut dinonaktifin.

Kondisi ini tentu bikin para guru semakin bingung.

Udah pengen tetap ngajar, tapi pintunya terasa makin sempit. 😢

🧐 Guru Curiga Ada Dugaan Maladministrasi

Nggak berhenti sampai di situ.

Anna juga menyebut adanya dugaan maladministrasi dalam proses penonaktifan data guru non-ASN tersebut.

Menurutnya, terdapat persoalan dalam mekanisme administrasi pemindahan atau penonaktifan data.

Karena itu, Forum Komunikasi Guru Non-ASN Kota Metro berencana ngebawa persoalan tersebut ke Ombudsman supaya bisa diperiksa sesuai kewenangannya.

“Kami menemukan dugaan maladministrasi karena proses pemindahan data tidak melalui mekanisme administrasi yang semestinya,” ujar Anna.

🤔 Bestie, Menurut Kamu Gimana?

Di satu sisi, pemerintah emang lagi ngelakuin penataan status tenaga pendidik non-ASN.

Tapi di sisi lain, ada guru yang ngaku udah bertahun-tahun mengabdi dan kini merasa kehilangan kepastian soal pekerjaan maupun masa depannya.

Mereka bukan cuma minta pekerjaan.

Mereka juga minta kejelasan, kepastian, dan kesempatan buat tetap mengabdi.

Dan mungkin pertanyaan paling besarnya adalah:

Kalo guru yang udah bertahun-tahun mengajar aja masih bingung sama masa depannya, lalu siapa yang mau mastiin nasib mereka? 😔

Semoga persoalan ini segera dapetin titik terang, bestie. Karena di balik angka “29 guru”, ada 29 keluarga yang juga ikut nunggu kepastian. 🙏

---

Disadur dari Liputan6

Adresse

Jalan Raden Intan II
Democratic Republic Of The

Notifications

Soyez le premier à savoir et laissez-nous vous envoyer un courriel lorsque Seputar Lampung publie des nouvelles et des promotions. Votre adresse e-mail ne sera pas utilisée à d'autres fins, et vous pouvez vous désabonner à tout moment.

Raccourcis

Partager